www.transriau.com
09:29 WIB - Inhil Peroleh Bantuan Program Indonesia Terang | 13:20 WIB - Sahabat Pondok Ijo 2 Bersama PWI Riau Peduli Serahkan 103 Nasi Bungkus | 13:13 WIB - Galeri Foto Bupati dan Wakil Bupati Inhil Bersama-sama Mengikuti Festival Pawai Budaya | 12:59 WIB - Pemkab Inhil Gelar Festival Pawai Budaya | 09:40 WIB - PWI Riau Serahkan Dana Sumbangan ke Anggota PWI Pelalawan Korban Kebakaran | 08:01 WIB - Bupati Inhil Bersama PKH dan Launching Labelisasi Serta Graduasi Mandiri KPM PKH Tahun 2019
  Selasa, 22 Oktober 2019 | Jam Digital
Follow:
 
Program Imunisasi MR Pemerintah Pusat Selaras dengan Program Pelalawan Sehat

Senin, 27/08/2018 - 06:23:24 WIB

Bupati Pelalawan, HM Harris membuka pencanangan kampanye imunisasi campak dan rubella atau measles rubella (MR) bertempat di SDN 006 Pangkalan Kerinci, Rabu (1/8/2018)
TERKAIT:
 
  • Program Imunisasi MR Pemerintah Pusat Selaras dengan Program Pelalawan Sehat
  •  

    Program imunisasi vaksin Measles Rubella (MR) dari Kementerian Kesehatan RI atau Pemerintah Pusat selaras dengan Pelalawan Sehat. hal ini ditandai pencanagan program Imunisasi vaksin Measles Rubella (MR) atau vaksinasi campak dan Rubella di Kabupaten Pelalawan pada Rabu (1/8/2018) bertempat di SD Negeri 006 Pangkalan Kerinci

    Bupati Pelalawan HM Harris mengatakan bahwa Anak yang belum di imunisasi vaksin maka akan sangat rentan tertular penyakit penyakit campak dan Rubella. Oleh karena itu tugas pemerintah adalah membentengi warga masyarakat untuk melawan virus ini yaitu dengan melakukan imunisasi.

    “Kita ingin menciptakan generasi yang sehat sesuai dengan program kita yang dicanangkan yakni Pelalawan Sehat. Saya berharap kepada orang tua tidak menganggap remeh gerakan imunisasi masal itu. Penyakit campak dan measles rubella tidak ada obatnya," Kata HM Harris

    Dikatakannya, program vaksinasi MR dari kementerian kesehatan sebagai wujud tanggung jawab pemerintah memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dan mempersiapkan generasi penerus bangsa yang bebas camapak dan Rubela. Sementara di Kabupaten Pelalawan sendiri adalah program strategis yaitu Pelalawan Sehat.

    Harris berharap dukungan dari semua elemen masyarakat untuk menuntaskan program ini. Dia menargetkan Program ini dapat dituntaskan 95 persen sampai akhir September nanti

    Keesokan harinya, MUI Pelalawan  menyurati ke Bupati Pelalawan agar menunda sementara pemberian vaksin Rubella kepada anak-anak berusia 9 bulan sampai 15 tahun.

    Ketua MUI Pelalawan, Iswadi Lc menjelaskan bahwa penegasan penundaan ini juga sudah sesuai dengan Keputusan MUI Pusat untuk menunda dilakukannya penyuntikan vaksin Campak MR. Apalagi sampai saat ini belum ada keputusan resmi dari LP POM MUI Pusat terhadap keberadaan vaksin tersebut.

    “Kami hanya berharap agar masyarakat muslim tidak ikut serta dalam proses penyuntikan vaksin Campak MR, sampai adanya keputusan resmi dari LP POM MUI Pusat,” ungkapnya.

    Lanjutnya, surat penundaan yang disampaikan MUI Pelalawan ini sekaligus menjawab keraguan sebagian masyarakat muslim, yang menyatakan bahwa imunisasi sebagai konsep pencegahan itu bertentangan dengan ketentuan keagaman, khususnya ikhtiar.

    “Nah, surat yang kami berikan itu mengonfirmasi hal ini. Akan tetapi, kebolehannya itu disyaratkan dengan menggunakan vaksin halal,” kata dia.

    Karena itu, dia mengingatkan kepada masyarakat bahwa imunisasi sebuah proses yang menggunakan vaksin. Maka itu harus dipastikan kehalalannya.

    “Maka vaksinnya harus dipastikan halal dan suci, dan sampai saat ini vaksin yang digunakan untuk imunisasi MR belum bersertifikat halal karena itu kami menyampaikan surat penundaan pemberian vaksin ini,” tandas Iswadi.

    Bupati Pelalawan, HM Harris membuka pencanangan kampanye imunisasi campak dan rubella atau measles rubella (MR) bertempat di SDN 006 Pangkalan Kerinci, Rabu (1/8/2018)

    Keinginan MUI Kabupaten Pelalawan untuk menunda pelaksanaan imunisasi MR di respon langsung oleh Sekretariat Pemerintah Daerah, Surat Edaran di keluarkan kepada seluruh Puskesmas dan sekolah sekolah agar menghentikan pelaksanaan imunisasi campak dan Rubela.

    Surat edaran dibuat setelah dilangsungkan rapat  bersama unsur-unsur terkait. Rapat tersebut mengambil kesepakatan untuk melakukan penundaan sementara pelaksanaan kegiatan vaksinasi MR di Kabupaten Pelalawan. Penundaan sementara ini sampai adanya fatwa/keputusan/kebijakan dari MUI Pusat terkait hal ini.

    "Ya, kita lakukan penundaan sementara sampai ada kejelasan dari MUI Pusat soal pemberian suntikan MR ini," kataSekdakab Pelalawan, Drs HT Mukhlis, sekaligus pimpinan rapat di pertemuan tersebut dalam pers release-nya, Jum'at (3/8/2018).

    Sekda menjelaskan penundaan ini hanya berlaku sampai dengan tanggal 10 Agustus saja. Artinya, jika sampai dengan tanggal tersebut belum ada fatwa/keputusan/kebijakan dari MUI maka pemberian vaksinasi MR akan dilanjutkan. Namun dengan memberikan pilihan bagi masyarakat yang menolak dengan menandatangani Surat Pernyataan.

    "Dalam rapat kita tadi bersama Ketua MUI, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan, Kadisdik, Kadiskes dan unsur terkait lainnya, kita juga sepakat mendukung pemberian vaksinasi MR bagi anak-anak usia 9 bulan sampai 15 tahun mengingat dampak cacat bawaan yang disbabkan rubella," ujarnya.

    Walau tidak ada aturan yang melarang pemberian  imunisasi MR di sekolah sekolah, lanjut Endid, Namun yang harus digarisbawahi bahwa pemberian vaksin MR tidak ada paksaan apapun. Artinya, jika ada orangtua yang melarang anaknya atau ada sekolah yang tak mau dilakukan pemberian vaksin, pihaknya pun tak akan memaksa. “Jika ada orangtua yang tak mau anaknya diberi vaksin, kami takkan memaksa,” ungkapnya.

    Pemerintah daerah Kabupaten Pelalawan menargetkan realisasi 95 persen pemberian vaksin MR selama waktu dua bulan sebagaimana ditetapkan Kementerian kesehatan, Diskes Pelalawan sendiri optimis target tersebut akan tercapai pada akhir September nanti.

    “Kita ini kan perpanjangan tangan Kementerian Kesehatan di daerah, jadi kita harus bekerja maksimal dalam menyukseskan program ini, pun dengan program yang digalakkan oleh Pemerintah daerah, yakni Pelalawan Sehat, semua terangkum disini, jadi target 95 persen, kita optimis,” tegasnya

    Bupati Pelalawan, HM Harris membuka pencanangan kampanye imunisasi campak dan rubella atau measles rubella (MR) bertempat di SDN 006 Pangkalan Kerinci, Rabu (1/8/2018)

    Endid juga menjelaskan, untuk pemberian imunisasi MR kepada anak balita atau anak diluar usia sekolah akan dilakukan pada bulan September, para orang tua dapat mendatangi Puskesmas, Posyandu terdekat. “Petugas akan mendatangi Playgroup dan tempat penitipan anak semua akan dapat vaksin, karena manfaat nya besar,” pungkasnya

    Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia telah mengeluarkan fatwa Nomor 33 Tahun 2018 tentang penggunaan vaksin measless dan rubella untuk imunisasi. MUI menyatakan, pada dasarnya vaksin yang diimpor dari Serum Institute of India itu haram karena mengandung babi. Namun, penggunaannya saat ini dibolehkan karena keterpaksaan.

    "Dalam proses produksinya menggunakan bahan yang berasal dari babi. Tetapi, penggunaan vaksin MR produk dari Serum Institute of India, pada saat ini, dibolehkan (mubah)," kata Ketua Komisi Fatwa MUI Hasanuddin dalam keterangan tertulisnya, Senin (20/8/2018)

    Dikatakannya, ada tiga alasan kenapa MUI untuk sementara ini membolehkan penggunaan vaksin MR. Pertama, adanya kondisi keterpaksaan (darurat syar’iyyah). Kedua, belum ditemukan vaksin MR yang halal dan suci. Ketiga, ada keterangan dari ahli yang kompeten dan dipercaya tentang bahaya yang ditimbulkan akibat tidak diimunisasi vaksin MR.

    Dengan adanya Fatwa MUI tersebut, yang menyatakan bahwa Vaksin MR boleh digunakan untuk memberikan imunisasi kepada anak, maka diharapkan kepada masyarakat Kabupaten Pelalawan khusus nya yang msulim untuk tidak mempermasalahkan pemberian vaksin ini kepada anaknya, sebagaimana fatwa MUI.

    “Fatwa MUI kan mubah (boleh), alasannya sebagaimana di tertuang di Fatwa MUI, kita ikuti saja, tapi tetap saja kita minta persetujuan orang tua, kalau mau di imunisasi kita lakukann, kalau tidak mau tidak juga jadi masalah,” kata Kadiskes Pelalawan, dr Endid. (Adv/fd)



     
    Berita Terkini:
  • Inhil Peroleh Bantuan Program Indonesia Terang
  • Sahabat Pondok Ijo 2 Bersama PWI Riau Peduli Serahkan 103 Nasi Bungkus
  • Galeri Foto Bupati dan Wakil Bupati Inhil Bersama-sama Mengikuti Festival Pawai Budaya
  • Pemkab Inhil Gelar Festival Pawai Budaya
  • PWI Riau Serahkan Dana Sumbangan ke Anggota PWI Pelalawan Korban Kebakaran
  • Bupati Inhil Bersama PKH dan Launching Labelisasi Serta Graduasi Mandiri KPM PKH Tahun 2019
  • Galeri Foto Puncak Peringatan Harla Muslimat NU Kabupaten Inhil ke 73
  • Bakal Calon Bupati Pelalawan Budi Artiful Jalin Silahturrahmi Dengan Wartawan
  • DANA dan JNE Bersinergi Dukung Akselerasi Ekonomi Digital Indonesia
  • Bupati Harapkan PKH Bersinergi dengan Program-program Unggulan Pemkab Inhil
  • HM Wardan : Peringatan Harlah Muslimat NU Ke-73 Momentum Kebangkitan di Kabupaten Inhil
  • PC Muslimat NU Inhil Jalin Silahturrahmi dengan Pengurus Pusat
  • SKK Migas - Chevron dan UIR Bangun Migas Center Pertama di Riau
  • Bupati HM Wardan Ikuti Rapat Forkopimda Bersama Gubernur Riau
  • Firman dan Herfran Raih Medali Emas di Macau
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    3 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    4 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    5 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    6 Advetorial Pemprov Riau
    Pemprov Riau Akan Bangun 2000 RLH di Tahun 2016
    7 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
    8 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    9 Kodim 0314/Inhil Gelar Lomba Cerdas Cermat Bela Negara (LCCBN)
    10 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
     
    TRANS PILIHAN
    Jumat, 18/10/2019 - 07:26 WIB
    Bakal Calon Bupati Pelalawan Budi Artiful Jalin Silahturrahmi Dengan Wartawan
    SKK Migas - Chevron dan UIR Bangun Migas Center Pertama di Riau
    Gangguan Tidur Karena Cemas Pada Ibu Hamil
    Petani Karet Desa Airpanas Rokan Hulu Merasa Lega Setelah MoU Dengan PT BRI AGRO dan PTPN V
    Junior PTPN 5 U11, Raih Juara Pemain Terbaik dan Top Skorer Pada FOPSSI di Yogyakarta
    Bupati HM.Wardan Hadiri Istighosah Kebangsaan Se-Provinsi Riau
    Bupati Wardan Hadiri acara Pisah Sambut Dandim 0314/Inhil
    HM Wardan Resmikan Rumah Tahfizd Desa Danau Pulai Kempas
    Hj. Zulaikhah Wardan Lantik Pengurus PMI Kecamatan Kuindra Masa Bakti 2019-2024
    Bupati HM.Wardan Hadiri Rapat bersama Presiden RI, bahas Masalah Karlahut di Riau
    Kakanwil Kemenkum HAM Riau Letakan Batu Pertama Perluasan Kantor Imigrasi Tembilhan
    Bupati HM Wardan Hadiri Pengucapan Sumpah dan Janji Anggota DPRD Inhil Periode 2019-2024
    Wardan Lantik Pengurus DKR Inhil Masa Khidmat 2019-2024
    Bupati HM.Wardan Sambangi Posko Kesehatan Dampak Kabut Asap di Kecamatan Reteh
    HM Wardan Resmikan Mushola RSUD Tengku Sulung Pulau Kijang
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved