www.transriau.com
21:18 WIB - Sekda Bengkalis Minta Masyarakat Proaktif Sukseskan Pemilu 2019 | 21:03 WIB - Bupati Kampar Hadiri RUPS LB Bank Riau Kepri di Batam | 21:00 WIB - Menteri Perhubungan RI didampingi Gubernur Riau Kenderai Motor dari VIP Lancang Kuning | 13:10 WIB - Akhirnya Badan Perfilman Indonesia Ikat Kerjasama dengan Negeri Istana | 13:05 WIB - Bawaslu Evaluasi Pengawasan Pilgubri, Persiapan Pemilu 2019 | 12:45 WIB - Manasik Haji Tingkat RA se Kabupaten Kampar Berjalan Khidmat
  Rabu, 19 09 2018 | Jam Digital
Follow:
 
Program Imunisasi MR Pemerintah Pusat Selaras dengan Program Pelalawan Sehat

Senin, 27/08/2018 - 06:23:24 WIB

Bupati Pelalawan, HM Harris membuka pencanangan kampanye imunisasi campak dan rubella atau measles rubella (MR) bertempat di SDN 006 Pangkalan Kerinci, Rabu (1/8/2018)
TERKAIT:
 
  • Program Imunisasi MR Pemerintah Pusat Selaras dengan Program Pelalawan Sehat
  •  

    Program imunisasi vaksin Measles Rubella (MR) dari Kementerian Kesehatan RI atau Pemerintah Pusat selaras dengan Pelalawan Sehat. hal ini ditandai pencanagan program Imunisasi vaksin Measles Rubella (MR) atau vaksinasi campak dan Rubella di Kabupaten Pelalawan pada Rabu (1/8/2018) bertempat di SD Negeri 006 Pangkalan Kerinci

    Bupati Pelalawan HM Harris mengatakan bahwa Anak yang belum di imunisasi vaksin maka akan sangat rentan tertular penyakit penyakit campak dan Rubella. Oleh karena itu tugas pemerintah adalah membentengi warga masyarakat untuk melawan virus ini yaitu dengan melakukan imunisasi.

    “Kita ingin menciptakan generasi yang sehat sesuai dengan program kita yang dicanangkan yakni Pelalawan Sehat. Saya berharap kepada orang tua tidak menganggap remeh gerakan imunisasi masal itu. Penyakit campak dan measles rubella tidak ada obatnya," Kata HM Harris

    Dikatakannya, program vaksinasi MR dari kementerian kesehatan sebagai wujud tanggung jawab pemerintah memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dan mempersiapkan generasi penerus bangsa yang bebas camapak dan Rubela. Sementara di Kabupaten Pelalawan sendiri adalah program strategis yaitu Pelalawan Sehat.

    Harris berharap dukungan dari semua elemen masyarakat untuk menuntaskan program ini. Dia menargetkan Program ini dapat dituntaskan 95 persen sampai akhir September nanti

    Keesokan harinya, MUI Pelalawan  menyurati ke Bupati Pelalawan agar menunda sementara pemberian vaksin Rubella kepada anak-anak berusia 9 bulan sampai 15 tahun.

    Ketua MUI Pelalawan, Iswadi Lc menjelaskan bahwa penegasan penundaan ini juga sudah sesuai dengan Keputusan MUI Pusat untuk menunda dilakukannya penyuntikan vaksin Campak MR. Apalagi sampai saat ini belum ada keputusan resmi dari LP POM MUI Pusat terhadap keberadaan vaksin tersebut.

    “Kami hanya berharap agar masyarakat muslim tidak ikut serta dalam proses penyuntikan vaksin Campak MR, sampai adanya keputusan resmi dari LP POM MUI Pusat,” ungkapnya.

    Lanjutnya, surat penundaan yang disampaikan MUI Pelalawan ini sekaligus menjawab keraguan sebagian masyarakat muslim, yang menyatakan bahwa imunisasi sebagai konsep pencegahan itu bertentangan dengan ketentuan keagaman, khususnya ikhtiar.

    “Nah, surat yang kami berikan itu mengonfirmasi hal ini. Akan tetapi, kebolehannya itu disyaratkan dengan menggunakan vaksin halal,” kata dia.

    Karena itu, dia mengingatkan kepada masyarakat bahwa imunisasi sebuah proses yang menggunakan vaksin. Maka itu harus dipastikan kehalalannya.

    “Maka vaksinnya harus dipastikan halal dan suci, dan sampai saat ini vaksin yang digunakan untuk imunisasi MR belum bersertifikat halal karena itu kami menyampaikan surat penundaan pemberian vaksin ini,” tandas Iswadi.

    Bupati Pelalawan, HM Harris membuka pencanangan kampanye imunisasi campak dan rubella atau measles rubella (MR) bertempat di SDN 006 Pangkalan Kerinci, Rabu (1/8/2018)

    Keinginan MUI Kabupaten Pelalawan untuk menunda pelaksanaan imunisasi MR di respon langsung oleh Sekretariat Pemerintah Daerah, Surat Edaran di keluarkan kepada seluruh Puskesmas dan sekolah sekolah agar menghentikan pelaksanaan imunisasi campak dan Rubela.

    Surat edaran dibuat setelah dilangsungkan rapat  bersama unsur-unsur terkait. Rapat tersebut mengambil kesepakatan untuk melakukan penundaan sementara pelaksanaan kegiatan vaksinasi MR di Kabupaten Pelalawan. Penundaan sementara ini sampai adanya fatwa/keputusan/kebijakan dari MUI Pusat terkait hal ini.

    "Ya, kita lakukan penundaan sementara sampai ada kejelasan dari MUI Pusat soal pemberian suntikan MR ini," kataSekdakab Pelalawan, Drs HT Mukhlis, sekaligus pimpinan rapat di pertemuan tersebut dalam pers release-nya, Jum'at (3/8/2018).

    Sekda menjelaskan penundaan ini hanya berlaku sampai dengan tanggal 10 Agustus saja. Artinya, jika sampai dengan tanggal tersebut belum ada fatwa/keputusan/kebijakan dari MUI maka pemberian vaksinasi MR akan dilanjutkan. Namun dengan memberikan pilihan bagi masyarakat yang menolak dengan menandatangani Surat Pernyataan.

    "Dalam rapat kita tadi bersama Ketua MUI, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan, Kadisdik, Kadiskes dan unsur terkait lainnya, kita juga sepakat mendukung pemberian vaksinasi MR bagi anak-anak usia 9 bulan sampai 15 tahun mengingat dampak cacat bawaan yang disbabkan rubella," ujarnya.

    Walau tidak ada aturan yang melarang pemberian  imunisasi MR di sekolah sekolah, lanjut Endid, Namun yang harus digarisbawahi bahwa pemberian vaksin MR tidak ada paksaan apapun. Artinya, jika ada orangtua yang melarang anaknya atau ada sekolah yang tak mau dilakukan pemberian vaksin, pihaknya pun tak akan memaksa. “Jika ada orangtua yang tak mau anaknya diberi vaksin, kami takkan memaksa,” ungkapnya.

    Pemerintah daerah Kabupaten Pelalawan menargetkan realisasi 95 persen pemberian vaksin MR selama waktu dua bulan sebagaimana ditetapkan Kementerian kesehatan, Diskes Pelalawan sendiri optimis target tersebut akan tercapai pada akhir September nanti.

    “Kita ini kan perpanjangan tangan Kementerian Kesehatan di daerah, jadi kita harus bekerja maksimal dalam menyukseskan program ini, pun dengan program yang digalakkan oleh Pemerintah daerah, yakni Pelalawan Sehat, semua terangkum disini, jadi target 95 persen, kita optimis,” tegasnya

    Bupati Pelalawan, HM Harris membuka pencanangan kampanye imunisasi campak dan rubella atau measles rubella (MR) bertempat di SDN 006 Pangkalan Kerinci, Rabu (1/8/2018)

    Endid juga menjelaskan, untuk pemberian imunisasi MR kepada anak balita atau anak diluar usia sekolah akan dilakukan pada bulan September, para orang tua dapat mendatangi Puskesmas, Posyandu terdekat. “Petugas akan mendatangi Playgroup dan tempat penitipan anak semua akan dapat vaksin, karena manfaat nya besar,” pungkasnya

    Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia telah mengeluarkan fatwa Nomor 33 Tahun 2018 tentang penggunaan vaksin measless dan rubella untuk imunisasi. MUI menyatakan, pada dasarnya vaksin yang diimpor dari Serum Institute of India itu haram karena mengandung babi. Namun, penggunaannya saat ini dibolehkan karena keterpaksaan.

    "Dalam proses produksinya menggunakan bahan yang berasal dari babi. Tetapi, penggunaan vaksin MR produk dari Serum Institute of India, pada saat ini, dibolehkan (mubah)," kata Ketua Komisi Fatwa MUI Hasanuddin dalam keterangan tertulisnya, Senin (20/8/2018)

    Dikatakannya, ada tiga alasan kenapa MUI untuk sementara ini membolehkan penggunaan vaksin MR. Pertama, adanya kondisi keterpaksaan (darurat syar’iyyah). Kedua, belum ditemukan vaksin MR yang halal dan suci. Ketiga, ada keterangan dari ahli yang kompeten dan dipercaya tentang bahaya yang ditimbulkan akibat tidak diimunisasi vaksin MR.

    Dengan adanya Fatwa MUI tersebut, yang menyatakan bahwa Vaksin MR boleh digunakan untuk memberikan imunisasi kepada anak, maka diharapkan kepada masyarakat Kabupaten Pelalawan khusus nya yang msulim untuk tidak mempermasalahkan pemberian vaksin ini kepada anaknya, sebagaimana fatwa MUI.

    “Fatwa MUI kan mubah (boleh), alasannya sebagaimana di tertuang di Fatwa MUI, kita ikuti saja, tapi tetap saja kita minta persetujuan orang tua, kalau mau di imunisasi kita lakukann, kalau tidak mau tidak juga jadi masalah,” kata Kadiskes Pelalawan, dr Endid. (Adv/fd)



     
    Berita Terkini:
  • Sekda Bengkalis Minta Masyarakat Proaktif Sukseskan Pemilu 2019
  • Bupati Kampar Hadiri RUPS LB Bank Riau Kepri di Batam
  • Menteri Perhubungan RI didampingi Gubernur Riau Kenderai Motor dari VIP Lancang Kuning
  • Akhirnya Badan Perfilman Indonesia Ikat Kerjasama dengan Negeri Istana
  • Bawaslu Evaluasi Pengawasan Pilgubri, Persiapan Pemilu 2019
  • Manasik Haji Tingkat RA se Kabupaten Kampar Berjalan Khidmat
  • Nasdem Ingin Taufik dan Triwisaksana Diadu untuk Jadi Wagub DKI
  • Novanto Kembali Sebut 9 Nama Anggota DPR Dugaan Terima Uang E-KTP
  • Sekda Apresiasi Semangat Peserta Kirab Pemuda Nusantara
  • Kabupaten Bengkalis Juara Umum Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Provinsi Riau
  • HM Wardan Harapkan MTQ Kecamatan Tempuling Hasilkan Qori dan Qori'ah Unggul
  • BPJS Himbau Masyarakat Mendaftarkan Calon Bayi Semasa Dalam Kandungan
  • Syamsuar Borong Hasil Karya Foto KPC
  • Syamsuar “Bujuk” Insan Film Nasional Filmkan Negeri Istana
  • Zulmansyah: Semoga Menjadi Haji Mabrur
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    3 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    4 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    5 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    6 Kodim 0314/Inhil Gelar Lomba Cerdas Cermat Bela Negara (LCCBN)
    7 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    8 Advetorial Pemprov Riau
    Pemprov Riau Akan Bangun 2000 RLH di Tahun 2016
    9 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
    10 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
     
    TRANS PILIHAN
    Rabu, 19/09/2018 - 21:00 WIB
    Menteri Perhubungan RI didampingi Gubernur Riau Kenderai Motor dari VIP Lancang Kuning
    Sekko Pekanbaru Hadiri Pencanangan TNI Manunggal KB-Kes 2018
    Malam Apresiasi Jadikan FKIJK Riau Tambah Solid
    Temukan Solusi Harga Kelapa
    Bupati Inhil HM Wardan Sambangi Kediaman Prof Wisnu Gardjito
    Hadiri Haketnas di Riau, BJ Habibi Dipakaikan Tanjak
    DPRD Bersama OPD Terkait Bahas Penundaan Imunisasi Campak Measles Rubella di Kabupaten Inhil
    SMA dan SMK di Wilayah Operasi SKK Migas Lakukan Edukasi pada Pekanbaru Raya Expo
    UIR dan IPB Sepakati Nota Kesepahaman di Bidang Pendidikan
    Mendagri Keluarkan Surat Melibatkan Program Gubernur Terpilih Dalam Penyusunan KUA - PPAS 2019
    Syamsuar Jabat Ketua Mabicab Pramuka Kabupaten Siak
    Pemkab Inhil Berikan Perhatian Serius Terhadap Pembangunan Bidang Keagamaan
    Sekda Inhil Apresiasi Pendidikan Kecamatan Kempas
    Bupati Inhil HM Wardan Hadiri Rakornas TPID Ke - 7
    Sekda Inhil Ikuti Jalan Santai Bersempena Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa
    Bupati Inhil HM Wardan Resmikan Peluncuran Sistem Inpas
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved