www.transriau.com
20:25 WIB - Asisten I Setda Riau Lepas 21 Kontingen Pramuka Ikuti Peran Saka Nasional 2022 | 10:14 WIB - JNE Berangkatkan Pemenang Hadiah Umroh Lomba Content Competition dan Karyawan | 09:56 WIB - BRK Syariah Serahkan CSR Untuk 431 Pelaku UMKM di Kota Tanjungpinang | 20:28 WIB - Sebanyak 238 Pelajar MTsN 1 Bengkalis Ikuti Kompetensi Madrasah Indonesia | 07:40 WIB - Gubri Syamsuar Apresiasi Portal Media Center Provinsi Riau | 18:31 WIB - Gubri Kunjungi Maqari Quraniyah Madinatul Munawwarah
  Kamis, 29 09 2022 | Jam Digital
Follow:
 
Desa Mandiri di Riau Meningkat, Desa Tertinggal Berkurang

Rabu, 07/09/2022 - 19:09:56 WIB

TERKAIT:
   
 

TEMBILAHAN - Salah satu agenda utama kunjungan kerja (kunker) Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar ke Inhil adalah penyerahan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) bagi desa.

Gubri Syamsuar punya perhatian khusus kepada desa. Karena kemajuan suatu negara, katanya, dimulai dari desa.

Bertempat di SDN 003 Sungai Luar, Kecamatan Batang Tuaka, Inhil, pada Rabu (07/09/2022), Syamsuar dengan didampingi Bupati Inhil HM Wardan secara simbolis menyerahkan BKK kepada beberapa kepala desa.

"Tahniah kepada 158 Desa dari 197 Desa di Kabupaten Indragiri Hilir, karena saat ini dana BKK kepada Desa dari Pemerintah Provinsi Riau tahun 2022 telah disalurkan ke rekening desa," ucap Syamsuar.

Pemprov Riau, kata Syamsuar, sangat mengapresiasi kinerja seluruh desa dan juga Pemkab Inhil. Karena dengan kerjasama yang baik, penyaluran BKK tahun ini menjadi lebih cepat dari tahun-tahun sebelumnya.

Dijelaskan Syamsuar, pada 2019 sebelum ada program BKK kepada Desa, status perkembangan desa di Riau kurang menggembirakan.

Desa Mandiri hanya sebanyak 10 Desa, Desa Maju sebanyak 163 Desa,
Desa Berkembang sebanyak 915 Desa, Desa Tertinggal sebanyak 422 Desa, dan Desa Sangat Tertinggal sebanyak 45 Desa.

Namun setelah ada program BKK, status perkembangan desa pada tahun 2022 menunjukkan kemajuan, yang signifikan.

Sesuai data, saat ini Desa Mandiri bertambah menjadi 159 Desa, 
Desa Maju bertambah menjadi 520 Desa, Desa Berkembang sebanyak 801 Desa, Desa Tertinggal berkurang menjadi 87 Desa, dan Desa Sangat Tertinggal berkurang menjadi 24 Desa.

Khusus di Kabupaten Inhil, pada 2019 status perkembangan desa ternyata belum ada Desa Mandiri, 
Desa Maju hanya sebanyak 11 Desa,
Desa Berkembang sebanyak 59 Desa,
Desa Tertinggal sebanyak 116 Desa, dan Desa Sangat Tertinggal sebanyak 11 Desa.

Lalu setelah ada BKK, maka pada 2022 status perkembangan desa di Kabupaten Inhil menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.

Tercatat, Desa Mandiri sebanyak 5 Desa, Desa Maju sebanyak 30 Desa,
Desa Berkembang sebanyak 130 Desa, Desa Tertinggal sebanyak 32 Desa, dan tidak ada lagi Desa Sangat Tertinggal.

Dengan demikian, lanjut Syamsuar, pada 2023 akan difokuskan perhatian untuk meningkatkan status Desa Tertinggal dan Desa Berkembang menjadi Desa Maju dan Desa Mandiri.

Demikian juga halnya dengan perkembangan BUMDesa di Provinsi Riau. 

"Pada tahun 2018 jumlah BUMDesa di Provinsi Riau sebanyak 1.192 unit, kemudian setelah program BKK kepada Desa diluncurkan pada tahun 2019, seluruh Desa di Provinsi Riau telah memiliki BUMDesa," ucapnya yang disambut tepuk tangan hadirin.

Pemerintah Provinsi Riau saat ini terus berupaya melakukan pembinaan kepada BUMDesa. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui pemeringkatan klasifikasi perkembangan BUMDesa. 

Pada 2021 jumlah BUMDesa kategori Maju sebanyak 202 unit dan 19 diantaranya terdapat di Kabupaten Inhil, serta pada tahun 2022 telah terdapat 15 BUMDesa yang memiliki Sertifikat Badan Hukum dari Kementerian Hukum dan HAM RI.

"Maksud dari program pemberian BKK kepada Desa ini dihajatkan untuk mendorong percepatan peningkatan kemajuan desa dan BUMDesa yang ada di Provinsi Riau," tegas Syamsuar lagi.

Sehubungan dengan itu, tambahnya, ada beberapa hal penting yang perlu disampaikan untuk menjadi perhatian, terutama kepada Kepala Desa, BPD, LPM, Tokoh Masyarakat, para Direktur dan pengurus BUMDesa, para Pemuda dan Karang Taruna, serta masyarakat, yaitu:
Bahwa besaran alokasi BKK kepada Desa tahun 2022 ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang diberikan secara merata pada setiap Desa. 

Mulai pada 2022 ini, besaran BKK kepada Desa disesuaikan dengan klasifikasi perkembangan BUMDesa. 
Pembedaan ini dilakukan dalam rangka mendorong dan memotivasi BUMDesa, agar terus bergerak dan berkembang sebagai motor penggerak perekonomian desa.

Selanjutnya, dalam BKK tahun 2022 ini, juga telah dialokasikan sebesar Rp20 juta pada setiap desa dalam rangka mendukung penanggulangan kemiskinan dan penanganan stunting di tingkat desa.

Dana ini penggunaannya antara lain,
pertama, untuk bantuan usaha bagi rumah tangga miskin dan/atau keluarga terindikasi stunting, berupa alat kerja atau alat produksi pendukung kegiatan usaha, atau dapat juga berupa bantuan bibit ternak/ikan, benih ataupun tanaman, sehingga keluarga kita yang belum beruntung tersebut (miskin) dan terindikasi stunting dapat memiliki pekerjaan yang menghasilkan pendapatan, sehingga nantinya diharapkan mampu memenuhi kecukupan kebutuhan hidup keluarganya.

Kedua, dipergunakan untuk bantuan material pembangunan sanitasi MCK (Mandi, Cuci, Kakus) bagi rumah tangga miskin dan/atau keluarga terindikasi stunting.

Ketiga, dipergunakan untuk bantuan pendidikan bagi anak dari keluarga miskin atau terindikasi stunting, berupa pakaian seragam sekolah, sepatu, tas dan buku-buku pelajaran.

Selanjutnya, dalam mendukung penanggulangan stunting, juga telah dialokasikan dana operasional Posyandu sebesar Rp8 Juta bagi setiap Desa yang penggunaannya diatur dalam petunjuk teknis BKK kepada Desa tahun 2022.

Sebagai bentuk upaya dalam mencetak penghafal Alqur’an di Bumi Melayu Riau yang kita cintai ini, maka melalui BKK kepada Desa tahun 2022, juga telah dialokasikan anggaran sebesar Rp12 juta untuk insentif 2 (dua) orang Guru Tahfiz selama 6 bulan dan dana pendukung operasional pelaksanaan Tahfiz sebesar 5 Juta Rupiah. 

"Kami juga telah merencanakan penambahan alokasi insentif 2 (dua) Guru Tahfiz selama 12 bulan pada tahun 2023 yang akan datang," ulas Syamsuar.

Selanjutnya, dalam upaya untuk membangun jiwa dan semangat kewirausahaan para pemuda/pemudi yang ada di desa, sehingga nantinya diharapkan mampu menjadi aktor penggerak perekonomiaan di desa, maka kami telah mengalokasikan dana untuk pelatihan kewirausahaan bagi pemuda/pemudi yang ada di Desa sebesar Rp8 juta.

"Kepada para Camat, kami sangat megharapkan agar Bapak dan Ibu terlibat aktif dalam melakukan pembinaan dan pengawasan," tegas Syamsuar.

Selanjutnya, Syamsuar menjelaskan bahwa BKK kepada Desa dari Pemprov Riau telah berjalan selama 4 (empat) tahun, yaitu sejak tahun 2019 sampai dengan 2022. 

Total dana yang telah disalurkan kepada Desa se Provinsi Riau adalah sebesar Rp. 851.185.000.000,-. Dan untuk Kabupaten Inhil sebesar Rp. 105.395.000.000,- dengan perincian:
Tahun 2019 sebesar Rp.39.400.000.000,-, 
Tahun 2020 sebesar Rp. 16.745.000.000,-, 
Tahun 2021 sebesar Rp. 19.600.000.000,- serta 
Tahun 2022 ini akan disalurkan sebesar Rp. 34.014.283.217,-. 

Selanjutnya pada 2023 yang akan datang, Pemprov Riau akan kembali mengalokasikan BKK Kepada Desa di Kabupaten Inhil sebesar Rp.39.400.000.000,-.

"Mari benar-benar kita maksimalkan pemanfaatan BKK ini agar apa yang kita harapkan tercapai," pungkas Syamsuar.

Meski di tengah hujan lebat, kehadiran Syamsuar dan rombongan mendapat sambutan antusias dari masyarakat. (Fd)



 
Berita Terkini:
  • Asisten I Setda Riau Lepas 21 Kontingen Pramuka Ikuti Peran Saka Nasional 2022
  • JNE Berangkatkan Pemenang Hadiah Umroh Lomba Content Competition dan Karyawan
  • BRK Syariah Serahkan CSR Untuk 431 Pelaku UMKM di Kota Tanjungpinang
  • Sebanyak 238 Pelajar MTsN 1 Bengkalis Ikuti Kompetensi Madrasah Indonesia
  • Gubri Syamsuar Apresiasi Portal Media Center Provinsi Riau
  • Gubri Kunjungi Maqari Quraniyah Madinatul Munawwarah
  • Proklim Bikin Tanjung Medan Hijau dan Nyaman
  • JNE Bertanggungjawab Penuh Kepada Warga Terdampak Kebakaran di Cimanggis Depok
  • Afrizal Sintong dianugerahi Penghargaan Kepala Daerah Inovatif
  • Inisiasi Perubahan, Karyawan BUMN di Pekanbaru Beralih ke Skuter Listrik
  • Gubri Sambangi Muslim World League dan IsDB
  • Gubri Syamsuar Jajaki Kerjasama dengan Universitas Al-Azhar
  • Temui Dubes RI di Mesir, Gubri Paparkan Potensi Riau
  • Ketua Dewan Pers Wafat, Gubri Syamsuar Ucapkan Dukacita Mendalam
  • SKK Migas dan KKKS Optimalkan Produksi Migas
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    3 Innalillahiwainnaillahi Rojiun..... Anggota DPRD Riau Rosfian Meninggal Dunia 
    4 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    5 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    6 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    7 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
    8 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    9 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
    10 Advetorial Pemprov Riau
    Pemprov Riau Akan Bangun 2000 RLH di Tahun 2016
     
    TRANS PILIHAN
    Minggu, 05/06/2022 - 19:55 WIB
    Koalisi Indonesia Bersatu Membawa Kesejukan Untuk Riau Lebih Baik
    PHR WK Rokan Luncurkan ProKlim di Riau
    Datuk Setia Amanah Kukuhkan Pimpinan LAMR
    Gubri Borong Anugerah Adinata Syari'ah 2022
    Riau Peringkat 1 di Sumatra, Investasi APRIL Terbesar
    Membangun Dari Desa, Apa Saja yang telah dilaksanakan Gubernur Syamsuar
    DPRD Pelalawan Sampaikan Aspirasi Masyarakat Dalam Paripurna
    Afrizal Sintong Terima Mandat Ketua DPD II Golkar Rohil
    Cegah Karhutla di Masa Pandemi
    PT RAPP Luncurkan Inovasi Holistik Program Desa Bebas Api di Siak
    Logo HUT Riau-64 Penuh Makna
    Memulai Karir di Pemerintah dari Penghulu
    Afrizal Sintong, Bupati Baru Rokan Hilir
    Gubernur Riau Siapkan Ruang Isolasi Mandiri Pasien COVID-19 di Asrama Haji
    Sukseskan Vaksinasi Gotong Royong, RAPP Dukung Pemulihan Ekonomi Sektor Hutan Tanaman Industri
    Puluhan Karangan Bunga Berdatangan ke Sekretariat DPC Demokrat Pekanbaru
    Santer Isu Bakal Bertarung di Pilwako, Dua Anggota DPRD Riau Terlihat Hadiri Festival Rebana
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved