www.transriau.com
22:49 WIB - Senin, Ir. Syahroni Tua Dilantik Menjadi Anggota DPRD Riau | 21:54 WIB - Seceruty PT. MCP Subkontraktor PT Arara Abadi Tewas Terbunuh | 20:04 WIB - Cabup Rohil H. Suyatno Tetap Berkomitmen Realisasikan RLH ditengah APBD Naik Turun | 16:12 WIB - Jabatan Ketua DPRD Riau Segera Terisi | 17:56 WIB - Maysarakat Bangko, Doakan Paslon SUDIN Kembali Memimpin Rohil | 17:41 WIB - Empat Pejabat Administrator Pemerintah Kota Pekanbaru dilantik
  Minggu, 25 Oktober 2020 | Jam Digital
Follow:
 
Hearing Komisi II DPRD Riau
PT Arara Abadi Klarifikasi Tuduhan Penyerobotan Lahan Oleh Kopni Sahabat Lestari

Senin, 18/11/2019 - 15:47:32 WIB

TERKAIT:
 
  • PT Arara Abadi Klarifikasi Tuduhan Penyerobotan Lahan Oleh Kopni Sahabat Lestari
  •  

    PT. Arara Abadi klarifikasi atas tuduhan penyerobotan lahan seluas 1500 hektar di Desa Kota Garo Kabupaten Kampar sebagaimana yang dituduhkan Koperasi Petani (Kopni) Sahabat Lestari 

    Herwansyah Humas Arara abadi mengungkapkan, sejak 1999 sampai 2019 belum ada menerima sepucuk surat dari Kementrian LHK untuk pelepasan kawasan tersebut. 

    "Maka areal ini tetap masuk kawasan Arara Abadi. Dan saat ini sedang di kerjakan," kata Herwansyah saat menghadiri Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi II DPRD Riau Senin (18/11/2019)

    Acara Rapat Dengar Pendapat yang dilaksanakan DPRD Riau ini turut dihadiri Koperasi Petani Sahabat Lestari, BPN Kampar dan BPN Kanwil Provinsi Riau.

    Selain itu turut dihadiri pihak-pihak terkait Bupati Kampar yang diwakili Asisten I Ahmad Yuzar, Dinas Koperasi Kampar dan Dinas Kehutanan Provinsi Riau

    Sementara dari pihak DPRD Riau langsung dihadiri Ketua Robin P Hutagalung dan Anggota M. Arfah, Sugianto, Sewitri, Ardiansyah, Eva Yuliana dan Iwandi

    Sukri Tambusai selaku ketua Koperasi Tani Sahabat Lestari menceritakan, sebanyak 290 hektar lahan di Desa Kota Garo akan dieksekusi oleh PT Arara Abadi. Padahal sebelumnya, lahan tersebut sudah diserahkan perusahaan kepada masyarakat setempat.

    "Kami mengadukan perampasan lahan pencadangan yang telah dimanfaatkan untuk perkebunan. Namun ingin kembali diambil oleh PT. Arara Abadi. Padahal lahan ini sudah mereka serahkan ke masyarakat setempat sebelumnya," kata Sukri Tambusai 

    Diceritakan Sukri, 290 hektare lahan itu adalah lahan pencadangan dari total 1.568 hektare telah diserahkan PT Arara Abadi. Namun katanya, belakangan PT Arara Abadi ini mengatakan sudah ada mengeluarkan rencana kerja tahunan (RKT). 

    Direktur PT. Arara Abadi Edi Haris, mengatakan aturan lahan ini belum sah lepas dari konsesi Arara Abadi karena belum ada izin pelepasan dari Kementerian Lingkungan hidup fan kehutanan. Maka koperasi sahabat lestari tidak bisa mengklaim lahan tersebut milik Koperasi.

    "Arara Abadi sudah lulus  Pengelolaan Hutan Produksi Lestari (PHPL) RKT dan tidak ada yang dilanggar secara aturan," Tegas Edi Haris

    Kejanggalan atas status lahan tersebut mencuat saat Rapat Dengar Pendapat. Alizar Asisten I Pemda Kampar mengatakan bahwa Pemerintah telah melakukan inspeksi kelapangan dan mengirim surat ke Gubri ketika itu Saleh Djasit untuk menjadikan lahan tersebut pola KKPA. Pada tahun 1999 lahan tersebut masih termasuk kawasan hutan.

    Selanjutnya Badan Pertanahan (BPN) Kampar Sutriwan, Ketika dimintai keterangannya atas status lahan ini mengaku tidak banyak mengetahuinya. Sebab dia baru dua Minggu duduk sebagai Kepala BPN Kampar.

    Dari keterangan staf di Kantor BPN Kampar sebagaimana disampaikannya bahwa BPN Kampar memang sudah pernah mengeluarkan sertifikat dilahan tersebut pada tahun 2004.

    "Namun Peta sampai saat ini tidak diketahui keberadaannya," kata Sulirwan Kepala BPN Kampar

    Hal tersebut juga diakui Kanwil BPN Riau, bahwa Pemda kampar sudah mendanai penerbitan SHM pada Program Proda (Proda)

    DLHK Provinsi Riau yanh diwakili kepada Jetyo Widodo selaku Kepala Seksi pemanfaatan kawasan hutan mengungkapkan bahwa DLHK belum mengetahui persoalan ini belum disampaikan ke DLHK. "Sehingga DLHK belum bisa memberi keterangan yang lebih banyak,"kata Jetyo

    Terakhir ketua Komisi II Robin P Hutagalung meminta penjelasan tentang Koperasi Tani Sahabat Lestari. Dimana, Diskop Kampar menjelaskan, Koperasi ini tergolong aktif, berdiri tahun 1999 alamat Desa Koto Garo.

    Diakhir Rapat Dengar Pendapat Komisi II yang dipimpin oleh Robin P Hutagalung berdasarkan hasil pembahasan dan pemaparan dari berbagai pihak terkait maka dibuat kesepakatan :

    Pertama PT Arara Abadi setuju untuk mempercepat proses pelepasan sebagian areal kerjanya seluas 1,568 hektar  untuk masyarakat sebagaimana perjanjian permohonan oleh koperasi tani sahabat lestari

    Kedua PT Arara Abadi akan mencabut laporan Koperasi Tani Sahabat Lestari di Polres Kampar. Terakhir PT. Arara Abadi tidak akan melakukan aktivitas dikawasan tersebut

    Kemudian Bupati Kampar segera melakukan mediasi antara koperasi petani dengan Kelompok tani hutan perbardaran

    Kesepakatan ini ditandatangani oleh Ketua Komisi II DPRD Riau Robin P Hutagalung dan pihak-pihak terkait yakni Edie Haris dari PT Arara Abadi, Sukri Tambusai Koperasi Tani Sahabat Lestari

    Selanjutnya ditandatangani oleh Ahmad Yuzar dari Pemda Kampar, Abdul Rajab Kanwil BPN Riau, Sutriwan BPN Kampar dan Jetyo Widodo DLHK Riau. *



     
    Berita Terkini:
  • Senin, Ir. Syahroni Tua Dilantik Menjadi Anggota DPRD Riau
  • Seceruty PT. MCP Subkontraktor PT Arara Abadi Tewas Terbunuh
  • Cabup Rohil H. Suyatno Tetap Berkomitmen Realisasikan RLH ditengah APBD Naik Turun
  • Jabatan Ketua DPRD Riau Segera Terisi
  • Maysarakat Bangko, Doakan Paslon SUDIN Kembali Memimpin Rohil
  • Empat Pejabat Administrator Pemerintah Kota Pekanbaru dilantik
  • Dukung Ketahanan Pangan, PT CPI Bantu 20 Poktan
  • Pemerintah diminta Lakukan Pencegahan Banjir Laut Tahunan
  • LAR Minta Kejari Segera Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi di PD Tuah Sekata
  • Dispora Riau Buka Seleksi Pencarian Atlet Baru Untuk PPLP
  • PWI Apresiasi Polri Tangkap Pembunuh Wartawan di Sulbar
  • Rumah Yatim Salurkan Bantuan Pendidikan untuk anak-anak di Dosan Riau
  • Pemerintah Relaksasi Iuran BPJS
  • Ada Wareh Kupie di Jalan Arifin Ahmad Pekanbaru
  • Pemprov Riau Kembali Terima 100 Ribu Masker dari PT RAPP
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    3 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    4 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    5 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    6 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
    7 Advetorial Pemprov Riau
    Pemprov Riau Akan Bangun 2000 RLH di Tahun 2016
    8 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
    9 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    10 Kodim 0314/Inhil Gelar Lomba Cerdas Cermat Bela Negara (LCCBN)
     
    TRANS PILIHAN
    Kamis, 08/10/2020 - 20:13 WIB
    PTPN V Sabet Lima Penghargaan K3 Nasional 2020
    Kapolda dan DPRD Riau Persilahkan Masyarakat Sampaikan Aspirasi Lewat Dialog
    Ratusan Mahasiswa Turun ke Gedung DPRD Riau Menuntut Tolak UU Cipta Lapangan Kerja
    Riau Basis Golkar, Pilkada 2020 Target Kemenangan Harus 80 Persen
    PTPN V Lakukan Budidaya 1,5 Juta Bibit Sawit Unggul Percepat PSR
    Ikhsan Laporkan Kesiapan Partai Golkar Menangkan Pilkada 2020
    Profil
    Asri Auzar Saksi Sejarah dan Pejuang Terbentuknya Kabupaten Rokan Hilir
    Sekretaris DPRD Riau
    Muflihun Sosok yang Pandai Menjaga Pertemanan
    Media Center Pekanbaru Masuk Nominasi Terbaik Peringkat 7 di Indonesia
    Pekanbaru Raih Juara I Inovasi Daerah Tatanan Normal Baru untuk Sektor Hotel
    DPM-PTSP Pekanbaru Tetap Buka Layanan dimasa New Normal
    Lepaskan Jabatan Pimpinan DPRD Riau Demi Membangun Pelalawan
    Zukri: Hidup Harus Bisa Membantu Banyak Orang Terutama Orang Miskin
    Masjid Daarul Abrar DPRD Riau Kembali Disemprot Disinfektan
    Catatan Fitrah Dayun
    Bang Kri, Sang Pemberani
    H. Indra Gunawan Eet, Sang Fenomenal Yang 'Melupakan' Gelar Doktor nya
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved