www.transriau.com
14:27 WIB - Bagansiapiapi Kota Terbersih Se-Riau | 10:14 WIB - Pemerintah Siapkan Master Desain Pengembangan Wisata Alam | 21:23 WIB - Gubernur Syamsuar Minta Lindungi Spesies Flora dan Fauna di Tahura Sultan Syarif Hasim | 20:58 WIB - DPD Demokrat Riau Gelar Silaturahmi Dengan Wartawan di Pelalawan | 20:55 WIB - Ribuan Masyarakat Pelalawan Deklarasikan AHY jadi Presiden dalam Gerak Jalan Santai Partai Demokrat | 09:25 WIB - PBB Akan Rayakan Hari Jadi ke 2 di Sopo Yeremia Wajib Senyum
  Selasa, 16 08 2022 | Jam Digital
Follow:
 
Ilegal Fishing Masih Terjadi di Perairan Riau

Rabu, 22/07/2020 - 12:24:33 WIB
Herman Mahmud
TERKAIT:
   
 

Penangkapan ikan dengan menggunakan kapal pukat harimau (ilegal Fishing,red) hingga saat ini masih berlangsung di kawasan pesisir Riau tepatnya di daerah Bengkalis, Rokan Hilir dan Kepulauan Meranti. Zona tangkapan kapal pukat harimau tersebut sering berada di wilayah 2 Mil lepas pantai.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Riau Herman Mahmud ketika dihubungi menyebutkan bahwa pihaknya mensinyalir keberadaan kapal-kapal pukat harimau melakukan aksi ilegal Fishing pada waktu-waktu tertentu. 

Kapal pukat harimau itu diduga memasuki kawasan dibawah 2 Mil lepas pantai dan tindakan tersebut jelas merugikan nelayan tradisional disekitarnya dan merusak ekosistem dilaut.

"Keberadaan kapal pukat harimau tersebut pada saat tertentu, dimana mereka melakukan penangkapan pada malam hari. Tentu saja aksi ilegal fishing itu merugikan nelayan tradisional dan merusak ekosistem serta biota laut,"pungkas Herman belum lama ini.

Sementara itu soal tindakan hukum, mantan Kadis DKP Bengkalis ini mengaku sudah berkoordinasi dengan Satuan Polisi Perairan (Satpol Air) dan TNI Angkatan Laut. Kalau memang kedapatan langsung akan dilakukan penangkapan serta proses hukum kepada pelakunya. Diakui kawasan pesisir Riau masih sangat rawan aksi pencurian ikan, serta keterbatasan personil diperairan.

Hingga sekarang sambung Herman pihaknya masih melakukan pemantauan serta pengawasan yang ketat di kawasan yang rawan ilegal fishing tersebut. Pelaku ilegal fishing berasal dari Sumatera Utara dan negeri Jiran Malaysia. Mereka menggunakan kapal tangkap diatas 2 ton dan operasional mereka lewat tengah malam.

"Kita terus melakukan koordinasi dengan Satpol Air dan TNI AL dalam dalam pengamanan kawasan pesisir dari aksi ilegal fishing yang merusak ekosistem dan merugikan nelayan tradisional. Harus diakui kalau pihak keamanan tidak mungkin melakukan patroli setiap hari karena keterbatasan anggaran operasional,"tutup Herman. (Fd) 



 
Berita Terkini:
  • Bagansiapiapi Kota Terbersih Se-Riau
  • Pemerintah Siapkan Master Desain Pengembangan Wisata Alam
  • Gubernur Syamsuar Minta Lindungi Spesies Flora dan Fauna di Tahura Sultan Syarif Hasim
  • DPD Demokrat Riau Gelar Silaturahmi Dengan Wartawan di Pelalawan
  • Ribuan Masyarakat Pelalawan Deklarasikan AHY jadi Presiden dalam Gerak Jalan Santai Partai Demokrat
  • PBB Akan Rayakan Hari Jadi ke 2 di Sopo Yeremia Wajib Senyum
  • Danrem 031/WB: Kinerja PTPN V Membanggakan
  • Gubernur Riau Syamsuar Terima Sertifikat Pantun dari UNESCO
  • Anggota DPRD Riau H. Sari Antoni Raih Gelar Magister Manajemen di Pascasarjana Unilak
  • PTPN V Semarakkan Festival Rakyat Bagholek Godang
  • Pemerintah Beri Penghargaan Terhadap 12 Tokoh Pejuang
  • Pemerintah Wujudkan Riau Hijau
  • Gubernur Syamsuar Wujud Pendidikan Berkualitas di Riau
  • Doa dan Harapan Gubernur Terdahulu
  • Peringatan Hari Jadi ke 65 Riau, DPRD Riau Gelar Rapat Paripurna
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    3 Innalillahiwainnaillahi Rojiun..... Anggota DPRD Riau Rosfian Meninggal Dunia 
    4 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    5 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    6 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    7 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
    8 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    9 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
    10 Advetorial Pemprov Riau
    Pemprov Riau Akan Bangun 2000 RLH di Tahun 2016
     
    TRANS PILIHAN
    Minggu, 05/06/2022 - 19:55 WIB
    Koalisi Indonesia Bersatu Membawa Kesejukan Untuk Riau Lebih Baik
    PHR WK Rokan Luncurkan ProKlim di Riau
    Datuk Setia Amanah Kukuhkan Pimpinan LAMR
    Gubri Borong Anugerah Adinata Syari'ah 2022
    Riau Peringkat 1 di Sumatra, Investasi APRIL Terbesar
    Membangun Dari Desa, Apa Saja yang telah dilaksanakan Gubernur Syamsuar
    DPRD Pelalawan Sampaikan Aspirasi Masyarakat Dalam Paripurna
    Afrizal Sintong Terima Mandat Ketua DPD II Golkar Rohil
    Cegah Karhutla di Masa Pandemi
    PT RAPP Luncurkan Inovasi Holistik Program Desa Bebas Api di Siak
    Logo HUT Riau-64 Penuh Makna
    Memulai Karir di Pemerintah dari Penghulu
    Afrizal Sintong, Bupati Baru Rokan Hilir
    Gubernur Riau Siapkan Ruang Isolasi Mandiri Pasien COVID-19 di Asrama Haji
    Sukseskan Vaksinasi Gotong Royong, RAPP Dukung Pemulihan Ekonomi Sektor Hutan Tanaman Industri
    Puluhan Karangan Bunga Berdatangan ke Sekretariat DPC Demokrat Pekanbaru
    Santer Isu Bakal Bertarung di Pilwako, Dua Anggota DPRD Riau Terlihat Hadiri Festival Rebana
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved