www.transriau.com
20:25 WIB - Asisten I Setda Riau Lepas 21 Kontingen Pramuka Ikuti Peran Saka Nasional 2022 | 10:14 WIB - JNE Berangkatkan Pemenang Hadiah Umroh Lomba Content Competition dan Karyawan | 09:56 WIB - BRK Syariah Serahkan CSR Untuk 431 Pelaku UMKM di Kota Tanjungpinang | 20:28 WIB - Sebanyak 238 Pelajar MTsN 1 Bengkalis Ikuti Kompetensi Madrasah Indonesia | 07:40 WIB - Gubri Syamsuar Apresiasi Portal Media Center Provinsi Riau | 18:31 WIB - Gubri Kunjungi Maqari Quraniyah Madinatul Munawwarah
  Kamis, 29 09 2022 | Jam Digital
Follow:
 
PTPN V Kembali Raih Dua Sertifikasi RSPO

Jumat, 09/09/2022 - 19:54:52 WIB
Direktur PTPN V, Jatmiko Santosa (kiri) bersama Wakil Menteri I BUMN, Pahala Nugraha Mansury, saat mengunjungi instalasi biogas yang melengkapi salah satu pabrik kelapa sawit PTPN V di Kabupaten Kampar, Riau, beberapa waktu lalu.
TERKAIT:
   
 

PEKANBARU - Dua pabrik kelapa sawit berikut kebun inti milik PT Perkebunan Nusantara V berhasil meraih sertifikat budidaya dan pengelolaan perkebunan sawit lestari dan berkelanjutan internasional atau yang lebih dikenal dengan Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), dari lembaga sertifikasi independen internasional TUV Rheinland.

Chief Executive Officer PT Perkebunan Nusantara V, Jatmiko Santosa, mengatakan kedua sertifikasi perdana tersebut diraih oleh unit pabrik kelapa sawit (PKS) dan kebun Sei Galuh, Kabupaten Kampar, serta PKS dan kebun Sei Buatan di Kabupaten Siak, Riau. 

"Alhamdulillah, PTPN V kembali memperoleh penambahan dua sertifikasi baru RSPO yang diraih PKS dan Kebun Sei Galuh serta PKS dan Kebun Sei Buatan," kata Jatmiko dalam keterangan tertulisnya di Pekanbaru, Jumat (9/9/2022). 

Dengan penambahan dua sertifikasi tersebut, PTPN V kini telah memiliki 12 sertifikasi RSPO. 

"Sertifikat RSPO ini adalah bukti bahwa PTPN V terus berkomitmen sebagai produsen CPO (minyak sawit mentah) dengan menerapkan konsep bisnis lestari dan berkelanjutan di Riau," tuturnya. 

Saat ini, PTPN V sendiri tercatat telah mengantongi 12 sertifikat RSPO, terdiri dari 11 PKS dan satu unit pabrik inti sawit atau palm kernel mill (PKO). Tahun ini, perusahaan yang baru-baru ini dinobatkan sebagai anak perusahaan perkebunan milik negara terbaik di Indonesia hasil penelitian Biro Riset Infobank tersebut menargetkan seluruh 12 PKS dan satu PKO perusahaan BUMN itu mengantongi sertifikasi RSPO. 

Sertifikasi tersebut, kata dia, akan menjadi pemicu bagi segenap insan perusahaan dalam upaya untuk terus mengimplementasikan program transformasi BUMN dan bisnis yang berkelanjutan pada tahun-tahun mendatang.

"Tahun ini, kami komitmen menargetkan seluruh PKS dan PKO PTPN V segera bersertifikat RSPO, sebagaimana seluruh pabrik kami telah mengantongi sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO),” ujarnya.

Jatmiko menambahkan, bahwa industri kelapa sawit bukan hanya terbatas sebagai komoditas strategis dan prospektif untuk meningkatkan ekonomi dan mengentaskan kesenjangan di masyarakat, melainkan juga harus berbasis lingkungan. Sebagai perusahaan negara, lanjutnya, PTPN V dapat menjadi leading sector akan penerapan budidaya sawit yang berkelanjutan dan meningkatkan citra kelapa sawit Indonesia di mata internasional.

Selain fokus melaksanakan praktik berkelanjutan pada bisnis inti perusahaan, PTPN V juga turut merangkul petani mitra binaan dalam melaksanakan praktik budidaya perkebunan sawit lestari untuk memperoleh sertifikasi RSPO. Dengan begitu, para petani dan perusahaan akan memperoleh keuntungan baik dari sisi produktivitas maupun penjualan atas produk sawit melalui penerapan praktik budidaya perkebunan berkelanjutan atau sustainable.

“Ini merupakan langkah awal kita untuk mencapai tujuan lebih luas dalam merangkul dan meningkatkan ekonomi para petani mitra binaan PTPN V,” tuturnya.

Lebih jauh, selain fokus pada RSPO, PTPN V juga dikenal telah melengkapi dan merealisasikan praktik budidaya sesuai standar karbon internasional atau International Sustainability & Carbon Certification (ISCC) serta Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO).

Ia mengatakan PTPN V merupakan perusahaan perkebunan milik negara pertama yang mengantongi sertifikasi standar Eropa ISCC, sejak 2018 silam. Saat ini, 70 persen unit pabrik kelapa sawit (PKS) dan kebun PTPN V telah mengantongi sertifikasi berstandar internasional tersebut.

“Baik ISCC maupun RSPO memberikan keuntungan berupa harga premium untuk produk PTPN V. Sejak 2019, perusahaan mendapat keuntungan harga premium dari ISCC. Begitu juga premium price RSPO sejak 2016,” jelasnya. (Fd)



 
Berita Terkini:
  • Asisten I Setda Riau Lepas 21 Kontingen Pramuka Ikuti Peran Saka Nasional 2022
  • JNE Berangkatkan Pemenang Hadiah Umroh Lomba Content Competition dan Karyawan
  • BRK Syariah Serahkan CSR Untuk 431 Pelaku UMKM di Kota Tanjungpinang
  • Sebanyak 238 Pelajar MTsN 1 Bengkalis Ikuti Kompetensi Madrasah Indonesia
  • Gubri Syamsuar Apresiasi Portal Media Center Provinsi Riau
  • Gubri Kunjungi Maqari Quraniyah Madinatul Munawwarah
  • Proklim Bikin Tanjung Medan Hijau dan Nyaman
  • JNE Bertanggungjawab Penuh Kepada Warga Terdampak Kebakaran di Cimanggis Depok
  • Afrizal Sintong dianugerahi Penghargaan Kepala Daerah Inovatif
  • Inisiasi Perubahan, Karyawan BUMN di Pekanbaru Beralih ke Skuter Listrik
  • Gubri Sambangi Muslim World League dan IsDB
  • Gubri Syamsuar Jajaki Kerjasama dengan Universitas Al-Azhar
  • Temui Dubes RI di Mesir, Gubri Paparkan Potensi Riau
  • Ketua Dewan Pers Wafat, Gubri Syamsuar Ucapkan Dukacita Mendalam
  • SKK Migas dan KKKS Optimalkan Produksi Migas
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    3 Innalillahiwainnaillahi Rojiun..... Anggota DPRD Riau Rosfian Meninggal Dunia 
    4 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    5 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    6 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    7 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
    8 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    9 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
    10 Advetorial Pemprov Riau
    Pemprov Riau Akan Bangun 2000 RLH di Tahun 2016
     
    TRANS PILIHAN
    Minggu, 05/06/2022 - 19:55 WIB
    Koalisi Indonesia Bersatu Membawa Kesejukan Untuk Riau Lebih Baik
    PHR WK Rokan Luncurkan ProKlim di Riau
    Datuk Setia Amanah Kukuhkan Pimpinan LAMR
    Gubri Borong Anugerah Adinata Syari'ah 2022
    Riau Peringkat 1 di Sumatra, Investasi APRIL Terbesar
    Membangun Dari Desa, Apa Saja yang telah dilaksanakan Gubernur Syamsuar
    DPRD Pelalawan Sampaikan Aspirasi Masyarakat Dalam Paripurna
    Afrizal Sintong Terima Mandat Ketua DPD II Golkar Rohil
    Cegah Karhutla di Masa Pandemi
    PT RAPP Luncurkan Inovasi Holistik Program Desa Bebas Api di Siak
    Logo HUT Riau-64 Penuh Makna
    Memulai Karir di Pemerintah dari Penghulu
    Afrizal Sintong, Bupati Baru Rokan Hilir
    Gubernur Riau Siapkan Ruang Isolasi Mandiri Pasien COVID-19 di Asrama Haji
    Sukseskan Vaksinasi Gotong Royong, RAPP Dukung Pemulihan Ekonomi Sektor Hutan Tanaman Industri
    Puluhan Karangan Bunga Berdatangan ke Sekretariat DPC Demokrat Pekanbaru
    Santer Isu Bakal Bertarung di Pilwako, Dua Anggota DPRD Riau Terlihat Hadiri Festival Rebana
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved