www.transriau.com
23:42 WIB - Iktikad PT Arara Abadi Lakukan Konsultasi Publik dan Audit Independen | 21:17 WIB - Sekda Minta BPD Bekerjasama Dengan Pemerintah Desa | 21:09 WIB - LKJ Kerja Nyata Manggala Agni Untuk Negeri, Terbuka Untuk Seluruh Jurnalis di Tanah Air | 21:03 WIB - Bupati Kampar Sampaikan LKPJ Tahun 2018 | 20:59 WIB - 8.757 Siswa SMP Sederajat di Kabupaten Siak Ikuti UNBK Dan UNKP | 20:40 WIB - Sekda Inhil Kukuhkan IPMI Ponorogo
  Rabu, 24 April 2019 | Jam Digital
Follow:
 
Dimas, Pelaku Money Politik Inhu divonis 3 Tahun Penjara Denda Rp200 Juta

Selasa, 24/07/2018 - 12:04:54 WIB

Gambar : Ilustrasi
TERKAIT:
 
  • Dimas, Pelaku Money Politik Inhu divonis 3 Tahun Penjara Denda Rp200 Juta
  •  

    Sidang money politik Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) terdakwa Dimas Kasiono Warnorejo, kembali digelar Selasa (24/7/2018) di Pengadilan Negeri (PN) kelas IIB Rengat, Dimas di vonis bersalah oleh majelis hakim, Dimas terbukti telah melakukan perbuatan money politik mencedrai demokratis yang diselenggarakan dengan taat asas, yaitu jujur dan adil dalam Pilgubri.

    Ketua majelis hakim Guntoro Eka Sekti SH MH, membacakan vonis bersalah terdakwa Dimas dengan Nomor Perkara 297/pidsus/2018, ketua majelis hakim di dampingi dua hakim anggota, masing-masing Petra Jeanny Siahaan SH MH dan Omori Rotama Sitorus SH MH.

    Dimas divonis penjara 3 tahun (36 bulan) penjara dan denda Rp200 juta karena terbukti melanggar pasal 187A ayat 1 undang-undang nomor 10 tahun 2018 tentang Pilkada. Vonis majelis hakim lebih rendah jika dibanding dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap terdakwa Dimas 42 bulan penjara denda Rp 200 juta.

    Unsur pasal 187A ayat 1, dinilai hakim terhadap terdakwa Dimas yang diajukan dalam persidangan sudah terpenuhi, diantaranya unsur perbuatan sengaja melawan hukum, unsur setiap orang, Calon peserta pemilu, Partai politik dan orang lain terpenuhi, dalam perkara ini Dimas Kasiono Warnorejo sudah diajukan dalam persidangan dalam unsur orang lain dalam pasal tersebut, dan majelis hakim menilai dengan pertimbangan saksi-saksi serta bukti- bukti yang diajukan dalam persidangan.

    Dalam amar putusan, majelis hakim juga menyampaikan kalau pasal 187A terdapat dua ayat, dalam dakwaan JPU sudah menguraikan pasal dan ayat tersebut. Mengenai orang yang memberikan barang dalam dakwaan JPU tidak menguraikan ayat namun, dakwaan tidak mengurangi nilai dan tidak batal demi hukum.

    "Kesimpulan fakta-fakta peraidangan, terdakwa mengetahui soal pemilihan gubernur dan terdakwa mengakui sebagai simpatisan Paslon nomor 3, Serta terdakwa mengakui sudah memberikan bahan pakaian 25 lembar kepada saksi Siti Latifah dan 25 lembar bahan pakaian kepada saksi Desi Arisanti. Barang tersebut bukan alat peraga kampanye namun materi lainnya sesuai unsur pasal," kata majelis hakim.

    Dalam membuktikan dalil-dalil yang diajukan JPU, majelis hakim menilai keterangan 5 orang saksi yang di hadirkan dalam sidang, diantaranya saksi pelapor Hardi Sarmin, saksi Zulpen wartawan, saksi Desi Arisanti penerima 25 lembar bahan pakaian, saksi Siti Latifah penerima 25 lembar bahan pakaian, saksi ahli Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan dan saksi ahli pidana UNRI Erdiansyah.

    "Perbuatan terdakwa sudah mencerai rasa keadilan, yang meringankan terdakwa dalam persidangan adalah, terdakwa mengakui perbuatannya, sopan selama persidangan, terdakwa sebagai tulang punggung keluarga. Hukuman yangbdijatuhkan bukan bentuk pembalasan namun hanya bersifat pembinaan kepada terdakwa," kata majelis.

    Selain terdakwa Dimas dijatuhkan pidana penjara 36 bulan denda Rp200 juta, terdakwa Dimas juga dibebankan membayar biaya perkara Rp5000 dan potong masa penahan sejak penahanan 10 Juli lalu.

    Menyikapi hasil vonis majelis hakim, ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan mengungkapkan ucapan terimasih ya kepada majelis hakim telah memutus perkara money politik Pilkada Riau yang terjadi di Desa Sibabat Kecamatan Seberida Kabupaten Inhu.

    "Walau secara pribadi saya turut prihatin kepada terdakwa yang merupakan masyarakat biasa, tapi kita harus menegakkan aturan ini demi untuk menciptakan pilkada yang berintegritas," ujar Rusidi Rusdan.

    Dalam sidang dengan agenda pembacaan vonis terdakwa Dimas, dihadiri JPU Yoyok Satrio SH dan Rulif Yuganitra SH, kuasa hukum terdakwa Iriansyah SH dan Oki Nanda Putra SH, terdakwa pikir-pikir setelah ditanya majelis  hakim atas vonia yang sudah di bacakan. (trc)



     
    Berita Terkini:
  • Iktikad PT Arara Abadi Lakukan Konsultasi Publik dan Audit Independen
  • Sekda Minta BPD Bekerjasama Dengan Pemerintah Desa
  • LKJ Kerja Nyata Manggala Agni Untuk Negeri, Terbuka Untuk Seluruh Jurnalis di Tanah Air
  • Bupati Kampar Sampaikan LKPJ Tahun 2018
  • 8.757 Siswa SMP Sederajat di Kabupaten Siak Ikuti UNBK Dan UNKP
  • Sekda Inhil Kukuhkan IPMI Ponorogo
  • Walikota Pekanbaru Tinjau Pelaksanaan UNBK Tingkat SMP
  • Dirjen Gakkum KemenLHK Blak-blakan Soal Pelaku Perusak SDA
  • Sambut Ramadhan, Bupati Bengkalis Gelar Kenduri di Kediaman Wisma Sri Mahkota
  • Gubri Ingin KLT BSN Mampu Tumbuhkan Pelaku UMKM Berstandar Nasional
  • OJK Serahkan Dua Nama Calon Direksi BRK ke Pemprov Riau
  • Rusidi : Mengutak - Atik Perolehan Suara Peserta Pemilu Bisa Dipidana
  • 15 Kotak Suara Pemilu 2019 dibakar OTK, Polda Identifikasi Pelaku
  • Kelelahan Jaga TPS, Anggota Linmas Meninggal
  • Usai Perhitungan Suara, Ketua KPPS Tewas Gantung Diri
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    3 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    4 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    5 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    6 Advetorial Pemprov Riau
    Pemprov Riau Akan Bangun 2000 RLH di Tahun 2016
    7 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
    8 Kodim 0314/Inhil Gelar Lomba Cerdas Cermat Bela Negara (LCCBN)
    9 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    10 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
     
    TRANS PILIHAN
    Selasa, 23/04/2019 - 21:17 WIB
    Sekda Minta BPD Bekerjasama Dengan Pemerintah Desa
    Gubri Ingin KLT BSN Mampu Tumbuhkan Pelaku UMKM Berstandar Nasional
    Rusidi : Mengutak - Atik Perolehan Suara Peserta Pemilu Bisa Dipidana
    KPU Salah Entri Data C1, BPN : Lucu Suara Prabowo Terus Yang Salah
    Bupati Kampar dan Isteri Gunakan hak Pilih di TPS2 Desa Sei Lembu Makmur Tapung
    Firdaus Ajak Masyarakat Pekanbaru Tetap Kompak dan Damai Pasca Pemilu
    Sekwan Kampar Kembali Pimpin Asdeksi Provinsi Riau Periode 2018-2021
    Bupati Inhil : Repolusi Mental Perlu Dikuti Seluruh Pihak
    Gubri Laporkan Kondisi Terkini Pasca Pemungutan Suara Kepada Kemendagri
    Gubri Bersama Isteri dan Putranya Gunakan Hak Pilih
    Gubri Dampingi Menteri BUMN Resmikan Program Peremajaan Sawit Petani di Riau
    Bupati Amril Mukminin Tinjau Kesiapan Pemilu Beberapa Kecamatan Bengkalis
    Pekanbaru akan Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah
    Sinergikan Pembangunan Daerah Dengan Pihak Swasta, Wakil Bupati Inhil Kunjungi PT GIN
    DIC Bukti Sejarah Kerja Nyata Pemkab Bengkalis
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved