www.transriau.com
20:54 WIB - PWI Riau Targetkan 73 Kantong Darah | 20:50 WIB - APP Sinar Mas Dukung Pemprov DKI Bebaskan Jakarta dari Praktik BAB Sembarangan | 20:45 WIB - Pemprov Riau Dukung Helat HPN 2019 | 20:42 WIB - Dewan Minta Pemprov Mulai Segera Laksanakan Kegiatan 2019 | 20:35 WIB - Plt Bupati Kampar Serahkan DPA 2019 Kepada Seluruh OPD | 07:50 WIB - PWI Riau Gelar Pertandingan Pingpong dan Domino, 200 Pendaftar Pertama Dapat Jaket Gratis
  Sabtu, 19 Januari 2019 | Jam Digital
Follow:
 
Polres Pelalawan Mengajak Komponen Masyarakat Untuk Deklarasi Anti Hoax, Hate Speech dan Isu Sara

Jumat, 09/03/2018 - 23:06:11 WIB

TERKAIT:
 
  • Polres Pelalawan Mengajak Komponen Masyarakat Untuk Deklarasi Anti Hoax, Hate Speech dan Isu Sara
  •  

    Dalam rangka mencegah beredar berita Hoax di Media Sosial (Medsos) , Polres Pelalawan menggelar deklarasi anti hoax, hate speech ( Ujaran Kebencian) dan isu sara  bertempat di aula Teluk Meranti Mapolres Pelalawan, yang diikuti seluruh komponen masyarakat Kabupaten Pelalawan,Jum'at ( 9/3/2018).

    Dari pantauan awak media dilokasi acara, aula  dipenuhi oleh komponen masyarakat dari berbagai lembaga, instansi ,LAM,organisasi profesi, paguyuban, organisasi kepemudaan, sosial dan masyarakat,tomas,toga dan lainnya. Komponen masyarakat begitu antusias mengikuti acara deklarasi anti hoax, hate speech dan isu sara yang digelar polres Pelalawan tersebut.

    Kapolres Pelalawan AKBP. Kaswandi Irwan,SIK dalam sambutan pembuka acara deklarasi menyampaikan bahwa maraknya informasi dan berita yang beredar di media sosial yang cenderung mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dibutuhkan sikap dan komitmen bersama dari seluruh lapisan masyarakat untuk menangkis seluruh informasi hoax, ujaran kebencian dan sara yang akan memecah belah NKRI

    " Banyaknya berita dan informasi yang beredar bahwa telah terjadi penyerangan para ulama, namun setelah dicek dan ditindaklanjuti hanya 4 kejadian saja. Tentu ini akan menimbulkan kecemasan ditengah - tengah masyarakat. Bapak Kapolri dengan tegas menyampaikan tidak ada ancaman yang sasarannya kepada para ulama.Polri bersama lapisan masyarakat siap menjaga para ulama dan menciptakan situasi yang kondusif terkhusus di Kabupaten Pelalawan," ucapnya.

    Kapolres juga menyampaikan sangsi pidana  bagi pelaku penyebar berita Hoax dan Hate Speech yang diatur dalam Undang- Undang No.11 tahun 2008 tentang  ITE ( Informasi dan Transaksi Elektronik ), dimana tim cyber crime Polri sudah menindak beberapa pelaku hoax dibeberapa wilayah NKRI .

    " Bagi penyebar hoax  dan Hate Speech dapat dijerat Undang - Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dengan ancaman hukuman 6 (enam) tahun penjara dan denda maksimal Rp. 100.000.000 ,- ," ungkapnya.

    "  Polri akan bekerja secara profesional,  untuk itu mohon dukungan dan doa dari seluruh lapisan masyarakat dalam menindak para pelaku hoax ini " tambahnya.

    Sementara itu perwakilan Dandim 0313 /KPR Letkol Inf Beny Setiyanto  yang diwakili Perwira penghubung ( Pabung ) Mayor inf Untung Kuswanto menyampaikan TNI mendukung langkah Kepolisian dalam mendeklarasi anti hoax,hate speech dan isu sara ditengah - tengah masyarakat.

    Sekda Pelalawan H.Tengku Mukhlis, M. Si dalam sambutannya menyampaikan munculnya kata hoax. Lalu bagaimana istilah "hoax" menjadi populer? Hal ini bermula sejak pemutaran film The Hoax yang dibintangi Richard gere pada 2006 lalu. Film yang disutradarai Lasse Hallstrom yang skenarionya ditulis oleh William Wheeler ini diangkat dari sebuah buku yang berjudul sama karya Clifford Irving.

    Namun walaupun diadaptasi dari buku Irving, cerita filmnya justru banyak mengalami perubahan sehingga versi filmnya tidak mirip sama sekali dengan buku.

    Karena kepopuleran film ini, akhirnya banyak orang yang kemudian latah menggunakannya untuk menggambarkan suatu kebohongan. Nah semakin lama penggunaan kata "hoax" menjadi populer dan menyebar ke seluruh belahan bumi, termasuk Indonesia.

    " Pemerintah Kabupaten Pelalawan tentunya berharap dengan deklarasi ini seluruh komponen masyarakat bertanggung jawab bersama sama menangkis berita dan informasi hoax, " terangnya. 

    H. Fadel Harahap Ketua Forum Kerukunan Ummat Beragama (FKUB)  Pelalawan juga menyampaikan dukungan serta berharap Kabupaten Pelalawan yang multi etnis dan agama dapat terus bersatu menangkis hoax yang memecah belah persatuan.

    Dipenghujung acara, Ketua PWI Pelalawan Asnol Mubarack, M. SI memimpin pembacaan deklarasi yang di ikuti oleh para peserta  dan adapun isi dari deklarasi  tersebut yaitu menolak seluruh berita hoax,menolak isu sara yang akan memecah belah NKRI dan santun dalam menggunakan internet atau medsos.

    Seusai pembacaan deklarasi acara dilanjutkan dengan penandatanganan deklarasi oleh Kapolres Pelalawan, Sekda Kab.Pelalawan, Pabung dan di ikuti oleh masing - masing perwakilan  komponen masyarakat. (Edi)



     
    Berita Terkini:
  • PWI Riau Targetkan 73 Kantong Darah
  • APP Sinar Mas Dukung Pemprov DKI Bebaskan Jakarta dari Praktik BAB Sembarangan
  • Pemprov Riau Dukung Helat HPN 2019
  • Dewan Minta Pemprov Mulai Segera Laksanakan Kegiatan 2019
  • Plt Bupati Kampar Serahkan DPA 2019 Kepada Seluruh OPD
  • PWI Riau Gelar Pertandingan Pingpong dan Domino, 200 Pendaftar Pertama Dapat Jaket Gratis
  • Syamsuar Apresiasi PTPN V Atas Program Pembangunan RTH di Lubuk Dalam
  • Menko Maritim RI Panen Raya di Kampung Bungaraya Siak
  • Kepala BPKAD Riau Syahrial Abdi Sebut APBD Sudah Bisa Dimanfaatkan
  • Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan Lakukan Sejumlah Agenda di Pelalawan
  • Kabupaten Siak Terima Anugerah Kategori Kota Kecil ke Empat Kali
  • Kampar Terima Anugerah Piala Adipura
  • PWI Riau Gelar LKTJ Raja Ali Kelana Berhadiah Rp25 Juta
  • Bengkalis Kembali Terima Penghargaan Adipura dari Kementerian LHK
  • Bupati Irwan Laporkan Akun Facebook Yanti Susi Ke Direskrimsus Polda Riau
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    3 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    4 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    5 Advetorial Pemprov Riau
    Pemprov Riau Akan Bangun 2000 RLH di Tahun 2016
    6 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    7 Kodim 0314/Inhil Gelar Lomba Cerdas Cermat Bela Negara (LCCBN)
    8 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    9 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
    10 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
     
    TRANS PILIHAN
    Rabu, 09/01/2019 - 08:06 WIB
    Disdukcapil Buka Pelayanan Pembuatan e-KTP di MPP
    Digi Learning Bank Riau Kepri Resmi Diluncurkan
    MPP Pekanbaru Mulai Buka Layanan
    Bank Riau Kembali Raih Trusted Company Based on CGPI Ajang Indonesia Most Trusted Company Award
    Pemda Pelalawan Kembangkan Destinasi Wisata Lokal Danau Tajwid
    Bank Riau Kepri Terima 3 Penghargaan Pada Ajang SPEx2 Award 2018
    APBD Murni 2019 Pemmo Pekanbaru disahkan
    Dihadapan Kapolri Plt Gubri Bersama Dirut Bank Riau Kepri Teken MoU Samsat Nasional
    Riau Expo 2018, Sinar Mas Tampilkan Kuliner dan Hasil Pertanian Binaannya
    PT RAPP Memeriahkan Event Riau Expo 2018
    Bawaslu Riau Putuskan Deklarasi Kepala Daerah Dukung Jokowi Tidak Penuhi Unsur Pidana
    KPK Segara Launching MoU Pajak Online Antara 4 Walikota dan 1 Bupati di Riau/Kepri Dengan BRK
    Pemkab Bintan Terima Satu Unit Mobil Pelayanan Pajak Daerah CSR Bank Riau Kepri
    Pemprov Riau Beri Penghargaan 17 Pemuda Berprestasi
    Plt Gubri Lantik 79 Kepala SMA/SMK dan SLB se Provinsi Riau
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved