www.transriau.com
21:55 WIB - Pemkab Pelalawan Salurkan BLT DD Kepada Masyarakat Terdampak Covid-19 di Kecamatan Pangkalan Kuras | 19:57 WIB - Begini Penjelasan PLN Terkait Lonjakan Rekening Listrik | 19:56 WIB - | 14:26 WIB - Pertamina EP Lirik Field Berdayakan Petani ditengah Pandemi | 18:00 WIB - PTPN V Selalu Jaga Harmonisasi dan Memberdayakan Masyarakat Sekitar Kebun Sei Rokan | 10:09 WIB - Era New Normal, DPRD Riau Kembali Laksanakan Kegiatan Kedewanan Termasuk Reses dan Sosper
  Minggu, 07 Juni 2020 | Jam Digital
Follow:
 
Rugikan Negara 2,4 Milyar Rupiah
Polda Riau Tangkap 5 Jaringan Pelaku Illegal Taping Antar Provinsi

Selasa, 07/04/2020 - 19:55:58 WIB

TERKAIT:
 
  • Polda Riau Tangkap 5 Jaringan Pelaku Illegal Taping Antar Provinsi
  •  

    Direktorat Reserse dan Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau di akhir bulan Maret 2020 berhasil mengungkap kembali 5 pelaku jaringan pencurian minyak mentah (illegal taping) antar provinsi. Sebelumnya di bulan Nopember 2019, Polda Riau juga mengungkap kasus serupa.

    Komplotan pencuri minyak mentah ini menggunakan modus operandinya berpura-pura membuka warung makanan sebagai kamuflase dalam menjalankan aksinya. Caranya, menggali dan mengebor pipa jaringan milik PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) dan memasang kran maupun selang di Jalan Lintas Riau-Sumatera Utara PKM 12.125, Dusun Karya RT 17, Kelurahan Banjar XII, Tanah Putih, Rokan Hilir.

    "Pencurian minyak mentah atau illegal tapping ini sangat merugikan negara dengan perkiraan kerugian Rp 2,4 miliar. Pelaku menjual minyak mentah hasil kejahatannya ke perusahaan penampung di kawasan industri Tanjung Morawa, Deli Serdang, Sumatera Utara," ungkap Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, SIK, SH, MSi melalui Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, Selasa, 7 April 2020.

    Pengungkapan illegal tapping ini, tutur Kabid Humas Kombes Sunarto, merupakan komitmen Polda Riau dalam menjaga dan mengamankan iklim investasi sesuai perintah Presiden Joko Widodo.

    Kelima pelaku, kata Kombes Sunarto, memiliki peran dan fungsi berbeda-beda. Tersangka pertama, IS alias Irfan (27), pemilik warung digunakan sebagai kamuflase untuk mengebor dan memasang selang ke pipa jaringan minyak PT CPI.

    Tak hanya itu, IS  juga berperan memantau pergerakan petugas sekuriti PT CPI yang berpatroli mengecek jaringan pipa. Tersangka kedua, tutur Kombes Sunarto, RT alias Ridwan (45), bertugas sebagai sopir truk tanki pengangkut minyak mentah.

    "Dari kedua tersangka polisi menyita selang, satu unit truk tanki, dan beberapa jenis barang bukti lainnya," jelas Kombes Pol Sunarto.

    Dari penangkapan keduanya, jelas Sunarto, polisi mengembangkannya dengan menangkap M alias Alan (42) di Mandau, Bengkalis, Riau. M ini bertugas menggali tanah dan memasang selang minyak disalurkan ke truk tangki. Disita juga satu unit alat bor, selang dan satu set kabel las.

    "Dari ketiganya, kita kembangkan hingga ke Tanjung Gusta, Deli Serdang, Sumatera Utara dengan menangkap ZH alias Zulfa, pecatan sekuriti mitra CPI sebagai koordinator lapangan. Sebagai Korlap, ia bertugas mengebor pipa dan membayarkan uang setiap bongkar ke pelaku lainnya," jelas Kabid Humas.

    Sementara itu, Direktur Reserse dan Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Riau, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, SH, SIK, MSi mengatakan, ketiga pelaku sudah sering beraksi mencuri minyak mentah, selama tiga bulan terakhir, Januari-Maret 2020. Ketiganya beraksi sebanyak 3 kali di lokasi yang sama kemudian dikirim dan dijual ke kawasan industri Tanjung Morawa, Deli Serdang, Sumatera Utara.

    "Minyak yang dicuri dijual ke PT FTA, kemudian digunakan sebagai bahan bakar industri aspal/ Semen cor. Perusahaan tersebut tak hanya menampung dari komplotan ini, diduga juga dari kelompok lainnya," kata Kombes Pol Zain Dwi Nugroho. 

    Pada saat menggerebek gudang milik PT FTA, di Desa Manunggal, Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Polda Riau menangkap pelaku kelima berisinisial JS alias Junjungan sebagai penanggung jawab lapangan PT FTA.

    Dari pelaku JS, jelasnya, terungkap ia berperan menyiapkan kendaraan truk tangki tronton untuk membawa minyak mentah curian. Tak hanya itu, JS juga memberikan uang operasional kepada sopir truk RT alias Ridwan.

    "Di gudang tersebut berhasil disita 20 tangki duduk dengan kapasitas masing-masing 27 ton minyak mentah serta drum-drum digunakan sebagai tempat penampungan hasil kejahatan dan sekaligus sebagai lokasi pengendalian operasional PT FTA," jelas Zain Dwi Nugroho.
     
    Ia menjelaskan, akan terus mengembangkan kasus ini guna penyelidikan terhadap kelompok lainnya, termasuk memburu dua pelaku belum tertangkap. Keduanya saat ini Sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), termasuk OP alias Obaja, petinggi PT FTA.

    "Sedangkan lima pelaku yang tertangkap dipersangkakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama 7 tahun," pungkasnya. *



     
    Berita Terkini:
  • Pemkab Pelalawan Salurkan BLT DD Kepada Masyarakat Terdampak Covid-19 di Kecamatan Pangkalan Kuras
  • Begini Penjelasan PLN Terkait Lonjakan Rekening Listrik
  • Pertamina EP Lirik Field Berdayakan Petani ditengah Pandemi
  • PTPN V Selalu Jaga Harmonisasi dan Memberdayakan Masyarakat Sekitar Kebun Sei Rokan
  • Era New Normal, DPRD Riau Kembali Laksanakan Kegiatan Kedewanan Termasuk Reses dan Sosper
  • Zukri Dukung Pilkada Serentak 2020 Dilaksanakan Bulan Desember
  • Sebanyak 5400 Orang Calon Jema'ah Haji Riau Batal Berangkat
  • Gubri Pimpin Penyemprotan Disenfektan dan Pelaksanaan Rapid Test Bukitraya
  • Utamakan Keselamatan, Keberangkatan Jemaah Haji 1441H Dibatalkan
  • Selasa, Rektor UIR Lantik Wakil Dekan Fakultas dan Wadir Pascasarjana UIR
  • Gubri Tinjau Persiapan Pelaksanaan New Normal Covid-19 di Rohil
  • Masih Muda dan Mulai Usaha, Why Not?
  • Gubri Syamsuar Sosialisasikan Program New Normal 
  • Kasatpol PP Riau Tunggu Arahan Pimpinan Turunkan Personel Dukung New Normal
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    3 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    4 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    5 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    6 Advetorial Pemprov Riau
    Pemprov Riau Akan Bangun 2000 RLH di Tahun 2016
    7 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
    8 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
    9 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    10 Kodim 0314/Inhil Gelar Lomba Cerdas Cermat Bela Negara (LCCBN)
     
    TRANS PILIHAN
    Jumat, 05/06/2020 - 14:26 WIB
    Pertamina EP Lirik Field Berdayakan Petani ditengah Pandemi
    Gubri Pimpin Penyemprotan Disenfektan dan Pelaksanaan Rapid Test Bukitraya
    Utamakan Keselamatan, Keberangkatan Jemaah Haji 1441H Dibatalkan
    Gubri Tinjau Persiapan Pelaksanaan New Normal Covid-19 di Rohil
    Masih Muda dan Mulai Usaha, Why Not?
    Gubri Syamsuar Sosialisasikan Program New Normal 
    JNE Distribusikan Beras Bansos Pemerintah RI
    PT Selaras Abadi Utama dan Mitra Kerja Salurkan Bantuan Sosial di Pelalawan
    PT NWR dan PT NSR Kembali Salurkan Ratusan Paket Sembako Untuk Masyarakat Langgam
    PTPN V Salurkan 7.000 Paket Sembako Senilai 1 Miliar, Mendukungkung Terwujudnya New Normal
    Kontribusi Nyata Untuk Brand Lokal
    Karang Taruna Rejosari Bangun Ketahanan Pangan dan Protein di Pekanbaru
    JNE Bersama Ikhlas Foundation Bagikan 1500 Nasi Bungkus Buka Puasa
    IKA UIR Salurkan 100 Paket Sembako Tahap Dua Beserta Masker dan Sanitizer
    GM FKPPI PC 0403 Bengkalis Bersama Kodim 0303 Bagikan Pakaian Layak Pakai Kepada Kaum Dhuafa
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved