www.transriau.com
07:28 WIB - Pemimpin Lembaga Kesultanan Siak Diberi Gelar Ada | 19:04 WIB - Menkominfo RI Akan Kukuhkan Kepengurusan Persada.id. Bupati Inhil Hadir Sebagai Dewan Pembina | 18:57 WIB - Sembilan Kepala Daerah Akan Hadiri Pengukuhan dan Mukernas Persada.id | 20:15 WIB - Pemda Segera Cari Solusi Bagi Para Pedagang yang Terkena Kebakaran Pasar Terapung Selodang Kelapa | 17:56 WIB - Turut Prihatin Atas Musibah Kebakaran Pasar di Tembilahan, Gubri Tinjau langsung ke Lokasi | 08:39 WIB - Sampah di Pekanbaru Bakal Disulap jadi Energi Listrik
  Senin, 26 08 2019 | Jam Digital
Follow:
 
Keterangan Kepala Kanwil Kemenag Riau Penggunaan Pengeras Suara di Masjid, Langgar dan Mushalla

Senin, 03/09/2018 - 11:07:10 WIB

Drs H. Ahmad Supardi, MA
TERKAIT:
 
  • Keterangan Kepala Kanwil Kemenag Riau Penggunaan Pengeras Suara di Masjid, Langgar dan Mushalla
  •  

    Sehubungan dengan banyaknya pertanyaan masyarakat baik langsung maupun tidak langsung, baik melalui telpon maupun  media sosial dan bahkan viral  serta terjadi polemik di media sosial dan di tengah masyarakat, tentang penggunaan pengeras suara di Masjid, Langgar dan Musholla, sesuai dengan Instruksi Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama RI Nomor: Kep/D/101/1978 dan Surat Edaran  Dirjen Bimas Islam Nomor: B.3940/DJ.III/Hk.00.7/08/3028,  maka dengan ini kami sampaikan hal hal  sebagai berikut:

    1. Instruksi Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam tersebut tidak ada melarang penggunaan pengeras suara untuk adzan di Masjid, Langgar, dan Mushalla. Instruksi itu bahkan mempersilahkan adzan dengan pengeras suara sekuat kuatnya, karena hal itu adalah pemberitahuan waktu sholat dan  mengajak umat untuk melaksanakan sholat. Tentunya dengan suara yang merdu, fasih dan menyejukkan.

    2. Umat beragama di luar pemeluk agama Islam yang kebetulan tinggal di sekitar Masjid, Langgar, dan Mushalla, diminta untuk dapat memahami dan merasa tidak terganggu dengan suara adzan tersebut, karena ini adalah bahagian dari ajaran agama Islam yang telah membudaya dan mendarah daging bagi umat Islam, dalam rangka memberitahu waktu sholat telah tiba dan sekaligus mengajak umat untuk melaksanakan sholat  dan meraih kemenangan.

    3. Instruksi ini ditujukan pada daerah perkotaan seperti ibukota negara, provinsi, dan kab/kota yang penduduknya sangat heterogen dari sisi agama, budaya kerja, adat dan tradisi, serta lain sebagainya. Sedangkan daerah perdesaan yang penduduknya homogen atau bahkan satu kampung itu hanya dihuni umat Islam, maka dapat menyesuaikan sesuai dengan kebutuhan dan tradisi masyarakat setempat.

    4. Aturan dalam instruksi ini secara umum mengatur penggunaan pengeras suara saat pelaksanaan Adzan, Tilawah Al-Qur'an menjelang Sholat, pengajian dan Upacara Hari Besar Islam, sbb:

    ATURAN PENGGUNAAN PENGERAS SUARA

    • Pengeras suara luar digunakan untuk Adzan sebagai penanda waktu shalat.
    • Pengeras suara dalam digunakan untuk do’a dengan syarat tidak meninggikan suara.
    • Mengutamakan suara yang merdu dan fasih serta tidak meninggikan suara

    WAKTU SHOLAT SHUBUH:

    - Sebelum subuh boleh menggunakan pengeras suara paling awal 15 menit sebelum waktunya.
    - Pembacaan Al-Qur’an hanya menggunakan pengeras suara keluar.
    - Adzan waktu Subuh menggunakan pengeras suara ke luar.
    - Shalat subuh, kuliah subuh, dsb menggunakan pengeras suara ke dalam saja.

    WAKTU SHOLAT ASHAR, MAGHRIB & ISYA :
     
    5 Menit sebelum adzan dianjurkan membaca Al-Qu’an.
    Adzan dengan pengeras suara ke luar dan ke dalam.
    Sesudah Adzan, hanya menggunakan pengeras suara ke
    dalam.

    WAKTU SHOLAT DZUHUR DAN JUMAT :

    5 menit menjelang dzuhur dan 15 menit menjelang waktu jum’at diisi dengan bacaan Al-Qur’an yang ditujukan ke luar, demikian juga suara adzan.
    Shalat, do’a, pengumuman, khutbah, menggunakan pengeras suara ke dalam

    WAKTU TAKBIR, TARHIM DAN RAMADHAN :

    Takbir Idul Fitri/Idul Adha dengan pengeras suara ke luar.
    Tarhim do’a dengan pengeras suara ke dalam dan tarhim dzikir tak menggunakan pengeras suara.
    Saat Ramadhan siang dan malam hari, bacaan Al-Qur’an menggunakan pengeras suara ke dalam.

    WAKTU UPARACA HARI BESAR ISLAM DAN PENGAJIAN :

    Pengajian dan Tabligh hanya menggunakan pengeras suara ke dalam, kecuali pengunjungnya meluber ke luar. 

    5. Saya berharap supaya aturan ini dapat dilaksanakan oleh Pengurus Masjid, Langgar, dan Musholla dengan sebaik baiknya serta tidak mengkait kaitkan dan membenturkannya dengan politik praktis, sebab aturan ini telah dibuat  40 tahun yang lalu atau sejak tahun 1978. Trims. (ash)



     
    Berita Terkini:
  • Pemimpin Lembaga Kesultanan Siak Diberi Gelar Ada
  • Menkominfo RI Akan Kukuhkan Kepengurusan Persada.id. Bupati Inhil Hadir Sebagai Dewan Pembina
  • Sembilan Kepala Daerah Akan Hadiri Pengukuhan dan Mukernas Persada.id
  • Pemda Segera Cari Solusi Bagi Para Pedagang yang Terkena Kebakaran Pasar Terapung Selodang Kelapa
  • Turut Prihatin Atas Musibah Kebakaran Pasar di Tembilahan, Gubri Tinjau langsung ke Lokasi
  • Sampah di Pekanbaru Bakal Disulap jadi Energi Listrik
  • Dewan Pers dan Kementrian PPPA RI Sosialisasikan Pemberitaan Ramah Anak
  • Gubri Sampaikan Nota Keuangan Perubahan 2019 Sebesar Rp.9,42 Triliun
  • Radio Swara Kampar 103,8 FM Kantongi Izin Kemkominfo RI
  • Wabup Inhil Lantik Kades Tunas Jaya Kecamatan Tempuling
  • Wabup Inhil Tinjau Lokasi Kebakaran Pasar Terapung Selodang Kelapa
  • RSUD Tengku Rafi'an Siak Gelar Promosi Program Kesehatan Terhadap Pasien dan Keluarga Pasien
  • Galeri Foto Bupati dan Wakil Bupati Inhil Hadiri Upacara Hari Pramuka ke 58
  • MoU KUA PPAS APBD Perubahan Riau 2019 diteken
  • Pelajar Pattani Thailand se Indonesia Gelar Berbagai Kegiatan di UIR
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    3 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    4 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    5 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    6 Advetorial Pemprov Riau
    Pemprov Riau Akan Bangun 2000 RLH di Tahun 2016
    7 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
    8 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    9 Kodim 0314/Inhil Gelar Lomba Cerdas Cermat Bela Negara (LCCBN)
    10 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
     
    TRANS PILIHAN
    Kamis, 22/08/2019 - 18:05 WIB
    Wabup Inhil Lantik Kades Tunas Jaya Kecamatan Tempuling
    Wabup Inhil Tinjau Lokasi Kebakaran Pasar Terapung Selodang Kelapa
    Wabup Inhil Bersama Unsur Forkopimda Sambut Kedatangan Jama'ah Haji di Halaman Kantor Bupati
    Wabup Inhil H. Syamsuddin Uti Hadiri RUPSLB Bank Riau Kepri
    Bupati Inhil Hadiri Rakor Terbatas TORA Bersama Gubernur dan Kepala Daerah se Riau
    HM Wardan dan Isteri Hadiri Silaturahmi Kesbangpol Inhil dengan Anak Yatim dan Kaum Duafa
    Bupati Inhil Jenguk Pasien Penderita Gizi Buruk di RSUD Puri Husada Tembilahan
    Mslam Resepsi dan syukuran Puncak Peringatan HUT RI Ke-74 Kabupaten Inhil
    Wabup Inhil Irup Penurunan Bendera Merah Putih HUT ke-74 di Tembilahan
    Sekda Inhil jadi IRUP peringatan HUT RI ke 74
    Bupati Inhil HM Wardan Serahkan Remisi 738 Napi Lapas Tembilahan
    PC Muslimat NU Inhil Gelar Pelatihan Penyelenggaraan Jenazah diikuti 100 Orang Peserta
    Bupati Berikan Anugetah Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satu Bagi PNS Pemkab Inhil
    Bupati HM Wardan Kukuhkan Anggota Paskibra Inhil
    Bupati HM Wardan Motivasi Paskibra Yang Bertugas pada Upacara HUT RI ke 74
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved