www.transriau.com
14:27 WIB - Bagansiapiapi Kota Terbersih Se-Riau | 10:14 WIB - Pemerintah Siapkan Master Desain Pengembangan Wisata Alam | 21:23 WIB - Gubernur Syamsuar Minta Lindungi Spesies Flora dan Fauna di Tahura Sultan Syarif Hasim | 20:58 WIB - DPD Demokrat Riau Gelar Silaturahmi Dengan Wartawan di Pelalawan | 20:55 WIB - Ribuan Masyarakat Pelalawan Deklarasikan AHY jadi Presiden dalam Gerak Jalan Santai Partai Demokrat | 09:25 WIB - PBB Akan Rayakan Hari Jadi ke 2 di Sopo Yeremia Wajib Senyum
  Selasa, 16 08 2022 | Jam Digital
Follow:
 
Komitmen Riau Kembangkan Wisata Berkelanjutan

Senin, 22/11/2021 - 09:36:40 WIB

TERKAIT:
   
 

PEKANBARU - Pengembangan Desa Wisata  di Riau saat ini sedang gencar-gencarnya dilakukan. Keberadaan desa wisata di daerah berjuluk "Negeri Lancang Kuning" itu, sudah diakui di kancah nasional, lantaran memiliki potensi desa wisata yang mandiri. 

Sebanyak 8 desa wisata di Riau telah masuk dalam 300 desa yang meraih Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021, yakni Desa Wisata Teluk Rhu, Kabupaten Bengkalis, Desa wisata Koto Mesjid, Kabupaten Kampar, Desa wisata Aliantan, Kabupaten Rokan Hulu. 

Kemudian, Desa Wisata Bangko Mukti, Kabupaten Rokan Hilir, Desa Wisata Dayun, Kabupaten Siak, Desa wisata Tabing Tinggi Okura, Kota Pekanbaru, Desa wisata Bono, dan Desa wisata Kuala Terusan, di Kabupaten Pelalawan. 

Bahkan, Desa wisata Koto Mesjid, atau yang lebih populer dikenal Kampung Patin, Kabupaten Kampar, telah masuk dalam 50 besar ADWI 2021. Anugerah ini diberikan langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno pada bulan September 2021 lalu. 

Dukungan Pentahelix seperti sejumlah penelitian akademisi, dukungan tanggung jawab pelaku bisnis  melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), bantuan dari komunitas, serta adanya kebijakan pemerintah, dan publikasi dari media, tidak lepas dari pengembangan desa wisata di Riau.

Saat ini Riau memiliki 1.859 desa/kelurahan, tersebar di 12 kabupaten dan kota. Dari jumlah ini, sebanyak 123 desa telah dicanangkan sebagai desa wisata. Jumlah ini akan terus bertambah, lantaran geliat ekonomi desa wisata sudah terasa hadir di sejumlah kabupaten.

Anggota DPRD Riau, Sewitri mengatakan, keberadaan desa wisata di Riau harus didukung dengan komitmen serius. Pihaknya siap mengawal kebijakan pemerintah terkait pengembangan desa wisata ini. 

Menurutnya, peningkatan sumberdaya manusia bagi pengelola desa wisata harus dilakukan secara berkesinambungan. Hal ini dilakukan agar para pengelola desa wisata atau kelompok sadar wisata (Pokdarwis), bisa memliki kompetensi dalam mengelola objek wisata dan mampu melayani wisatawan datang dengan baik. 

"Kami siap mengawal pengembangan desa wisata di Riau. Keberadaan desa wisata sangat positif, apabila dikelola dengan baik. Pertumbuhan ekonomi desa bisa terbantu dengan adanya desa wisata," ujar Sewitri ketika diwawancarai, Minggu (21/11/2021) di Pekanbaru. 

Untuk itu, imbuh Sewitri, peningkatan SDM berkelanjutan perlu dilakukan kepada pengelola desa wisata. Dengan menghadirkan pemateri yang berkompeten, sehingga pengalaman dan prestasi yang sudah ada bisa ditingkatkan. 

"Tujuan peningkatan SDM ini adalah meningkatkan masyarakat sadar wisata, agar keberadaan desa wisata bisa menjadi destinasi wisata unggulan di provinsi Riau," tukas Sewitri. 

Ia memberikan apresiasi  kepada pihak akademisi, komunitas, pelaku bisnis, pemerintah, dan media, yang telah mendukung pengembangan desa wisata di Riau. Menurutnya sinergi Pentahelix ini mesti terus dijalin. Saling memberikan informasi dan dukungan untuk memajukan desa wisata. 

"Sinergi Pentahelix sektor pariwisata tidak bisa berjalan masing-masing. Ini harus berjalan bersama-sama dan berkelanjutan. Saling memberikan dukungan sesuai tugas dan fungsinya masing-masing," tandas Sewitri. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Riau, Roni Rakhmat, melalui Kabid Pengembangan Sumberdaya Pariwisata (PSDP), Ridho Adriansyah, mengatakan, Dispar Riau melalui Bidang PSDP, telah memberikan pelatihan teknis kepada pelaku usaha di desa wisata dan pengelola desa wisata. 

"Tahun 2021 ini kami telah memberikan bimbingan atau pelatihan teknis kepada 200 lebih peserta dari kabupaten/kota," ucap Ridho, ketika diwawancarai, Minggu (21/11/2021) di Pekanbaru. 

Diungkapkannya, era adaptasi kebiasaan baru atau yang lebih dikenal dengan istilah New Normal, sektor pariwisata mengalami penurunan yang sangat signifikan akibat terdampak COVID-19. 

"Hal ini merupakan tantangan bagi kita, untuk meningkatkan kembali ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata. Untuk itu perlu strategi dan peran dari para pelaku parekraf untuk membangkitkan sektor ini. Dibarengi penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability)," imbuhnya. 



 
Berita Terkini:
  • Bagansiapiapi Kota Terbersih Se-Riau
  • Pemerintah Siapkan Master Desain Pengembangan Wisata Alam
  • Gubernur Syamsuar Minta Lindungi Spesies Flora dan Fauna di Tahura Sultan Syarif Hasim
  • DPD Demokrat Riau Gelar Silaturahmi Dengan Wartawan di Pelalawan
  • Ribuan Masyarakat Pelalawan Deklarasikan AHY jadi Presiden dalam Gerak Jalan Santai Partai Demokrat
  • PBB Akan Rayakan Hari Jadi ke 2 di Sopo Yeremia Wajib Senyum
  • Danrem 031/WB: Kinerja PTPN V Membanggakan
  • Gubernur Riau Syamsuar Terima Sertifikat Pantun dari UNESCO
  • Anggota DPRD Riau H. Sari Antoni Raih Gelar Magister Manajemen di Pascasarjana Unilak
  • PTPN V Semarakkan Festival Rakyat Bagholek Godang
  • Pemerintah Beri Penghargaan Terhadap 12 Tokoh Pejuang
  • Pemerintah Wujudkan Riau Hijau
  • Gubernur Syamsuar Wujud Pendidikan Berkualitas di Riau
  • Doa dan Harapan Gubernur Terdahulu
  • Peringatan Hari Jadi ke 65 Riau, DPRD Riau Gelar Rapat Paripurna
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    3 Innalillahiwainnaillahi Rojiun..... Anggota DPRD Riau Rosfian Meninggal Dunia 
    4 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    5 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    6 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    7 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
    8 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    9 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
    10 Advetorial Pemprov Riau
    Pemprov Riau Akan Bangun 2000 RLH di Tahun 2016
     
    TRANS PILIHAN
    Minggu, 05/06/2022 - 19:55 WIB
    Koalisi Indonesia Bersatu Membawa Kesejukan Untuk Riau Lebih Baik
    PHR WK Rokan Luncurkan ProKlim di Riau
    Datuk Setia Amanah Kukuhkan Pimpinan LAMR
    Gubri Borong Anugerah Adinata Syari'ah 2022
    Riau Peringkat 1 di Sumatra, Investasi APRIL Terbesar
    Membangun Dari Desa, Apa Saja yang telah dilaksanakan Gubernur Syamsuar
    DPRD Pelalawan Sampaikan Aspirasi Masyarakat Dalam Paripurna
    Afrizal Sintong Terima Mandat Ketua DPD II Golkar Rohil
    Cegah Karhutla di Masa Pandemi
    PT RAPP Luncurkan Inovasi Holistik Program Desa Bebas Api di Siak
    Logo HUT Riau-64 Penuh Makna
    Memulai Karir di Pemerintah dari Penghulu
    Afrizal Sintong, Bupati Baru Rokan Hilir
    Gubernur Riau Siapkan Ruang Isolasi Mandiri Pasien COVID-19 di Asrama Haji
    Sukseskan Vaksinasi Gotong Royong, RAPP Dukung Pemulihan Ekonomi Sektor Hutan Tanaman Industri
    Puluhan Karangan Bunga Berdatangan ke Sekretariat DPC Demokrat Pekanbaru
    Santer Isu Bakal Bertarung di Pilwako, Dua Anggota DPRD Riau Terlihat Hadiri Festival Rebana
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved