www.transriau.com
16:53 WIB - Dari Webinar Perpustakaan UIN Suska Riau, Pustakawan Mampu Hasilkan Tulisan Terstandar | 14:50 WIB - H-6 ditutupnya Lomba Vlog, sudah 120 Video Karya diterima Panitia | 10:28 WIB - Dosen FH UIR Husnu Abadi Baca Puisi di 90 Tahun Prof Solly Lubis | 15:47 WIB - Ikhsan: Empat Bakal Calon Kepala Daerah yang Terima SK Golkar Telah Memenuhi Indikator | 14:59 WIB - GKSB DPR RI Dukung Langkah Fatah dan Hamas Bersatu Lawan Israel | 23:05 WIB - Tim Gabungan Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan di Desa Lubuk Sakat
  Selasa, 14 Juli 2020 | Jam Digital
Follow:
 
Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya

Senin, 07/03/2016 - 22:57:55 WIB
Ilustrasi
TERKAIT:
 
  • Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
  •  

    Gerhana matahari, fenomena langka yang satu ini sering dikaitkan dengan ibu hamil. Katanya, apabila ibu hamil keluar rumah saat gerhana matahari, maka dapat membuat bayi lahir cacat atau terdapat tanda di tubuh bayi nantinya. Ini tentu dapat mencemaskan banyak ibu hamil, apalagi kebenarannya belum terbukti.

    Beberapa kepercayaan lainnya seputar gerhana matahari adalah:
    - Dilarang menggunakan pisau, gunting atau jarum selama gerhana matahari berlangsung, karena       dipercaya akan membuat bayi lahir dengan kelainan bibir    sumbing.
    - Hindari makan dan minum selama gerhana matahari berlangsung.
    - Sebaiknya tidak membuang makanan yang dibuat sebelum gerhana matahari terjadi.
    - Menutup jendela dengan koran atau tirai, sehingga cahaya dari gerhana matahari tidak bisa masuk ke dalam rumah.
    - Banyak beristirahat selama gerhana matahari berlangsung.
    - Mandi setelah gerhana matahari terjadi.

    Hendaknya mitos-mitos di atas disikapi dengan wajar, karena ada hal yang dapat membahayakan janin jika dilakukan dalam jangka waktu yang lama, contohnya tidak makan dan minum selama terjadi gerhana matahari. Tidak minum dalam waktu yang lama dapat memicu terjadinya dehidrasi.

    Sedangkan tidak makan dapat membuat ibu hamil pusing dan lemas. Dengan demikian, Ibu hamil tak perlu takut apabila terjadi gerhana matahari. Anda tak perlu mengumpat di bawah kolong meja ataupun tak keluar rumah

    Karena belum ada bukti medis yang mengaitkan gerhana dengan janin yang dikandung ibu hamil. Satu hal yang sudah terbukti harus dihindari selama gerhana matahari berlangsung adalah tidak melihat gerhana secara langsung karena akan membuat kerusakan pada mata Hal ini tidak hanya berlaku untuk ibu hamil, namun untuk semua orang yang ingin menyaksikan fenomena astronomi ini. (Klikdokter)






     
    Berita Terkini:
  • Dari Webinar Perpustakaan UIN Suska Riau, Pustakawan Mampu Hasilkan Tulisan Terstandar
  • H-6 ditutupnya Lomba Vlog, sudah 120 Video Karya diterima Panitia
  • Dosen FH UIR Husnu Abadi Baca Puisi di 90 Tahun Prof Solly Lubis
  • Ikhsan: Empat Bakal Calon Kepala Daerah yang Terima SK Golkar Telah Memenuhi Indikator
  • GKSB DPR RI Dukung Langkah Fatah dan Hamas Bersatu Lawan Israel
  • Tim Gabungan Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan di Desa Lubuk Sakat
  • SKK Migas-KKKS Wilayah Sumbagut Serahkan Bantuan 270 Paket Sembako ke PWI Riau
  • Kejari Pelalawan Tetapkan Dua Tersangka Korupsi
  • Satpolair Polres Rohil Panen Raya Perdana Tambak Ikan Hasil Binaan
  • Indra Gunawan Eet Bersaksi Untuk Perkara Amril Mukminin di PN Tipikor Pekanbaru
  • Kepala Kemenag Pekanbaru Ajak Jemaah Haji, Pengusaha Travel dan Bank Mendukung Gerakan Wakaf Uang
  • Pemeriksaan Sekda Riau di Kejati Berimbas Pada Pencalonan Komut BRK
  • Markarius Sarankan DPRD Riau Bentuk Pansus Tenaga Kerja
  • Gubri: Ingin Institusi Pengawasan Harus Kuat
  • Rektor UIR dan Bupati Kampar Saksikan Pascasarjana Teken MoA dengan Sekda
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    3 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    4 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    5 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    6 Advetorial Pemprov Riau
    Pemprov Riau Akan Bangun 2000 RLH di Tahun 2016
    7 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
    8 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
    9 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    10 Kodim 0314/Inhil Gelar Lomba Cerdas Cermat Bela Negara (LCCBN)
     
    TRANS PILIHAN
    Minggu, 05/07/2020 - 22:04 WIB
    RAPP Raih Sertifikasi Sistem Manajemen Energi
    Walikota Pekanbaru Resmikan Koridor Baru Bus TMP
    Rekam Jejak 20 Pejabat Eselon II Pemprov Riau yang Baru dilantik Gubernur Syamsuar
    Pembatalan Pemberangkatan Jemaah Haji 1441 H/2020 M
    Pertamina EP Lirik Field Berdayakan Petani ditengah Pandemi
    Gubri Pimpin Penyemprotan Disenfektan dan Pelaksanaan Rapid Test Bukitraya
    Utamakan Keselamatan, Keberangkatan Jemaah Haji 1441H Dibatalkan
    Gubri Tinjau Persiapan Pelaksanaan New Normal Covid-19 di Rohil
    Masih Muda dan Mulai Usaha, Why Not?
    Gubri Syamsuar Sosialisasikan Program New NormalĀ 
    JNE Distribusikan Beras Bansos Pemerintah RI
    PT Selaras Abadi Utama dan Mitra Kerja Salurkan Bantuan Sosial di Pelalawan
    PT NWR dan PT NSR Kembali Salurkan Ratusan Paket Sembako Untuk Masyarakat Langgam
    PTPN V Salurkan 7.000 Paket Sembako Senilai 1 Miliar, Mendukungkung Terwujudnya New Normal
    Kontribusi Nyata Untuk Brand Lokal
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved