www.transriau.com
07:54 WIB - PT. Asian Agri Group Gelar Operasi Pasar Minyak Goreng 5500 Liter | 22:06 WIB - Komisi VI DPR Apresiasi PTPN V Dongkrak Produktivitas Sawit Petani Amankan Pasokan Minyak Goreng | 13:35 WIB - Jelang Pelantikan Pengurus, Atlet Muda Berprestasi Nyatakan Gabung Demokrat Riau | 11:44 WIB - Bersama RSF-PHR, Dua Desa di Bengkalis Berpartisipasi dalam Penyelamatan Gajah | 10:37 WIB - Satria Kusuma Terpilih Secara Aklamasi Nakhodai Himpunan Pemuda Pelajar Suku Sakai | 14:12 WIB - Mendagri Realisasi APBD Riau Tahun 2021
  Sabtu, 29 Januari 2022 | Jam Digital
Follow:
 
Analis Ekonomi Edyanus Herman Halim
Kebijakan Ekonomi Gubernur Riau Telah Terukur dan Mampu Jaga Momentum Recovery

Selasa, 21/12/2021 - 14:12:32 WIB
Edyanus Herman Halim
TERKAIT:
 
  • Kebijakan Ekonomi Gubernur Riau Telah Terukur dan Mampu Jaga Momentum Recovery
  •  

    PEKANBARU - Analis Ekonomi Riau DR. Edyanus Herman Halim, SE,MS. menilai kebijakan anggaran dan program pembangunan yang dilakukan Gubernur Syamsuar selama masa pandemi Covid-19 cukup terukur dan mampu menjaga momentum recovery (pemulihan) perekonomian Riau. 

    Penilaian itu disampaikan Doktor Ilmu Manajemen Universitas Pasundan Bandung dan dosen tetap Fakultas Ekonomi Universitas Riau itu kepada media, Selasa (21/12/2021) merespon sejumlah kritik yang dialamatkan kepada Gubernur  Syamsuar menjelang tiga tahun kepemimpinan orang nomor satu di Bumi Lancang Kuning Riau ini.

    Menurut Edyanus, menghadapi pandemi Covid 19 semua pemerintahan di berbagai negara menjadi “gelagapan”. Termasuk Indonesia dan bahkan Riau. "Bagaimana tidak, penyebaran virus yang demikian cepat dan belum ditemukannya vaksin dan obat ketika itu menyebabkan penanganannya mengandalkan pada pembatasan penularan melalui PPKM atau lockdown," urai putra Kuantan Singingi bergelar Datuk Bisai Urang Godang Limo Koto ini.

    Konsekuensi dari kebijakan ini, ungkap Edyanus, adalah terhentinya dinamika ekonomi dan pemerintah harus memfokuskan segenap perhatiannya ke masalah tersebut. Anggaran yang semula diarahkan untuk melaksanakan berbagai program pembangunan terpaksa di refocusing untuk penanganan Covid 19. 

    "Jadi tidak bisa kita samakan penilaian prestasi gubernur sekarang dengan gubernur-gubernur sebelumnya. Situasi yang dialami dan tingkat risikonya sangat berbeda," Ujar Edyanus.

    Pada tahun 2020 silam, sebut Edyanus, akibat pandemi Covid 19 perekonomian Riau terkoreksi sangat tajam dan sempat menyentuh angka minus 1,12%. 

    Sektor-sektor dinamis, terutama perdagangan dan jasa, perhotelan dan restoran sebagian besar terhenti aktivitasnya. Untungnya sektor pertanian dan industri pengolahan masih bisa bertahan. 

    Melalui kebijakan anggaran dan program pembangunan yang dilakukan Gubri Syamsuar,  dampak lanjutan dari turunnya perekonomian itu tidak terlalu buruk dan dapat pulih kembali dengan cepat. 

    "Tujuh sektor ekonomi Riau yang semula anjlok dengan pertumbuhan negatif kembali membaik dan tumbuh positif," sebut Mantan Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan Fakultas Ekonomi UNRI ini.

    Pada triwulan ketiga tahun 2020 perekonomian Riau sudah menunjukkan adanya recovery dan puncaknya terjadi pada triwulan kedua tahun 2021 pertumbuhan ekonomi Riau sudah tumbuh positif 5,13% dan kembali pada posisi stabil sebagaimana yang terjadi sebelum pandemi Covid 19 pada tingkat pertumbuhan 4,10%. 

    Keberhasilan menempatkan kembali perekonomian Riau pada track yang positif sebagaimana sebelum pandemi tidak bisa juga dilepaskan dari bagaimana kebijakan daerah menanggulangi dan mengatasi segala permasalahan yang ada. 

    "Gubri nampaknya mampu menjaga gejolak yang terjadi untuk tidak membawa akibat yang lebih buruk dengan mengerahkan semua stakeholder untuk terlibat dan berpartisipasi. Terutama dinas instansi terkait yang didorong untuk bekerja optimal," ujar pengamat ekonomi Riau itu. 

    Gerakan penanaman berbagai komoditas pangan yang digagas juga mampu menekan fluktuasi harga pangan yang selama ini sangat signifikan pengaruhnya terhadap inflasi di Riau. 

    Demikian juga upaya menjaga lalu-lintas barang, khususnya kebutuhan pokok walaupun dalam suasana yang sangat sulit telah mampu menahan gejolak peningkatan harga dan kelangkaan di lapangan yang dapat menimbulkan keresahan masyarakat.

    Hal lain yang cukup menggembirakan adalah data yang dilansir BPS yang menunjukkan adanya penurunan angka pengangguran terbuka dari 6,32 % pada posisi Agustus 2020 menjadi 4,42%. "Posisi ini merupakan posisi terbaik di antara seluruh provinsi yang ada di Sumatera setelah Provinsi Bengkulu," bebernya. 

    "Ini memberi bukti bahwa langkah-langkah dan kebijakan yang diambil Gubri dan jajarannya dalam bidang perekonomian di Riau relatif baik dan terukur," ungkap Edyanus yang juga Kepala Perpustakaan Universitas Riau itu.


    Regulasi dan Kebijakan

    Sebelumnya politisi senior dan mantan Gubernur Riau Drs H Wan Abubakar, MSi, juga bereaksi keras terhadap kritik beraroma tudingan sejumlah pihak terhadap kinerja Gubri Syamsuar yang mereka nilai buruk. 

    Wan Abubakar menyebut para pengeritik Syamsuar berbicara tanpa data dan fakta yang komprehensif dalam menyampaikan pendapat maupun kritikannya. "Lihat fakta dan jangan asal bicara," lontar Wan Abubakar.

    Kritik-kritik itu, sebut Wan Abubakar,  kebanyakan tidak punya dasar yang kuat dan lemah terhadap berbagai keberhasilan yang telah dicapai Gubernur Syamsuar sejak mulai memimpin Riau bersama Wagub Edy Natar Nasution pada 20 Februari 2019 lalu.

    Saat ini, kata Wan Abubakar, berkat terobosan dan lobi-lobi yang telah dilakukan Gubernur Syamsuar termasuk berkolaborasi dengan seluruh provinsi penghasil sawit di Indonesia, tidak berapa lama lagi Riau akan memperoleh Dana Bagi Hasil (DBH) sawit, di samping DBH Migas. 

    "Apa ini bukan sebuah kemajuan yang luar biasa di masa Pak Syamsuar?" kata Wan Abubakar balik bertanya.

    Kalau ditinjau dari sisi fisik semata, memang Gubri Syamsuar belum nampak membangun jembatan, pelabuhan atau gedung. "Karena beliau lebih banyak kepada penataan regulasi dan kebijakan-kebijakan yang justru sangat menguntungkan bagi masyarakat Riau," ungkap Wan Abubakar.

    Mulai dari memperjuangkan RUU Hubungan Keuangan antara Pusat dan Daerah (HKPD), yang menjadi payung hukum bagi DBH Sawit hingga Kebijakan serta Penerapan Participating Interest (PI) 10% Pengelolaan Hulu Migas bagi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Riau di Blok Rokan yang kini dikelola Pertamina Hulu Rokan. (Fd)

    Sumber: matapers.com



     
    Berita Terkini:
  • PT. Asian Agri Group Gelar Operasi Pasar Minyak Goreng 5500 Liter
  • Komisi VI DPR Apresiasi PTPN V Dongkrak Produktivitas Sawit Petani Amankan Pasokan Minyak Goreng
  • Jelang Pelantikan Pengurus, Atlet Muda Berprestasi Nyatakan Gabung Demokrat Riau
  • Bersama RSF-PHR, Dua Desa di Bengkalis Berpartisipasi dalam Penyelamatan Gajah
  • Satria Kusuma Terpilih Secara Aklamasi Nakhodai Himpunan Pemuda Pelajar Suku Sakai
  • Mendagri Realisasi APBD Riau Tahun 2021
  • PHR WK Rokan Patuhi Aturan Operasi Hulu Migas
  • Dandim 0321 Rohil Baru Minta Dukungan Semua Pihak
  • 4.167 Petani di Riau Borong Bibit Sawit Unggul PTPN V
  • Tindak Lanjuti Instruksi Pimpinan, Lapas Bagansiapiapi Langsung Gelar Razia Insidentil
  • Wabup Rohil Launching Vaksinasi Untuk Anak Usia 6 Hingga 11 Tahun
  • Wabup Minta Seluruh Perusahaan di Rohil Utamakan Tenaga Kerja Lokal
  • Gubri Bersama Pengurus PWI akan Hadir Pada HPN di Kendari dan Tingkat Provinsi Riau
  • Jadi Agen BRILink, Rinaldi Mampu Beli Mobil Mewah dan Rumah Seharga Miliaran Rupiah di Pekanbaru
  • SSB PTPN V Targetkan Juara Piala Soeratin U-15 Zona Riau
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    3 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    4 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    5 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    6 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
    7 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
    8 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    9 Advetorial Pemprov Riau
    Pemprov Riau Akan Bangun 2000 RLH di Tahun 2016
    10 Kodim 0314/Inhil Gelar Lomba Cerdas Cermat Bela Negara (LCCBN)
     
    TRANS PILIHAN
    Jumat, 29/10/2021 - 11:55 WIB
    DPRD Pelalawan Sampaikan Aspirasi Masyarakat Dalam Paripurna
    Afrizal Sintong Terima Mandat Ketua DPD II Golkar Rohil
    Cegah Karhutla di Masa Pandemi
    PT RAPP Luncurkan Inovasi Holistik Program Desa Bebas Api di Siak
    Logo HUT Riau-64 Penuh Makna
    Memulai Karir di Pemerintah dari Penghulu
    Afrizal Sintong, Bupati Baru Rokan Hilir
    Gubernur Riau Siapkan Ruang Isolasi Mandiri Pasien COVID-19 di Asrama Haji
    Sukseskan Vaksinasi Gotong Royong, RAPP Dukung Pemulihan Ekonomi Sektor Hutan Tanaman Industri
    Puluhan Karangan Bunga Berdatangan ke Sekretariat DPC Demokrat Pekanbaru
    Santer Isu Bakal Bertarung di Pilwako, Dua Anggota DPRD Riau Terlihat Hadiri Festival Rebana
    Agung Nugroho Tegaskan Seluruh Anggota Fraksi Demokrat DPRD Riau Dukung AHY
    BASAMO MAMBOLO NAGOGHI
    HUT Ke-71 Kabupaten Kampar Momentum Sejahterakan Masyarakat
    Kiprah Wartawan di Tengah Pandemi
    Virus Hoax Vs Virus Covid
    Ade Hartati: Vaksin Aman dan Tidak Ada Masalah Untuk Tubuh
    Kabinet Jokowi - Ma'aruf Amin di Reshuffle
    Enam Wajah Baru Menjadi Anggota Kabinet Indonesia Maju
    Bupati Terpilih Kabupaten Pelalawan Zukri Bersama Wakilnya Kunjungi Kediaman HM Harris
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved