www.transriau.com
12:30 WIB - Plt. Bupati Siak Alfedri Paparkan Program Unggulan Bidang Keagamaan | 12:28 WIB - Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Meranti Periode 2018-2019 Resmi di Lantik | 23:50 WIB - Pendukung Harris dan Zukri di Pelalawan Bersatu, Menangkan Syamsuar-Edy Natar Nasution | 23:37 WIB - Bandar Shabu Diciduk Polisi di Wilayah Air Tiris Kampar | 19:28 WIB - Pjs Bupati Inhil Rudyanto Buka Kemah Prestasi Terpadu Gerakan Pramuka | 18:58 WIB - Polsek Siak Hulu Amankan 2 Pelaku Penggelapan Sepeda Motor
  Minggu, 25 Februari 2018 | Jam Digital
Follow:
 
Peranan Pemerintah Kabupaten Kampar Dalam Mengembangkan Dunia Usaha Ekonomi Masyarakat

Selasa, 12/09/2017 - 22:44:25 WIB
Bupati Kampar Aziz Zainal Bersama Pelaku Usaha di Kabupaten Kampar
TERKAIT:
 
  • Peranan Pemerintah Kabupaten Kampar Dalam Mengembangkan Dunia Usaha Ekonomi Masyarakat
  •  

    Ditengah geliat perekonomian Kabupaten Kampar, yang antara lain ditunjang dengan masuknya dunia usaha ke daerah ini dengan mengelola berbagai bidang usaha, kegiatan perekonomian seperti koperasi, usaha mikro, kecil dan kewirausahaan tetap mendapat tempat yang layak untuk berkiprah dan menunjukkan eksistensinya.

    Bahkan usaha semacam ini, yang menjadikan masyarakat sebagai objek sekaligus subjek pelaku, menampakkan ketegarannya dalam menghadapi berbagai krisis. Ketika krisis ekonomi melanda Indonesia tahun 1997 lalu, usaha semacam ini menunjukkan kekuatannya dalam menghadapi badai krisis, mengalahkan usaha skala menengah dan besar yang melibatkan korporasi sebagai pelaku utama.

    Sadar akan besarnya peran koperasi, usaha mikro, kecil dan kewirausahaan sebagai tiang penyangga perekonomian masyarakat, bahkan bukan tidak mungkin enjadi andalan perekonomian sebagian masyarakat, Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Kampar memberikan perhatian lebih terhadap sektor itu, dimaksudkan untuk dapat terus tumbuh berkembang dan survive d tengah persaingan usaha yang cenderung makin menajam.

    Langkah yang ditempuh Pemkab Kampar untuk itu, antara lain bekerja sama dengan stakeholder berusaha memberikan apresiasi dan dukungan terhadap inovasi dan aneka bentuk usaha kecil menengah (UKM) yang dilakukan oleh masyarakat Kampar. Intinya, Pemkab Kampar di bawah duet kepemimpinan Bupati H. Azis Zaenal dan Wakil Bupati Catur Sugeng Susanto memiliki komitmen yang kuat dan teruji untuk membangun ekonomi rakyat melalui koperasi, usaha mikro, kecil dan kewirausahaan.

    Menurut Bupati Kampar H. Azis Zaenal, seluruh komponen masyarakat Kampar harus bekerjasama dan bahu membahu dengan Pemkab dalam membangun Kampar yang lebih baik, termasuk peran masyarakat sendiri dalam mendongkrak perekonomian. “Saya berharap kepada seluruh komponen masyarakat yang ada bekerjasama bahu membahu dengan Pemkab Kampar sehingga dapat membangun Kabupaten Kampar sesuai dengan apa yang kita harapkan," ujar Azis.

    Terlepas dari harapan Bupati Azis Zaenal, Pemkab Kampar memang telah terus berupaya berbuat banyak dalam mendukung warganya yang ingin menggiatkan ekonomi, baik melalui koperasi, usaha mikro, kecil maupun kewirausahaan.

    Koperasi, satu misal, merupakan badan usaha yang beranggotakan orang-seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan. Pembangunan ekonomi masyarakat khususnya di Kabupaten Kampar, tak akan terlepas dari peran koperasi sebagai wadah gerakan masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup demi masa depan yang lebih baik.

    Namun demikian, kemajuan koperasi ini tentunya tidak terlepas dari campur tangan pemerintah, khususnya Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Dinas Perdagangan dan Usaha Kecil Menengah (Disdag-UKM) Kabupaten Kampar, dimana Disdag-UKM Kampar ini merupakan OPD yang mempunyai tugas melaksanakan urusan Pemerintah Daerah berdasarkan asas otonom dan tugas pembantu dibidang Koperasi dan UKM.

    Kepala Disdag-UKM Kampar, Amin Filda, mengatakan selama ini pihaknya terus melakukan berbagai pembinaan bagi pengembangan para pelaku UKM di daerah ini, diantaranya dengan melakukan pelatihan-pelatihan, akses permodalan dalam hal serta hal-hal yang berkenaan dengan para pelaku UKM.

    Dan salah satu komitmen dari Pemkab Pelalawan dalam pengembangan pelaku UMKM adalah dengan diluncurkannya Aplikasi berbasis online pendukung bisnis kecil berbasis Koperasi dan UKM. "Ini salah satu pengupayaan agar pelaku UKM di Kabupaten Kampar ini lebih maju. Tidak bisa dengan waktu yang sebentar. Kita harus melalui proses panjang agar, UKM kita berhasil naik kelas,” kata Amin Filda.

    Dengan adanya upaya yang dilakukan, kata Amin, pihaknya optimis kedepannya kemajuan koperasi dan UKM di Kampar akan semakin berkembang demi kesejahteraan masyarakat. "Dan upaya ini juga sebagai bentuk Pemkab Kampar dalam upaya meningkatkan ekonomi kerakyatan dengan mengkoneksikan program pemerintah propinsi dan pusat serta Program Pemkab Kampar," ujarnya.

    Bupati Kampar H Azis Zaenal bersama Kadis Pertanian Henry Dunan saat menyerahkan Alat Modernisasi dan mekanisasi Pertanian guna peningkatan produksi pertanian di kabupaten Kampar

    Dikatakannya, bahwa alam era desentralisasi, Pemkab Kampar mencoba menempatkan Koperasi dan UKM sebagai lokomotif untuk menggerakan roda pembangunan ekonomi sektor riil. Dengan demikian, agar lokomotif itu bisa melaju kencang, maka dari itu Pemerintah Kabupaten Kampar terus melakukan penataan pondasi rel yang kokoh.

    Juga terkait kualitas produksi yang dihasilkan, pihaknya menjelaskan memang ada hal yang masih belum maksimal dalam artian, banyak yang belum fokus atau bersifat kondisional, serta dari sisi pemasaran masih bersifat konvensional. “Dengan era digitalisasi berbasis online sekarang ini, semestinya akan lebih mempermudah dalam mencari market. Akan tetapi belum dimanfaatkan secara optimal,“ bebernya.

    Terlebih dengan pembiayaan permodalan baik dari perbankan pemerintah maupun non pemerintah. Yang selama ini si pelaku UKM, tidak memanfaatkan seratus persen guna menggenjot usahanya. Dan kenyataan di lapangan banyak dialih fungsikan untuk kebutuhan pribadinya.

    Meski tidak semua, namun pihaknya menemukan banyak terjadi di lapangan. Yang seharusnya dimanfaatkan penuh untuk menunjang usahanya agar lebih berkembang. “Untuk soal akses permodalan sebenarnya tidak lah sulit, tapi tidak termanfaat secara tepat. Ada yang sebagian begitu cair modal dijadikan DP kendaraan, ataupun keperluan yang sifatnya pribadi,” katanya

    Data Bappeda Kampar menunjukkan, sepanjang tahun 2016 lalu, tercatat kondisi Riil tahun 2016 sampai dengan triwulan IV total Investasi yang masuk ke Kabupaten kampar berjumlah Rp1.77 triliun (dalam kurs rupiah) terdiri dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN)  sejumlah Rp411 miliar dengan jumlah persetujuan izin/proyek 2 buah dan  Penanaman Modal Asing (PMA) berjumlah  Rp1.36 triliun.

    Selain itu, Pemerintah Kampar juga mempunyai visi yang kuat dalam upaya membangun kemandirian usaha masyarakatnya melalui sektor kerakyatan seperti perdagangan dan jasa. Koperasi dan UKM merupakan bagian integral dunia usaha nasional, mempunyai kedudukan, potensi, dan peranan yang sangat penting dan strategis dalam mewujudkan tujuan pembangunan ekonomi serta memecahkan masalah ekonomi pada khususnya.

    Berbagai cara telah digunakan manusia untuk memecahkan permasahan ekonomi yang telah dihadapi salah satunya adalah koperasi. Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan, dapat berperan dalam proses pemerataan dan peningkatan pendapatan masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan berperan dalam mewujudkan stabilitas nasional pada
    umumnya dan stabilitas ekonomi khususnya.

    Data Diskop dan UKM Riau menyebutkan, jumlah UMKM di Kabupaten kampar merupakan jumlah terbesar kedua setelah Kota Pekanbaru  yakni sebanyak  45.446 UMKM. Meski memiliki jumlah yang relatif besar, namun tidak dinafikan UMKM di Kampar juga mempunyai berbagai persoalan klasik yang mengharuskan perlunya peningkatan kualifikasi dan kemampuan dalam pengembangan dunia usaha.

    Drs. Amin Filda melalui Kabid UKM S. Netti Dongoran SE beberapa waktu lalu menyatakan, bahwa pengupayaan agar pelaku UMKM di Kabupaten Kampar ini lebih maju, Tidak bisa dengan waktu yang sebentar. “Kita harus melalui proses panjang agar, UMKM kita berhasil naik kelas,” Terangnya.

    Kualitas produksi dari usaha yang  dihasilkan jugas masih belum maksimal.  Banyak yang belum fokus atau bersifat kondisional, serta pengelolaan usahanya juga masih cenderung konvensional. “Dengan era digitalisasi berbasis online sekarang ini, semestinya akan lebih mempermudah dalam mencari market. Akan tetapi belum dimanfaatkan secara optimal, “Bebernya.

    Terlebih dengan pembiayaan permodalan baik dari perbankan Pemerintah maupun non pemerintah. Yang selama ini si pelaku UMKM, tidak memanfaatkan seratus persen guna menggenjot usahanya. Dan kenyataan dilapangan banyak di alih fungsikan untuk kebutuhan pribadinya.

    Dia mencontohkan sektor perdagangan dan jasa, properti, industri manufaktur dan industri Hilir mempunyai prospek yang kuat untuk melahirkan banyak pelaku usaha di Kampar. Karena itulah, upaya pembinaan, dukungan untuk percepatan perlu menjadi perhatian serius bagi jajaran pemkab Kampar.

    Tetapi pihaknya berupaya secara maksimal dalam memajukan UKM agar pelaku usaha tersebut mampu naik kelas, supaya menunjang perekonomiannya. “Kita berikan pelatihan baik dari Daerah maupun Provinsi, serta menstimulasi melalui permodalan dengan suku bunga yang kecil. Seperti program dana bergulir dan Kredit Usaha Rakyat (KUR),” pungkasnya.

    Foto Fitrah Dayun II.
    Bupati Kampar H Azis Zaenal saat meninjau kondisi Pasar Danau yang dibangun Pemerintah menjadi Pasar Danau Menjadi Modern Tradisional

    Dari sektor Pariwisata, Pemkab Kampar beberapa waktu lalu mengundang para ninik mamak Ninik Mamak Penguasa Tanah Ulayat Ulu Kasok, Ini Hasil Pertemuannya. Hal ini menunjukkan keseriausan Pemerintah yang dipinpin Aziz Zainal selaku Bupati dalam mengembangkan Alam di daerah Ulu Kasok Desa Pulau Gadang, Kecamatan XIII Koto Kampar

    Dalam pertemuan itu Bupati mengundang para ninik mamak beserta Camat XIII Koto Kampar Amiruddin, Kepala Desa Pulau Gadang Abdul Razak, Kepala Desa Koto Masjid Arjunalis, Kepala Desa Tanjung Alai Yulnedi, Kepala Desa Muara Takus,  Ninik Mamak Suku Piliang Kenegerian Pulau Gadang Khalid Datuk Jangkuto, mantan Datuk Jangkuto Jalinus beserta perangkat desa

    Ninik mamak sepakat pengelolaan pariwisata dikelola oleh pemerintah karena apabila dikelola dengan baik maka akan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Diantaranya meningkatnya ekonomi masyarakat dari kunjungan wisatawan sehingga dapat menyerap tenaga kerja lokal dan meningkatkan perputaran uang di Kabupaten Kampar.

    Setelah meninjau Ulu Kasok dan beberapa daerah di Danau PLTA Koto Panjang akhir pekan kemarin, Bupati Kampar melanjutkan pertemuan dengan beberapa ninik mamak terkait di beberapa desa di Kecamatan XIII Koto Kampar, Selasa (18/7/2017) di ruang rapat kantor Bupati Kampar.

    Azis mengungkapkan, setelah melihat langsung beberapa objek wisata di Kecamatan XIII Koto Kampar, ia melihat objek wisata itu mempunyai potensi untuk dikembangkan menjadi daerah tujuan wisata sehingga perlu dikembangkan dan direncanakan sedemikian rupa agar menjadi destinasi pariwisata yang terkelola dengan baik. (Advetorial Pemkab Kampar)





     
    Berita Terkini:
  • Plt. Bupati Siak Alfedri Paparkan Program Unggulan Bidang Keagamaan
  • Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Meranti Periode 2018-2019 Resmi di Lantik
  • Pendukung Harris dan Zukri di Pelalawan Bersatu, Menangkan Syamsuar-Edy Natar Nasution
  • Bandar Shabu Diciduk Polisi di Wilayah Air Tiris Kampar
  • Pjs Bupati Inhil Rudyanto Buka Kemah Prestasi Terpadu Gerakan Pramuka
  • Polsek Siak Hulu Amankan 2 Pelaku Penggelapan Sepeda Motor
  • Siaga Karhutla, Tim Pemadam PT. RAPP Lalukan Patroli 24 Jam
  • Utamakan Keselamatan Masyarakat, Sat Lantas Polres Pelalawan Mengambil Tindakan Cepat
  • BPBD Riau Dapat PenghargaanTerbaik Wilayah III Penanggulangan Karhutla
  • Rasyidah Alfedri Berpesan Program Prioritas PKK dijalankan
  • Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Siak Tahun 2019
  • Peringati HUT PWI ke-72 dan HPN 2018 Besok, PWI Riau Tanam 500 Bibit Pohon di Stadion Utama
  • Cagub Andi Rachman Dimnta Lanjutkan Program Asuransi Ternak
  • Menolak UU MD3, BEM Se Indonesia Merangsek DPRD Riau
  • Kembangkan Budidaya Ganggang, Pemkab Pelalawan Undang Tenaga Ahli Jepang
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    3 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    4 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    5 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    6 Kodim 0314/Inhil Gelar Lomba Cerdas Cermat Bela Negara (LCCBN)
    7 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
    8 Advetorial Pemprov Riau
    Pemprov Riau Akan Bangun 2000 RLH di Tahun 2016
    9 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    10 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
     
    TRANS PILIHAN
    Jumat, 16/02/2018 - 18:37 WIB
    Pakai Kode "Cheese"
    Begini Kronologi OTT KPK di Lampung Tengah Sebanyak 19 Orang, Bupati Hingga Pimpinan DPRD
    Harap Pinta Belasan Tahun
    Setelah Belasan Tahun Akhirnya Kota Pekanbaru Miliki Rumah Sakit
    Tanoto Foundation Bangun Gedung Program Vokasi Pulp dan Paper Center di UR
    Galeri Foto
    Deklarasi dan Pendaftaran Bakal Calon Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman - Suyatno
    Tingkatkan Peran Sebagai APEX BPR, Bank Riau Kepri Gelar Workshop Sinergitas
    Chevron Mulai Studi Proyek Indonesia Deepwater Development
    Rachmat Witoelar Utusan Khusus Presiden Untuk Perubahan Iklim Apresiasi Program DMPA Sinarmas
    Hamdan Zoelva : Permohonan RAPP Terkait SK 5322 Kasus Administratif, Bukan Melawan Negara
    Marsekal Hadi Tjahjanto Resmi Jabat Panglima TNI
    Gubernur Riau Terima DIPA Tahun 2018 Sebesar Rp21,91 Triliun
    Perdamaian Kordias-Suhardiman Pakai Adat Melayu, Potong Kerbau dan Makan Bejambau
    Bank Riau Kepri Raih Good Financial Performance Di Ajang Indonesia Best Banking Brand Award 2017
    DPM-PTSP Kota Pekanbaru Permudah Pelayanan Perizinan dengan Aplikasi SIMOLEK
    Memeriahkan HKN ke 53, Pemkab Rohil Gelar Berbagai Kegiatan
    Pemkab Kampar Tingkatkan PAD dan Meminimalkan Beban Masyarakat
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved