www.transriau.com
21:16 WIB - Member JLC Asal Pasuruan Menangkan Hadiah Utama JLC Lucky Draw 2023 | 17:43 WIB - Sudah Berjalan Hingga Angkatan ke-4, Program Magang Kerja PHR Dinilai Kurangi Pengangguran di Riau | 13:14 WIB - Indosat Gandeng Huawei untuk Kembangkan Inovasi Berbasis AI dan Pemberdayaan Talenta | 16:39 WIB - PHR Gandeng Pertamina Drilling Lakukan Pengeboran Terintegrasi | 10:37 WIB - Petani Sawit Kalbar Adopsi Pola Kemitraan Petani dan PTPN IV Regional 3 Riau | 15:33 WIB - IOH Bersama Operator Telekomunikasi Indonesia Lainnya Hadirkan Tiga Layanan API
  Rabu, 28 Februari 2024 | Jam Digital
Follow:
 
Gubri Kumpulkan Seluruh Perusahaan Kelapa Sawit, Diantaranya Perusahaan Milik Astra Grup

Kamis, 25/01/2024 - 10:55:40 WIB

TERKAIT:
   
 

PEKANBARU - Pasca pemberitaan dibeberapa media online terkait segudang permasalahan yang menerpa PT Sari Lembah Subur ( PT SLS ) anak dari perusahaan Astra Grup, pada hari Rabu ( 24/1/2024 ) Gubernur Riau (Gubri) Edy Natar Nasution mengumpulkan seluruh perusahaan kelapa sawit yang beroperasi di wilayah Provinsi Riau, termasuk diantaranya 8 ( Delapan ) perusahaan milik dari Astra Grup.

Pemanggilan seluruh perusahaan Kelapa Sawit yang beroperasi di Provinsi Riau bertujuan untuk membahas masalah konflik lahan antara perusahaan perkebunan kelapa sawit dengan masyarakat setempat, serta mencari solusi untuk mengatasi konflik agraria yang marak terjadi. 

Dalam arahannya, Gubri Edy Nasution menyebut bahwa terjadinya konflik antara perusahaan dengan masyarakat di Riau didasari oleh beberapa hal, diantaranya pertama, terdapat pengakuan lahan oleh masyarakat/kelompok tani/koperasi didalam sebagian areal IUP, HGU, HTI, dan kawasan hutan. Kedua, terdapat pengakuan tanah ulayat oleh masyarakat adat di dalam sebagian areal IUP, HGU, HTI, dan kawasan hutan. 

Selanjutnya, ketiga, terdapat konflik masyarakat yang menuntut perusahaan perkebunan merealisasikan kewajiban untuk fasilitasi pembangunan kebun masyarakat sekitar (minimal seluas 20 persen dari total areal yang diusahakan/IUP-nya). Keempat, terdapat banyak perjanjian kemitraan atau kerjasama lainnya antara perusahaan perkebunan atau kehutanan dengan masyarakat yang belum terealisasi. 

Kelima, terdapat izin lokasi sudah berakhir, namun perusahaan belum mengurus perijinan perusahan perkebunan lainnya. Keenam, tuntutan pengembalian lahan masyarakat terhadap tanah yang sedang dalam proses perpanjangan HGU. Ketujuh, terdapat perusahaan perkebunan dan kebun masyarakat yang berada di dalam kawasan hutan. 

"Adapun yang melatar belakangi kita berkumpul pada pagi hari ini adalah banyaknya keluhan masyarakat yang diekspresikan melalui unjuk rasa, terkait rasa ketidakadilan dari sebagian masyarakat yang berada di sekitar tempat perusahaan," ujar Gubri. 

Gubri Edy Nasution menyebut, Riau merupakan provinsi dengan luas perkebunan sawit terbesar di Indonesia, namun belum sepenuhnya  memberikan dampak baik bagi masyarakat disekitar (perusahaan kelapa sawit), dan bahkan tidak sedikit yang memiliki konflik. 

"Terkait konflik ini, pentingnya peran kepala daerah untuk ikut membantu menyelesaikan persoalan konflik dengan cara yang seadil-adilnya, agar tercipta sebuah keadilan di tengah masyarakat, sekaligus juga ada sebuah kepastian di lingkungan para pelaku usaha," jelasnya. 

Dari hasil rapat tersebut, Gubri Edy Nasution mengatakan masih banyak persoalan perkebunan sawit di Riau yang harus segera ditangani. Untuk itu, dengan adanya pertemuan tersebut, ia berharap dapat memberikan win-win solution atas konflik lahan yang ada di Bumi Lancang Kuning, baik dari perusahaan maupun masyarakat. 

Terpisah Tokoh Pemuda Kabupaten Pelalawan yang juga merupakan Sekretaris KNPI Pelalawan Muhammad Daud, S.Sos mengatakan mendukung sepenuhnya arahan Gubernur Riau terhadap perusahaan yang sedang terjadi konflik dengan masyarakat.

" Saya mendukung sepenuhnya arahan Gubri, semoga konflik antara masyarakat segera terselesaikan," ujar Muhammad Daud Kamis, (25/1/2024).

Kepada media ini Muhammad Daud meminta agar Gubernur Riau segera membentuk tim untuk penyelesaian konflik yang menerpa antara masyarakat dengan PT SLS baik yang di Kecamatan Kerumutan dan Kecamatan Pangkalan Lesung. (Tom)



 
Berita Terkini:
  • Member JLC Asal Pasuruan Menangkan Hadiah Utama JLC Lucky Draw 2023
  • Sudah Berjalan Hingga Angkatan ke-4, Program Magang Kerja PHR Dinilai Kurangi Pengangguran di Riau
  • Indosat Gandeng Huawei untuk Kembangkan Inovasi Berbasis AI dan Pemberdayaan Talenta
  • PHR Gandeng Pertamina Drilling Lakukan Pengeboran Terintegrasi
  • Petani Sawit Kalbar Adopsi Pola Kemitraan Petani dan PTPN IV Regional 3 Riau
  • IOH Bersama Operator Telekomunikasi Indonesia Lainnya Hadirkan Tiga Layanan API
  • Sinergi RS Awal Bros-Regional 3 PTPN IV PalmCo Hadirkan Jaminan Kesehatan Karyawan Berkualitas
  • Whistle Blowing System, Komitmen Anti Penyuapan di Blok Rokan
  • Peduli Sampah, Mampu Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Riau
  • GAPKI dan PWI Berkomitmen Tingkatkan Kompetensi Jurnalis Muda Indonesia
  • Prediksi Partai Politik Bakal Duduk di DPRD Riau Dapil Kota Pekanbaru
  • Ruby Mulyawan, Ahli Perminyakan Pulang Kampung ke Blok Rokan Jadi Dirut PHR
  • PT Arara Abadi Berikan Bantuan Sembako Untuk Masyarakat Korban Banjir di Sungai Mandau
  • PTPN IV PalmCo Regional 3 Perkuat Stok Sembako di BPBD Pekanbaru Untuk Korban Bencana Banjir
  • Syukuran Tajak Sumur Eksplorasi MNK Kelok di Blok Rokan, PHR Bagikan Ratusan Sembako ke Warga
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Innalillahiwainnaillahi Rojiun..... Anggota DPRD Riau Rosfian Meninggal Dunia 
    2 Ustadz Mas’ud Tahidin Kupas Soal Motivasi Kerja di Al Munawwarah UIR
    3 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    4 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    5 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    6 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    7 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    8 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
    9 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    10 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
     
    TRANS PILIHAN
    Rabu, 06/12/2023 - 16:13 WIB
    Desa Tanjung Punak Binaan PHR Raih Juara I Apresiasi Desa Wisata Riau
    Pertamina Hulu Rokan Paparkan Inovasi Lahan Basah Buatan di Gelaran COP28
    Raih CSR Award Bengkalis
    PHR Sukses Jaga Ekosistem dan Antisipasi Konflik Gajah-Manusia
    Skill Pengolahan Limbah Sawit Menjadi Kerajinan Tangan
    Kiat Peningkatan Kapasitas UMKM Agar Naik Kelas Ala Pemuda RiyoLC PHR
    Golkar Riau Patuh Putusan DPP Dukung Prabowo Capres 2024
    Pengabdian Mahasiswa KKN Terintegrasi Universitas Riau 2023
    Mahasiswa KKN UNRI Tingkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat Desa Banglas Meranti
    Jalin Silaturahmi dari Generasi ke Generasi, IKB SMPN 5 Pekanbaru Gelar Reuni Akbar
    Kisah Magang Putra Putri Riau di PHR
    Begini Rasanya Setengah Tahun Magang di Perusahaan Penopang Energi Nasional
    Kiat Memenangkan Hati Gen Z di 2024
    Maju Ketum PWI, Zulmansyah Mohon Restu dan Perkaya Ilmu
    Dua Caketum PWI Pusat Kembali Silaturrahmi, Banyak Kesamaan Misi
    Catatan Zulmansyah, Ketua PWI Riau
    Safari Jurnalistik PWI Riau ke Turki, Sekaligus Menonton Final Liga Champions UEFA
    Aksi Nyata PHR Turunkan Emisi Gas Rumah Kaca di Indonesia
    Bangun Tugu Bono Rp7,8 Miliar, EMP Bentu Ltd MoU dengan Pemkab Pelalawan
    Pak Syam Membangun Riau
    Awal Mula Menancap Pada 2019 Membangun Infrastruktur
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved