www.transriau.com
18:01 WIB - Besok Konfercab PWI Bengkalis digelar | 15:07 WIB - Pemkab Kampar Himbau Lintas Sektor Lakukan Pendekatan Persuasif ke Masyarakat Imunisasi MR | 14:57 WIB - Pemuda Tukang Jahit Tak Berkutik Saat diciduk Polisi | 14:56 WIB - | 07:34 WIB - BRK Cabang Dumai Salurkan Bantuan Korban Banjir di Kelurahan Bumi Ayu | 20:06 WIB - Siak Pamerkan 2 Produk Teknologi Tepat Guna di Bali
  Sabtu, 20 Oktober 2018 | Jam Digital
Follow:
 
Syamsuar Gunakan Konsep Sultan untuk Menyatukan Keberagaman

Senin, 29/01/2018 - 09:15:32 WIB

TERKAIT:
 
  • Syamsuar Gunakan Konsep Sultan untuk Menyatukan Keberagaman
  •  

    Bupati Siak, H Syamsuar, membongkar rahasianya dalam memimpin daerah yang sempat menjadi pusat kerajaan Melayu Islam, yang tentram dan nyaman saat menjadi nara sumber dialog Kebangsaan Bersama yang bertemakan; “Keberagaman Adat Sebagai Permersatu,” di Balai Adat Melayu Riau (LAMR), Sabtu (27/12018) malam.

    Memgawali materinya, Syamsuar bercerita tentang sejarah Kerajaan Siak beserta kehidupan para sultan terdahulu. Katanya, Para Sultan di Kerajaan Siak masa itu hidupnya berdampingan dengan berbagai ragam suku dan agama.

    Hal itu dapat dilihat dari keragaman suku agama yang masih ada di Siak hingga saat ini. Sejak zaman kerajaan Siak, sudah ada klenteng yang lokasinya tidak jauh dari Istana Siak dan usianya pun sudah mencapai ratusan tahun.

    “Selain itu juga ada gereja yang lokasinya tidak jauh dari Istana Siak. Ada warga Tapanuli yang masih banyak menetap di Siak. Dari awal kerajaan Siak ini berdiri atau belum lagi Indonesia merdeka, sultan-sultan bisa beradaptasi dengan siapapun,” ucap Syamsuar pada dialog yang
    juga menghadirkan Anggota DPR RI, Jon Erizal untuk menggantikan Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan yang harus kembali ke Jakarta.

    Hal lain yang menjadi bukti bahwa Sultan terdahulu itu sangat terbuka.dengan siapa saja, juga bisa dilihat dari hubungan kerjasama dengan pedagang dari luar negeri yakni, Malaysia dan Singapura.

    “Artinya, sudah ditunjukkan oleh Sultan ini walaupun dia dari suku Melayu ada juga dari keturunan Arab, tetapi dia tidak pernah ada sengketa antar suku dan agama yang kami dengar. Makanya ini juga yang kami pakai saat memimpin Siak,” kata Syamsuar.

    Keberagaman agama, sambung Syamsuar, sangat dijunjung tinggi. Karena keharmonisan antara suku ini, modal dasar untuk memajukan pembangunan.

    “Menyatu padukan kekuatan untuk memajukan Indonesia agar kedepannya bisa lebih maju lagi, saya harapkan kita semua tidak terpancing dengan isu-isu yang akan memecah belahkan kerukunan umat beragama dan negara kesatuan Republik Indonesia ini,” harap Syamsuar.

    Dalam dialog kebangsaan ini pesertanya dari berbagai suku yang ada di Riau. Tidak hanya Melayu, terlihat juga dari Suku Bugis, Suku Jawa Suku Batak, Suku Banjar, Suku Minang dan lain-lainnya. *



    riaukepri.com



     
    Berita Terkini:
  • Besok Konfercab PWI Bengkalis digelar
  • Pemkab Kampar Himbau Lintas Sektor Lakukan Pendekatan Persuasif ke Masyarakat Imunisasi MR
  • Pemuda Tukang Jahit Tak Berkutik Saat diciduk Polisi
  • BRK Cabang Dumai Salurkan Bantuan Korban Banjir di Kelurahan Bumi Ayu
  • Siak Pamerkan 2 Produk Teknologi Tepat Guna di Bali
  • Azis Zaenal : Kampar Komit Majukan Pertanian
  • PATEN On The Road Hantarkan Sungai Mandau menuju Kecamatan Terbaik di Riau
  • Sukiman dicecar 28 Pertanyaan Oleh Bawaslu Riau
  • Bupati Kampar Terima Sertifikat WTP dari Kementerian Keuangan RI
  • Sepanjang 2018 PT Chevron Sumbang 1000 Kantong Darah
  • Kepala BKPP Bengkalis Ingatkan ASN Tak Terlibat Kampanye
  • DPRD Dan Pemkab Rohil Sepakati Nilai KUA PPAS Tahun 2019
  • Pasha Ungu Mengaku Siap Mundur dari Wakil Wali Kota Palu
  • Bank Riau Kepri Raih 2 Penghargaan DataGovAi Award 2018
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    3 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    4 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    5 Advetorial Pemprov Riau
    Pemprov Riau Akan Bangun 2000 RLH di Tahun 2016
    6 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    7 Kodim 0314/Inhil Gelar Lomba Cerdas Cermat Bela Negara (LCCBN)
    8 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    9 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
    10 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
     
    TRANS PILIHAN
    Minggu, 14/10/2018 - 11:22 WIB
    Pemkab Inhil Terima Bantuan 500 Mushaf Al Quran dari Sinarmas Forestry
    Rektor UIR Bersama Kapolresta Kunjungi Susan Dewi di Jumat Barokah
    Wawako Pekanbaru Ayat Cahyadi Launching Program Pelita Pendidikan Tanoto Foundation
    HASIL PENILAIAN ANRI
    Dinas Perpustakaan dan Arsip Pekanbaru Raih Predikat Terbaik di Riau
    Bupati Inhil Lantik 6 Penjabat Kepala Desa Sekaligus
    Pemulihan Pasca Gempa Bumi dan Tsunami,
    Chevron Kontribusikan US$ 562.500 untuk Palu dan Donggala
    Sekda Inhil Buka Bazar MTQ Kecamatan Mandah
    Sinarmas Forestry Bantu Petani Sawit Riau Alih Usaha ke Hortikultura
    Menteri Perhubungan RI didampingi Gubernur Riau Kenderai Motor dari VIP Lancang Kuning
    Sekko Pekanbaru Hadiri Pencanangan TNI Manunggal KB-Kes 2018
    Malam Apresiasi Jadikan FKIJK Riau Tambah Solid
    Temukan Solusi Harga Kelapa
    Bupati Inhil HM Wardan Sambangi Kediaman Prof Wisnu Gardjito
    Hadiri Haketnas di Riau, BJ Habibi Dipakaikan Tanjak
    DPRD Bersama OPD Terkait Bahas Penundaan Imunisasi Campak Measles Rubella di Kabupaten Inhil
    SMA dan SMK di Wilayah Operasi SKK Migas Lakukan Edukasi pada Pekanbaru Raya Expo
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved