www.transriau.com
23:53 WIB - UIR Bertekad Masuk Peringkat 100 Nasional | 23:37 WIB - Safari Ramadhan Bupati Bengkalis Amril Mukminin di Kecamatan Bantan | 19:01 WIB - Gubri dan Walikota Pekanbaru Tinjau Tol Pekanbaru-Dumai | 23:25 WIB - Gubri dan Wagubri Berbuka Puasa Bersama dengan Masyarakat dan Mahasiswa Asal Riau di Jakarta | 20:21 WIB - RAPP Hibahkan Gedung Baru SPKT Polres Pelalawan Kepada Kapolda Riau | 21:11 WIB - UIR Gunakan 6 Aplikasi Berbasis Online
  Selasa, 21 Mei 2019 | Jam Digital
Follow:
 
Polres Pelalawan Mengajak Komponen Masyarakat Untuk Deklarasi Anti Hoax, Hate Speech dan Isu Sara

Jumat, 09/03/2018 - 23:06:11 WIB

TERKAIT:
 
  • Polres Pelalawan Mengajak Komponen Masyarakat Untuk Deklarasi Anti Hoax, Hate Speech dan Isu Sara
  •  

    Dalam rangka mencegah beredar berita Hoax di Media Sosial (Medsos) , Polres Pelalawan menggelar deklarasi anti hoax, hate speech ( Ujaran Kebencian) dan isu sara  bertempat di aula Teluk Meranti Mapolres Pelalawan, yang diikuti seluruh komponen masyarakat Kabupaten Pelalawan,Jum'at ( 9/3/2018).

    Dari pantauan awak media dilokasi acara, aula  dipenuhi oleh komponen masyarakat dari berbagai lembaga, instansi ,LAM,organisasi profesi, paguyuban, organisasi kepemudaan, sosial dan masyarakat,tomas,toga dan lainnya. Komponen masyarakat begitu antusias mengikuti acara deklarasi anti hoax, hate speech dan isu sara yang digelar polres Pelalawan tersebut.

    Kapolres Pelalawan AKBP. Kaswandi Irwan,SIK dalam sambutan pembuka acara deklarasi menyampaikan bahwa maraknya informasi dan berita yang beredar di media sosial yang cenderung mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dibutuhkan sikap dan komitmen bersama dari seluruh lapisan masyarakat untuk menangkis seluruh informasi hoax, ujaran kebencian dan sara yang akan memecah belah NKRI

    " Banyaknya berita dan informasi yang beredar bahwa telah terjadi penyerangan para ulama, namun setelah dicek dan ditindaklanjuti hanya 4 kejadian saja. Tentu ini akan menimbulkan kecemasan ditengah - tengah masyarakat. Bapak Kapolri dengan tegas menyampaikan tidak ada ancaman yang sasarannya kepada para ulama.Polri bersama lapisan masyarakat siap menjaga para ulama dan menciptakan situasi yang kondusif terkhusus di Kabupaten Pelalawan," ucapnya.

    Kapolres juga menyampaikan sangsi pidana  bagi pelaku penyebar berita Hoax dan Hate Speech yang diatur dalam Undang- Undang No.11 tahun 2008 tentang  ITE ( Informasi dan Transaksi Elektronik ), dimana tim cyber crime Polri sudah menindak beberapa pelaku hoax dibeberapa wilayah NKRI .

    " Bagi penyebar hoax  dan Hate Speech dapat dijerat Undang - Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dengan ancaman hukuman 6 (enam) tahun penjara dan denda maksimal Rp. 100.000.000 ,- ," ungkapnya.

    "  Polri akan bekerja secara profesional,  untuk itu mohon dukungan dan doa dari seluruh lapisan masyarakat dalam menindak para pelaku hoax ini " tambahnya.

    Sementara itu perwakilan Dandim 0313 /KPR Letkol Inf Beny Setiyanto  yang diwakili Perwira penghubung ( Pabung ) Mayor inf Untung Kuswanto menyampaikan TNI mendukung langkah Kepolisian dalam mendeklarasi anti hoax,hate speech dan isu sara ditengah - tengah masyarakat.

    Sekda Pelalawan H.Tengku Mukhlis, M. Si dalam sambutannya menyampaikan munculnya kata hoax. Lalu bagaimana istilah "hoax" menjadi populer? Hal ini bermula sejak pemutaran film The Hoax yang dibintangi Richard gere pada 2006 lalu. Film yang disutradarai Lasse Hallstrom yang skenarionya ditulis oleh William Wheeler ini diangkat dari sebuah buku yang berjudul sama karya Clifford Irving.

    Namun walaupun diadaptasi dari buku Irving, cerita filmnya justru banyak mengalami perubahan sehingga versi filmnya tidak mirip sama sekali dengan buku.

    Karena kepopuleran film ini, akhirnya banyak orang yang kemudian latah menggunakannya untuk menggambarkan suatu kebohongan. Nah semakin lama penggunaan kata "hoax" menjadi populer dan menyebar ke seluruh belahan bumi, termasuk Indonesia.

    " Pemerintah Kabupaten Pelalawan tentunya berharap dengan deklarasi ini seluruh komponen masyarakat bertanggung jawab bersama sama menangkis berita dan informasi hoax, " terangnya. 

    H. Fadel Harahap Ketua Forum Kerukunan Ummat Beragama (FKUB)  Pelalawan juga menyampaikan dukungan serta berharap Kabupaten Pelalawan yang multi etnis dan agama dapat terus bersatu menangkis hoax yang memecah belah persatuan.

    Dipenghujung acara, Ketua PWI Pelalawan Asnol Mubarack, M. SI memimpin pembacaan deklarasi yang di ikuti oleh para peserta  dan adapun isi dari deklarasi  tersebut yaitu menolak seluruh berita hoax,menolak isu sara yang akan memecah belah NKRI dan santun dalam menggunakan internet atau medsos.

    Seusai pembacaan deklarasi acara dilanjutkan dengan penandatanganan deklarasi oleh Kapolres Pelalawan, Sekda Kab.Pelalawan, Pabung dan di ikuti oleh masing - masing perwakilan  komponen masyarakat. (Edi)



     
    Berita Terkini:
  • UIR Bertekad Masuk Peringkat 100 Nasional
  • Safari Ramadhan Bupati Bengkalis Amril Mukminin di Kecamatan Bantan
  • Gubri dan Walikota Pekanbaru Tinjau Tol Pekanbaru-Dumai
  • Gubri dan Wagubri Berbuka Puasa Bersama dengan Masyarakat dan Mahasiswa Asal Riau di Jakarta
  • RAPP Hibahkan Gedung Baru SPKT Polres Pelalawan Kepada Kapolda Riau
  • UIR Gunakan 6 Aplikasi Berbasis Online
  • Ketua PPK Pangkalan Kuras Ditetapkan Tersangka Kasus Dugaan Penggelembungan Suara
  • KPK Lakukan Pencegahan Kepada Bupati Bengkalis ke Luar Negeri
  • Wauuu...... KPK Kembali Geledah Kantor Bupati Bengkalis dan Dinas PUPR
  • GOJEk Hadir Sebagai Solusi Ekonomi Bagi Mitra Driver
  • Mencoblos Atas Nama Orang Lain, Warga Rokan Hilir Lolos dari Ancaman Penjara
  • Siak Hulu Terima Rp 49 Milyar Dari Dana APBD Kampar
  • Gubri Dukung Penuh Usulan Riau Gemar Berzakat
  • Sekda Sebut HSNI Sarana Penyalur Informasi
  • Riau Ramadhan Fair Juga Takjil Gratis
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    3 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    4 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    5 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    6 Advetorial Pemprov Riau
    Pemprov Riau Akan Bangun 2000 RLH di Tahun 2016
    7 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
    8 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    9 Kodim 0314/Inhil Gelar Lomba Cerdas Cermat Bela Negara (LCCBN)
    10 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
     
    TRANS PILIHAN
    Sabtu, 18/05/2019 - 20:21 WIB
    RAPP Hibahkan Gedung Baru SPKT Polres Pelalawan Kepada Kapolda Riau
    GOJEk Hadir Sebagai Solusi Ekonomi Bagi Mitra Driver
    Bulan Ramadhan Penuh Cerita di Pasar Nostalgia
    DPRD Perjuangkan Anggaran Sekolah Gratis Untuk Masyarakat Riau Tahun 2020
    Pemkab Inhil Jalin Kerjasama dengan Pemkab Tanjab Barat dan Tanjab Timur
    Bank Riau Kepri Siap Layani Pembayaran Tagihan ATB di Kota Batam
    Perwakilan Uni Eropa Tinjau Perkebunan dan Pengolahan Sawit PTPN V
    Wabup Rohil dan Kadisdik Tinjau Pelaksanaan UN Yang Diikuti 26.777 Pelajar SD dan SMP
    PN Pekanbaru Vonis 1 Tahun 6 Bulan Terdakwa Pemalsuan Surat Tanah
    Kapolres Kampar Melepas Peserta Festival Sampan Hias Acara Balimau Kasai Menyambut Ramadhan
    Caleg di Kabupaten Meranti Dijatuhi Vonis 3 Bulan Penjara
    Bupati Kampar Amanahkan Ketua BNK Kepada Yusri
    Presiden Tekankan Pentingnya Penyelesaian Masalah Sengketa Lahan
    Wabup Bangga Pemilu di Inhil Berjalan Lancar
    Bupati Amril Terima Penghargaan dari Menkumham
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved