www.transriau.com
17:21 WIB - Bupati Kampar Sampaikan Capaian Kinerja Tahun 2017-2018 | 21:25 WIB - Dinas Kesehatan dan BPKAD Meranti Naik Kelas Menjadi Tipelogi A | 21:25 WIB - Kronologis Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi Oleh HS Terkuak | 23:25 WIB - Paripurna Istimewa DPRD Pekanbaru Pelantikan PAW 4 Orang Anggota Dewan | 22:25 WIB - DPRD Kampar Gelar Paripurna Peyampaian Nota Keuangan RAPBD Tahun 2019 Sebesar Rp.2,588 Triliun Lebih | 22:25 WIB - APBD Murni 2019 Pemmo Pekanbaru disahkan
  Rabu, 21 November 2018 | Jam Digital
Follow:
 
Peranan Pemerintah Kabupaten Kampar Dalam Mengembangkan Dunia Usaha Ekonomi Masyarakat

Selasa, 12/09/2017 - 22:44:25 WIB
Bupati Kampar Aziz Zainal Bersama Pelaku Usaha di Kabupaten Kampar
TERKAIT:
 
  • Peranan Pemerintah Kabupaten Kampar Dalam Mengembangkan Dunia Usaha Ekonomi Masyarakat
  •  

    Ditengah geliat perekonomian Kabupaten Kampar, yang antara lain ditunjang dengan masuknya dunia usaha ke daerah ini dengan mengelola berbagai bidang usaha, kegiatan perekonomian seperti koperasi, usaha mikro, kecil dan kewirausahaan tetap mendapat tempat yang layak untuk berkiprah dan menunjukkan eksistensinya.

    Bahkan usaha semacam ini, yang menjadikan masyarakat sebagai objek sekaligus subjek pelaku, menampakkan ketegarannya dalam menghadapi berbagai krisis. Ketika krisis ekonomi melanda Indonesia tahun 1997 lalu, usaha semacam ini menunjukkan kekuatannya dalam menghadapi badai krisis, mengalahkan usaha skala menengah dan besar yang melibatkan korporasi sebagai pelaku utama.

    Sadar akan besarnya peran koperasi, usaha mikro, kecil dan kewirausahaan sebagai tiang penyangga perekonomian masyarakat, bahkan bukan tidak mungkin enjadi andalan perekonomian sebagian masyarakat, Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Kampar memberikan perhatian lebih terhadap sektor itu, dimaksudkan untuk dapat terus tumbuh berkembang dan survive d tengah persaingan usaha yang cenderung makin menajam.

    Langkah yang ditempuh Pemkab Kampar untuk itu, antara lain bekerja sama dengan stakeholder berusaha memberikan apresiasi dan dukungan terhadap inovasi dan aneka bentuk usaha kecil menengah (UKM) yang dilakukan oleh masyarakat Kampar. Intinya, Pemkab Kampar di bawah duet kepemimpinan Bupati H. Azis Zaenal dan Wakil Bupati Catur Sugeng Susanto memiliki komitmen yang kuat dan teruji untuk membangun ekonomi rakyat melalui koperasi, usaha mikro, kecil dan kewirausahaan.

    Menurut Bupati Kampar H. Azis Zaenal, seluruh komponen masyarakat Kampar harus bekerjasama dan bahu membahu dengan Pemkab dalam membangun Kampar yang lebih baik, termasuk peran masyarakat sendiri dalam mendongkrak perekonomian. “Saya berharap kepada seluruh komponen masyarakat yang ada bekerjasama bahu membahu dengan Pemkab Kampar sehingga dapat membangun Kabupaten Kampar sesuai dengan apa yang kita harapkan," ujar Azis.

    Terlepas dari harapan Bupati Azis Zaenal, Pemkab Kampar memang telah terus berupaya berbuat banyak dalam mendukung warganya yang ingin menggiatkan ekonomi, baik melalui koperasi, usaha mikro, kecil maupun kewirausahaan.

    Koperasi, satu misal, merupakan badan usaha yang beranggotakan orang-seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan. Pembangunan ekonomi masyarakat khususnya di Kabupaten Kampar, tak akan terlepas dari peran koperasi sebagai wadah gerakan masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup demi masa depan yang lebih baik.

    Namun demikian, kemajuan koperasi ini tentunya tidak terlepas dari campur tangan pemerintah, khususnya Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Dinas Perdagangan dan Usaha Kecil Menengah (Disdag-UKM) Kabupaten Kampar, dimana Disdag-UKM Kampar ini merupakan OPD yang mempunyai tugas melaksanakan urusan Pemerintah Daerah berdasarkan asas otonom dan tugas pembantu dibidang Koperasi dan UKM.

    Kepala Disdag-UKM Kampar, Amin Filda, mengatakan selama ini pihaknya terus melakukan berbagai pembinaan bagi pengembangan para pelaku UKM di daerah ini, diantaranya dengan melakukan pelatihan-pelatihan, akses permodalan dalam hal serta hal-hal yang berkenaan dengan para pelaku UKM.

    Dan salah satu komitmen dari Pemkab Pelalawan dalam pengembangan pelaku UMKM adalah dengan diluncurkannya Aplikasi berbasis online pendukung bisnis kecil berbasis Koperasi dan UKM. "Ini salah satu pengupayaan agar pelaku UKM di Kabupaten Kampar ini lebih maju. Tidak bisa dengan waktu yang sebentar. Kita harus melalui proses panjang agar, UKM kita berhasil naik kelas,” kata Amin Filda.

    Dengan adanya upaya yang dilakukan, kata Amin, pihaknya optimis kedepannya kemajuan koperasi dan UKM di Kampar akan semakin berkembang demi kesejahteraan masyarakat. "Dan upaya ini juga sebagai bentuk Pemkab Kampar dalam upaya meningkatkan ekonomi kerakyatan dengan mengkoneksikan program pemerintah propinsi dan pusat serta Program Pemkab Kampar," ujarnya.

    Bupati Kampar H Azis Zaenal bersama Kadis Pertanian Henry Dunan saat menyerahkan Alat Modernisasi dan mekanisasi Pertanian guna peningkatan produksi pertanian di kabupaten Kampar

    Dikatakannya, bahwa alam era desentralisasi, Pemkab Kampar mencoba menempatkan Koperasi dan UKM sebagai lokomotif untuk menggerakan roda pembangunan ekonomi sektor riil. Dengan demikian, agar lokomotif itu bisa melaju kencang, maka dari itu Pemerintah Kabupaten Kampar terus melakukan penataan pondasi rel yang kokoh.

    Juga terkait kualitas produksi yang dihasilkan, pihaknya menjelaskan memang ada hal yang masih belum maksimal dalam artian, banyak yang belum fokus atau bersifat kondisional, serta dari sisi pemasaran masih bersifat konvensional. “Dengan era digitalisasi berbasis online sekarang ini, semestinya akan lebih mempermudah dalam mencari market. Akan tetapi belum dimanfaatkan secara optimal,“ bebernya.

    Terlebih dengan pembiayaan permodalan baik dari perbankan pemerintah maupun non pemerintah. Yang selama ini si pelaku UKM, tidak memanfaatkan seratus persen guna menggenjot usahanya. Dan kenyataan di lapangan banyak dialih fungsikan untuk kebutuhan pribadinya.

    Meski tidak semua, namun pihaknya menemukan banyak terjadi di lapangan. Yang seharusnya dimanfaatkan penuh untuk menunjang usahanya agar lebih berkembang. “Untuk soal akses permodalan sebenarnya tidak lah sulit, tapi tidak termanfaat secara tepat. Ada yang sebagian begitu cair modal dijadikan DP kendaraan, ataupun keperluan yang sifatnya pribadi,” katanya

    Data Bappeda Kampar menunjukkan, sepanjang tahun 2016 lalu, tercatat kondisi Riil tahun 2016 sampai dengan triwulan IV total Investasi yang masuk ke Kabupaten kampar berjumlah Rp1.77 triliun (dalam kurs rupiah) terdiri dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN)  sejumlah Rp411 miliar dengan jumlah persetujuan izin/proyek 2 buah dan  Penanaman Modal Asing (PMA) berjumlah  Rp1.36 triliun.

    Selain itu, Pemerintah Kampar juga mempunyai visi yang kuat dalam upaya membangun kemandirian usaha masyarakatnya melalui sektor kerakyatan seperti perdagangan dan jasa. Koperasi dan UKM merupakan bagian integral dunia usaha nasional, mempunyai kedudukan, potensi, dan peranan yang sangat penting dan strategis dalam mewujudkan tujuan pembangunan ekonomi serta memecahkan masalah ekonomi pada khususnya.

    Berbagai cara telah digunakan manusia untuk memecahkan permasahan ekonomi yang telah dihadapi salah satunya adalah koperasi. Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan, dapat berperan dalam proses pemerataan dan peningkatan pendapatan masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan berperan dalam mewujudkan stabilitas nasional pada
    umumnya dan stabilitas ekonomi khususnya.

    Data Diskop dan UKM Riau menyebutkan, jumlah UMKM di Kabupaten kampar merupakan jumlah terbesar kedua setelah Kota Pekanbaru  yakni sebanyak  45.446 UMKM. Meski memiliki jumlah yang relatif besar, namun tidak dinafikan UMKM di Kampar juga mempunyai berbagai persoalan klasik yang mengharuskan perlunya peningkatan kualifikasi dan kemampuan dalam pengembangan dunia usaha.

    Drs. Amin Filda melalui Kabid UKM S. Netti Dongoran SE beberapa waktu lalu menyatakan, bahwa pengupayaan agar pelaku UMKM di Kabupaten Kampar ini lebih maju, Tidak bisa dengan waktu yang sebentar. “Kita harus melalui proses panjang agar, UMKM kita berhasil naik kelas,” Terangnya.

    Kualitas produksi dari usaha yang  dihasilkan jugas masih belum maksimal.  Banyak yang belum fokus atau bersifat kondisional, serta pengelolaan usahanya juga masih cenderung konvensional. “Dengan era digitalisasi berbasis online sekarang ini, semestinya akan lebih mempermudah dalam mencari market. Akan tetapi belum dimanfaatkan secara optimal, “Bebernya.

    Terlebih dengan pembiayaan permodalan baik dari perbankan Pemerintah maupun non pemerintah. Yang selama ini si pelaku UMKM, tidak memanfaatkan seratus persen guna menggenjot usahanya. Dan kenyataan dilapangan banyak di alih fungsikan untuk kebutuhan pribadinya.

    Dia mencontohkan sektor perdagangan dan jasa, properti, industri manufaktur dan industri Hilir mempunyai prospek yang kuat untuk melahirkan banyak pelaku usaha di Kampar. Karena itulah, upaya pembinaan, dukungan untuk percepatan perlu menjadi perhatian serius bagi jajaran pemkab Kampar.

    Tetapi pihaknya berupaya secara maksimal dalam memajukan UKM agar pelaku usaha tersebut mampu naik kelas, supaya menunjang perekonomiannya. “Kita berikan pelatihan baik dari Daerah maupun Provinsi, serta menstimulasi melalui permodalan dengan suku bunga yang kecil. Seperti program dana bergulir dan Kredit Usaha Rakyat (KUR),” pungkasnya.

    Foto Fitrah Dayun II.
    Bupati Kampar H Azis Zaenal saat meninjau kondisi Pasar Danau yang dibangun Pemerintah menjadi Pasar Danau Menjadi Modern Tradisional

    Dari sektor Pariwisata, Pemkab Kampar beberapa waktu lalu mengundang para ninik mamak Ninik Mamak Penguasa Tanah Ulayat Ulu Kasok, Ini Hasil Pertemuannya. Hal ini menunjukkan keseriausan Pemerintah yang dipinpin Aziz Zainal selaku Bupati dalam mengembangkan Alam di daerah Ulu Kasok Desa Pulau Gadang, Kecamatan XIII Koto Kampar

    Dalam pertemuan itu Bupati mengundang para ninik mamak beserta Camat XIII Koto Kampar Amiruddin, Kepala Desa Pulau Gadang Abdul Razak, Kepala Desa Koto Masjid Arjunalis, Kepala Desa Tanjung Alai Yulnedi, Kepala Desa Muara Takus,  Ninik Mamak Suku Piliang Kenegerian Pulau Gadang Khalid Datuk Jangkuto, mantan Datuk Jangkuto Jalinus beserta perangkat desa

    Ninik mamak sepakat pengelolaan pariwisata dikelola oleh pemerintah karena apabila dikelola dengan baik maka akan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Diantaranya meningkatnya ekonomi masyarakat dari kunjungan wisatawan sehingga dapat menyerap tenaga kerja lokal dan meningkatkan perputaran uang di Kabupaten Kampar.

    Setelah meninjau Ulu Kasok dan beberapa daerah di Danau PLTA Koto Panjang akhir pekan kemarin, Bupati Kampar melanjutkan pertemuan dengan beberapa ninik mamak terkait di beberapa desa di Kecamatan XIII Koto Kampar, Selasa (18/7/2017) di ruang rapat kantor Bupati Kampar.

    Azis mengungkapkan, setelah melihat langsung beberapa objek wisata di Kecamatan XIII Koto Kampar, ia melihat objek wisata itu mempunyai potensi untuk dikembangkan menjadi daerah tujuan wisata sehingga perlu dikembangkan dan direncanakan sedemikian rupa agar menjadi destinasi pariwisata yang terkelola dengan baik. (Advetorial Pemkab Kampar)





     
    Berita Terkini:
  • Bupati Kampar Sampaikan Capaian Kinerja Tahun 2017-2018
  • Dinas Kesehatan dan BPKAD Meranti Naik Kelas Menjadi Tipelogi A
  • Kronologis Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi Oleh HS Terkuak
  • Paripurna Istimewa DPRD Pekanbaru Pelantikan PAW 4 Orang Anggota Dewan
  • DPRD Kampar Gelar Paripurna Peyampaian Nota Keuangan RAPBD Tahun 2019 Sebesar Rp.2,588 Triliun Lebih
  • APBD Murni 2019 Pemmo Pekanbaru disahkan
  • Pemkab Meranti Ajukan Nota Keuangan RAPBD 2019 Rp1,4 Triliun
  • Ahmad Syah Harrofie : Jadwal Pelantikan Gubri Bersamaan Dengan Gubernur Bengkulu
  • Paripurna DPRD Kampar Peyampaian Nota Keuangan RAPBD Tahun 2019
  • PT Ivomas Tunggal Bantu 100 Sak Semen Untuk Koramil 11/PWK Kandis
  • Pengurus PUKK F-SPBPU SPSI se-Kota Pekanbaru dilantik
  • UIR Teken Deklarasi Asosiasi Perguruan Tinggi Islam Asean di Bandung
  • Pemkab Rohil Serahkan Bantuan Korban Banjir di Rantau Kopar
  • Rehabilitasi Tanaman di Areal Konservasi PT Ivomas Tunggal Berjalan Sukses
  • Pemkab Siak Terima CSR Dari Bank Riau Kepri Asrama Rumah Tahfidz Al-Alim dan 3 RKB
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    3 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    4 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    5 Advetorial Pemprov Riau
    Pemprov Riau Akan Bangun 2000 RLH di Tahun 2016
    6 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    7 Kodim 0314/Inhil Gelar Lomba Cerdas Cermat Bela Negara (LCCBN)
    8 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    9 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
    10 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
     
    TRANS PILIHAN
    Senin, 19/11/2018 - 22:25 WIB
    APBD Murni 2019 Pemmo Pekanbaru disahkan
    Dihadapan Kapolri Plt Gubri Bersama Dirut Bank Riau Kepri Teken MoU Samsat Nasional
    Riau Expo 2018, Sinar Mas Tampilkan Kuliner dan Hasil Pertanian Binaannya
    PT RAPP Memeriahkan Event Riau Expo 2018
    Bawaslu Riau Putuskan Deklarasi Kepala Daerah Dukung Jokowi Tidak Penuhi Unsur Pidana
    KPK Segara Launching MoU Pajak Online Antara 4 Walikota dan 1 Bupati di Riau/Kepri Dengan BRK
    Pemkab Bintan Terima Satu Unit Mobil Pelayanan Pajak Daerah CSR Bank Riau Kepri
    Pemprov Riau Beri Penghargaan 17 Pemuda Berprestasi
    Plt Gubri Lantik 79 Kepala SMA/SMK dan SLB se Provinsi Riau
    Penandatanganan MoU Kerjasama Bisnis Kadin dan Aljazair
    Plt Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim Terima Sertifikat WBTB Dari Mendikbud
    Sekda Pemprov Riau Buka Rakor Pengawasan Daerah 2018
    KPK RI Kumpulkan Lima Kepala Bapenda di Bank Riau Kepri
    Pemkab Inhil Terima Bantuan 500 Mushaf Al Quran dari Sinarmas Forestry
    Rektor UIR Bersama Kapolresta Kunjungi Susan Dewi di Jumat Barokah
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved