www.transriau.com
17:40 WIB - Riau Patut Bangga Miliki Tol Permai, Termurah di Indonesia | 17:34 WIB - Satu Pj dan Empat Pjs Bupati di Riau Resmi dilantik Gubernur Riau | 21:31 WIB - Tol Permai Sudah Bisa dilewati Masyarakat Riau | 20:53 WIB - Ratusan Profesor Rekomendasikan Bahasa Indonesia Menjadi Bahasa Ilmiah International | 23:50 WIB - Zukri - Nasar Untuk Kesejahteraan dan Kemakmuran Masyarakat Pelalawan | 23:00 WIB - Nomor Urut Calon Bupati dan Wakil Bupati Rohil Pilkada 2020
  Minggu, 27 09 2020 | Jam Digital
Follow:
 
Kronologi OTT Gubernur Kepri, Nurdin Basirun

Jumat, 12/07/2019 - 09:55:14 WIB
Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun (tengah) tiba di Gedung KPK, Kamis (11/7/2019). Foto: Helmi Afandi/kumparan
TERKAIT:
 
  • Kronologi OTT Gubernur Kepri, Nurdin Basirun
  •  

    KPK menetapkan Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Nurdin Basirun, sebagai tersangka dalam dua kasus. Kader NasDem itu diduga menerima suap dan gratifikasi terkait izin prinsip dan lokasi reklamasi Kepri tahun 2018-2019. 

    Nurdin diduga menerima suap sebesar 11 ribu dolar Singapura dan Rp 45 juta untuk meloloskan perizinan lokasi pemanfaatan laut dan reklamasi di pesisir dan pulau-pulau kecil di Kepri. 

    Selain Nurdin, KPK juga menetapkan dua tersangka penerima suap lainnya, yakni Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepri, Edy Sofyan, serta Kepala Bidang Perikanan Tangkap Provinsi Kepri, Budi Hartono. Ketiganya diduga menerima suap dari pihak swasta bernama Abu Bakar. 

    Penetapan keempat tersangka berawal dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Rabu (10/7/2019). 


    Berikut kronologi penangkapannya:

    Rabu (10/7/2019)

    Pukul 13.30 WIB

    KPK menerima laporan masyarakat terkait penyerahan uang di Pelabuhan Sri Bintan, Tanjung Pinang. Setelah ditelusuri kebenarannya, tim Satuan Tugas (Satgas) KPK mengamankan Abu Bakar di lokasi itu. 

    Di saat bersamaan, anggota tim KPK lainnya turut mengamankan Budi Hartono saat hendak keluar dari area pelabuhan. Dari tangan Budi, KPK menyita uang sebesar 6 ribu dolar Singapura. 

    "Setelah itu, KPK membawa Abu Bakar dan Budi Hartono ke Polres Tanjung Pinang untuk pemeriksaan lanjutan," ujar Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan dalam konferensi pers di kantornya, Kamis (11/7/2019). 

    Pukul 18.30 WIB

    KPK meminta dua staf dinas kelautan Kepri, MSL dan ARA, untuk ikut diperiksa. 

    Pukul 19.30 WIB

    Secara paralel, tim mengamankan Nurdin dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kepri, NWN, di rumah dinas Nurdin. Saat digeledah, KPK mengamankan sebuah tas berisi sejumlah uang; 43.942 dolar Singapura, 5.303 dolar AS, lima euro, 407 Ringgit Malaysia, 500 Riyal, dan Rp 132.610.000. 

    KPK lalu membawa Nurdin dan NWN ke Polres Tanjung Pinang untuk diperiksa. 

    Kamis, 11 Juli

    Pukul 10.35 WIB

    Ketujuh orang yang diamankan dan diperiksa di Polres Tanjung Pinang diterbangkan dari Bandara Internasional Raja Haji Fisabilillah ke Jakarta untuk diperiksa di Gedung KPK. 

    Pukul 14.25 WIB

    Para pihak yang diamankan tiba di Gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan selama 1x24 jam. 

    Pukul 21.00 WIB

    KPK menetapkan Nurdin, Edy, dan Budi sebagai tersangka. 

    Kasus ini diduga berawal saat Pemprov Kepri mengajukan pengesahan Peraturan Daerah Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (RZWP3K) Kepri untuk dibahas di paripurna DPRD Kepri. Terdapat beberapa pihak yang mengajukan permohonan izin reklamasi, salah satunya Abu Bakar. 

    Abu Bakar memohon izin pemanfaatan laut untuk melakukan reklamasi di Tanjung Playu, Batam, pada Mei 2019, untuk pembangunan resort dan kawasan wisata seluas 10,2 hektare. Padahal, Tanjung Playu adalah area yang diperuntukkan sebagai kawasan budidaya dan hutan lindung. 

    "NBA (Nurdin) kemudian memerintahkan BUH (Budi) dan EDS (Eddy) untuk membantu ABK (Abu Bakar) supaya izin ABK disetujui," tutur Basaria. 

    Dari situlah, Nurdin diduga menerima uang dari Abu Bakar, baik secara langsung ataupun melalui Eddy selaku perantara. Yakni, pada 30 Mei sebesar 5.000 dolar Singapura dan Rp 45 juta. "Setelah itu keesokan harinya terbit izin prinsip reklamasi untuk AB," kata Basaria. 

    Pada 10 Juli 2019, Nurdin kembali menerima uang sebesar 6.000 dolar Singapura. 

    Sebagai pihak yang diduga menerima suap, Nurdin disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 dan Pasal 12 B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

    Sementara Edy dan Budi yang juga penerima suap disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

    Adapun Abu Bakar selaku pemberi suap dijerat Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. *



    Sumber : Kumparan.com



     
    Berita Terkini:
  • Riau Patut Bangga Miliki Tol Permai, Termurah di Indonesia
  • Satu Pj dan Empat Pjs Bupati di Riau Resmi dilantik Gubernur Riau
  • Tol Permai Sudah Bisa dilewati Masyarakat Riau
  • Ratusan Profesor Rekomendasikan Bahasa Indonesia Menjadi Bahasa Ilmiah International
  • Zukri - Nasar Untuk Kesejahteraan dan Kemakmuran Masyarakat Pelalawan
  • Nomor Urut Calon Bupati dan Wakil Bupati Rohil Pilkada 2020
  • Nomor Urut Pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati Pelalawan
  • APBD Perubahan Riau Tahun 2020 Menurun Jadi Rp8,737 Triliun
  • Nomor Urut Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis
  • Bapaslon Said Hasyim-Abdul Rauf Belum Ditetapkan KPU
  • Laut Masa Depan Bangsa, Indonesia Jaya
  • Pemprov Riau Minta Kementerian Kelautan dan Perikanan Bangun Central Perikanan Terpadu
  • Setiap Hari Satpol PP Riau Turunkan 12 Personil Disiplinkan Warga Jalankan Protokol Kesehatan
  • Syamsuar Berharap Riau Science Techno Park Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
  • Pemko Pekanbaru Siapkan 1.000 Kamar Hotel Untuk Pasien Covid-19
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    3 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    4 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    5 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    6 Advetorial Pemprov Riau
    Pemprov Riau Akan Bangun 2000 RLH di Tahun 2016
    7 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
    8 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
    9 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    10 Kodim 0314/Inhil Gelar Lomba Cerdas Cermat Bela Negara (LCCBN)
     
    TRANS PILIHAN
    Selasa, 15/09/2020 - 21:48 WIB
    Profil
    Asri Auzar Saksi Sejarah dan Pejuang Terbentuknya Kabupaten Rokan Hilir
    Sekretaris DPRD Riau
    Muflihun Sosok yang Pandai Menjaga Pertemanan
    Media Center Pekanbaru Masuk Nominasi Terbaik Peringkat 7 di Indonesia
    Pekanbaru Raih Juara I Inovasi Daerah Tatanan Normal Baru untuk Sektor Hotel
    DPM-PTSP Pekanbaru Tetap Buka Layanan dimasa New Normal
    Lepaskan Jabatan Pimpinan DPRD Riau Demi Membangun Pelalawan
    Zukri: Hidup Harus Bisa Membantu Banyak Orang Terutama Orang Miskin
    Masjid Daarul Abrar DPRD Riau Kembali Disemprot Disinfektan
    Catatan Fitrah Dayun
    Bang Kri, Sang Pemberani
    H. Indra Gunawan Eet, Sang Fenomenal Yang 'Melupakan' Gelar Doktor nya
    MPP Pekanbaru Buka Layanan Tatap Muka Mengikuti Protokol Kesehatan Covid-19
    RAPP Raih Sertifikasi Sistem Manajemen Energi
    Walikota Pekanbaru Resmikan Koridor Baru Bus TMP
    Rekam Jejak 20 Pejabat Eselon II Pemprov Riau yang Baru dilantik Gubernur Syamsuar
    Pembatalan Pemberangkatan Jemaah Haji 1441 H/2020 M
    Pertamina EP Lirik Field Berdayakan Petani ditengah Pandemi
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved