www.transriau.com
12:26 WIB - Nomor Urut Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis | 21:47 WIB - Bapaslon Said Hasyim-Abdul Rauf Belum Ditetapkan KPU | 21:36 WIB - Laut Masa Depan Bangsa, Indonesia Jaya | 21:10 WIB - Pemprov Riau Minta Kementerian Kelautan dan Perikanan Bangun Central Perikanan Terpadu | 21:01 WIB - Setiap Hari Satpol PP Riau Turunkan 12 Personil Disiplinkan Warga Jalankan Protokol Kesehatan | 20:37 WIB - Syamsuar Berharap Riau Science Techno Park Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
  Kamis, 24 09 2020 | Jam Digital
Follow:
 
PT Adei Plantation & Industry Setor 15 Milyar Uang Pidana Tambahan

Kamis, 13/08/2020 - 12:37:26 WIB

TERKAIT:
 
  • PT Adei Plantation & Industry Setor 15 Milyar Uang Pidana Tambahan
  •  

    Kejaksaan Negeri Kabupaten Pelalawan menerima uang sebesar 15 milyar dari PT Adei Plantation & Industry, uang tersebut merupakan pidana tambahan perbaikan akibat kebakaran lahan seluas 40 Ha pada tahun 2014 lalu. 

    Berdasarkan Putusan MA No. 2042K/Pid.Sus/2015 tanggal 14 Maret 2016 Terpidana PT. Adei Plantation & Industry, dihukum dengan pidana tambahan berupa perbaikan akibat kebakaran lahan seluas 40 ha melalui pemberian kompos dengan biaya sebesar Rp. 15.141.826.779,325.

    Terkait surat putusan tersebut pada hari Rabu, 12 Agustus 2020, Agus Kurniawan, SH, MH Kasi Pidum didampingi Kajari Pelalawan Nophy Tennophero Suoth,  SH,  MH, secara resmi telah menerima penyetoran uang tersebut dari terpidana PT Adei Plantation & Industry yang diwakili oleh Indra Gunawan selaku group manager. Uang tersebut sebelumnya telah disetorkan oleh terpidana melalui rekening Kejaksaan Negeri Pelalawan di BRI Pangkalan Kerinci. 

    Penyerahan uang Secara simbolis dilakukan bertempat di BRI Cabang Pangkalan Kerinci dengan disaksikan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Pelalawan. 

    Menurut Nophy, pihaknya mengapresiasi ketaatan terpidana PT Adei Plantation & Industry yang telah kooperatif memenuhi kewajiban hukumnya yaitu melaksanakan pidana tambahan sesuai putusan Mahkamah Agung. 

    Dijelaskan Nophy sesuai putusan Mahkamah Agung (MA) terpidana PT. Adei Plantation and Industry dinyatakan terbukti bersalah melanggar pasal 116 ayat (1) huruf a UU RI No. 32 tahun 2009 tentang PPLH dan dijatuhi hukuman pidana pokok berupa pidana Denda sebesar Rp. 1.500.000.000,- (satu milyar lima ratus juta rupiah). Pidana denda dimaksud sebelumnya  telah dibayarkan dan telah disetorkan ke Kas Negara. 

    Selain itu, terpidana juga dihukum dengan pidana tambahan berupa perbaikan akibat kerusakan lahan seluas 40 Ha melalui pemberian kompos dengan biaya sebesar Rp. 15.141.826.779,325. (Tom)



     
    Berita Terkini:
  • Nomor Urut Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis
  • Bapaslon Said Hasyim-Abdul Rauf Belum Ditetapkan KPU
  • Laut Masa Depan Bangsa, Indonesia Jaya
  • Pemprov Riau Minta Kementerian Kelautan dan Perikanan Bangun Central Perikanan Terpadu
  • Setiap Hari Satpol PP Riau Turunkan 12 Personil Disiplinkan Warga Jalankan Protokol Kesehatan
  • Syamsuar Berharap Riau Science Techno Park Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
  • Pemko Pekanbaru Siapkan 1.000 Kamar Hotel Untuk Pasien Covid-19
  • Bapenda Riau Bangun Kantor UPT
  • Pemkab Siak dan PTPN V Capai Kesepakatan Pembayaran Prefinancing Sebesar Rp33,2 Miliar
  • Gubri dan Pimpinan Dewan Teken Nota Kesepakatan KUA-PPAS Perubahan APBD Riau 2020
  • Syamsuar Apresiasi Raperda Penyelenggaraan lnvestasi Prakarsa DPRD Riau
  • Fraksi PDI Perjuangan DPRD Riau Ingatkan Pemerintah 3 Hal Terkait Zonasi Wilayah Pesisir
  • Indra Gunawan Eet dan Zukri Pamit dan Minta Maaf
  • Langkah PTPN V Memutus Penyebaran Pandemi Covid-19
  • Organisasi Pengusaha Media SMSI, Gelar Rakernas di Banten
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    3 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    4 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    5 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    6 Advetorial Pemprov Riau
    Pemprov Riau Akan Bangun 2000 RLH di Tahun 2016
    7 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
    8 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
    9 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    10 Kodim 0314/Inhil Gelar Lomba Cerdas Cermat Bela Negara (LCCBN)
     
    TRANS PILIHAN
    Selasa, 15/09/2020 - 21:48 WIB
    Profil
    Asri Auzar Saksi Sejarah dan Pejuang Terbentuknya Kabupaten Rokan Hilir
    Sekretaris DPRD Riau
    Muflihun Sosok yang Pandai Menjaga Pertemanan
    Media Center Pekanbaru Masuk Nominasi Terbaik Peringkat 7 di Indonesia
    Pekanbaru Raih Juara I Inovasi Daerah Tatanan Normal Baru untuk Sektor Hotel
    DPM-PTSP Pekanbaru Tetap Buka Layanan dimasa New Normal
    Lepaskan Jabatan Pimpinan DPRD Riau Demi Membangun Pelalawan
    Zukri: Hidup Harus Bisa Membantu Banyak Orang Terutama Orang Miskin
    Masjid Daarul Abrar DPRD Riau Kembali Disemprot Disinfektan
    Catatan Fitrah Dayun
    Bang Kri, Sang Pemberani
    H. Indra Gunawan Eet, Sang Fenomenal Yang 'Melupakan' Gelar Doktor nya
    MPP Pekanbaru Buka Layanan Tatap Muka Mengikuti Protokol Kesehatan Covid-19
    RAPP Raih Sertifikasi Sistem Manajemen Energi
    Walikota Pekanbaru Resmikan Koridor Baru Bus TMP
    Rekam Jejak 20 Pejabat Eselon II Pemprov Riau yang Baru dilantik Gubernur Syamsuar
    Pembatalan Pemberangkatan Jemaah Haji 1441 H/2020 M
    Pertamina EP Lirik Field Berdayakan Petani ditengah Pandemi
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved