www.transriau.com
16:20 WIB - Satpolair Polres Rohil Panen Raya Perdana Tambak Ikan Hasil Binaan | 13:15 WIB - Indra Gunawan Eet Bersaksi Untuk Perkara Amril Mukminin di PN Tipikor Pekanbaru | 09:11 WIB - Kepala Kemenag Pekanbaru Ajak Jemaah Haji, Pengusaha Travel dan Bank Mendukung Gerakan Wakaf Uang | 22:16 WIB - Pemeriksaan Sekda Riau di Kejati Berimbas Pada Pencalonan Komut BRK | 15:58 WIB - Markarius Sarankan DPRD Riau Bentuk Pansus Tenaga Kerja | 15:10 WIB - Gubri: Ingin Institusi Pengawasan Harus Kuat
  Jum'at, 10 Juli 2020 | Jam Digital
Follow:
 
Dumai Susun Aturan Rekrutmen 100 Persen Naker Lokal

Selasa, 19/09/2017 - 20:34:38 WIB

TERKAIT:
 
  • Dumai Susun Aturan Rekrutmen 100 Persen Naker Lokal
  •  

    Pemerintah Kota Dumai menggesa penyusunan rancangan peraturan wali kota tentang rekrutmen tenaga kerja lokal 100 persen agar penyerapan di perusahaan optimal dan memprioritaskan pekerja dari warga setempat.

    Wali Kota Dumai Zulkifl As mengatakan, masyarakat pekerja lokal harus mendapat tempat prioritas, tapi tentunya yang memiliki kemampuan dan keahlian dibutuhkan dunia usaha, karena itu pemerintah sedang menyiapkan aturan.

    "Untuk menjamin penyerapan tenaga kerja lokal, sudah diminta instansi terkait agar segera menyiapkan rancangan peraturan supaya warga tempatan memiliki keahlian memperoleh porsi banyak di perusahaan," kata wali kota kepada pers baru ini.

    Dikatakan, meski sejauh ini untuk tenaga ahli masih diambil dari luar Dumai, namun khusus lapangan diharap perusahaan tidak mendatangkan pekerja, dan mempekerjakan warga lokal.

    Kebijakan pemerintah menyusun rancangan peraturan ini untuk mengantisipasi semakin menggeliat industri daerah, menyusul bakal disahkan rancangan tata ruang wilayah.

    "Ini harus dilakukan karena RTRW bakal disahkan dan dipastikan geliat industri makin bertambah dan iklim investasi daerah," sebutnya.

    Dibuatnya peraturan ini, lanjut dia, untuk mendukung keberadaan tenaga kerja lokal di tengah geliat industri makin berkembang di Dumai dan tentunya membuka lebih banyak peluang kerja yang diharapkan prioritas warga tempatan.

    Hal ini sejalan juga dengan program pengentasan kemiskinan dan mengurangi angka pengangguran daerah serta peningkatan perekonomian masyarakat, karena itu diharap partisipasi dan perhatian dari perusahaan.

    Sementara, data Dinas Tenaga Kerja Dumai mencatat jumlah pengganguran masih tinggi atau sekitar 2.500 pencari kerja berdasarkan pengurusan kartu pencaker, dan baru terserap bekerja hanya 500 orang.

    Pelaksana tugas Kepala Disnaker Dumai Suwandi menyebutkan, penyerapan tenaga kerja di perusahaan masih kecil dalam beberapa tahun ini, karena perusahaan membuka peluang kerja menunggu status tata ruang wilayah.

    "Namun rata-rata perusahaan beroperasi di dumai sudah mengikuti ketentuan pemerintah daerah yaitu porsi 30:70 persen memperkerjakan anak tempatan," kata Suwandi. (MCR/trc)



     
    Berita Terkini:
  • Satpolair Polres Rohil Panen Raya Perdana Tambak Ikan Hasil Binaan
  • Indra Gunawan Eet Bersaksi Untuk Perkara Amril Mukminin di PN Tipikor Pekanbaru
  • Kepala Kemenag Pekanbaru Ajak Jemaah Haji, Pengusaha Travel dan Bank Mendukung Gerakan Wakaf Uang
  • Pemeriksaan Sekda Riau di Kejati Berimbas Pada Pencalonan Komut BRK
  • Markarius Sarankan DPRD Riau Bentuk Pansus Tenaga Kerja
  • Gubri: Ingin Institusi Pengawasan Harus Kuat
  • Rektor UIR dan Bupati Kampar Saksikan Pascasarjana Teken MoA dengan Sekda
  • Diduga Karena Persoalan Asmara, Seorang Mahasiswa ditemukan Gantung Diri
  • Pengadilan Agama Kelas IA Pekanbaru Teken MoU dengan Kemenag Akses SIPA
  • Yuyun Hidayat Serap Aspirasi Masyarakat Tapung Hulu
  • PPs UIR Silaturrahmi ke Pemko Dumai Tindaklanjuti MoU
  • RAPP Raih Sertifikasi Sistem Manajemen Energi
  • Walikota Lantik M. Jamil sebagai Pj. Sekda Pekanbaru
  • Gubri Paparkan Peran Pemprov Riau Pada Pelabuhan Roro Dumai- Melaka
  • Paslon Hafith Syukri-Erizal Siap Berlayar Untuk Pilkada Rohul Setelah Peroleh Dukungan PKB
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    3 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    4 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    5 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    6 Advetorial Pemprov Riau
    Pemprov Riau Akan Bangun 2000 RLH di Tahun 2016
    7 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
    8 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
    9 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    10 Kodim 0314/Inhil Gelar Lomba Cerdas Cermat Bela Negara (LCCBN)
     
    TRANS PILIHAN
    Minggu, 05/07/2020 - 22:04 WIB
    RAPP Raih Sertifikasi Sistem Manajemen Energi
    Walikota Pekanbaru Resmikan Koridor Baru Bus TMP
    Rekam Jejak 20 Pejabat Eselon II Pemprov Riau yang Baru dilantik Gubernur Syamsuar
    Pembatalan Pemberangkatan Jemaah Haji 1441 H/2020 M
    Pertamina EP Lirik Field Berdayakan Petani ditengah Pandemi
    Gubri Pimpin Penyemprotan Disenfektan dan Pelaksanaan Rapid Test Bukitraya
    Utamakan Keselamatan, Keberangkatan Jemaah Haji 1441H Dibatalkan
    Gubri Tinjau Persiapan Pelaksanaan New Normal Covid-19 di Rohil
    Masih Muda dan Mulai Usaha, Why Not?
    Gubri Syamsuar Sosialisasikan Program New NormalĀ 
    JNE Distribusikan Beras Bansos Pemerintah RI
    PT Selaras Abadi Utama dan Mitra Kerja Salurkan Bantuan Sosial di Pelalawan
    PT NWR dan PT NSR Kembali Salurkan Ratusan Paket Sembako Untuk Masyarakat Langgam
    PTPN V Salurkan 7.000 Paket Sembako Senilai 1 Miliar, Mendukungkung Terwujudnya New Normal
    Kontribusi Nyata Untuk Brand Lokal
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved