www.transriau.com
19:17 WIB - Kevine, Pengusaha Milenial Ajak Generasimuda Siap Hadapi Perdagangan Global 2020 | 19:10 WIB - Pemkab Kampar Gelar FGD Satu Data Kependudukan | 19:02 WIB - JNE Pekanbaru Salurkan Bantuan untuk Warga Korban Banjir di Rokan Hulu | 16:50 WIB - Lahirkan Kerjasama Kawasan Edukasi dan Agrowisata Kopi dengan Investor Korea | 16:43 WIB - PTPN V Akan Membangun Kebun dan Pabrik Kelapa Sawitdi Kawasan Teknopolitan Kabupaten Pelalawan | 16:35 WIB - Empat Kali Berturut-Turut Pemkab Inhil Terima Penghargaan Peduli HAM
  Kamis, 12 Desember 2019 | Jam Digital
Follow:
 
Bupati Kampar Terima 4 Dokumen Usulan Registrasi Masyarakat Hukum Adat

Kamis, 13/09/2018 - 16:31:40 WIB

TERKAIT:
 
  • Bupati Kampar Terima 4 Dokumen Usulan Registrasi Masyarakat Hukum Adat
  •  

    Bupati Kampar H Azis Zaenal Menerima 4 (empat) Dokumen Usulan Registrasi Masyarakat Hukum Adat, Wilayah Adat dan Hutan Adat di Imbo Putui Kecamatan Tapung dari Ninik Mamak Kenegerian Batu Sanggan, Kenegerian Gajah Betalut, Kenegerian Kuok, dan Kenegrian Petapahan, Kamis (13/9/2018).

    Usai menerima 4 dokumen tersebut Bupati Kampar dalam arahannya mengatakan kita harus mencintai hutan kita, dan jangan kita ganggu hutan kita ini, kita harus mempertahankan hutan adat, dan sebagai Bupati Kampar akan terus mendukung penuh untuk memperjuangkan hutan adat kita agar dilestarikan.

    “Barusan saya menerima Dokumen Usulan Registrasi Masyarakat Hukum Adat, Wilayah Adat dan Hutan Adat dan langsung saya serahkan kepada Tim Verifikasi Pemerintah Kabupaten Kampar dalam hal ini Kepala Dinas BLH untuk ditindak lanjuti dan diproses, saya beri waktu 1 (satu) minggu untuk diselesaikan, dilengkapi semua kekurangan administrasinya, verifikasi, tinjau kelapangan, luasnya jangan melebihi, data lengkap dan segera buat SK Bupati dalam pembentukan Tim saya tandatangani langsung agar bisa dibawa kejakarta kerja kita nampak.”

    Bupati Kampar mengharapkan jika memang tanggal 21 September 2018 ada penyerahan dokumen masyarakat hukum adat, wilayah adat dan hutan adat oleh presiden, usulan ini akan kita minta kepastiannya untuk dapat diberikan surat atau rekomundasi bahwa ada keseriusan dari pusat untuk meyakinkan kita bahwa hutan yang kita usulkan ini betul-betul dilindungi oleh adat, dipelihara oleh masyarakat, dilindungi oleh pemerintah kabupaten, provinsi dan Negara.

    “Pagi ini saya bertambah sehat, bersyukur karena bisa menghirup udara segar di hutan imbo putui ini, ternyata masih banyak datuk-datuk, tokoh masyarakat dan pemuda kita yang peduli terhadap hutan adat.”ujar Azis Zaenal

    Bupati Kampar juga mengingatkan agar tidak menebang hutan sebab kelestarian hutan harus dijaga, hutan ini bisa diberdayakan untuk meningkatkan kehidupan masyarakat dengan cara dibenahi dengan mengembangkan wisata alam karena dengan demikian masyarakat bisa terbantu ekonominya dan hutan dapat terlindungi.

    “Saya sebagai Bupati akan berupaya sesegera mungkin untuk menjadikan dokumen-dokumen ini dijadikan SK Bupati dan membawanya ke Jakarta agar segera diusulkan, dan akan kita gesa perlindungan hutan adat di Kabupaten Kampar.”ujarnya

    Bupati Kampar juga menjelaskan bahwa jika tali bapilin tigo semakin kokoh dan kuat antara ninik mamak, ulama dan pemerintah, negeri akan semakin makmur dan sejahtera. 

    “Tidak ada kotak-kotak, semua sama, semua akan kita bangun, karena yang akan membangun negeri kita ini adalah kita sendiri.”tegas Azis

    Bupati Kampar mengajak ninik mamak, tokoh adat, tokoh pemuda dan masyarakat bersama-sama membangun untuk kesejahteraan masyarakat banyak, dan menjadikan Kampar baldatun thayyibatun warabbun ghofur.

    Sebelum tokoh masyarakat Kholis memaparkan bahwa Hutan adat imbo putui luasnya 270 ha, yang awal seluas 400 ha, seiringnya waktu masuknya perusahaan yang menjanjikan pola KKPA dengan masyarakat dengan persyaratan diserahkannya sebahagian lahan hutan maka menjadi 270 ha.

    “Untuk itu kami meminta agar lahan yang sudah diambil tersebut dikembalikan agar hutan ini dapat terjaga kelestariannya.”ujar kholis

    Selain itu juga kholis meminta agar Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Bupati Kampar dapat mempercepat pengurusan usulan Registrasi Masyarakat Hukum Adat, Wilayah Adat dan Hutan Adat sehingga dapat menjaga dan menjadikan hutan wisata di Kabupaten Kampar.

    Sebelumnya Kadis Lingkungan Hidup Kampar Cokro Aminoto ketika diwawancarai media mengatakan kegiatan ini merupakan rangkaian proses penetapan hukum adat, wilayah adat dan hutan adat dikabupaten Kampar. 

    "Alhamdulillah hari ini akan dilaksankan pengusulan oleh ninik mamak kepada Pemkab kampar yang akan di terima oleh Bupati., setelah itu bupati akan menyerahkan kepada tim registrasi penetapan wilayah adat, hukum adat dan hutan adat untuk diverifikasi selanjutnya akan dikeluarkan Peraturan Bupati tentang Penetapan Wilayah Adat, Hukum Adat dan Hutan Adat di Kabupaten Kampar yang akan diserahkan kepada pemerintah pusat ," ujarnya. (trc)



     
    Berita Terkini:
  • Kevine, Pengusaha Milenial Ajak Generasimuda Siap Hadapi Perdagangan Global 2020
  • Pemkab Kampar Gelar FGD Satu Data Kependudukan
  • JNE Pekanbaru Salurkan Bantuan untuk Warga Korban Banjir di Rokan Hulu
  • Lahirkan Kerjasama Kawasan Edukasi dan Agrowisata Kopi dengan Investor Korea
  • PTPN V Akan Membangun Kebun dan Pabrik Kelapa Sawitdi Kawasan Teknopolitan Kabupaten Pelalawan
  • Empat Kali Berturut-Turut Pemkab Inhil Terima Penghargaan Peduli HAM
  • Angkat Kisah Bibi Nabi Muhammad SAW, Darwish Melejit Lewat Lagu Safiyyah
  • Festival Teater Dunia Digelar di Pekanbaru
  • Bupati HM Harris Apresiasi Kegiatan Lomba Pidato Peringatan HAKI 2019 yang ditaja Kejari Pelalawan
  • Firdaus Terpilih Jadi Ketua Pemuda Muhammadiyah Riau
  • Bripka Riko Rizki Masri Sosok Bhabinkamtibmas Kreatif dari Polsek Siak Hulu Kampar
  • CV Kuala Raja dan PT. Petrokimia Gresik Bekerjasama Distribusikan Pupuk Bersubsidi
  • Bangga Berdarah Indonesia, Tanita Rilis Videoklip Lagu Terbaru 'Baik-Baik Saja'
  • Dukung Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat, PTPN V Salurkan Bantuan PKBL Sebesar Rp10 Miliar
  • Budi Artiful Bakal Calon Bupati Pelalawan, Sosialisasikan Program Pembangunan Pro Rakyat
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    3 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    4 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    5 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    6 Advetorial Pemprov Riau
    Pemprov Riau Akan Bangun 2000 RLH di Tahun 2016
    7 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
    8 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    9 Kodim 0314/Inhil Gelar Lomba Cerdas Cermat Bela Negara (LCCBN)
    10 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
     
    TRANS PILIHAN
    Jumat, 22/11/2019 - 18:45 WIB
    PTPN V Menuju 100 Persen Sertifikasi ISCC Untuk Seluruh Unit
    Bakal Calon Bupati Pelalawan Budi Artiful Jalin Silahturrahmi Dengan Wartawan
    SKK Migas - Chevron dan UIR Bangun Migas Center Pertama di Riau
    Gangguan Tidur Karena Cemas Pada Ibu Hamil
    Petani Karet Desa Airpanas Rokan Hulu Merasa Lega Setelah MoU Dengan PT BRI AGRO dan PTPN V
    Junior PTPN 5 U11, Raih Juara Pemain Terbaik dan Top Skorer Pada FOPSSI di Yogyakarta
    Bupati HM.Wardan Hadiri Istighosah Kebangsaan Se-Provinsi Riau
    Bupati Wardan Hadiri acara Pisah Sambut Dandim 0314/Inhil
    HM Wardan Resmikan Rumah Tahfizd Desa Danau Pulai Kempas
    Hj. Zulaikhah Wardan Lantik Pengurus PMI Kecamatan Kuindra Masa Bakti 2019-2024
    Bupati HM.Wardan Hadiri Rapat bersama Presiden RI, bahas Masalah Karlahut di Riau
    Kakanwil Kemenkum HAM Riau Letakan Batu Pertama Perluasan Kantor Imigrasi Tembilhan
    Bupati HM Wardan Hadiri Pengucapan Sumpah dan Janji Anggota DPRD Inhil Periode 2019-2024
    Wardan Lantik Pengurus DKR Inhil Masa Khidmat 2019-2024
    Bupati HM.Wardan Sambangi Posko Kesehatan Dampak Kabut Asap di Kecamatan Reteh
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved