www.transriau.com
21:34 WIB - Kado Istimewa Penghargaan dari Kemenkominfo RI Jelang HUT JNE Ke-29 Tahun | 21:30 WIB - Pemprov Riau Terima Anugerah Keterbukaan Informasi 2019 | 21:29 WIB - 1.026 Unit Kendaraan Terjaring Razia Penertiban Pajak | 20:22 WIB - Permudah Layanan Peserta JKN-KIS, BPJS Kesehatan dan PERSI Sepakati 3 Komitmen | 08:46 WIB - Galeri Foto Hj. Zulaikhah Melantik Pengurus PMI Kecamatan Gaung dan GAS | 19:58 WIB - PWI Bengkalis Segera Tempati Kantor Baru
  Jum'at, 22 November 2019 | Jam Digital
Follow:
 
Keterangan Kepala Kanwil Kemenag Riau Penggunaan Pengeras Suara di Masjid, Langgar dan Mushalla

Senin, 03/09/2018 - 11:07:10 WIB

Drs H. Ahmad Supardi, MA
TERKAIT:
 
  • Keterangan Kepala Kanwil Kemenag Riau Penggunaan Pengeras Suara di Masjid, Langgar dan Mushalla
  •  

    Sehubungan dengan banyaknya pertanyaan masyarakat baik langsung maupun tidak langsung, baik melalui telpon maupun  media sosial dan bahkan viral  serta terjadi polemik di media sosial dan di tengah masyarakat, tentang penggunaan pengeras suara di Masjid, Langgar dan Musholla, sesuai dengan Instruksi Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama RI Nomor: Kep/D/101/1978 dan Surat Edaran  Dirjen Bimas Islam Nomor: B.3940/DJ.III/Hk.00.7/08/3028,  maka dengan ini kami sampaikan hal hal  sebagai berikut:

    1. Instruksi Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam tersebut tidak ada melarang penggunaan pengeras suara untuk adzan di Masjid, Langgar, dan Mushalla. Instruksi itu bahkan mempersilahkan adzan dengan pengeras suara sekuat kuatnya, karena hal itu adalah pemberitahuan waktu sholat dan  mengajak umat untuk melaksanakan sholat. Tentunya dengan suara yang merdu, fasih dan menyejukkan.

    2. Umat beragama di luar pemeluk agama Islam yang kebetulan tinggal di sekitar Masjid, Langgar, dan Mushalla, diminta untuk dapat memahami dan merasa tidak terganggu dengan suara adzan tersebut, karena ini adalah bahagian dari ajaran agama Islam yang telah membudaya dan mendarah daging bagi umat Islam, dalam rangka memberitahu waktu sholat telah tiba dan sekaligus mengajak umat untuk melaksanakan sholat  dan meraih kemenangan.

    3. Instruksi ini ditujukan pada daerah perkotaan seperti ibukota negara, provinsi, dan kab/kota yang penduduknya sangat heterogen dari sisi agama, budaya kerja, adat dan tradisi, serta lain sebagainya. Sedangkan daerah perdesaan yang penduduknya homogen atau bahkan satu kampung itu hanya dihuni umat Islam, maka dapat menyesuaikan sesuai dengan kebutuhan dan tradisi masyarakat setempat.

    4. Aturan dalam instruksi ini secara umum mengatur penggunaan pengeras suara saat pelaksanaan Adzan, Tilawah Al-Qur'an menjelang Sholat, pengajian dan Upacara Hari Besar Islam, sbb:

    ATURAN PENGGUNAAN PENGERAS SUARA

    • Pengeras suara luar digunakan untuk Adzan sebagai penanda waktu shalat.
    • Pengeras suara dalam digunakan untuk do’a dengan syarat tidak meninggikan suara.
    • Mengutamakan suara yang merdu dan fasih serta tidak meninggikan suara

    WAKTU SHOLAT SHUBUH:

    - Sebelum subuh boleh menggunakan pengeras suara paling awal 15 menit sebelum waktunya.
    - Pembacaan Al-Qur’an hanya menggunakan pengeras suara keluar.
    - Adzan waktu Subuh menggunakan pengeras suara ke luar.
    - Shalat subuh, kuliah subuh, dsb menggunakan pengeras suara ke dalam saja.

    WAKTU SHOLAT ASHAR, MAGHRIB & ISYA :
     
    5 Menit sebelum adzan dianjurkan membaca Al-Qu’an.
    Adzan dengan pengeras suara ke luar dan ke dalam.
    Sesudah Adzan, hanya menggunakan pengeras suara ke
    dalam.

    WAKTU SHOLAT DZUHUR DAN JUMAT :

    5 menit menjelang dzuhur dan 15 menit menjelang waktu jum’at diisi dengan bacaan Al-Qur’an yang ditujukan ke luar, demikian juga suara adzan.
    Shalat, do’a, pengumuman, khutbah, menggunakan pengeras suara ke dalam

    WAKTU TAKBIR, TARHIM DAN RAMADHAN :

    Takbir Idul Fitri/Idul Adha dengan pengeras suara ke luar.
    Tarhim do’a dengan pengeras suara ke dalam dan tarhim dzikir tak menggunakan pengeras suara.
    Saat Ramadhan siang dan malam hari, bacaan Al-Qur’an menggunakan pengeras suara ke dalam.

    WAKTU UPARACA HARI BESAR ISLAM DAN PENGAJIAN :

    Pengajian dan Tabligh hanya menggunakan pengeras suara ke dalam, kecuali pengunjungnya meluber ke luar. 

    5. Saya berharap supaya aturan ini dapat dilaksanakan oleh Pengurus Masjid, Langgar, dan Musholla dengan sebaik baiknya serta tidak mengkait kaitkan dan membenturkannya dengan politik praktis, sebab aturan ini telah dibuat  40 tahun yang lalu atau sejak tahun 1978. Trims. (ash)



     
    Berita Terkini:
  • Kado Istimewa Penghargaan dari Kemenkominfo RI Jelang HUT JNE Ke-29 Tahun
  • Pemprov Riau Terima Anugerah Keterbukaan Informasi 2019
  • 1.026 Unit Kendaraan Terjaring Razia Penertiban Pajak
  • Permudah Layanan Peserta JKN-KIS, BPJS Kesehatan dan PERSI Sepakati 3 Komitmen
  • Galeri Foto Hj. Zulaikhah Melantik Pengurus PMI Kecamatan Gaung dan GAS
  • PWI Bengkalis Segera Tempati Kantor Baru
  • Ketua DPRD Riau Terima Kunjungan Silahturahmi Pengurus Kekerabatan Kesultanan Siak Sri Indrapura
  • Bupati Kampar Sampaikan Nota Keuangan RAPBD Tahun 2020 Sebesar Rp2.649 Triliun
  • PT Arara Abadi Klarifikasi Tuduhan Penyerobotan Lahan Oleh Kopni Sahabat Lestari
  • Sepekan Terakhir Polres Kampar Ungkap 16 Kasus Narkoba dan Amankan 21 Tersangka
  • Galeri Foto Puncak Peringatan HKN Ke-55 di Kabupaten Indragiri Hilir
  • Bupati dan Wakil Bupati Serta Sekda Menyaksikan Gelar Seni Serumpun Festival Bumi Sri Gemilang
  • Menongkah Suku Duanu Khasanah Budaya Lokal Yang Tetap Terjaga di Kabupaten Inhil
  • JNE Manfaatkan Kekuatan Cloud untuk Mencapai Visinya dalam Ekonomi Baru
  • Gubri Terima DIPA Tahun 2020 Sebesar Rp25,2 Triliun
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    3 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    4 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    5 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    6 Advetorial Pemprov Riau
    Pemprov Riau Akan Bangun 2000 RLH di Tahun 2016
    7 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
    8 Kodim 0314/Inhil Gelar Lomba Cerdas Cermat Bela Negara (LCCBN)
    9 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    10 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
     
    TRANS PILIHAN
    Jumat, 18/10/2019 - 07:26 WIB
    Bakal Calon Bupati Pelalawan Budi Artiful Jalin Silahturrahmi Dengan Wartawan
    SKK Migas - Chevron dan UIR Bangun Migas Center Pertama di Riau
    Gangguan Tidur Karena Cemas Pada Ibu Hamil
    Petani Karet Desa Airpanas Rokan Hulu Merasa Lega Setelah MoU Dengan PT BRI AGRO dan PTPN V
    Junior PTPN 5 U11, Raih Juara Pemain Terbaik dan Top Skorer Pada FOPSSI di Yogyakarta
    Bupati HM.Wardan Hadiri Istighosah Kebangsaan Se-Provinsi Riau
    Bupati Wardan Hadiri acara Pisah Sambut Dandim 0314/Inhil
    HM Wardan Resmikan Rumah Tahfizd Desa Danau Pulai Kempas
    Hj. Zulaikhah Wardan Lantik Pengurus PMI Kecamatan Kuindra Masa Bakti 2019-2024
    Bupati HM.Wardan Hadiri Rapat bersama Presiden RI, bahas Masalah Karlahut di Riau
    Kakanwil Kemenkum HAM Riau Letakan Batu Pertama Perluasan Kantor Imigrasi Tembilhan
    Bupati HM Wardan Hadiri Pengucapan Sumpah dan Janji Anggota DPRD Inhil Periode 2019-2024
    Wardan Lantik Pengurus DKR Inhil Masa Khidmat 2019-2024
    Bupati HM.Wardan Sambangi Posko Kesehatan Dampak Kabut Asap di Kecamatan Reteh
    HM Wardan Resmikan Mushola RSUD Tengku Sulung Pulau Kijang
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved