www.transriau.com
07:31 WIB - Bupati Inhil Sambut Kunjungan Kerja Perdana Gubernur Riau | 13:43 WIB - Idris Laena Dorong IKM di Riau Ciptakan Wirausaha Baru | 22:39 WIB - DPRD dan Pemerintah Kota Pekanbaru Temui Menteri PPPA | 20:11 WIB - HM Wardan Hadiri Pembukaan Operasi Katarak Gratis Di RSUD Puri Husada | 20:01 WIB - Bupati Inhil Serahkan LKPD Tahun Anggaran 2018 Kepada BPK | 12:01 WIB - Posisi Wakil Ketua DPRD Riau Partai Demokrat Berganti, Ketua dan Sekretaris Kompak Bungkam
  Senin, 25 Maret 2019 | Jam Digital
Follow:
 
Polres Pelalawan Mengajak Komponen Masyarakat Untuk Deklarasi Anti Hoax, Hate Speech dan Isu Sara

Jumat, 09/03/2018 - 23:06:11 WIB

TERKAIT:
 
  • Polres Pelalawan Mengajak Komponen Masyarakat Untuk Deklarasi Anti Hoax, Hate Speech dan Isu Sara
  •  

    Dalam rangka mencegah beredar berita Hoax di Media Sosial (Medsos) , Polres Pelalawan menggelar deklarasi anti hoax, hate speech ( Ujaran Kebencian) dan isu sara  bertempat di aula Teluk Meranti Mapolres Pelalawan, yang diikuti seluruh komponen masyarakat Kabupaten Pelalawan,Jum'at ( 9/3/2018).

    Dari pantauan awak media dilokasi acara, aula  dipenuhi oleh komponen masyarakat dari berbagai lembaga, instansi ,LAM,organisasi profesi, paguyuban, organisasi kepemudaan, sosial dan masyarakat,tomas,toga dan lainnya. Komponen masyarakat begitu antusias mengikuti acara deklarasi anti hoax, hate speech dan isu sara yang digelar polres Pelalawan tersebut.

    Kapolres Pelalawan AKBP. Kaswandi Irwan,SIK dalam sambutan pembuka acara deklarasi menyampaikan bahwa maraknya informasi dan berita yang beredar di media sosial yang cenderung mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dibutuhkan sikap dan komitmen bersama dari seluruh lapisan masyarakat untuk menangkis seluruh informasi hoax, ujaran kebencian dan sara yang akan memecah belah NKRI

    " Banyaknya berita dan informasi yang beredar bahwa telah terjadi penyerangan para ulama, namun setelah dicek dan ditindaklanjuti hanya 4 kejadian saja. Tentu ini akan menimbulkan kecemasan ditengah - tengah masyarakat. Bapak Kapolri dengan tegas menyampaikan tidak ada ancaman yang sasarannya kepada para ulama.Polri bersama lapisan masyarakat siap menjaga para ulama dan menciptakan situasi yang kondusif terkhusus di Kabupaten Pelalawan," ucapnya.

    Kapolres juga menyampaikan sangsi pidana  bagi pelaku penyebar berita Hoax dan Hate Speech yang diatur dalam Undang- Undang No.11 tahun 2008 tentang  ITE ( Informasi dan Transaksi Elektronik ), dimana tim cyber crime Polri sudah menindak beberapa pelaku hoax dibeberapa wilayah NKRI .

    " Bagi penyebar hoax  dan Hate Speech dapat dijerat Undang - Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dengan ancaman hukuman 6 (enam) tahun penjara dan denda maksimal Rp. 100.000.000 ,- ," ungkapnya.

    "  Polri akan bekerja secara profesional,  untuk itu mohon dukungan dan doa dari seluruh lapisan masyarakat dalam menindak para pelaku hoax ini " tambahnya.

    Sementara itu perwakilan Dandim 0313 /KPR Letkol Inf Beny Setiyanto  yang diwakili Perwira penghubung ( Pabung ) Mayor inf Untung Kuswanto menyampaikan TNI mendukung langkah Kepolisian dalam mendeklarasi anti hoax,hate speech dan isu sara ditengah - tengah masyarakat.

    Sekda Pelalawan H.Tengku Mukhlis, M. Si dalam sambutannya menyampaikan munculnya kata hoax. Lalu bagaimana istilah "hoax" menjadi populer? Hal ini bermula sejak pemutaran film The Hoax yang dibintangi Richard gere pada 2006 lalu. Film yang disutradarai Lasse Hallstrom yang skenarionya ditulis oleh William Wheeler ini diangkat dari sebuah buku yang berjudul sama karya Clifford Irving.

    Namun walaupun diadaptasi dari buku Irving, cerita filmnya justru banyak mengalami perubahan sehingga versi filmnya tidak mirip sama sekali dengan buku.

    Karena kepopuleran film ini, akhirnya banyak orang yang kemudian latah menggunakannya untuk menggambarkan suatu kebohongan. Nah semakin lama penggunaan kata "hoax" menjadi populer dan menyebar ke seluruh belahan bumi, termasuk Indonesia.

    " Pemerintah Kabupaten Pelalawan tentunya berharap dengan deklarasi ini seluruh komponen masyarakat bertanggung jawab bersama sama menangkis berita dan informasi hoax, " terangnya. 

    H. Fadel Harahap Ketua Forum Kerukunan Ummat Beragama (FKUB)  Pelalawan juga menyampaikan dukungan serta berharap Kabupaten Pelalawan yang multi etnis dan agama dapat terus bersatu menangkis hoax yang memecah belah persatuan.

    Dipenghujung acara, Ketua PWI Pelalawan Asnol Mubarack, M. SI memimpin pembacaan deklarasi yang di ikuti oleh para peserta  dan adapun isi dari deklarasi  tersebut yaitu menolak seluruh berita hoax,menolak isu sara yang akan memecah belah NKRI dan santun dalam menggunakan internet atau medsos.

    Seusai pembacaan deklarasi acara dilanjutkan dengan penandatanganan deklarasi oleh Kapolres Pelalawan, Sekda Kab.Pelalawan, Pabung dan di ikuti oleh masing - masing perwakilan  komponen masyarakat. (Edi)



     
    Berita Terkini:
  • Bupati Inhil Sambut Kunjungan Kerja Perdana Gubernur Riau
  • Idris Laena Dorong IKM di Riau Ciptakan Wirausaha Baru
  • DPRD dan Pemerintah Kota Pekanbaru Temui Menteri PPPA
  • HM Wardan Hadiri Pembukaan Operasi Katarak Gratis Di RSUD Puri Husada
  • Bupati Inhil Serahkan LKPD Tahun Anggaran 2018 Kepada BPK
  • Posisi Wakil Ketua DPRD Riau Partai Demokrat Berganti, Ketua dan Sekretaris Kompak Bungkam
  • UIR dan IIUM Sepakat Gelar Konferensi Universitas Islam se Asia Tenggara
  • PWI Riau Bekerjasama Dengan SKK Migas Gelar Pelatihan Jurnalistik Wartawan Migas dan UKW
  • Tiga Fakultas di UIR Rencanakan Joint Reseach Bersama IIUM
  • UIR-USIM Sepakat Kerjasama di Bidang Pendidikan
  • Bupati Kampar Tandatangani Zona Integritas di Badan Pertanahan Kampar
  • Kades Koto Aman Mobilisasi Warganya Pulang Kampung
  • Pemkab Inhil Serahkan Bantuan Bagi Warga Sulteng Korban Bencana Gempa dan Tsunami
  • Pemkab Siak Serahkan laporan Hasil Keuangan ke-BPK Perwakilan Riau
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    3 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    4 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    5 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    6 Advetorial Pemprov Riau
    Pemprov Riau Akan Bangun 2000 RLH di Tahun 2016
    7 Kodim 0314/Inhil Gelar Lomba Cerdas Cermat Bela Negara (LCCBN)
    8 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
    9 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    10 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
     
    TRANS PILIHAN
    Minggu, 24/03/2019 - 13:43 WIB
    Idris Laena Dorong IKM di Riau Ciptakan Wirausaha Baru
    Bupati Inhil Serahkan LKPD Tahun Anggaran 2018 Kepada BPK
    Walikota Pekanbaru Serahkan 53 Sertifikat Tanah Masyarakat Rumbai
    BRK Sabet 3 Penghargaan Ajang Infobank 2nd Satisfaction Loyalty Engagement Award 2019
    Capres Nomor Urut 02 Prabowo Subianto Sapa Masyarakat Riau
    Bawaslu Dumai Temukan Ribuan Surat Suara Rusak
    PWI Riau Silaturahmi Dengan Menteri LHK
    Jajaran Pemkab Inhil Ikuti Bimtek SAKIP
    Pidato Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Periode 2019-2024 Pada Rapat Paripurna DPRD Riau
    Bupati Kampar Hadiri Syukuran Peresmian Jembatan Gantung Desa Pulau Rambai
    Dalam Sehari MPP Proses 700 Perizinan
    Kota Pekanbaru Terima Bantuan Pendidikan dan Kemendikbud Sebesar Rp401, 5 Miliyar
    Bupati Inhil Ziarah Makam Syech Mohammad Arsyad Albanjari dan Datuk Landak
    Menteri Pendidikan Terpukau Saksikan Penampilan Siswa di Riau
    Ustadz Mas’ud Tahidin Kupas Soal Motivasi Kerja di Al Munawwarah UIR
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved