www.transriau.com
14:59 WIB - GKSB DPR RI Dukung Langkah Fatah dan Hamas Bersatu Lawan Israel | 23:05 WIB - Tim Gabungan Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan di Desa Lubuk Sakat | 15:47 WIB - SKK Migas-KKKS Wilayah Sumbagut Serahkan Bantuan 270 Paket Sembako ke PWI Riau | 15:36 WIB - Kejari Pelalawan Tetapkan Dua Tersangka Korupsi | 16:20 WIB - Satpolair Polres Rohil Panen Raya Perdana Tambak Ikan Hasil Binaan | 13:15 WIB - Indra Gunawan Eet Bersaksi Untuk Perkara Amril Mukminin di PN Tipikor Pekanbaru
  Sabtu, 11 Juli 2020 | Jam Digital
Follow:
 
PT Arara Abadi Bangun Kemitraan Tanaman Kehidupan Kelola Sosial di Pelalawan

Selasa, 03/12/2019 - 22:12:34 WIB

PT Arara Abadi Sinar Mas Forestry Distrik Nilo merealisasikan Program kemitraan secara bertahap tanaman kehidupan kelola social di Desa Kesuma Kabupaten Pelalawan
TERKAIT:
 
  • PT Arara Abadi Bangun Kemitraan Tanaman Kehidupan Kelola Sosial di Pelalawan
  •  

    PT Arara Abadi yang merupakan bagian dari Asia Pulp & Paper-Sinar Mas Forestry (APP-SMF) Distrik Nilo merealisasikan Program kemitraan secara bertahap tanaman kehidupan kelola social di Desa Kesuma Kabupaten Pelalawan.

    Hal ini terlihat dari sudah berjalannya hampir 1 tahun program penanaman Manihot glaziovii  (masyarakat menyebutnya ubi kayu racun) kepada masyarakat Desa Kesuma Kabupaten Pelalawan.

    Selain tanaman kehidupan kelola social Tanaman Holti Ubi kayu berjenis Ubi racun,  juga secara bertahap dilakukan penanaman tanaman kehidupan kelola social lainnya seperti, tanaman Pinang, Tanaman Kelapa, Tanaman Karet dan Holti/Aren.
     
    Nasrun (47) warga Dusun Satu Desa Kesuma Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan yang dipercaya sebagai Ketua Koperasi/Ketua Kelompok Desa Kesuma, mengatakan hanya mendapatkan rata-rata Rp500 ribu perminggu untuk menghidupi 1 Istri dan 5 anak, yang saat ini juga sudah mempunyai 5 cucu.

    Pria yang sehari-hari berprofesi Nelayan Sungai NIlo sejak tahun 1990 ini menyampaikan.
    pendapatan dia sebagai Nelayan saat ini hanya berkisar Rp400 ribu sampai Rp600 ribu perminggu, rata-rata 500 ribu perminggu, mau usaha lain seperti petani atau berkebun tidak lahan.

    "Maka kami menyurati Menteri (Menhut RI) dan atas petunjuk Menteri kami di mediasi oleh Pemerintahan Desa, Kecamatan dan Kabupaten Pelalawan bekerjasama dengan perusahaan Arara Abadi. Sesuai petunjuk Menteri Kehutanan dengan syarat kami tidak boleh berkebun dengan menanam tanaman kehidupan jenis sawit dilahan konsesi HTI Arara Abadi, tapi yang diperbolehkan ditanam adalah jenis tanaman kehidupan seperti kelapa dan karet dan lain-lain, maka melalui mediasi pemerintah daerah dibentuk tim desa, dan saat ini saya dipercaya sebagai Ketua Tim Desa, untuk mewujudkan tanaman kehidupan, saat ini kami bekerjasama dengan Investor untuk tanaman Holti jenis Aren dan tanaman tumpangsari ubi racun," paparnya.

    "Tanaman Aren tersebut merupakan permintaan kami masyarakat, saat ini tanaman tumpangsari Ubi sudah tertanam.

    Harapan masyarakat pada tanaman Aren, selain ada tanaman Ubi Kayu Racun dan Tanaman Sorgum (Sorghum spp), sejenis gandum penghasil tepung gandum. Kami sudah bicara dengan investor kami, dan mereka sudah bicara dengan Perusahaan Bogasari untuk kebutuhan sorgum untuk tepung gandum.

    PT Arara Abadi Sinar Mas Forestry Distrik Nilo merealisasikan Program kemitraan secara bertahap tanaman kehidupan kelola social di Desa Kesuma Kabupaten Pelalawan

    Harapan kami juga, dalam pelaksanaan penanaman ini PT Arara Abadi agar tidak ada hambatan atau terhalang, dan besar harapan kami jika ada peluang dalam tenaga kerja untuk bekerja di Arara Abadi, mohon agar dapat diinfokan," Nasrun menambahkan.
     
    Sementara itu Kepala CD/CSR (Community Development/Corporate Social Responsibility) Jos Rinaldi didampingi Humas PT AA Distrik Nilo, Zailun mengungkapkan Program tanaman kehidupan kelola social ini, adalah merupakan komitmen dan wujud dari kepedulian perusahaan terhadap kehidupan masyarakat yang berada disekitar areal konsesi perusahaan. Tujuanya agar ada peningkatan perekonomian masyarakat.

    "Giat ini akan terus kita kawal dan laksanakan komitmen ini, termasuk juga komitmen kita untuk tanaman kehidupan didaerah lainnya nanti yang ada disekitar operasional perusahaan kita. Kita juga berharap agar kita mengikuti proses dan tahap-tahap yang memang membutuhkan waktu," ujar Jos.

    Ia menambahkan saat ini pihaknya membangun 500 hektare tanaman kehidupan dan kemitraan berupa: tanaman karet, tanaman kelapa, tanaman pinang, tanaman aren yang dikombinasikan dengan Ubi Kayu, Jagung dan Sorgum. (rls)




     
    Berita Terkini:
  • GKSB DPR RI Dukung Langkah Fatah dan Hamas Bersatu Lawan Israel
  • Tim Gabungan Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan di Desa Lubuk Sakat
  • SKK Migas-KKKS Wilayah Sumbagut Serahkan Bantuan 270 Paket Sembako ke PWI Riau
  • Kejari Pelalawan Tetapkan Dua Tersangka Korupsi
  • Satpolair Polres Rohil Panen Raya Perdana Tambak Ikan Hasil Binaan
  • Indra Gunawan Eet Bersaksi Untuk Perkara Amril Mukminin di PN Tipikor Pekanbaru
  • Kepala Kemenag Pekanbaru Ajak Jemaah Haji, Pengusaha Travel dan Bank Mendukung Gerakan Wakaf Uang
  • Pemeriksaan Sekda Riau di Kejati Berimbas Pada Pencalonan Komut BRK
  • Markarius Sarankan DPRD Riau Bentuk Pansus Tenaga Kerja
  • Gubri: Ingin Institusi Pengawasan Harus Kuat
  • Rektor UIR dan Bupati Kampar Saksikan Pascasarjana Teken MoA dengan Sekda
  • Diduga Karena Persoalan Asmara, Seorang Mahasiswa ditemukan Gantung Diri
  • Pengadilan Agama Kelas IA Pekanbaru Teken MoU dengan Kemenag Akses SIPA
  • Yuyun Hidayat Serap Aspirasi Masyarakat Tapung Hulu
  • PPs UIR Silaturrahmi ke Pemko Dumai Tindaklanjuti MoU
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    3 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    4 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    5 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    6 Advetorial Pemprov Riau
    Pemprov Riau Akan Bangun 2000 RLH di Tahun 2016
    7 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
    8 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
    9 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    10 Kodim 0314/Inhil Gelar Lomba Cerdas Cermat Bela Negara (LCCBN)
     
    TRANS PILIHAN
    Minggu, 05/07/2020 - 22:04 WIB
    RAPP Raih Sertifikasi Sistem Manajemen Energi
    Walikota Pekanbaru Resmikan Koridor Baru Bus TMP
    Rekam Jejak 20 Pejabat Eselon II Pemprov Riau yang Baru dilantik Gubernur Syamsuar
    Pembatalan Pemberangkatan Jemaah Haji 1441 H/2020 M
    Pertamina EP Lirik Field Berdayakan Petani ditengah Pandemi
    Gubri Pimpin Penyemprotan Disenfektan dan Pelaksanaan Rapid Test Bukitraya
    Utamakan Keselamatan, Keberangkatan Jemaah Haji 1441H Dibatalkan
    Gubri Tinjau Persiapan Pelaksanaan New Normal Covid-19 di Rohil
    Masih Muda dan Mulai Usaha, Why Not?
    Gubri Syamsuar Sosialisasikan Program New NormalĀ 
    JNE Distribusikan Beras Bansos Pemerintah RI
    PT Selaras Abadi Utama dan Mitra Kerja Salurkan Bantuan Sosial di Pelalawan
    PT NWR dan PT NSR Kembali Salurkan Ratusan Paket Sembako Untuk Masyarakat Langgam
    PTPN V Salurkan 7.000 Paket Sembako Senilai 1 Miliar, Mendukungkung Terwujudnya New Normal
    Kontribusi Nyata Untuk Brand Lokal
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved