www.transriau.com
13:56 WIB - APBD Kampar Tahun 2019 Rp.2,4 Triliun | 22:21 WIB - Wabup Meranti Serahkan Piagam Bagi Insan Kesehatan Berprestasi | 21:54 WIB - PT CPI Berikan Klarifikasi Atas Tudingan Perampasan Lahan di Bangko Rohil | 21:52 WIB - DPRD Riau Minta Tambah Tenaga dan Jam Kerja Pembangunan Fly Over | 21:46 WIB - Abdul Rasyid Harahap Gantikan Zubiarsyah di DPRD Meranti | 21:44 WIB - RSUD Petala Bumi Luncurkan Aplikasi Simpati dan Sitaro
  Selasa, 13 November 2018 | Jam Digital
Follow:
 
Wisata Alam Mangrove Terbaik di kampung Rawa Mekar Jaya Kabupaten Siak

Jumat, 08/06/2018 - 05:51:59 WIB

TERKAIT:
 
  • Wisata Alam Mangrove Terbaik di kampung Rawa Mekar Jaya Kabupaten Siak
  •  

    Jika anda pusing dengan hiruk pikuk kehidupan di perkotaan, tak ada salah nya saat musim libur tiba anda meluangkan waktu sejenak besama keluarga untuk melihat pemandangan indah, udara yang segar di tambah dengan kicawan suara burung burung yang merdu. Anda tidak usah jauh jauh keluar daerah untuk berwisata bersama keluaraga, saat ini di kabupaten Siak tepatnya kampung Rawa Mekar Jaya Kecamatan Sungai Apit terdapat wisata alam hutan Mangrove yang layak untuk di kunjungi.

    Kawasan ini yang dulunya rusak akibat penebangan liar, setelah di kelola kelompok sadar wisata setempat dari tahun 2012 di tetapkan sebagai area konservasi dan edukasi bagi pelajar, mahasiswa, dan pemerhati lingkungan. Ketua kelompok sadar wisata Rumah Alam Bakau Kampung Rawa Mekar Kecamatan Sungai Apit kabupaten Siak Setiono mengatakan, kawasan hutan Mangrove kampung Rawa Mekar memiliki luas 25 hektar, di dalam nya terdapat belasan satwa liar dan puluhan jenis batan bakau.

    "Kawasan hutan bakau Rawa Mekar Jaya Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak ini kita jadikan areal konservasi dan edukasi, setelah dulunya rusak akibat penebangan liar sejak tahun 2013 kita pulihkan kembali, saat ini kami sudah menanam bibit bakau kurang lebih 17 ribu batang,"ungkap Setiono, saat di hubungi pada Kamis, (7/6/2018).

    Setiono menjelaskan, Saat ini kami sedang mengembangkan fasilitas seperti akses jalan dari kayu, pos pantau, area parkir kendaraan. Untuk memasuki area hutan bakau pengunjung hanya di kenakan biaya tiket masuk perorang sebesar Rp.5000 pengunjung bisa berjalan-jalan sambil menikmati asrinya hutan mangrove dan berfoto dengan latar belakang hutan bakau ini. Sarana perahu juga disediakan untuk pengunjung yang ingin mengitari hutan mangrove melalui jalur air. Biasanya kawasan wisata bakau ramai di datangi setiap musim liburan anak sekolah dan libur lebaran masyarakat baik lokal dan juga luar kabupaten mendatangi lokasi wisata hutan mangrove ini.

    "Sebagai daerah konservasi kami saat ini terus melakukan penanaman bakau, hampir 18 ribu batang lebih yang sudah kami tanam. Kami juga menyiapkan pasilitas umum seperti jembatan kayu yang sudah di bangun sepanjang 1 kilo meter, pembangunan tempat selfe, parkir dan rumah rumah tempat istirahat bagi para pengunjung, sebagai penunjang fasilitas objek wisata,"terang Setiono.

    Ditambahkan Setiono lagi, Kegiatan wisata di area hutan mangrove disamping mampu menumbuhkan perekonomian masyarakat sekitar dengan menyediakan lapangan pekerjaan dan kesempatan usaha di sekitar area ekosistem hutan dan ekosistem pantai, juga mampu menjaga keseimbangan lingkungan dan ekosistem hutan, khususnya hutan mangrove. Sejak di canagkan oleh pemkab Siak hutan bakau kampung rawang mekar jaya, sebagai daerahn konservasi dan objek wisata edukasi, sudah banyak mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di kota pekanbaru yang melakukan penelitian dan berwisata ke tempat kami.

    "Alhamdulillah, dengan adanya tamu dan pengunjung datang kesini, daerah kami menjadi di kenal orang, sangat banyak manfaat melestarikan hutan bakau ini, selain menjaga keseimbangan alam, juga dapat mendatangkan nilai ekonomi bagi warga setempat,"pungkasnya.

    Namun yang menjadi kendala saat ini adalah akses jalan menujun lokasi di objek wisata bakau sangat memperihatinkan yang di sebapkan rusak harapannya, ini menjadi perhatian pemkab Siak agar segera diperbaiki. Sehingga untuk kelokasi wisata dapat di tempuh dangan waktu singkat. Hutan bakau ini terdapat 17 jenis batang Mangrove (bakau) diantaranya, Bakau Puteh, Kedabu, Tembusing, Api-api putih. Sedangkan hewan khas terdapat 10 jenis burung, sedangkan ikan terdapat 11 jenis, dan 9 jenis siput hutan bakau. flora dan fauna yang ada di hutan bakau ini senantiasa terjaga dari tangan-tangan yang tidak bertangung jawab ,"tandas Setiono. (Yan)




     
    Berita Terkini:
  • APBD Kampar Tahun 2019 Rp.2,4 Triliun
  • Wabup Meranti Serahkan Piagam Bagi Insan Kesehatan Berprestasi
  • PT CPI Berikan Klarifikasi Atas Tudingan Perampasan Lahan di Bangko Rohil
  • DPRD Riau Minta Tambah Tenaga dan Jam Kerja Pembangunan Fly Over
  • Abdul Rasyid Harahap Gantikan Zubiarsyah di DPRD Meranti
  • RSUD Petala Bumi Luncurkan Aplikasi Simpati dan Sitaro
  • Demo DPRD Riau, Gemmpar Minta Penegak Hukum Usut Sejumlah Proyek dan Persoalan di Riau
  • Pemkab Kampar Serahkan Penghargaan Dokter Teladan
  • BREAKING NEWS: Sesosok Mayat ditemukan Warga Jondul Pekanbaru
  • Stand SKK Migas Raih Juara II Terbaik Pada Riau Expo 2018
  • Even Riau Expo 2018, Pemkab Kampar Raih Juara 1
  • Alfedri : Semangat Para Pahlawan Harus Mampu diwariskan Kepada Generasi Muda
  • Alfedri Serahkan Bantuan Alat Tangkap Ikan Kepada Koperasi Nelayan Gasib Bertuah
  • Warga Korban Banjir di Kecamatan Bangko, Rohil Takut Keluar Rumah Banyak Lintah Kerbau
  • Disdukcapil Rohil Segera Akan Sosialisasikan Perpres 96 Tahun 2018
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    3 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    4 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    5 Advetorial Pemprov Riau
    Pemprov Riau Akan Bangun 2000 RLH di Tahun 2016
    6 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    7 Kodim 0314/Inhil Gelar Lomba Cerdas Cermat Bela Negara (LCCBN)
    8 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    9 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
    10 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
     
    TRANS PILIHAN
    Minggu, 04/11/2018 - 16:27 WIB
    Riau Expo 2018, Sinar Mas Tampilkan Kuliner dan Hasil Pertanian Binaannya
    PT RAPP Memeriahkan Event Riau Expo 2018
    Bawaslu Riau Putuskan Deklarasi Kepala Daerah Dukung Jokowi Tidak Penuhi Unsur Pidana
    KPK Segara Launching MoU Pajak Online Antara 4 Walikota dan 1 Bupati di Riau/Kepri Dengan BRK
    Pemkab Bintan Terima Satu Unit Mobil Pelayanan Pajak Daerah CSR Bank Riau Kepri
    Pemprov Riau Beri Penghargaan 17 Pemuda Berprestasi
    Plt Gubri Lantik 79 Kepala SMA/SMK dan SLB se Provinsi Riau
    Penandatanganan MoU Kerjasama Bisnis Kadin dan Aljazair
    Plt Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim Terima Sertifikat WBTB Dari Mendikbud
    Sekda Pemprov Riau Buka Rakor Pengawasan Daerah 2018
    KPK RI Kumpulkan Lima Kepala Bapenda di Bank Riau Kepri
    Pemkab Inhil Terima Bantuan 500 Mushaf Al Quran dari Sinarmas Forestry
    Rektor UIR Bersama Kapolresta Kunjungi Susan Dewi di Jumat Barokah
    Wawako Pekanbaru Ayat Cahyadi Launching Program Pelita Pendidikan Tanoto Foundation
    HASIL PENILAIAN ANRI
    Dinas Perpustakaan dan Arsip Pekanbaru Raih Predikat Terbaik di Riau
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved