www.transriau.com
17:48 WIB - DPRD Riau Gelar Paripurna Penyampaian 3 Raperda, 2 Usulan Pemerintah & 1 Raperda Prakasa Komisi III | 17:02 WIB - Strategi PTPN V Mengukir Prestasi di Tengah Pandemi | 09:06 WIB - Kesbangpol Riau Bagikan 1000 Masker Kepada Masyarakat di Pasar lima Puluh | 00:14 WIB - Hotel Grand Suka dijadikan Tempat Isolasi Mandiri Pasien Covid-19 | 00:10 WIB - Rumah Yatim Salurkan Bantuan Pendidikan ke Daerah Pelosok di Riau | 23:43 WIB - DPRD Riau Sepakat Lakukan Perubahan Perda Tentang Penyelenggaraan Kesehatan
  Jum'at, 18 09 2020 | Jam Digital
Follow:
 
Gubernur Tetapkan Riau Status Siaga Darurat Karhutla

Rabu, 12/02/2020 - 09:55:05 WIB
Gubernur Riau, Syamsuar (kiri), salam komando dengan Sestama BNPB, Harmensyah, disaksikan Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi
TERKAIT:
 
  • Gubernur Tetapkan Riau Status Siaga Darurat Karhutla
  •  

    Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar resmi menetapkan  Status Siaga Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Penetapan Status Siaga Darurat Bencana Karhutla ini berlaku hingga 31 Oktober 2020 mendatang.
     
    Penetapan status siaga darurat Karhutla ini ditetapkan oleh Gubri Syamsuar dalam Rapat Koordinasi (Rakor) di Balai Pauh Janggi, Gedung Daerah, Jalan Diponegoro Pekanbaru.

    Selain dihadiri Gubernur Riau, juga terlihat Wakil Gubernur, Kapolda, Danrem, Danlanud dan Kajati Riau, Rakor penetapan ini juga dihadiri oleh Sestama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI, Harmensyah.

    Gubernur Syamsuar mengungkapkan, penetapan Status Siaga Bencana Karhutla ini ditetapkan menyusul tiga kabupaten dan kota di Riau sudah menetapkan status siaga Karhutla.
     
    Ketiga daerah tersebut, Kabupaten Siak, Bengkalis dan Kota Dumai. Sehingga sudah terpenuhi syarat bagi Pemprov Riau untuk menetapkan status siaga darurat bencana Karhutla tingkat provinsi Riau.

    "Sepanjang Januari 2020 hingga 11 Februari 2020 total luas lahan di Riau sudah mencapai 721 hektare yang tersebar di sejumlah kabupaten kota," kata Syamsuar.
     
    Luas lahan terbakar paling luas hingga saat ini di Kabupaten Siak seluas 98,47 ha. Kemudian Kabupaten Bengkalis 60,90 ha, Indragiri Hilir 42,10 ha, Indragiri Hulu 21,50 ha, Kepulauan Meranti 5,5 ha, Pelalawan  5 ha, Kampar 2,5 ha dan Rokan Hilir 0,25 ha. Sedangkan, Kota Dumai 31,85 ha dan Kota Pekanbaru seluas 3 ha.
     
    Sementara itu untuk jumlah hotspot atau titik api di Riau hingga saat ini sebanyak 60 titik api dengan tingkat kepercayaan diatas 70 persen.

    Untuk titik api terbanyak di Kabupaten Bengkalis 27 titik, Siak 11, Pelalawan 7, Indragiri Hilir 6, Dumai 5, Kepulauan Meranti 4.

    Pemprov Riau, dikatakan Syamsuar, telah berusaha melakukan upaya dengan mengerahkan sumber daya yang dimiliki.

    Tidak sekadar memadamkan api, satgas penanggulangan bencana asap akibat karhutla seakan berlomba dengan para pembakar lahan.

    Sekaligus melakukan penindakan terhadap pelaku pembakar lahan, hingga pelaku pembalakan liar.

    "Kita tidak menyerah dengan keadaan, pemerintah daerah dengan dukungan dan pendampingan BNPB melakukan segala upaya penanggulangan dengan tidak mengenal hari libur," kata Syamsuar pada Selasa (11/2/2020) di Gedung Daerah Pekanbaru

    Seperti pengerahan Satgas Pemadaman Darat, TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD Damkar, Satgas Pelayanan Kesehatan, Satgas Penegakan Hukum, Satgas Pemadaman melalui udara dengan menggunakan Water Bombing dan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC).


    Syamsuar mengungkapkan, bencana kebakaran hutan dan asap yang timbul di Riau sudah terjadi secara berulang-ulang sejak 1997.

    Ini sebabkan kerugian berupa sekolah harus diliburkan, jadwal penerbangan pesawat yang harus ditunda bahkan dibatalkan, dan ribuan masyarakat Riau menderita penyakit Infeksi Saluran Pernafasan (ISPA) akibat asap.

    Syamsuar dalam Rakor penetapan status siaga darurat bencana Karhutla Riau tersebut menyampaikan sejumlah kendala dalam penanganan Karhutla di Riau.
     
    Di antaranya adalah kondisi lahan gambut di Riau yang cukup luas, 54 persen dari total lahan di Riau.

    "Kendala lain adalah lokasi kebakaran sulit dijangkau dan sulitnya sumber air akibat kanal dan embung yang mengering," ucap Syamsuar.*

    Sumber : Kumparan.com



     
    Berita Terkini:
  • DPRD Riau Gelar Paripurna Penyampaian 3 Raperda, 2 Usulan Pemerintah & 1 Raperda Prakasa Komisi III
  • Strategi PTPN V Mengukir Prestasi di Tengah Pandemi
  • Kesbangpol Riau Bagikan 1000 Masker Kepada Masyarakat di Pasar lima Puluh
  • Hotel Grand Suka dijadikan Tempat Isolasi Mandiri Pasien Covid-19
  • Rumah Yatim Salurkan Bantuan Pendidikan ke Daerah Pelosok di Riau
  • DPRD Riau Sepakat Lakukan Perubahan Perda Tentang Penyelenggaraan Kesehatan
  • Abi Bahrun-Herman Bersilaturahmi ke Kantor PWI Riau Pekanbaru
  • Gubri Bersama Forkopimda Lakukan Penanaman Jagung dilahan Konsesi PT. Arara Abadi
  • Yayasan Sinarmas, BenihBaik.com & JNE Ajak Masyarakat Donasi Alqur'an Melalui Platform Crowdfunding
  • Dishub Pelalawan Bagikan Masker Kepada Pengendara di Jalan Lintas Timur
  • SPS Pusat Apresiasi Relaksasi Pembebasan PPN Kertas
  • Syahrul Aidi Laporkan Ratusan Konflik Lahan di Riau Pada Sidang DPR RI
  • Asri Auzar Saksi Sejarah dan Pejuang Terbentuknya Kabupaten Rokan Hilir
  • Kepala Humas UIR Bantah Pemberitaan yang Menyudutkan Nama UIR dalam Kasus Corona
  • Ade Hartati: Pemerintah diminta Fokus Lakukan 3T
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    3 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    4 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    5 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    6 Advetorial Pemprov Riau
    Pemprov Riau Akan Bangun 2000 RLH di Tahun 2016
    7 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
    8 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
    9 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    10 Kodim 0314/Inhil Gelar Lomba Cerdas Cermat Bela Negara (LCCBN)
     
    TRANS PILIHAN
    Selasa, 15/09/2020 - 21:48 WIB
    Profil
    Asri Auzar Saksi Sejarah dan Pejuang Terbentuknya Kabupaten Rokan Hilir
    Sekretaris DPRD Riau
    Muflihun Sosok yang Pandai Menjaga Pertemanan
    Media Center Pekanbaru Masuk Nominasi Terbaik Peringkat 7 di Indonesia
    Pekanbaru Raih Juara I Inovasi Daerah Tatanan Normal Baru untuk Sektor Hotel
    DPM-PTSP Pekanbaru Tetap Buka Layanan dimasa New Normal
    Lepaskan Jabatan Pimpinan DPRD Riau Demi Membangun Pelalawan
    Zukri: Hidup Harus Bisa Membantu Banyak Orang Terutama Orang Miskin
    Masjid Daarul Abrar DPRD Riau Kembali Disemprot Disinfektan
    Catatan Fitrah Dayun
    Bang Kri, Sang Pemberani
    H. Indra Gunawan Eet, Sang Fenomenal Yang 'Melupakan' Gelar Doktor nya
    MPP Pekanbaru Buka Layanan Tatap Muka Mengikuti Protokol Kesehatan Covid-19
    RAPP Raih Sertifikasi Sistem Manajemen Energi
    Walikota Pekanbaru Resmikan Koridor Baru Bus TMP
    Rekam Jejak 20 Pejabat Eselon II Pemprov Riau yang Baru dilantik Gubernur Syamsuar
    Pembatalan Pemberangkatan Jemaah Haji 1441 H/2020 M
    Pertamina EP Lirik Field Berdayakan Petani ditengah Pandemi
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved