www.transriau.com
11:53 WIB - UIR Berikan Bantuan Dua Unit Komputer dan Printer Untuk Takmir Masjid At Taqwa | 20:15 WIB - Mesjid Raya Annur Provinsi Riau Terima 2.500 M2 Karpet Sajadah CSR Bank Riau Kepri | 20:25 WIB - Pemkab Inhil Fokus Carikan Solusi Fluktuasi Harga Kelapa | 21:25 WIB - Mappilu PWI Riau Gelar Pertemuan dengan Bawaslu | 21:25 WIB - Wan Thamrin Hasyim Apresiasi Mantan Gubri Andi Rachman | 19:21 WIB - Hadapi Pileg dan Pilpres, Bupati Inhil Ikuti Apel 3 Pilar Gabungan di Rengat
  Senin, 18 Februari 2019 | Jam Digital
Follow:
 
Perjalanan Panjang Jembatan Siak IV Pekanbaru Memakan Waktu 10 Tahun

Sabtu, 26/01/2019 - 13:47:14 WIB

TERKAIT:
 
  • Perjalanan Panjang Jembatan Siak IV Pekanbaru Memakan Waktu 10 Tahun
  •  

    Dalam pengembangan insfratruktur, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau melaksanakan pembangunan Jembatan Siak IV yang berada di ujung Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru yang merupakan jalan protokol yang berada di tengah kota dan terhalang oleh rintangan aliran Sungai Siak.

    Agar Jalan Jenderal Sudirman dapat menerus, maka diperlukan jembatan sebagai penghubungnya.

    Gubernur Riau, Wan Thamrin Hasyim melalui Kepala Dinas PUPR Riau, Dadang Eko Purwanto mengatakan, pelaksanaan pembangunan Jembatan Siak IV sudah dimulai pada tahun 2009, 2010 dan kemudian sesuai Perda Nomor 7 tahun 2010 dilaksanakan dengan kontrak tahun jamak yang dimulai dari tanggal 13 Desember 2010 sampai dengan tanggal 16 Desember 2013.

    "Kelanjutan penyelesaian pembangunan Jembatan Siak IV merupakan suatu hal yang sangat mendesak mengingat akan kebutuhan sarana dan prasarana Ialu lintas bagi kepentingan masyarakat banyak," kata Dadang di Pekanbaru, Jumat (25/1/2019).

    Ia menegaskan, bawa untuk melanjutkan pembangunan Jembatan Siak IV dengan kondisi yang sudah ditinggalkan beberapa tahun tersebut telah dilakukan kajian, analisa dan review terhadap kondisi aktual jembatan agar kelanjutan pelaksanaan pembangunan jembatan sesuai dengan kaidah peraturan yang disyaratkan dan kekuatan yang menjadi syarat utama layaknya jembatan untuk dapat dilalui kendaraan.

    Maka dari itu, Pemprov Riau melalui Dinas PUPR melanjutkan kembali pembangunan Jembatan Siak IV tersebut sampai dapat digunakan oleh masyarakat sebagai salah satu akses menuju dan dari pusat kota ke daerah seberang yang terpisah oleh aliran Sungai Siak.

    "Adapun tujuan dari pembangunan Jembatan Siak IV yaitu untuk mengimbangi pesatnya pembangunan Kota Pekanbaru dimana Jalan Jenderal Sudirman yang merupakan Jalan Protokol terhalang oleh aliran Sungai Siak. Agar Jalan Jenderal Sudirman dapat menerus maka diperlukan jembatan sebagai penghubungnya," terangnya.

    Sedangkan, manfaat keberadaan jembatan ini sangat perlu guna memperlancar pertumbuhan ekonomi, pemerataan ekonomi dan mempermudah sarana transportasi menuju pusat kota dan pusat pemerintahan.

    Dari sisi perencanaan, Jembatan Siak IV direncanakan oleh Konsultan perencanaan CV Sigma Momen pada Tahun 2001 (dana APBN), pada tahun 2006 dilakukan Studi Kelayakan (FS) oleh CV Entercom Rekayasa dan pada tahun 2007 dilakukan review design terhadap perencanaan Jembatan Siak IV oleh PT Diantama Rekanusa.

    Sementara, pelaksanaan fisiknya telah dimulai sejak tahun 2009 oleh PT Istaka Karya meliputi struktur bangunan bawah dari sisi Rumbai, pekerjaan ini dibiayai APBD.Tahun 2010, dilanjutkan oleh PT Palas Bukit Tangguh yang masih mengerjakan struktur bangunan bawah (sisi Rumbai), pekerjaan ini dibiayai APBD.

    Lalu, di tahun yang sama dilanjutkan PT Bina Riau Sejahtera menggunakan APBD-P untuk mengerjakan struktur bangunan bawah (sisi Rumbai) dan pengaman tebing (Sheet Pile).Kemudian, tahun 2010-2013 (multiyears) dikerjakan oleh PT PP Waskita Hutama (KSO) menggunakan APBD, sesuai Perda Nomor 7 Tahun 2010.

    Pada tahun itu dikerjakan seluruh pekerjaan sisi Jalan Jenderal Sudirman, pekerjaan pylon sampai dengan stage 6 hilir, stage 8 hulu, pekerjaan timbunan jalan akses, pekerjaan aproach span sisi Rumbai.

    Selanjutnya, tahun 2017-2018 dilanjutkan oleh PT Brantas Abipraya (Persero) menggunakan APBD sesuai MoU antara Pemprov Riau dengan DPRD Riau Nomor 32/KPTS/PIMP/DPRD/2016, Nomor 021/NK/XI/2016. Pada tahun ini, dikerjakan pylon stage 7 sampai dengan 17 bagian hilir, stage 9 sampai dengan 17 bagian hulu, pekerjaan aproach span sisi Rumbai (P6-Pylon), pekerjaan main span, bangunan pelengkap jembatan.

    Di tahun anggaran 2017-2018, pembangunan dengan tanggal kontrak 9 AGUSTUS 2017 ini, memiliki nilai kontrak sebesar Rp107.502.791.773,45 yang sumber dananya dari APBD Riau Tahun 2017 dan 2018.

    Berikut data teknis Jembatan Siak IV Pekanbaru, yakni memiliki panjang jembatan 800 meter dengan bentang utama 155 m, bentang pendekat 7 x 45 meter dari arah Rumbai, bentang pendekat 5 x 45 meter dari arah Sudirman dan oprit 35 meter dari arah Rumbai. Lebar jembatan 20,50 meter dan jenis konstruksi cable stayed single pylon H = 75 meter.

    Kemudian, panjang bentang 155 meter, kofigurasi kabel radial dengan life end pada bagian pylon, jenis kabel 1 strand 7 wire 0,6" HDPE, jumlah kabel MS dan BS 14 (ka/ki) dengan jarak antar kabel @ 10 meter. Konstruksi pylon beton dengan multistrand posttension BAR diameter 40 mm. (mcr)



     
    Berita Terkini:
  • UIR Berikan Bantuan Dua Unit Komputer dan Printer Untuk Takmir Masjid At Taqwa
  • Mesjid Raya Annur Provinsi Riau Terima 2.500 M2 Karpet Sajadah CSR Bank Riau Kepri
  • Pemkab Inhil Fokus Carikan Solusi Fluktuasi Harga Kelapa
  • Mappilu PWI Riau Gelar Pertemuan dengan Bawaslu
  • Wan Thamrin Hasyim Apresiasi Mantan Gubri Andi Rachman
  • Hadapi Pileg dan Pilpres, Bupati Inhil Ikuti Apel 3 Pilar Gabungan di Rengat
  • DPRD Riau Akui Keberatan Gaji Pegawai P3K Dibiayai APBD
  • Bupati Inhil Ungkapkan Duka Cita Mendalam Atas Wafatnya Busu Atan
  • Tingkatkan Mutu Mahasiswa, UIR Sambangi UMY
  • Rapat Paripurna Istimewa HUT Ke 69 Kabupaten Kampar
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    3 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    4 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    5 Advetorial Pemprov Riau
    Pemprov Riau Akan Bangun 2000 RLH di Tahun 2016
    6 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    7 Kodim 0314/Inhil Gelar Lomba Cerdas Cermat Bela Negara (LCCBN)
    8 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    9 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
    10 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
     
    TRANS PILIHAN
    Selasa, 12/02/2019 - 20:52 WIB
    Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto Resmi Dilantik
    Bupati Inhil Sosialisasikan Pengelolaan Keuangan Desa
    Pusat Akan Jadikan Inhil Kluster Kelapa Nasional
    Ketua DPC HNSI Inhil Tinjau Potensi Siput Laut Sebagai Komoditas Ekspor
    Dandim 0314 Silahturahmi ke Kantor Bupati Inhil
    HM Wardan Harapkan Pembangunan Desa Berjalan Maksimal
    Jajaran Direksi PTPN V Berganti, Jatmiko Krisna Santosa Jabat Direktur Utama
    Disdukcapil Buka Pelayanan Pembuatan e-KTP di MPP
    Digi Learning Bank Riau Kepri Resmi Diluncurkan
    MPP Pekanbaru Mulai Buka Layanan
    Bank Riau Kembali Raih Trusted Company Based on CGPI Ajang Indonesia Most Trusted Company Award
    Pemda Pelalawan Kembangkan Destinasi Wisata Lokal Danau Tajwid
    Bank Riau Kepri Terima 3 Penghargaan Pada Ajang SPEx2 Award 2018
    APBD Murni 2019 Pemmo Pekanbaru disahkan
    Dihadapan Kapolri Plt Gubri Bersama Dirut Bank Riau Kepri Teken MoU Samsat Nasional
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved