www.transriau.com
15:47 WIB - Ikhsan: Empat Bakal Calon Kepala Daerah yang Terima SK Golkar Telah Memenuhi Indikator | 14:59 WIB - GKSB DPR RI Dukung Langkah Fatah dan Hamas Bersatu Lawan Israel | 23:05 WIB - Tim Gabungan Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan di Desa Lubuk Sakat | 15:47 WIB - SKK Migas-KKKS Wilayah Sumbagut Serahkan Bantuan 270 Paket Sembako ke PWI Riau | 15:36 WIB - Kejari Pelalawan Tetapkan Dua Tersangka Korupsi | 16:20 WIB - Satpolair Polres Rohil Panen Raya Perdana Tambak Ikan Hasil Binaan
  Selasa, 14 Juli 2020 | Jam Digital
Follow:
 
Sekda Inhil Jadi Moderator Seminar Vision Workshop Tentang Kelapa

Selasa, 24/07/2018 - 20:09:44 WIB

TERKAIT:
 
  • Sekda Inhil Jadi Moderator Seminar Vision Workshop Tentang Kelapa
  •  

    Sekretaris Daerah Kabupaten Indragiri Hilir H Said Syarifuddin menjadi moderator dalam seminar Vision Workshop yang menghadirkan Ahli Kelapa Dunia, Prof Wisnu Gardjito sebagai pemateri.

    Kegiatan seminar Vision Workshop tersebut berhasil diselenggarakan atas kerjasama antara Aliansi Pemuda Mahasiswa Inhil (APMI) dengan Pemerintah Kabupaten Inhil.

    Tema yang diusung dalam kegiatan seminar Vision Workshop ini, ialah 'Solusi Meningkatkan Harga Jual Kelapa Petani' dengan tagline 'Pelaju (Petik - Olah - Jual - Untung)'.

    "Diskusi difungsikan sebagai sarana untuk menyusun upaya meningkatkan harga kelapa dengan melibatkan, tidak hanya petani melainkan juga elemen masyarakat lainnya, seperti OPD, Organisasi Kemasyarakatan, pelajar dan lainnya," jelas Sekda usai seminar di gedung Engku Kelana, Tembilahan, Selasa (24/7/2018).

    Lebih dalam, dijelaskan Sekda, seminar tidak hanya sekadar bertujuan untuk menemukan solusi meningkatkan harga jual kelapa, tetapi juga berfokus untuk mencari cara meningkatkan nilai tambah kelapa melalui produk turunan yang diolah.

    "Produk tersebut menjadi olahan rumahan yang dipasarkan hingga ke jenjang Nasional bahkan Internasional. The Green Coco Island akan menampung produk olahan rumahan itu untuk kemudian didistribusikan ke pasar Internasional," ungkap Sekda.

    Sebagaimana diketahui, seminar Vision Workshop merupakan salah satu kegiatan dari serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan harga kelapa oleh Aliansi Pemuda Mahasiswa Inhil yang bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Inhil.

    Sedikitnya, masih terdapat 7 program lainnya yang akan dilaksanakan setelah penyelenggaraan Seminar Vision Workshop. Kegiatan - kegiatan tersebut akan difokuskan dalam bidang, pelatihan, produksi, promosi dan pemasaran.

    Realisasi hingga ke jenjang pemasaran, diungkapkan Sekda akan dilaksanakan pada tahun 2019. Sedangkan, tahapan lain dari serangkaian kegiatan yang diagendakan telah dimulai pada saat kegiatan seminar Vision Workshop berlangsung.

    "Ini (Kegiatan, red) sudah masuk ke dalam RPJMD kita. Setelah ini kita akan ada gerakan ke masyarakat bikin koperasi didampingi oleh Fasilitator. Segenap komponen akan bekerjasama menyukseskan kegiatan ini," tutur Sekda.

    Sementara itu, Prof Wisnu Gardjito setelah penyampaian materi, membenarkan bahwa kegiatan Seminar Vision Workshop merupakan langkah pertama dari beberapa kegiatan relevan lainnya yang bertujuan untuk membuka wawasan peserta seminar.

    "Berikutnya harus ada pelatihan, harus ada pemagangan, harus ada pengadaan alat, harus ada pameran, harus ada perikatan kontrak, pameran internasional dan ada ekspor," urai Prof Wisnu Gardjito.

    Pasca seminar Vision Workshop, Prof Wisnu mengaku, pihaknya dengan Pemerintah Kabupaten Inhil telah mencapai kesepakatan kerja sama untuk melaksanakan kegiatan pelatihan dan pemagangan.

    "Untuk itu, seluruh masyarakat petani dan elemen masyarakat lainnya diharapkan dapat memahami Kelapa sebagai 'tulang punggung' bangsa Indonesia, khususnya Inhil setelah dilakukan pengolahan menjadi produl turunan," tukasnya.

    Prof menjabarkan, potensi pendapatan asli daerah (PAD) yang berasal dari produk turunan kelapa yang telah memiliki nilai tambah dapat mencapai 12 persen dari total 700 triliun pendapatan negara dari Kelapa.

    "Kelapa itu kalau sudah diproses ada 8800 persen nilai tambahnya. Indonesia mestinya bisa menerima sekitar 4000 trilyun dari itu. Kalau dibuat 200 produk turunan saja, Indonesia bisa dapat 700 trilyun. Inhil itu 12 persen dari Indonesia, kalikan saja, itulah PAD yang diterima Inhil," jelas Prof Wisnu Gardjito.

    Usai seminar, sejumlah petani yang diundang khusus oleh pihak Panitia Penyelenggara Vision Workshop mendapat kesempatan untuk memperoleh pelatihan pembuatan beberapa produk turunan kelapa, yakni sabun, kecap dan sirup. (adv/diskominfo/egi)



     
    Berita Terkini:
  • Ikhsan: Empat Bakal Calon Kepala Daerah yang Terima SK Golkar Telah Memenuhi Indikator
  • GKSB DPR RI Dukung Langkah Fatah dan Hamas Bersatu Lawan Israel
  • Tim Gabungan Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan di Desa Lubuk Sakat
  • SKK Migas-KKKS Wilayah Sumbagut Serahkan Bantuan 270 Paket Sembako ke PWI Riau
  • Kejari Pelalawan Tetapkan Dua Tersangka Korupsi
  • Satpolair Polres Rohil Panen Raya Perdana Tambak Ikan Hasil Binaan
  • Indra Gunawan Eet Bersaksi Untuk Perkara Amril Mukminin di PN Tipikor Pekanbaru
  • Kepala Kemenag Pekanbaru Ajak Jemaah Haji, Pengusaha Travel dan Bank Mendukung Gerakan Wakaf Uang
  • Pemeriksaan Sekda Riau di Kejati Berimbas Pada Pencalonan Komut BRK
  • Markarius Sarankan DPRD Riau Bentuk Pansus Tenaga Kerja
  • Gubri: Ingin Institusi Pengawasan Harus Kuat
  • Rektor UIR dan Bupati Kampar Saksikan Pascasarjana Teken MoA dengan Sekda
  • Diduga Karena Persoalan Asmara, Seorang Mahasiswa ditemukan Gantung Diri
  • Pengadilan Agama Kelas IA Pekanbaru Teken MoU dengan Kemenag Akses SIPA
  • Yuyun Hidayat Serap Aspirasi Masyarakat Tapung Hulu
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    3 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    4 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    5 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    6 Advetorial Pemprov Riau
    Pemprov Riau Akan Bangun 2000 RLH di Tahun 2016
    7 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
    8 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
    9 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    10 Kodim 0314/Inhil Gelar Lomba Cerdas Cermat Bela Negara (LCCBN)
     
    TRANS PILIHAN
    Minggu, 05/07/2020 - 22:04 WIB
    RAPP Raih Sertifikasi Sistem Manajemen Energi
    Walikota Pekanbaru Resmikan Koridor Baru Bus TMP
    Rekam Jejak 20 Pejabat Eselon II Pemprov Riau yang Baru dilantik Gubernur Syamsuar
    Pembatalan Pemberangkatan Jemaah Haji 1441 H/2020 M
    Pertamina EP Lirik Field Berdayakan Petani ditengah Pandemi
    Gubri Pimpin Penyemprotan Disenfektan dan Pelaksanaan Rapid Test Bukitraya
    Utamakan Keselamatan, Keberangkatan Jemaah Haji 1441H Dibatalkan
    Gubri Tinjau Persiapan Pelaksanaan New Normal Covid-19 di Rohil
    Masih Muda dan Mulai Usaha, Why Not?
    Gubri Syamsuar Sosialisasikan Program New NormalĀ 
    JNE Distribusikan Beras Bansos Pemerintah RI
    PT Selaras Abadi Utama dan Mitra Kerja Salurkan Bantuan Sosial di Pelalawan
    PT NWR dan PT NSR Kembali Salurkan Ratusan Paket Sembako Untuk Masyarakat Langgam
    PTPN V Salurkan 7.000 Paket Sembako Senilai 1 Miliar, Mendukungkung Terwujudnya New Normal
    Kontribusi Nyata Untuk Brand Lokal
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved