www.transriau.com
09:40 WIB - PWI Riau Serahkan Dana Sumbangan ke Anggota PWI Pelalawan Korban Kebakaran | 08:01 WIB - Bupati Inhil Bersama PKH dan Launching Labelisasi Serta Graduasi Mandiri KPM PKH Tahun 2019 | 07:46 WIB - Galeri Foto Puncak Peringatan Harla Muslimat NU Kabupaten Inhil ke 73 | 07:26 WIB - Bakal Calon Bupati Pelalawan Budi Artiful Jalin Silahturrahmi Dengan Wartawan | 23:58 WIB - DANA dan JNE Bersinergi Dukung Akselerasi Ekonomi Digital Indonesia | 23:35 WIB - Bupati Harapkan PKH Bersinergi dengan Program-program Unggulan Pemkab Inhil
  Sabtu, 19 Oktober 2019 | Jam Digital
Follow:
 
Bupati Meranti didaulat Sebagai Pembicara Seminar Nasional Pengelolaan Aset Daerah di MEP FE UGM

Sabtu, 14/07/2018 - 20:00:25 WIB

TERKAIT:
 
  • Bupati Meranti didaulat Sebagai Pembicara Seminar Nasional Pengelolaan Aset Daerah di MEP FE UGM
  •  

    Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si menjadi pembicara dalam Seminar Nasional dan Workshop Perencanaan Pengelolaan Aset Daerah Dalam Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk Pembiayaan Pembangunan, Bertempat di Auditorium Sukadji Ranuwiharjo MM FEB UGM , Yogyakarta, Sabtu (14/7/2018).

    Kegiatan yang digelar dalam rangka Dies Natalis Ke-23 Program Study Magister (Ekonomi Pembangunan MEP) Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada Yogyakarta itu, membahas peran PAD dalam pembiayaan pembangunan daerah, dan pembahasan strategi pengelolaan aset secara tepat dan berdaya guna.

    Hadir sebagai pembicara Walikota Bandar Baru Nadjmi Adhani, S.Sos, M.Si, Subdirektorat Pengelolaan Kekayaan Negara II Direktorat Pengelolaan Kekayaan Negara dan Sistem Informasi Soeparjanto SH, M. Ec.Dev, Akademisi FH UGM Prof. Sudjito, Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir SE M.Si, Bupati Tambrauw Gabriel Asem SE, M.Si. Juga dihadiri Ketua Panitia Gunawan B.Sc, MSc, Dipt. Stat. Ec, Ketua Program Study FEB MM UGM Dr. Ahmad Makhfatih MA.

    Turut mendampingi Bupati Irwan, Kepala BPKAD Kabupaten Meranti Bambang Supriyanto SE MM, Kabag Humas dan Protokol Meranti Hery Saputra SH, Kabid Aset BPKAD Meranti Alamsyah Mubarak S. Sos M. Si, Kasi Akuntansi Eko Haryadi SE MAk. 

    Acara diawali dengan mendengarkan sambutan Pimpinan Fakultas Ekonomi Eko Suwardi M.Sc Ph.D, yang menyambut baik pelaksanaan kegiatan yang dinilainya cukup strategis dalam pengelolaan Managemen Aset yang meliputi Perencanan kebutuhan, penganggaran, pengadaan, penerimaan, penyimpanan, penyaluran, penghapusan, pemindah tanganan dan lainnya. Dikatakannya dengan Managemen Aset Daerah yang baik diyakini akan memberikan kontribusi khususnya bagi peningkatan PAD Untuk Pembiayaan Pembangunan.

    Dalam pemaparannya sebagai Narasumber Bupati Meranti Drs. H. Irwan M.Si, yang merupakan Alumni MEP FE UGM angkatan 12, memaparkan upayanya dalam rangka menekan angka kemiskinan di Meranti yang diawal pemekaran mencapai 43 persen.

    Di antara terobosan (Best Practise), yang dilakukan oleh Irwan, adalah dengan membuka isolasi daerah Meranti yang berpulau-pulau, melalui pengadaan Transportasi Laut Tradisional Kempang menggantikan Pompong yang dinilai tidak Efisien dari segi daya angkut, daya tempuh, biaya dan lainnya. 

    Dana APBD digunakan oleh Pemkab. Meranti untuk membangun Kempang yang menjadi Aset Daerah, Selanjutnya dihibahkan kepada Pemerintah Desa untuk dimanfaatkan masyarakat sebagai alat transportasi penghubung antar pulau. Hasilnya sangat signifkan dimana dengan adanya Kempang lalu lintas orang dan barang dapat dilakukan dengan cepat, dimana daya angkut, daya tempuh, biaya tarif dan bingkar muat menjadi lebih murah dan efisien.

    Dampaknya bagi masyarakat yakni dapat memudahkan akses, masyarakat lebih mudah membawa hasil pertanian ke Kota sehingga mampu mendongkrak tingkat ekonomi masyarakat.

    Lebih jauh dikatakan Ketua Asosiasi Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Bidang Keuangan Daerah itu, menjelaskan Best Praktis selanjutnya, adalah menyediakan transportasi laut untuk membantu mengatasi masyarakat yang sakit seperti melahirkan atau sakit berat, dengan mengadakan banyak ambulan laut, fasilitas ini juga sebagai pertolongan pertama bagi masyarakat yang sakit.

    Aset Daerah berupa Ambulan Laut itu, sejauh ini telah berjumlah 7 unit, saat awal pengelolaan Ambulan Laut ditangani oleh Dinas Kesehatan namun dinilai kurang efisien karena biaya BBM sangat besar, dan jika masyarakat membutuhkan malam hari tidak bisa karena waktu kerja PNS hanya sampai sore, dengan alasan itu, Pemkab. Meranti mencari solusi dengan melakukan kerjasama dengan Badan Amil Zakat (Baznas) dalam pengelolaanya.

    "Berkat kerjasam pengelolaan dengan Baznas, Ambulan Laut bisa beroperasi 24 Jam satu hari, dan 7 hari dalam seminggu, selain itu pungutan tidak sulit karena tidak membutuhkan payung hukum. Alhasil biaya operasional bisa ditekan hampir 100 persen," jelas Bupati Irwan.

    Best Practise yang selanjutnya adalah, pengelolaan Pelabuhan Laut dengan menggunakan aset tanah Pemda, sebelumnya keluar masuk barang menggunakan Pelabuhan Pelindo dimana dari segi pelayanan serta peralatan bongkar muat sangat terbatas.

    Sejak adanya pelabuhan milik Pemda terjadi dampak yang signifikan yakni efisiensi waktu serta biaya bongkar muat, masyarakat dapat lebih mudah melakukan bongkar muat barang dan hasil pertaniannya, sehingga mampu mengurangi angka kemiskinan yang awalnya mencapai 43 persen, menjadi 28 persen.

    Dan terakhir, disampaikan Mantan Kabag Keuangan Provinsi Riau dan Provinsi Kepulauan Riau itu adalah berupaya memanfaatkan space atau lahan yang ada didaerah sehingga lebih berdaya guna, salah satunya melakukan kerjasama dengan PT. Pelindo dalam memanfaatkan tanah sekitar pelabuhan milik Pwlindo yang tidak termanfaatkan untuk membangun Pasar Modern. Namun terobosan yang cerdas dan strategis itu harus terhenti akibat tidak berjalannya komitmen kerjasama sebelumnya dimana PT. Pelindo melanjutkan pengajuan HGU kawasan pelabuhan itu, sehingga Pemda tidak bisa melanjutkan pembangunan.

    Diakhir pemaparannya, Bupati Irwan, mengucapkan terima kasih kepada para Dosen dan Profesor yang telah mendidik dan mengajarnya saat menimba ilmu di bangku kuliah karena berkat ilmu yang diperolehnya itulah dirinya bisa menjadi Bupati yang mampu menekan angka kemiskinan dengan memanfaatkan seluruh potensi dan aset yang dimiliki daerah.

    Selain itu berkat pengelolaan aset daerah yang Akuntabel dan Transparan, Pemkab. Meranti yang baru berumur 9 Tahun telah berhasil meraih Predikat WTP 6 kali berturut-turut dan berhasil meraih nilai SAKIP B dari Kementrian PAN RB.

    Menyikapi masukan dan pengalaman yang dipaparkan oleh Bupati Meranti Drs. H. Irwan M.Si dan para Narasumber lainnya, mengucapkan apresiasinya kepada para Alumni MEP FE UGM yang berkenan hadir, kembali kekampus dalam rangka Reuni atau Dies Natalis UGM. Seperti diketahui banyak Alumni MEP FE UGM yang berhasil berkiprah dibidangnya masing masing, Seperti Gubernur, Bupati, Walikota dan Pejabat Kementrian, serta disektor Profesional Bisnis.

    Ia berharap, para Alumni dapat berbagi ilmu dan pengalamanya saat berkiprah di Pemerintahan, maupun sektor swasta sesuai bidang masing masing bagi perbaikan proses pendidikan di UGM khususnya MEP FE UGM.

    "Saat kembali ke kampus kami juga meminta masukan dari pengalaman para Alumni yang telah berhasil terjun di Pemerintahan, Swasta maupun dibidangnya maaing masing, dimana banyak hal dan ide yang bisa disumbangkan bagi perbaikan proses pendidikan UGM khususnya MEP FE UGM. Dalam memberikan kontribusi lagi bagi kemajuan Indonesia," ucap Eko Suwardi.

    Selain itu juga dukungan Alumni dalam membantu mahasiswa yang ingin mengadakan riset di Pemda yang dipimpin maupun disektor swasta sehingga riset di MEP bisa berjalan dengan baik. 

    Narasumber lainnya yang berkesempatan melakukan pemaparan adalah Prof. Sudjito yang menjelaskan potensi dan masalah pertanahan dalam manajemen aset mendukung pembangunan daerah. Menurutnya Pelaksanaan Managemen Aset Daerah Wajib dilakukan berdasarkan hukum yang berlaku baik pusat maupun daerah, wajib memperhatikan etika dan asas fungsional, kepastian hukum, transparansi, keterbukaan, efisien, akuntabilitas, dan kepastian nilai.

    Dengan Managemen Aset Tanah Daerah akan tercipta Kepastian Efektifitas dan Efisiensi Aset, Optimalisasi Aset, serta berkontribusi terhadap pembangunan. 

    Akademisi dari FH UGM itu juga menjelaskan Managemen Aset Daerah akan berhasil jika didukung SDM yang unggul yang mampu mendayagunakan tanah daerah UK untuk peningkatan PAD dan kesejahteraan masyarakat.  Pemda perlu kreatif, progresif dan futuristik dalam managemen aset pertanahan,  dalam pengelolaannya Pemda harus paham dan taat pada kebijakan hukum pertanahan Pusat,  Aset tanah daerah perlu diselenggarakan dengan hati hati terutama dengan pihak ketiga agar produktif dan bebas sengketa. (Humas Pemkab Meranti)



     
    Berita Terkini:
  • PWI Riau Serahkan Dana Sumbangan ke Anggota PWI Pelalawan Korban Kebakaran
  • Bupati Inhil Bersama PKH dan Launching Labelisasi Serta Graduasi Mandiri KPM PKH Tahun 2019
  • Galeri Foto Puncak Peringatan Harla Muslimat NU Kabupaten Inhil ke 73
  • Bakal Calon Bupati Pelalawan Budi Artiful Jalin Silahturrahmi Dengan Wartawan
  • DANA dan JNE Bersinergi Dukung Akselerasi Ekonomi Digital Indonesia
  • Bupati Harapkan PKH Bersinergi dengan Program-program Unggulan Pemkab Inhil
  • HM Wardan : Peringatan Harlah Muslimat NU Ke-73 Momentum Kebangkitan di Kabupaten Inhil
  • PC Muslimat NU Inhil Jalin Silahturrahmi dengan Pengurus Pusat
  • SKK Migas - Chevron dan UIR Bangun Migas Center Pertama di Riau
  • Bupati HM Wardan Ikuti Rapat Forkopimda Bersama Gubernur Riau
  • Firman dan Herfran Raih Medali Emas di Macau
  • BCA Pendaftar Pertama Balon Bupati Rohil Partai Nasdem
  • Disaksikan Bupati Kampar, PTPNV Tandatangani MoU Dengan Koperasi Eno Sinama Nenek
  • Membanggakan, BPJS Kesehatan Kembali Bawa JKN-KIS ke Panggung Internasional
  • Gubri Akan Bangun Gedung Riau Creative Hub
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    3 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    4 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    5 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    6 Advetorial Pemprov Riau
    Pemprov Riau Akan Bangun 2000 RLH di Tahun 2016
    7 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
    8 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    9 Kodim 0314/Inhil Gelar Lomba Cerdas Cermat Bela Negara (LCCBN)
    10 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
     
    TRANS PILIHAN
    Jumat, 18/10/2019 - 07:26 WIB
    Bakal Calon Bupati Pelalawan Budi Artiful Jalin Silahturrahmi Dengan Wartawan
    SKK Migas - Chevron dan UIR Bangun Migas Center Pertama di Riau
    Gangguan Tidur Karena Cemas Pada Ibu Hamil
    Petani Karet Desa Airpanas Rokan Hulu Merasa Lega Setelah MoU Dengan PT BRI AGRO dan PTPN V
    Junior PTPN 5 U11, Raih Juara Pemain Terbaik dan Top Skorer Pada FOPSSI di Yogyakarta
    Bupati HM.Wardan Hadiri Istighosah Kebangsaan Se-Provinsi Riau
    Bupati Wardan Hadiri acara Pisah Sambut Dandim 0314/Inhil
    HM Wardan Resmikan Rumah Tahfizd Desa Danau Pulai Kempas
    Hj. Zulaikhah Wardan Lantik Pengurus PMI Kecamatan Kuindra Masa Bakti 2019-2024
    Bupati HM.Wardan Hadiri Rapat bersama Presiden RI, bahas Masalah Karlahut di Riau
    Kakanwil Kemenkum HAM Riau Letakan Batu Pertama Perluasan Kantor Imigrasi Tembilhan
    Bupati HM Wardan Hadiri Pengucapan Sumpah dan Janji Anggota DPRD Inhil Periode 2019-2024
    Wardan Lantik Pengurus DKR Inhil Masa Khidmat 2019-2024
    Bupati HM.Wardan Sambangi Posko Kesehatan Dampak Kabut Asap di Kecamatan Reteh
    HM Wardan Resmikan Mushola RSUD Tengku Sulung Pulau Kijang
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved