www.transriau.com
21:55 WIB - Pemkab Pelalawan Salurkan BLT DD Kepada Masyarakat Terdampak Covid-19 di Kecamatan Pangkalan Kuras | 19:57 WIB - Begini Penjelasan PLN Terkait Lonjakan Rekening Listrik | 19:56 WIB - | 14:26 WIB - Pertamina EP Lirik Field Berdayakan Petani ditengah Pandemi | 18:00 WIB - PTPN V Selalu Jaga Harmonisasi dan Memberdayakan Masyarakat Sekitar Kebun Sei Rokan | 10:09 WIB - Era New Normal, DPRD Riau Kembali Laksanakan Kegiatan Kedewanan Termasuk Reses dan Sosper
  Minggu, 07 Juni 2020 | Jam Digital
Follow:
 
Pentingnya Kesadaran Terhadap Lingkungan

Senin, 06/04/2020 - 17:30:56 WIB

TERKAIT:
 
  • Pentingnya Kesadaran Terhadap Lingkungan
  •  

    Dewasa ini banyak terjadi krisis lingkungan dimana-mana. Mulai dari pemanasan Global, banjir, longsor, angin puting beliung, kebakaran hutan dan lahan dan masih banyak bencan lainnya akibat dari krisi lingkungan. 

    Ketidaksiapan dalam menghadapi krisis lingkungan yang notabennya merupakan hampir beberapa bencana yang terjadi disebabkan oleh faktor manusia meskipun tidak dipungkiri juga bencana yang terjadi karena alam itu sendiri.

    Namun dalam hal ini etika ingkungan merupakan suatu pemahaman penting dalam memahami fungsi manusia, fungsi lingkungan serta bagaimana seharusnya hubungan antara manusia dan lingkungan itu sendiri.

    Berdasarkan data BNPB (Badan Nasional Penaggulangan Bencana) bencana sepanjang tahun 2019 yang paling tinggi adalah angin puting beliung, kebakaran hutan dan lahan, banjir, longsor, kekeringan serta erupsi gunung merapi. Yang berdampak pada manusia  sebanyak 477 orang meninggal dunia, 109 dinyatakan hilang, 6,1 juta mengungsi/ menderita 3.415 luka-luka, 72.992 rumah rusak serta sebanyak 2.011 fasilitas publik mengalami kerusakan dan seluruh total bencana yang terjaid sebanyak 3.721 sepanjang tahun 2019.

    Bisa dipahami nahwa dengan bencana yang terjadi harusnya manusia memahami apa itu lingkungan, bagaimana hubungannya antara manusia dan lingkungan, apakah manusia sebagai penguasa akan lingkungan akan tetapi tidak mampu dan tidak memiliki kesiapan dalam menangani krisis dari lingkungan itu sendiri. 

    Pencegahan yang dilakukan hanya melalui lembaga pemerintahan serta Non Goverment Organization. Namun bagaimana dengan publik sendiri atau masyarakat yang mendiami suatu wilayah yang terkena dampak dari krisis lingkungan itu sendiri. 

    Harus seberapa lama lagi kita menyaksikan seluruh fenomena alam terjadi tanpa ada perubahan serta cara pandang kita dalam menangani krisis lingkungan yang hampir beberapa bencana faktor utama nya adalah manusia itu sendiri.

    Dalam prinsip etika lingkungan menekankan bahwa manusia hidup berdampingan dengan alam yang bertujuan saling menjaga satu sama lainserta merawat dibuktikan dengan baiknya suatu lingkungan maka akan baik juga kehidupan manusia disekitar lingkungan tersebut. Justru dengan lingkungan yang baik akan memperlangsung kehidupan baik flora serta fauna bukan hanya kehidupan manusia itu sendiri. 

    Bisa dibayangkan jika lingkungan yang kotor, sungai banyak sampah, pohon-pohon sudah sukar untuk dijumpai tentunya menjadi faktor penghalang bagi manusia terkait polusi udara serta lingkungan menjadi kumuh rentan akan wabah penyakit. 

    Mengubah pola pikir manusia terhadap pemahamannya terhadap lingkungan merupakan salah satu langkah  kongkrit. Bijak dalam menggunakan bahan-bahan yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari seperti pengelolaan sampah berbahan plastik, membuang sampah pada tempat yang disediakan yang kita semua tahu bahwa plastik itu sendiri merupakan komponen dari kerusakan ekosistem lingkungan. 

    Mulai menyuarakan dan mengkampanyean yang sertamerta hanya untuk memperbaiki serta memperlama kelangsungan hidup di lingkungan agar menjadi baik. 

    Akan tetapi pemahaman ini bukan hanya merujuk kepada masyarakat umum saja akan tetapi seluruh masyarakat baik dari golongan manapun, pemerintah, lemabaga swadaya masyarakat, korporasi, organisasi, kelompok atau individu semua harus bertanggung jawab akan lingkungan. 

    Jika hal ini tidak dimulai dari sekarang bagaimana nantinya nasib akan generasi selanjutnya yang puluhan tahun nanti akan menikmati hasil ketidak pedulian kita terhadap lingkungan, generasi selanjutnya adalah korban dari ketidak mauan serta pemahaman kita yang mendasar salah dalam memahami terkait krisis lingkungan. *

    Penulis :
    Edy Zaputra (Mahasiswa S2 Ilmu Komunikasi Unand)



     
    Berita Terkini:
  • Pemkab Pelalawan Salurkan BLT DD Kepada Masyarakat Terdampak Covid-19 di Kecamatan Pangkalan Kuras
  • Begini Penjelasan PLN Terkait Lonjakan Rekening Listrik
  • Pertamina EP Lirik Field Berdayakan Petani ditengah Pandemi
  • PTPN V Selalu Jaga Harmonisasi dan Memberdayakan Masyarakat Sekitar Kebun Sei Rokan
  • Era New Normal, DPRD Riau Kembali Laksanakan Kegiatan Kedewanan Termasuk Reses dan Sosper
  • Zukri Dukung Pilkada Serentak 2020 Dilaksanakan Bulan Desember
  • Sebanyak 5400 Orang Calon Jema'ah Haji Riau Batal Berangkat
  • Gubri Pimpin Penyemprotan Disenfektan dan Pelaksanaan Rapid Test Bukitraya
  • Utamakan Keselamatan, Keberangkatan Jemaah Haji 1441H Dibatalkan
  • Selasa, Rektor UIR Lantik Wakil Dekan Fakultas dan Wadir Pascasarjana UIR
  • Gubri Tinjau Persiapan Pelaksanaan New Normal Covid-19 di Rohil
  • Masih Muda dan Mulai Usaha, Why Not?
  • Gubri Syamsuar Sosialisasikan Program New Normal 
  • Kasatpol PP Riau Tunggu Arahan Pimpinan Turunkan Personel Dukung New Normal
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    3 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    4 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    5 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    6 Advetorial Pemprov Riau
    Pemprov Riau Akan Bangun 2000 RLH di Tahun 2016
    7 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
    8 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
    9 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    10 Kodim 0314/Inhil Gelar Lomba Cerdas Cermat Bela Negara (LCCBN)
     
    TRANS PILIHAN
    Jumat, 05/06/2020 - 14:26 WIB
    Pertamina EP Lirik Field Berdayakan Petani ditengah Pandemi
    Gubri Pimpin Penyemprotan Disenfektan dan Pelaksanaan Rapid Test Bukitraya
    Utamakan Keselamatan, Keberangkatan Jemaah Haji 1441H Dibatalkan
    Gubri Tinjau Persiapan Pelaksanaan New Normal Covid-19 di Rohil
    Masih Muda dan Mulai Usaha, Why Not?
    Gubri Syamsuar Sosialisasikan Program New Normal 
    JNE Distribusikan Beras Bansos Pemerintah RI
    PT Selaras Abadi Utama dan Mitra Kerja Salurkan Bantuan Sosial di Pelalawan
    PT NWR dan PT NSR Kembali Salurkan Ratusan Paket Sembako Untuk Masyarakat Langgam
    PTPN V Salurkan 7.000 Paket Sembako Senilai 1 Miliar, Mendukungkung Terwujudnya New Normal
    Kontribusi Nyata Untuk Brand Lokal
    Karang Taruna Rejosari Bangun Ketahanan Pangan dan Protein di Pekanbaru
    JNE Bersama Ikhlas Foundation Bagikan 1500 Nasi Bungkus Buka Puasa
    IKA UIR Salurkan 100 Paket Sembako Tahap Dua Beserta Masker dan Sanitizer
    GM FKPPI PC 0403 Bengkalis Bersama Kodim 0303 Bagikan Pakaian Layak Pakai Kepada Kaum Dhuafa
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved