www.transriau.com
22:32 WIB - Wabup Jamiluddin Inspektur Upacara HUT Damkar Ke 100, Satpol PP Dan Satlinmas | 21:48 WIB - Irma Novrita : e-KTP Belum Tercetak, Silahkan Melapor | 21:39 WIB - Sekda Kota Pekanbaru Serahkan 301 SK Pengangkatan CPNS 2018 | 20:24 WIB - Jembatan Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah dibuka Untuk Umum | 20:11 WIB - 43 Mahasiswa UIR Terima Bantuan Pendidikan dari UPZ | 20:00 WIB - Bawaslu Inhu Pastikan 68.000 Lebih Surat Suara Dapil 4 Tak Terpakai
  Selasa, 19 Maret 2019 | Jam Digital
Follow:
 
Wisata Alam Mangrove Terbaik di kampung Rawa Mekar Jaya Kabupaten Siak

Jumat, 08/06/2018 - 05:51:59 WIB

TERKAIT:
 
  • Wisata Alam Mangrove Terbaik di kampung Rawa Mekar Jaya Kabupaten Siak
  •  

    Jika anda pusing dengan hiruk pikuk kehidupan di perkotaan, tak ada salah nya saat musim libur tiba anda meluangkan waktu sejenak besama keluarga untuk melihat pemandangan indah, udara yang segar di tambah dengan kicawan suara burung burung yang merdu. Anda tidak usah jauh jauh keluar daerah untuk berwisata bersama keluaraga, saat ini di kabupaten Siak tepatnya kampung Rawa Mekar Jaya Kecamatan Sungai Apit terdapat wisata alam hutan Mangrove yang layak untuk di kunjungi.

    Kawasan ini yang dulunya rusak akibat penebangan liar, setelah di kelola kelompok sadar wisata setempat dari tahun 2012 di tetapkan sebagai area konservasi dan edukasi bagi pelajar, mahasiswa, dan pemerhati lingkungan. Ketua kelompok sadar wisata Rumah Alam Bakau Kampung Rawa Mekar Kecamatan Sungai Apit kabupaten Siak Setiono mengatakan, kawasan hutan Mangrove kampung Rawa Mekar memiliki luas 25 hektar, di dalam nya terdapat belasan satwa liar dan puluhan jenis batan bakau.

    "Kawasan hutan bakau Rawa Mekar Jaya Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak ini kita jadikan areal konservasi dan edukasi, setelah dulunya rusak akibat penebangan liar sejak tahun 2013 kita pulihkan kembali, saat ini kami sudah menanam bibit bakau kurang lebih 17 ribu batang,"ungkap Setiono, saat di hubungi pada Kamis, (7/6/2018).

    Setiono menjelaskan, Saat ini kami sedang mengembangkan fasilitas seperti akses jalan dari kayu, pos pantau, area parkir kendaraan. Untuk memasuki area hutan bakau pengunjung hanya di kenakan biaya tiket masuk perorang sebesar Rp.5000 pengunjung bisa berjalan-jalan sambil menikmati asrinya hutan mangrove dan berfoto dengan latar belakang hutan bakau ini. Sarana perahu juga disediakan untuk pengunjung yang ingin mengitari hutan mangrove melalui jalur air. Biasanya kawasan wisata bakau ramai di datangi setiap musim liburan anak sekolah dan libur lebaran masyarakat baik lokal dan juga luar kabupaten mendatangi lokasi wisata hutan mangrove ini.

    "Sebagai daerah konservasi kami saat ini terus melakukan penanaman bakau, hampir 18 ribu batang lebih yang sudah kami tanam. Kami juga menyiapkan pasilitas umum seperti jembatan kayu yang sudah di bangun sepanjang 1 kilo meter, pembangunan tempat selfe, parkir dan rumah rumah tempat istirahat bagi para pengunjung, sebagai penunjang fasilitas objek wisata,"terang Setiono.

    Ditambahkan Setiono lagi, Kegiatan wisata di area hutan mangrove disamping mampu menumbuhkan perekonomian masyarakat sekitar dengan menyediakan lapangan pekerjaan dan kesempatan usaha di sekitar area ekosistem hutan dan ekosistem pantai, juga mampu menjaga keseimbangan lingkungan dan ekosistem hutan, khususnya hutan mangrove. Sejak di canagkan oleh pemkab Siak hutan bakau kampung rawang mekar jaya, sebagai daerahn konservasi dan objek wisata edukasi, sudah banyak mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di kota pekanbaru yang melakukan penelitian dan berwisata ke tempat kami.

    "Alhamdulillah, dengan adanya tamu dan pengunjung datang kesini, daerah kami menjadi di kenal orang, sangat banyak manfaat melestarikan hutan bakau ini, selain menjaga keseimbangan alam, juga dapat mendatangkan nilai ekonomi bagi warga setempat,"pungkasnya.

    Namun yang menjadi kendala saat ini adalah akses jalan menujun lokasi di objek wisata bakau sangat memperihatinkan yang di sebapkan rusak harapannya, ini menjadi perhatian pemkab Siak agar segera diperbaiki. Sehingga untuk kelokasi wisata dapat di tempuh dangan waktu singkat. Hutan bakau ini terdapat 17 jenis batang Mangrove (bakau) diantaranya, Bakau Puteh, Kedabu, Tembusing, Api-api putih. Sedangkan hewan khas terdapat 10 jenis burung, sedangkan ikan terdapat 11 jenis, dan 9 jenis siput hutan bakau. flora dan fauna yang ada di hutan bakau ini senantiasa terjaga dari tangan-tangan yang tidak bertangung jawab ,"tandas Setiono. (Yan)




     
    Berita Terkini:
  • Wabup Jamiluddin Inspektur Upacara HUT Damkar Ke 100, Satpol PP Dan Satlinmas
  • Irma Novrita : e-KTP Belum Tercetak, Silahkan Melapor
  • Sekda Kota Pekanbaru Serahkan 301 SK Pengangkatan CPNS 2018
  • Jembatan Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah dibuka Untuk Umum
  • 43 Mahasiswa UIR Terima Bantuan Pendidikan dari UPZ
  • Bawaslu Inhu Pastikan 68.000 Lebih Surat Suara Dapil 4 Tak Terpakai
  • Bank Banten Studi Banding Pajak Online ke Bank Riau Kepri
  • Idris Laena Ajak Anak Muda Riau Menjadi Wirausaha Yang Sukses
  • Alfedri Jabat Bupati Siak Periode 2016-2021
  • Walikota Pekanbaru Firdaus Jamu Presiden DMDI dan Rombongan
  • Walikota Launching Pekanbaru Festi Night di RTH Integritas
  • BRK Wujudkan Peduli Tenaga Kerja Rentan Melalui Program GN Lingkaran BPJS Ketenagakerjaan
  • Syamsuar Terima Kunjungan Investor dari Jepang
  • PT CPI Teken MoU Dengan Empat Universitas di Riau Peningkatan Akreditasi Jurusan
  • Walikota Pekanbaru Serahkan 53 Sertifikat Tanah Masyarakat Rumbai
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    3 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    4 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    5 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    6 Advetorial Pemprov Riau
    Pemprov Riau Akan Bangun 2000 RLH di Tahun 2016
    7 Kodim 0314/Inhil Gelar Lomba Cerdas Cermat Bela Negara (LCCBN)
    8 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    9 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
    10 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
     
    TRANS PILIHAN
    Jumat, 15/03/2019 - 23:45 WIB
    Walikota Pekanbaru Serahkan 53 Sertifikat Tanah Masyarakat Rumbai
    BRK Sabet 3 Penghargaan Ajang Infobank 2nd Satisfaction Loyalty Engagement Award 2019
    Capres Nomor Urut 02 Prabowo Subianto Sapa Masyarakat Riau
    Bawaslu Dumai Temukan Ribuan Surat Suara Rusak
    PWI Riau Silaturahmi Dengan Menteri LHK
    Jajaran Pemkab Inhil Ikuti Bimtek SAKIP
    Pidato Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Periode 2019-2024 Pada Rapat Paripurna DPRD Riau
    Bupati Kampar Hadiri Syukuran Peresmian Jembatan Gantung Desa Pulau Rambai
    Dalam Sehari MPP Proses 700 Perizinan
    Kota Pekanbaru Terima Bantuan Pendidikan dan Kemendikbud Sebesar Rp401, 5 Miliyar
    Bupati Inhil Ziarah Makam Syech Mohammad Arsyad Albanjari dan Datuk Landak
    Menteri Pendidikan Terpukau Saksikan Penampilan Siswa di Riau
    Ustadz Mas’ud Tahidin Kupas Soal Motivasi Kerja di Al Munawwarah UIR
    Tindak Pidana Pemilu
    Kades Tegal Rejo Jaya Inhil ditetapkan Sebaai DPO Setelah Divonis 4 Bulan Penjara
    MPP Pekanbaru Diresmikan Menpan RB
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved