www.transriau.com
06:59 WIB - Yuyun Hidayat: Tahun 2020 Ini Kabupaten Kampar Dapat Bantuan 283 Rumah Layak Huni dari APBD Riau | 09:27 WIB - Cek Kesiapan Pengawasan Pilkada, Anggota Komisi II DPR RI Andi Rachman Kunjungi Bawaslu Riau | 18:54 WIB - Sebanyak 18 Prodi UIR Raih Premier Akreditasi International ASIC | 13:05 WIB - Syahrul Aidi Ditunjukan Sebagai Ketua Grup Kerjasama Bilateral DPR RI Untuk Palestina | 15:12 WIB - UIR Resmi Miliki S3 Program Doktor Hukum | 21:35 WIB - Majelis KI Riau Tolak Lima Termohon Sidang Sengketa Informasi
  Minggu, 19 Januari 2020 | Jam Digital
Follow:
 
Tindak Lanjut Intruksi Presiden, Kabupaten Meranti Intensifkan Upaya Pencegahan Karlahut

Rabu, 25/01/2017 - 09:53:27 WIB

TERKAIT:
 
  • Tindak Lanjut Intruksi Presiden, Kabupaten Meranti Intensifkan Upaya Pencegahan Karlahut
  •  

    Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim mengikuti Rapat Koordinasi (Rakorda), bersama Gubernur Riau, Forkopimda Riau, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Rakorda itu dalam rangka menindaklanjuti intruksi Presiden RI Joko Wododo dalam Rakornas di Istana Negata dalam rangka antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karlahut) di Indonesia, bertempat di ruang Melati, Kantor Gubernur Riau, Selasa (24/1/2017).

    Hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Riau H. Arsyadjuliandi Rachman, Kapolda Riau Mayjendpol. Zulkarnain Adinegara, Kasrem 031/Wirabima Kolonel Czi I Nyoman Parwata, Kajati Riau, Kepala BPBD Riau Edwar Sanger, Bupati/Walikota, Kepala BPBD Se-Kabupaten Kota, pihak perusahaan pengelola hutan. Kabupaten Meranti diwakili oleh Wakil Bupati H. Said Hasyim didampingi Kepala Bappeda Makmun Murod.

    Dalam rapat itu, sesuai intuksi Presiden RI Joko Widodo, yang disampaikan Gubernur Riau H. Arsyadjuliandi Rachman, meminta Kepala Daerah Provinsi hingga Kabupaten Kota untuk fokus pada upaya pencegahan dalam mengatasi masalah Karlahut, karena dinilai lebih efektif dan efisien biaya. "Pengalaman 2016, upaya pencegahan cukup berhasil menekan angka Karlahut di Indonesia, karena lebih kita bisa cepat mempersiapkan diri," ujar Gubernur.

    Dijelaskan Gubernur menurut data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, tahun 2016 angka Karlahut berhasil ditekan hingga 83.2 Persen atau jumlah lahan terbakar 2015 mencapai 2.6 Juta Ha, menjadi 438 Ha, begitu juga Hot Spot berdasarkan situs NOAA terjadi penurunan hingga 82 Persen.

    "Pak Presiden mengatakan segera-segera pncegahan," ujar Gubernur menirukan ucapan Presiden.

    Menyikapi intruksi Presiden tersebut, Wakil Bupati Meranti H. Said Hasyim menegaskan Kabupaten Meranti siap mendukung perintah Presiden RI, bahkan sejak tahun 2016 lalu, Pemkab. Meranti melalui BPBD Meranti yang didukung TNI/Polri telah fokus pada upaya pncegahan. Alhasil Karlahut di Kabupaten Meranti berhasil ditekan hingga 70-80 Persen Meranti, keberhasilan itupun diapresiasi oleh Gubernur dengan memberikan BPBD Meranti penghargaan.

    "Kita siap mendukung intruksi Presiden mengatasi Karlahut dengan lebih fokus pada upaya pencegahan," ucapnya.

    Wabup juga mengungiapkan, Pemda Meranti tidak akan tawar menawar untuk masalah Karlahut, karena dampak dari Karlahut sangat sistemik, sektor perhubungan, kesehatan, pendidikan, ekonomi dan lainnya akan terganggu. Sekedar informasi tahun 2015 dampak dari Karlahut seperti dikatakan Gubernur telah menghabiskan anggaran negara sebesar 220 Triliun.

    Wabup juga berkomitmen untuk menjalankan semua intruksi Presiden daoam Rakornas lalu untuk diterapkan mengantisipasi Karlahut di tingkat Kabupaten.

    Adapun intruksi Presiden dan intruksi Gubernur Riau dalam mengantisipasi Karlahut yakni, seiring telah ditetapkannya siaga darurat didua daerah Kota Dumai dan Kabupaten Rohul, Gubernur Riau H. Arsyadjulandi Rachman telah menetapkan status Riau Siaga Darurat sampai 26 hari kedepan. Untuk itu Gubernur meminta Pemda Kabupaten Kota hingga ketingkat Desa melakukan upaya deteksi dini Karlahut dan pembentukan Satgas ditingkat daerah.

    Selain itu Perusahaan swasta pengelola hutan diperintahkan untuk memasang CCTV untuk mempermudah deteksi dini. Begitu juga semua unsur didaerah Pemda dan Forkopimda diminta untuk lebih konsentrasi dilapangan.

    "Semua unsur tidak ada lagi yang di meja, Pemda bersama Forkopimda mulai Provinsi hingga ketingkat Kabupaten harus lebih fokus dilapangan," ucap Gubernur.

    Lebih jauh dikatakan Gubernur, Presiden juga meminta Pemda dan perusahaan koorporate sebagai pemegang izin konsesi bertanggung jawab terhadap wilayahnya, membangun kanal blocking dan sumur bor karena terbukti sukses mengatasi Karlahut. Pesan Presiden lainnya mengaktivasi kembal Posko Karlahut, meningkatkan kapasitas SDM yang ada, edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat dan menindak tegas pelaku pembakaran hutan dan lahan.

    Kedepan untuk mengantisipasi Karlahut, seperti dikatakan Gubri, kini Riau telah mendapat bantuan Helikopter dari Kemen LHK. "Hely ini bisa dilakukan untuk antisipasi lewat udara seperti water booming dan lainnya. Begitu juga Hely swasta diminta Standbye, untuk penegakan hukum Presiden meminta segera selesaikan dan tidak ada kompromi," jelasnya.

    Selain Kementrian Pingkungan Hidup dan Kehutanan, untuk mengantisipasi Karlahut dilahan gambut tahun 2017 ini, Pemerintah Pusat juga sedang melakukan tata kelola gambut melibatkan Badan Restorasi Gambut (BRG). "Setelah tahun 2016 melakukan persiapan, kini tahun 2017 BRG akan terlibat mengantiidpasi Karlahut," papar Gubernur lagi.

    Pada kesempatan itu Gubri juga menjelaskan untuk pencegahan Karlahut Presiden meminta Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, TNI/Polri hingga ketingkat Kabupaten Kota harus terus menjalin sinergitas menjalankan rencana pencegahan dan kapanpun siap turun kelapangan. Untuk masalah anggaran yang acapkali menjadi hambatan, diminta kepada Pemda untuk menganggarkan dalam APBD. "Pemda diminta mempersiapkan anggaran agar tidak terjadi lagi hambatan soal pendanaan," jelasnya.

    Pernyataan Gubernur diapresiasi oleh Kapolda Riau Mayjnd. Zulkarnain, dikatakannya Polda Riau siap berkoordinasi dengan Pemda untuk mengantisipasi Karlahut, begitu juga dengan pengganggatan dalam APBD.

    Senada dengan Gubernur, Kapolda Riau dan Kasrem 031/Wirabima Kolonel Czi I Nyoman Parwata, juga menghimbau pihak perusahaan memasang CCTV di area konsesinya. "Ini untuk mempermudah mencari siapa pelaku pembakaran, apakah perorangan atau perusahaan, hal ini memang sulit dibuktikan," akunya.

    "jika ingin mempertahankan keberhasilan sangat mudah, tinggal menjalankan konsep saja, asalkan semua unsur, Satgas, instansi, semua elemen bersinegri melaksanakan tugas dengan satu komando," ucap Kasrem 031/Wirabima Kolonel Czi I Nyoman Parwata. (hms).



     
    Berita Terkini:
  • Yuyun Hidayat: Tahun 2020 Ini Kabupaten Kampar Dapat Bantuan 283 Rumah Layak Huni dari APBD Riau
  • Cek Kesiapan Pengawasan Pilkada, Anggota Komisi II DPR RI Andi Rachman Kunjungi Bawaslu Riau
  • Sebanyak 18 Prodi UIR Raih Premier Akreditasi International ASIC
  • Syahrul Aidi Ditunjukan Sebagai Ketua Grup Kerjasama Bilateral DPR RI Untuk Palestina
  • UIR Resmi Miliki S3 Program Doktor Hukum
  • Majelis KI Riau Tolak Lima Termohon Sidang Sengketa Informasi
  • RAPP-APR Datangkan Seniman Kriya dari Yogyakarta Latih Pembatik Rumah Batik Andalan
  • Gubri Upayakan Potensi Sawit Dapat Berbuah DBH
  • Gubri Usul DBH Kelapa Sawit 80 Persen Untuk Daerah
  • Riau dan Sumsel Sepakat Atasi Karhutla Bersama
  • Selama Lima Hari Masyarakat akan Nikmati Berbagai Makanan Khas Kampar
  • Panitia Perpanjang Waktu Penerimaan Biodata Buku Putih PWI Riau 2020
  • Sungai Siak, Gobah dan Sungai Tangkerang Tempat Main Wakapolri Masa Kecil
  • Putra Riau Komjen Pol. Gatot Eddy Pramono Jabat Wakapolri
  • HWK Sumbar Canangkan 9 Program Unggulan 2020
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    3 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    4 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    5 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    6 Advetorial Pemprov Riau
    Pemprov Riau Akan Bangun 2000 RLH di Tahun 2016
    7 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
    8 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
    9 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    10 Kodim 0314/Inhil Gelar Lomba Cerdas Cermat Bela Negara (LCCBN)
     
    TRANS PILIHAN
    Jumat, 22/11/2019 - 18:45 WIB
    PTPN V Menuju 100 Persen Sertifikasi ISCC Untuk Seluruh Unit
    Bakal Calon Bupati Pelalawan Budi Artiful Jalin Silahturrahmi Dengan Wartawan
    SKK Migas - Chevron dan UIR Bangun Migas Center Pertama di Riau
    Gangguan Tidur Karena Cemas Pada Ibu Hamil
    Petani Karet Desa Airpanas Rokan Hulu Merasa Lega Setelah MoU Dengan PT BRI AGRO dan PTPN V
    Junior PTPN 5 U11, Raih Juara Pemain Terbaik dan Top Skorer Pada FOPSSI di Yogyakarta
    Bupati HM.Wardan Hadiri Istighosah Kebangsaan Se-Provinsi Riau
    Bupati Wardan Hadiri acara Pisah Sambut Dandim 0314/Inhil
    HM Wardan Resmikan Rumah Tahfizd Desa Danau Pulai Kempas
    Hj. Zulaikhah Wardan Lantik Pengurus PMI Kecamatan Kuindra Masa Bakti 2019-2024
    Bupati HM.Wardan Hadiri Rapat bersama Presiden RI, bahas Masalah Karlahut di Riau
    Kakanwil Kemenkum HAM Riau Letakan Batu Pertama Perluasan Kantor Imigrasi Tembilhan
    Bupati HM Wardan Hadiri Pengucapan Sumpah dan Janji Anggota DPRD Inhil Periode 2019-2024
    Wardan Lantik Pengurus DKR Inhil Masa Khidmat 2019-2024
    Bupati HM.Wardan Sambangi Posko Kesehatan Dampak Kabut Asap di Kecamatan Reteh
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved