www.transriau.com
07:50 WIB - April Group Umumkan Periode Rawan Kebakaran Hutan Dan Lahan | 07:48 WIB - RAPP Ciptakan Karyawan Berdaya Saing Unggul | 17:20 WIB - Sinergi PTPN V - PNM Perkuat UMKM Kampung Ayam Pedaging Kampar | 16:02 WIB - Gubernur Riau Kenang Tjahjo Kumolo Sosok Yang Sederhana dan Responsif | 15:17 WIB - Bank Riau Kepri Raih Peringkat Pertama Call Center BSE Award 2022 | 12:02 WIB - Gubernur se-Sumatera Kumpul di Riau Bahas 5 Program Strategis
  Rabu, 06 Juli 2022 | Jam Digital
Follow:
 
Transmigran Asal Jawa Jadi Petani Sawit Mitra PTPN V di Rokan Hulu

Sabtu, 12/12/2020 - 17:38:59 WIB

TERKAIT:
   
 

ROKAN HULU - Tujiman, merupakan satu dari ratusan transmigran asal Pulau Jawa yang menetap di Desa Kumain, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau dari tahun 1985. Di daerah tersebut, Tujiman bersama transmigran berprofesi sebagai petani sawit dan bermitra dengan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) V.

Jika tidak ada halangan, akhir tahun depan sawit-sawit milik Tujiman dan petani lain akan dipanen. Hamparan sawit yang digadang bakal menjadi pondasi ekonomi keluarga dan bekal pendidikan anak-anaknya.

Pada awal 2019, tanaman sawit di Desa Kumain seluas 697 hektare milik para petani yang tergabung dalam Koperasi Unit Desa (KUD) Makarti Jaya, dilakukan peremajaan. Langkah yang merupakan bagian dari Program PTPN V untuk Sawit Rakyat, yang bertujuan meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.

Selain menjadi mitra teknis peremajaan, PTPN V juga memberi jaminan atas proses tanam ulang tanpa bakar, jaminan sumber bibit yang bersertifikat, jaminan pembiayaan dan pemeliharaan, serta jaminan atas produksi, namun juga diakui Tujimin sebagai pengayom para petani.

“Dengan adanya kemitraan bersama PTPN V, kami sangat diuntungkan. Sebab kami dibimbing dari awal sampai panen. Kami juga diuntungkan dengan harga yang kompetitif serta penerapan budidaya sawit lestari,” kata Tujiman.

Empat tahun menunggu masa tanam hingga panen tiba bukan waktu singkat. Selama masa tanam, persoalan yang jamak dihadapi petani adalah hilangnya pendapatan. Bagi sebagian petani yang lahannya lebih luas dan masih memiliki areal produktif, barangkali bukan sebuah masalah. Namun tidak bagi Tujimin dan ratusan petani lainnya di Kumain.

Mereka terancam kehilangan pendapatan selama masa tanam. Alhasil perusahaan perkebunan negara di Riau ini tetap melibatkan para petani dalam proses penanaman ulang, pemeliharaan, pemupukan, hingga nanti masa panen tiba.

Selama proses itu berlangsung, para petani KUD Makarti Jaya diberdayakan sebagai pekerja kontrak waktu tertentu (PKWT).

“Dengan begini kami bisa menopang kebutuhan sehari-hari selama menunggu masa panen tiba. Kami para petani jadi lebih fokus merawat sawit-sawit kami hingga panen nanti,” kata Tujimin yang juga ketua KUD Makarti Jaya tersebut.

Sutiman, anggota KUD Makarti Jaya lainnya mengamini. Dia mengatakan selama peremajaan sawit berlangsung, bekerja pada bagian pembibitan. Dengan gaji tetap perbulan, dia mengatakan masih bisa memenuhi kebutuhan keluarganya, setidaknya hingga panen perdana yang diperkirakan September tahun depan.

Kepala Desa Kumain, Darwadi menjelaskan perkembangan Desa Kumain dan PTPN V ibarat dua sisi mata uang yang tak bisa dipisahkan. Kumain berkembang pesat menjadi desa yang mandiri secara ekonomi karena keberadaan PTPN V. Sementara perusahaan juga mendapat hal positif dengan menerima pasokan tandan buah segar (TBS) sawit dari masyarakat untuk memenuhi operasional pabrik kelapa sawit (PKS).

“Petani kami telah bermitra dengan PTPN V selama 30 tahun lebih. Selama ini alhamdulillah semuanya berjalan dengan baik hingga akhirnya petani kami sepakat melanjutkan kemitraan,” kata Darwadi.

Terpisah, Chief Executive Officer (CEO) PTPN V Jatmiko K Santosa menjelaskan dalam proses peremajaan sawit, mulai penebangan sawit tua, pembersihan lahan, penanaman bibit, pemeliharaan, hingga panen melibatkan para petani. Langkah itu ia sebut dalam bagian sistem manajemen tunggal untuk mengakselerasi program PTPN V Untuk Sawit Rakyat.

“Dalam PTPN V Untuk Sawit Rakyat ada program padat karya. Langsung petani sebagai pekerja di kebunnya sendiri. Sehingga, tidak hanya mendapatkan penghasilan di masa-masa sebelum panen, namun ada transparansi dan transfer pengetahuan juga di sana,” kata Jatmiko.

Selanjutnya, pendapatan petani juga terdongkrak dengan produktivitas Tandan Buah Segar (TBS) sawit yang tinggi. Pada 2020 ini, rata-rata produktivitas para petani sawit yang bermitra dengan PTPN V ditargetkan mencapai 24 ton TBS per hektare per tahun. Angka itu jauh di atas rerata nasional yang hanya berkisar 19 ton TBS per hektare per tahun. Jatmiko memproyeksikan akan meningkat lagi menjadi 26 ton per hektare pada tahun mendatang.*


sumber:merdeka.com
https://www.merdeka.com/peristiwa/cerita-transmigran-asal-jawa-jadi-petani-sawit-di-rokan-hulu.html





 
Berita Terkini:
  • April Group Umumkan Periode Rawan Kebakaran Hutan Dan Lahan
  • RAPP Ciptakan Karyawan Berdaya Saing Unggul
  • Sinergi PTPN V - PNM Perkuat UMKM Kampung Ayam Pedaging Kampar
  • Gubernur Riau Kenang Tjahjo Kumolo Sosok Yang Sederhana dan Responsif
  • Bank Riau Kepri Raih Peringkat Pertama Call Center BSE Award 2022
  • Gubernur se-Sumatera Kumpul di Riau Bahas 5 Program Strategis
  • PTPN V Raih 15 Sertifikat Sistem Manajemen Keselamatan Kesehatan Kerja
  • Riau Tuan Rumah Pertemuan Gubernur se-Sumatera
  • Pengaruh Pembangunan Industri dan Infrastruktur Terhadap Peningkatan Ekonomi Masyarakat Pulau Rupat
  • Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Melejit, Waktu Yang Tepat Memulai Pembangunan Secara Merata
  • Kerjasama dengan Pemkab Pelalawan, PT RAPP-APR Gelar Sunatan Massal Gratis
  • FORKI Pelalawan Raih Juara III di Kejurprov
  • Misnarni Syamsuar Habiskan Waktu Akhir Pekan Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Panti Asuhan
  • Bupati Kampar Apresiasi Reaksi Cepat PTPN V Bantu Korban Banjir Kasikan
  • Haru Bahagia Calon Jemaah Haji PTPN V
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    3 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    4 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    5 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    6 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
    7 Innalillahiwainnaillahi Rojiun..... Anggota DPRD Riau Rosfian Meninggal Dunia 
    8 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
    9 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    10 Advetorial Pemprov Riau
    Pemprov Riau Akan Bangun 2000 RLH di Tahun 2016
     
    TRANS PILIHAN
    Minggu, 05/06/2022 - 19:55 WIB
    Koalisi Indonesia Bersatu Membawa Kesejukan Untuk Riau Lebih Baik
    PHR WK Rokan Luncurkan ProKlim di Riau
    Datuk Setia Amanah Kukuhkan Pimpinan LAMR
    Gubri Borong Anugerah Adinata Syari'ah 2022
    Riau Peringkat 1 di Sumatra, Investasi APRIL Terbesar
    Membangun Dari Desa, Apa Saja yang telah dilaksanakan Gubernur Syamsuar
    DPRD Pelalawan Sampaikan Aspirasi Masyarakat Dalam Paripurna
    Afrizal Sintong Terima Mandat Ketua DPD II Golkar Rohil
    Cegah Karhutla di Masa Pandemi
    PT RAPP Luncurkan Inovasi Holistik Program Desa Bebas Api di Siak
    Logo HUT Riau-64 Penuh Makna
    Memulai Karir di Pemerintah dari Penghulu
    Afrizal Sintong, Bupati Baru Rokan Hilir
    Gubernur Riau Siapkan Ruang Isolasi Mandiri Pasien COVID-19 di Asrama Haji
    Sukseskan Vaksinasi Gotong Royong, RAPP Dukung Pemulihan Ekonomi Sektor Hutan Tanaman Industri
    Puluhan Karangan Bunga Berdatangan ke Sekretariat DPC Demokrat Pekanbaru
    Santer Isu Bakal Bertarung di Pilwako, Dua Anggota DPRD Riau Terlihat Hadiri Festival Rebana
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved