www.transriau.com
19:58 WIB - Dua PAW Anggota DPRD Riau dari Fraksi PAN dan Demokrat Senin Depan akan dilantik | 16:37 WIB - BPJS Kesehatan Imbau Masyarakat Gotong Royong Sukseskan Vaksinasi Covid-19 | 17:13 WIB - Ade Hartati: Vaksin Aman dan Tidak Ada Masalah Untuk Tubuh | 15:27 WIB - Anggota DPRD Riau Minta Pemerintah Menyiapkan Formasi Pengangkatan Guru Honorer Menjadi PPPK | 19:15 WIB - Kapolres Kampar Berikan Penghargaan Kepada 10 Personel Berprestasi dalam Tugas Kepolisian | 15:44 WIB - Karmila Sari ditunjuk Ketua Pansus Konversi Bank Riau Syariah
  Sabtu, 16 Januari 2021 | Jam Digital
Follow:
 
Pentingnya Kesadaran Terhadap Lingkungan

Senin, 06/04/2020 - 17:30:56 WIB

TERKAIT:
 
  • Pentingnya Kesadaran Terhadap Lingkungan
  •  

    Dewasa ini banyak terjadi krisis lingkungan dimana-mana. Mulai dari pemanasan Global, banjir, longsor, angin puting beliung, kebakaran hutan dan lahan dan masih banyak bencan lainnya akibat dari krisi lingkungan. 

    Ketidaksiapan dalam menghadapi krisis lingkungan yang notabennya merupakan hampir beberapa bencana yang terjadi disebabkan oleh faktor manusia meskipun tidak dipungkiri juga bencana yang terjadi karena alam itu sendiri.

    Namun dalam hal ini etika ingkungan merupakan suatu pemahaman penting dalam memahami fungsi manusia, fungsi lingkungan serta bagaimana seharusnya hubungan antara manusia dan lingkungan itu sendiri.

    Berdasarkan data BNPB (Badan Nasional Penaggulangan Bencana) bencana sepanjang tahun 2019 yang paling tinggi adalah angin puting beliung, kebakaran hutan dan lahan, banjir, longsor, kekeringan serta erupsi gunung merapi. Yang berdampak pada manusia  sebanyak 477 orang meninggal dunia, 109 dinyatakan hilang, 6,1 juta mengungsi/ menderita 3.415 luka-luka, 72.992 rumah rusak serta sebanyak 2.011 fasilitas publik mengalami kerusakan dan seluruh total bencana yang terjaid sebanyak 3.721 sepanjang tahun 2019.

    Bisa dipahami nahwa dengan bencana yang terjadi harusnya manusia memahami apa itu lingkungan, bagaimana hubungannya antara manusia dan lingkungan, apakah manusia sebagai penguasa akan lingkungan akan tetapi tidak mampu dan tidak memiliki kesiapan dalam menangani krisis dari lingkungan itu sendiri. 

    Pencegahan yang dilakukan hanya melalui lembaga pemerintahan serta Non Goverment Organization. Namun bagaimana dengan publik sendiri atau masyarakat yang mendiami suatu wilayah yang terkena dampak dari krisis lingkungan itu sendiri. 

    Harus seberapa lama lagi kita menyaksikan seluruh fenomena alam terjadi tanpa ada perubahan serta cara pandang kita dalam menangani krisis lingkungan yang hampir beberapa bencana faktor utama nya adalah manusia itu sendiri.

    Dalam prinsip etika lingkungan menekankan bahwa manusia hidup berdampingan dengan alam yang bertujuan saling menjaga satu sama lainserta merawat dibuktikan dengan baiknya suatu lingkungan maka akan baik juga kehidupan manusia disekitar lingkungan tersebut. Justru dengan lingkungan yang baik akan memperlangsung kehidupan baik flora serta fauna bukan hanya kehidupan manusia itu sendiri. 

    Bisa dibayangkan jika lingkungan yang kotor, sungai banyak sampah, pohon-pohon sudah sukar untuk dijumpai tentunya menjadi faktor penghalang bagi manusia terkait polusi udara serta lingkungan menjadi kumuh rentan akan wabah penyakit. 

    Mengubah pola pikir manusia terhadap pemahamannya terhadap lingkungan merupakan salah satu langkah  kongkrit. Bijak dalam menggunakan bahan-bahan yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari seperti pengelolaan sampah berbahan plastik, membuang sampah pada tempat yang disediakan yang kita semua tahu bahwa plastik itu sendiri merupakan komponen dari kerusakan ekosistem lingkungan. 

    Mulai menyuarakan dan mengkampanyean yang sertamerta hanya untuk memperbaiki serta memperlama kelangsungan hidup di lingkungan agar menjadi baik. 

    Akan tetapi pemahaman ini bukan hanya merujuk kepada masyarakat umum saja akan tetapi seluruh masyarakat baik dari golongan manapun, pemerintah, lemabaga swadaya masyarakat, korporasi, organisasi, kelompok atau individu semua harus bertanggung jawab akan lingkungan. 

    Jika hal ini tidak dimulai dari sekarang bagaimana nantinya nasib akan generasi selanjutnya yang puluhan tahun nanti akan menikmati hasil ketidak pedulian kita terhadap lingkungan, generasi selanjutnya adalah korban dari ketidak mauan serta pemahaman kita yang mendasar salah dalam memahami terkait krisis lingkungan. *

    Penulis :
    Edy Zaputra (Mahasiswa S2 Ilmu Komunikasi Unand)



     
    Berita Terkini:
  • Dua PAW Anggota DPRD Riau dari Fraksi PAN dan Demokrat Senin Depan akan dilantik
  • BPJS Kesehatan Imbau Masyarakat Gotong Royong Sukseskan Vaksinasi Covid-19
  • Ade Hartati: Vaksin Aman dan Tidak Ada Masalah Untuk Tubuh
  • Anggota DPRD Riau Minta Pemerintah Menyiapkan Formasi Pengangkatan Guru Honorer Menjadi PPPK
  • Kapolres Kampar Berikan Penghargaan Kepada 10 Personel Berprestasi dalam Tugas Kepolisian
  • Karmila Sari ditunjuk Ketua Pansus Konversi Bank Riau Syariah
  • Mengenal Ahmad Tarmizi, Ketua DPW PKS Termuda se-Indonesia
  • Sebanyak 1.074 Warga Lembah Bawang Dapat Bantuan Sembako dari PT. Darmex Foundation
  • Bantuan Bahan Pokok Rumah Yatim untuk Bapak Senen, Lansia Prasejahtera Riau
  • Rumah Yatim dan Pengembangan Sumber Daya Manusia
  • Rumah Yatim Salurkan Bantuan Biaya Hidup untuk Joni, Lansia Prasejahtera Pekanbaru
  • Silahturahmi Perdana PWI Pokja Pekanbaru Berkunjung ke Makorem 031 Wirabima
  • Perwakilan 24 Media Online Berikan Penghargaan Kepada Kejati Riau
  • Zulmansyah: Saya Berterimakasih kepada PWI Pokja Pekanbaru 2017-2020
  • Jabatan Plh Sekda Riau Berakhir 15 Januari, Pemprov Akan Tunjuk Pj Sekda
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    3 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    4 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    5 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    6 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
    7 Advetorial Pemprov Riau
    Pemprov Riau Akan Bangun 2000 RLH di Tahun 2016
    8 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
    9 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    10 Kodim 0314/Inhil Gelar Lomba Cerdas Cermat Bela Negara (LCCBN)
     
    TRANS PILIHAN
    Kamis, 14/01/2021 - 17:13 WIB
    Ade Hartati: Vaksin Aman dan Tidak Ada Masalah Untuk Tubuh
    Kabinet Jokowi - Ma'aruf Amin di Reshuffle
    Enam Wajah Baru Menjadi Anggota Kabinet Indonesia Maju
    Bupati Terpilih Kabupaten Pelalawan Zukri Bersama Wakilnya Kunjungi Kediaman HM Harris
    Yulisman dan Agung Nugroho Resmi dilantik sebagai Pimpinan DPRD Riau
    RAPP dan APR Ekspor Kertas ke Berbagai Negara Senilai Rp23,75 T
    Gubernur Riau didampingi Pjs. Bupati Rohil Rudyanto Panen Melon di Taman Edukasi Pemerintah
    Pemkab Rohil Terima Hibah dari Kementerian ESDM RI
    Pjs. Bupati Rohil Rudyanto Ajak Masyarakat Menjadikan Kecamatan Sinaboi Daerah Penghasil Ikan
    Kunjungan Kerja Pjs. Bupati Rohil di Kecamatan Sinaboi
    Penerapan Protokol Kesehatan Langkah Mencegah Penularan Covid-19
    Dua Orang Anggota DPRD Riau Fraksi Golkar dan Gerindra Periode 2019-2024 Resmi dilantik
    Pemprov Riau Terima Bantuan 126 Ribu Masker dari SKK Migas Sumbagut
    Gubernur Riau H. Syamsuar Beri Penghargaan Pada Nakes Yang Berjuang Lawan Covid-19
    Gubri Kembali Terima Bantuan Masker dari PT RAPP
    DPRD dan Pemprov Sahkan APBD-P Riau 2020
    Pemprov Riau Terima Penghargaan WTP dari Kemenkeu
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved