www.transriau.com
14:32 WIB - RSUD Tengku Rafi'an Siak Gelar Promosi Program Kesehatan Terhadap Pasien dan Keluarga Pasien | 22:34 WIB - Galeri Foto Bupati dan Wakil Bupati Inhil Hadiri Upacara Hari Pramuka ke 58 | 22:25 WIB - MoU KUA PPAS APBD Perubahan Riau 2019 diteken | 22:16 WIB - Pelajar Pattani Thailand se Indonesia Gelar Berbagai Kegiatan di UIR | 22:05 WIB - Bupati Inhil Harapkan Pelayanan Dasar Berbasis Digital diterapkan OPD Terkait | 12:16 WIB - Wabup Inhil Bersama Unsur Forkopimda Sambut Kedatangan Jama'ah Haji di Halaman Kantor Bupati
  Jum'at, 23 08 2019 | Jam Digital
Follow:
 
BPBD Meranti Raih Penghargaan Gubernur Riau

Kamis, 29/12/2016 - 05:44:02 WIB

TERKAIT:
 
  • BPBD Meranti Raih Penghargaan Gubernur Riau
  •  

    Berkat kerja keras Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Meranti, dibantu dengan Stakeholders terkait mulai dari TNI, Polri, Pihak Swasta serta Masyarakat. BPBD Meranti berhasil menekan angka kebakaran hutan dan lahan (Karlahut) di Kabupaten Meranti mencapai 70-80 persen ditahun 2016. Selain itu eksistensi penyediaan informasi kepada Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BPBD Riau, dalam mendukung operasi siaga darurat penanggulangan bencana akibat kebakaran hutan dan lahan di Bumi Lancang, mengantarkan BPBD Meranti meraih 2 penghargaan sekaligus yakni dari Gubernur Riau dan BPBD Riau.

    Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Kepala BPBD Riau, Edwar Sanger kepada Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Meranti, Edy Afrizal yang diwakili oleh Plh. Kabid Kedaruratan dan Logistik, Subkti, disaksikan Direktur Kebakaran Hutan dan Lahan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Raffles Brotestes Panjaitan, Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman dan Danrem 031 Wirabima Brigjen TNI Nurendi, Selasa lalu (27/12/2016) di Kantor Gubernur Riau.

    Dua kategori penghargaan itu adalah 1. Peran Serta Mendukung Operasi Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Asap Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2016 dari Gubernur Riau, 2. Penghargaan dari BPBD sebagai Pusdatin terbaik 2016. Sebelumnya BPBD Meranti juga telah menerima penghargaan atas Suport dan bantuan dalam mensukseskan pembangunan sistem aplikasi deteksi dini karhutla dari BPBD Riau.

    Diceritakan Kalaksa BPBD Riau, menekan angka Karlahut yang terjadi di Kabupaten Meranti yang notabene merupakan daerah kepulauan yang sulit dijangkau, dengan 85 persen kawasan hutan gambut yang mudah terbakar dan sulit dipadamkan, serta tidak adanya sumber air, bukan perkara yang mudah, diperlukan kesiap siagaan personil, peralatan dan transportasi darat, laut dan dukungan udara untuk mengcover seluruh kawasan tersebut.

    Keterbatasan sarana dan prasara seperti peralatan, anggaran serta personil yang khusus menangani Karlahut yang dimiliki BPBD Meranti, logikanya akan membatasi gerak operasional, namun pada kenyataanya tidak menjadi sebuah halangan, berkat strategi jitu BPBD Meranti dalam menjalin Sinergitas dengan Stakeholders terkait dan memanfaatkan sarana yang ada, untuk menghimpun informasi Karlahut hingga action dilapangan berhasil menekan angka Karlahut 70-80 persen ditahun 2016, jika sebelumnya ditahun 2014-2015 Karlahut yang terjadi mencapai 3000 Ha kini ditahun 2016 hanya berkisar 600-an Ha saja.

    "Dalam menangani Karlahut di Kabupaten Meranti kita tidak sendiri, peran TNI, Polri, Swasta dan Masyarakat memberikan peran penting dalam menjalankan strategi yang kita terapkan, yakni dengan cara menghimpun informasi dan melakukan action secara berjenjang di TKP, mulai dari perangkat terkecil ditingkat desa hingga ke Kabupaten," jelas Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Meranti Edi Afrizal kepada awak media, Kamis (28/12/2016).

    Penanganan berjenjang seperti dijelaskan Kalaksa BPBD Meranti, Edi Afrizal, dengan melibatkan personil mulai dari Aparatur Desa, Kecamatan, hingga Kabupaten. Hal yang sama juga didukung oleh Kepolisian mulai dari Babinkamtibmas hingga ke Mapolres, begitu juga dari TNI mulai dari Babinsa hingga Koramil. Penanganan berjenjang ini menurut Kalaksa BPBD Meranti, Edy Afrizal sangat efektif dan efisien. "Koodinasi kita lakukan mulai dari bawah, jika Karlahut yang terjadi di TKP bisa ditangani ditingkat Kecamatan maka kita di Kabupaten tak perlu turun, namun jika tidak, maka kita akan turun dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang ada, dibantu TNI, Polri dan Masyarakat maupun perusahaan, sinergitas inilah kuncinya dan harus terus dipertahankan" ujar Kalaksa BPBD Meranti.

    Baik TNI, Polri, Swasta dan Masyarakat berkat koordinasi intens berhasil melaksanakan peranya dengan baik. Masyarakat dengan pasukan Masyarakat Peduli Api dibawah kordinasi Badan BLH turut membantu upaya pemadaman yang dilakukan pihak BPBD, TNI dan Polri, sementara pihak perusahaan membantu dengan membangun Embung.

    Dan yang tak kalah penting dikatakan Kalaksa BPBD Meranti adalah, stresing dalam upaya pencegahan melalui sosialisasi tatap muka antara BPBD/TNI/Polri dngan masyarakat dan dunia usaha yang memiliki lahan. Hal ini dinilai penting karena dari data yang dihimpun dilapangan 95 pesen faktor penyebab terjadinya Karlahut adalah akibat ulah manusia, baik disengaja maupun tidak disengaja sementara faktor alam dinilai sangat kecil.

    Kelalaian manusia itu seperti aktifitas konversi lahan, pembakaran vegetasi, aktifitas dalam pemanfatan SDA, Pembuatan Kanal, serta penguasaan lahan.

    "Kita selama ini juga fokus melakukan sosialisasi Face To Face dengan masyarakat dalam upaya pencegahan karena jika sudah terbakar sulit untuk dipadamkan dan dari data dilapangan (95 persen) penyebab terjadinya Karlahut di Riau akibat faktor manusia, jadi upaya penyuluhan dan sosialisasi dengan memajang baleho ini sangat penting," jelasnya lagi.

    Lebih jauh dijelaskan Kalaksa BPBD Meranti, kedepan ditahun 2017 upaya menekan angka Karlahut di Kabupaten Meranti akan semakin sulit, karena dari data yang dikeluarkan oleh BMKG, diprediksi tahun 2017 mendatang Riau akan dilanda cuaca panas ekstrim dan kondisi itu akan turut memicu terjadinya Karlahut. Untuk itu Kalaksa BPBD Meranti, Edi Afrizal berharap mendapat dukungan peralatan, Logistik serta dana operasional dari BPBD Riau dan BNPB Pusat. Meski ditahun 2017 mendatang Pemda Meranti telah menganggarkan dana sebesar 8 Miliar untuk operasional dan lainnya. Namun dana itu dinilai belum mencukupi untuk melengkapi kebutuhan peralatan dan operasional di BPBD Meranti.

    Sekedar informasi, peralatan yang digunakan oleh BPBD Meranti saat ini 80 persen masih pinjam pakai dari BNPB yakni berupa 3 Set Mesin Pompa, 2 Unit Mobil Damkar satu diantaranya peninggalan Bengkalis, dan satunya lagi merupakan pengadaan tahun 2012. Mobil Damkar itu bukan sepenuhnya milik BPBD tetapi dipakai bersama-sama dengan Dinas Pemadam Kebakar untuk mengatasi kebakaran di Kabupaten, selain itu 1 Unit Perahu Karet, Selang Pompa dan 1 Unit Motor Trail.

    Idealnya menurut Edi Afrizal untuk menunjang operasional setidaknya harus ada penambahan lagi Mesin Pompa Air, Alat Transportasi untuk memobilisasi personil kelokasi kebakaran, Kapal atau Speedboat, Sepeda Motor Gerobak Kaisar, serta penambahan 3 Unit mobil Damkar dan penambahan Sepeda Motor Trail. Selain itu kondisi gedung kantor yang sangat tidak representatif (Bangunan Kayu Eks Dinas PU.red) juga perlu menjadi perhatian.

    Selain itu juga masalah kurangnya personil, saat ini BPBD Meranti hanya memiliki 30 Personil yang busa diturunkan kelapangan dan dari jumlah itu belum ada satupun yang memiliki keahlian khusus menghadapi kebakaran lahan dan kebencanaan. Personil ini juga bertugas untuk mengatasi kebakaran yang terjadi didalam Kota. "Susahnya jika terjadi kebakaran secara bersamaan (di Kota dan Karlahut) maka personil tidak cukup," ucap Kalaksa BPBD Meranti.

    Jika sarana dan prasarana yang dimiliki oleh BPBD Meranti telah ideal, Kalaksa BPBD Meranti Edi Afrizal optimis dapat menekan angka Karlahut yang terjadi di Kabupaten Meranti, sesuai dengan komitmen Bupati Meranti Drs. H. Irwan M.Si dan Gubernur Riau H. Arsyasjuliandi Rachman. Meski untuk mencapai ideal dibutuhkan dana yang tidak sedikit namun ia berharap bantuan dapat diberikan secara bertahap

    "Harapan kita dari bantuan yang diberikan oleh BPBD Riau dan BNPB Pusat dapat mengoptimalkan kinerja personil dilapangan, untuk itu kita sangat mengharapkan dukungan itu dan dapat diberikan secepatnya, semoga kedepan Riau khususnya Kabupaten Meranti dapat terbebas dari bebas Karlahut," pungkasnya mengakhiri. (hms)





     
    Berita Terkini:
  • RSUD Tengku Rafi'an Siak Gelar Promosi Program Kesehatan Terhadap Pasien dan Keluarga Pasien
  • Galeri Foto Bupati dan Wakil Bupati Inhil Hadiri Upacara Hari Pramuka ke 58
  • MoU KUA PPAS APBD Perubahan Riau 2019 diteken
  • Pelajar Pattani Thailand se Indonesia Gelar Berbagai Kegiatan di UIR
  • Bupati Inhil Harapkan Pelayanan Dasar Berbasis Digital diterapkan OPD Terkait
  • Wabup Inhil Bersama Unsur Forkopimda Sambut Kedatangan Jama'ah Haji di Halaman Kantor Bupati
  • Kemenkominfo Gelar FGD di Pekanbaru, Hadirkan Mahfud MD
  • AKBP Andri Sudarmadi Jabat Direskrimsus Polda Riau Gantikan Kombes Gidion
  • Bupati dan Wakil Bupati Inhil Sambut Kedatangan Jama'ah Haji
  • Wabup Inhil H. Syamsuddin Uti Hadiri RUPSLB Bank Riau Kepri
  • Galeri Foto Wabup Inhil Inspektur Upacara Penurunan Bendera HUT Ri ke 74
  • Bupati Inhil Hadiri Rakor Terbatas TORA Bersama Gubernur dan Kepala Daerah se Riau
  • Peringatan Upacara Detik-detik Proklamasi HUT RI ke 74 di UIR Berjalan Khidmat
  • Dosen dan Pegawai UIR Raih Predikat Berprestasi Tingkat LLDIKTI Wilayah X di Hari Kemerdekaan
  • HM Wardan dan Isteri Hadiri Silaturahmi Kesbangpol Inhil dengan Anak Yatim dan Kaum Duafa
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    3 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    4 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    5 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    6 Advetorial Pemprov Riau
    Pemprov Riau Akan Bangun 2000 RLH di Tahun 2016
    7 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
    8 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    9 Kodim 0314/Inhil Gelar Lomba Cerdas Cermat Bela Negara (LCCBN)
    10 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
     
    TRANS PILIHAN
    Rabu, 21/08/2019 - 12:16 WIB
    Wabup Inhil Bersama Unsur Forkopimda Sambut Kedatangan Jama'ah Haji di Halaman Kantor Bupati
    Wabup Inhil H. Syamsuddin Uti Hadiri RUPSLB Bank Riau Kepri
    Bupati Inhil Hadiri Rakor Terbatas TORA Bersama Gubernur dan Kepala Daerah se Riau
    HM Wardan dan Isteri Hadiri Silaturahmi Kesbangpol Inhil dengan Anak Yatim dan Kaum Duafa
    Bupati Inhil Jenguk Pasien Penderita Gizi Buruk di RSUD Puri Husada Tembilahan
    Mslam Resepsi dan syukuran Puncak Peringatan HUT RI Ke-74 Kabupaten Inhil
    Wabup Inhil Irup Penurunan Bendera Merah Putih HUT ke-74 di Tembilahan
    Sekda Inhil jadi IRUP peringatan HUT RI ke 74
    Bupati Inhil HM Wardan Serahkan Remisi 738 Napi Lapas Tembilahan
    PC Muslimat NU Inhil Gelar Pelatihan Penyelenggaraan Jenazah diikuti 100 Orang Peserta
    Bupati Berikan Anugetah Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satu Bagi PNS Pemkab Inhil
    Bupati HM Wardan Kukuhkan Anggota Paskibra Inhil
    Bupati HM Wardan Motivasi Paskibra Yang Bertugas pada Upacara HUT RI ke 74
    Bupati Inhil Hadiri Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Pengadilan Agama
    Pemkab Inhil Gelar Shalat Istisqa' Minta diturunkan Hujan
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved