www.transriau.com
10:46 WIB - Wabub: Penutupan Badminton Open Turnamen 2019, Badminton Sudah Berkembang Dengan Baik dan Pesat | 19:24 WIB - Dua Mantan Bupati Hadiri Paripurna Hari Jadi Kabupaten Siak ke-20 | 19:19 WIB - PSPS Riau Riau Pesta Gol Lawan PSGC Ciamis | 14:04 WIB - Pemprov Riau Segera Keluarkan Pergub Penggunaan Tumbler | 19:46 WIB - PTPN V Siap Remajakan 914 Hektar Sawit Rakyat di Rohil | 10:46 WIB - Parpol Pendukung 02 'ditinggalkan' Pembentukan AKD DPRD Riau
  Senin, 14 Oktober 2019 | Jam Digital
Follow:
 
DPRD Riau Revisi dan Bentuk Pansus Perubahan Perda Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Ketenagalistrikan

Senin, 13/11/2017 - 18:30:07 WIB
Rapat Kerja Pansus Ketenagalistrikan bersama PLN dan Dinas ESDM Provinsi Riau dipimpin Ketua Pansus Manahara Manurung Senin (13/11/2017)
TERKAIT:
 
  • DPRD Riau Revisi dan Bentuk Pansus Perubahan Perda Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Ketenagalistrikan
  •  

    Ketenagalistrikan bertujuan untuk menjamin ketersediaan tenaga listrik dalam jumlah yang cukup, kualitas baik, dan harga wajar dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat secara adil dan merata serta mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan

    Untuk itu DPRD Riau membentuk panitia khusus (pansus) rancangan perubahan perda Nomor 5 Tahun 2015 tentang ketenagaalistrikan. Pansus ini dibentuk dalan suatu rapat paripurna DPRD Riau yang dilaksanakan pada Senin (30/10/2017).

    Pansus perubahan perda Nomor 5 Tahun 2014 ini diketuai oleh Manahara Manurung. Sedangkan untuk wakil ketua dijabat oleh Yurjani Moga. Pembentukan pansus perubahan perda ketenagalistrikan ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Riau, Sunaryo.

    Ketua Pansus Manahara Manurung mengungkapkan Permasalahan utama disektor energi pada saat ini adalah masih terbatasnya pasokan listrik di provinsi Riau, sehingga menyebabkan rendahnya rasio elektrifikasi di Provinsi Riau. Sampai dengan tahun 2015, sistem interkonekasi kelistrikan 150 KV baru menjangkau lebih kurang 60% wilayah provinsi Riau melalui 8 (delapan) Gardu Induk.

    Sementara total daya mampu pembangkit listrik di Provinsi Riau sebesar 486 MW dengan beban puncak 549 MW atau defisit kapasitas pembangkit listrik sebesar 63 MW. Dalam kondisi normal, defisit kapasitas pembangkit tersebut dapat disuplai oleh pembangkit dari wilayah lain melalui sistem interkoneksi 150 kV. Namun demikian secara umum sistem interkoneksi 150 kV di sumetera mempunyai cadangan kapasitas yang rendah.

    Wilayah provinsi Riau yang belum terjangkau sistem interkoneksi kelistrikan 150 KV dilayani 10 sistem kelistrikan lokal dengan total daya mampu 157.5 MW. Sistem kelistrikan lokal ini pada umumnya melayani daerah perdesaan, yang disalurkan melalui sistem distribusi 20 KV. Sistem kelistrikan lokal ini melayani sekitar 20% wilayah Provinsi Riau.

    Pada saat ini  energi listrik disediakan oleh sistem interkoneksi sumatera barat-Riau berasal dari PLTA Singkarak, PLTU Ombilin, dan PLTA Kota Panjang dan sistem Terpisah menggunakan PLTD. Sistem interkoneksi dilengkapi jaringan transmisi 150 KV dari payakumbuh ke kota Panjang sepanjang 166 KM dan Gardu Induk Bangkinang berkapasitas 1x10 MW dan Pekanbaru berkapasitas 2x50 MW. Sistem terpisah ditujukan untuk melayani kota kabupaten, kota kecamatan, dan desa-desa yang belum terlayani oleh sistem interkoneksi.

    Sistem kelistrikan Provinsi Riau saat ini memiliki 9 Gardu Induk 150kV, yaitu Koto Panjang, Bangkinang, Garuda Sakti, Teluk Lembu, Duri, Dumai, Bagan Batu, Teluk Kuantan, dan Balai Pungut. Sedangkan daerah-daerah lain di provinsi Riau masil disuplai melalui sistem isolated.

    Sistem kelistrikan Riau sebagian besar dipasok dari Grid Sumatra dengan beban puncak tahun 2014 mencapai 523 MW. Kapasitas pembangkit yang tersambung Grid subsistem Riau saat ini adalah sebesar 460 MW, dimana sebagian besar pembangkit di subsistem Riau saat ini adalah berbahan bakar gas, sehingga sekuritas pasokan gas kedepannya masih belum dapat dipastikan. Selain itu pada kondisi tertentu subsistem Riau masih membutuhkan transfer daya dari subsistem Sumbar.

    Sistem isolated di Provinsi Riau tersebar di kabupaten Indragiri Hulu, Kabupaten Bengkalis, dan Kepulauan Meranti. Seluruh sistem isolated dipasok oleh PLTD tersebar dengan kapasitas 84 MW dan mampu 54 MW.

    Foto Fitrah Dayun II.
    Kunjungan kerja Panitia Khusus (Pansus) ketenagalistrikan DPRD Provinsi Riau

    Sebagian besar kondisi sistem isolated masih mengalami kekurangan pasokan daya, sehingga untuk mengurangi dampak kekurangan pasokan daya PLN menyewa pembangkit diesel dengan jangka pendek. Daftar pembangkit pada sistem isolated diberikan pada tabel A3.2

    Kondisi kekurangan pasokan kelistrikan pada sistem isolated disebabkan menurunnya daya mampu pembangkit, meningkatnya konsumsi listrik, pelanggan secara alami dan kebutuhan sistem isolated yang dipasok dari excess power telah melampaui kesepakatan perjanjian jual beli.

    Ekonomi Riau tumbuh sangat pesat antara 7,8% pada tahun 2012 (tidak termasuk migas) dan kondisi ini diperkirakan masih akan meningkat pada masa yang akan datang. Target pertumbuhan ekonomi yang tinggi menjadi perhatian pemerintah daerah dengan memberikan kemudahan kepada investor untuk menambahkan modalnya di Riau. Semua rencana tersebut dapat dicapai apabila ada dukungan ketersediaan tenaga listrik di Provinsi Riau.

    Dari realisasi penjualan listrik PLN lima tahun terakhir dan mempertimbangkan kecendrungan pertumbuhan ekonomi, pertambahan penduduk dan peningkatan rasio elektifitas dimasa mendatang.

    Sumber energi yang tersedia di provinsi riau untuk membangkitkan tenaga listrik berupa sumber sumber-sumber gas alam di banyak lapangan. Potensi PLTA skala besar terdapat dikabupaten kamoar dan kabupaten kuansing. Menurut studi kelayakan oleh sebuah konsultan pada tahun 1980-an dikabupaten kuantan singingi dan sungai kampar kiri terdapat potensi tenaga air yag cukup besar.

    Foto Fitrah Dayun II.
    Kunjungan kerja Panitia Khusus (Pansus) ketenagalistrikan DPRD Provinsi Riau

    Pembangunan tenaga listrik di daerah terpencil dan perbatasan dan pembangunan listrik perdesaan. Pemegang izin usaha penyediaan tenaga listrik yang menyediakan tenaga listrik untuk daerah yang belum berkembang, daerah terpencil dan perbatasan, dan daerah yang belum mendapatkan pelayanan tenaga listrik, dapat diberikan insentif untuk jangka waktu tertentu hingga tercapai nilai keekonomiannya. (Adv/trc)



     
    Berita Terkini:
  • Wabub: Penutupan Badminton Open Turnamen 2019, Badminton Sudah Berkembang Dengan Baik dan Pesat
  • Dua Mantan Bupati Hadiri Paripurna Hari Jadi Kabupaten Siak ke-20
  • PSPS Riau Riau Pesta Gol Lawan PSGC Ciamis
  • Pemprov Riau Segera Keluarkan Pergub Penggunaan Tumbler
  • PTPN V Siap Remajakan 914 Hektar Sawit Rakyat di Rohil
  • Parpol Pendukung 02 'ditinggalkan' Pembentukan AKD DPRD Riau
  • Kapolres Pelalawan Coffe Morning Dengan Wartawan
  • Strategi dan Kebijakan Untuk Pengembangan Sistem Integrasi Sawit Sapi di Riau
  • Tangani Karhutla, Polda Riau Datangkan Drone Khusus dan Tim Ahli
  • Demi Percepatan Perbaikan PDAM, Bupati Dampingi Pejabat Kementerian PUPR Tinjau PDAM Tirta Indragiri
  • Bupati Expose SPAM Kabupaten Inhil di Hadapan Pejabat Direktorat Respam Kementerian PUPR
  • Gubri Terima Sertifikat Penetapan WBTB Indonesia
  • 480 Anggota DPRD Kab/Kota Se Riau Diberi Pembekalan Tugas
  • Dirut PTPN V: Kebun Sawit Perlu Didukung SDM Disiplin
  • Galeri Foto Bupati HM Wardan Mengukuhkan Pengurus BUMDes Kecamatan Mandah
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    3 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    4 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    5 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    6 Advetorial Pemprov Riau
    Pemprov Riau Akan Bangun 2000 RLH di Tahun 2016
    7 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
    8 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    9 Kodim 0314/Inhil Gelar Lomba Cerdas Cermat Bela Negara (LCCBN)
    10 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
     
    TRANS PILIHAN
    Jumat, 04/10/2019 - 15:05 WIB
    Gangguan Tidur Karena Cemas Pada Ibu Hamil
    Petani Karet Desa Airpanas Rokan Hulu Merasa Lega Setelah MoU Dengan PT BRI AGRO dan PTPN V
    Junior PTPN 5 U11, Raih Juara Pemain Terbaik dan Top Skorer Pada FOPSSI di Yogyakarta
    Bupati HM.Wardan Hadiri Istighosah Kebangsaan Se-Provinsi Riau
    Bupati Wardan Hadiri acara Pisah Sambut Dandim 0314/Inhil
    HM Wardan Resmikan Rumah Tahfizd Desa Danau Pulai Kempas
    Hj. Zulaikhah Wardan Lantik Pengurus PMI Kecamatan Kuindra Masa Bakti 2019-2024
    Bupati HM.Wardan Hadiri Rapat bersama Presiden RI, bahas Masalah Karlahut di Riau
    Kakanwil Kemenkum HAM Riau Letakan Batu Pertama Perluasan Kantor Imigrasi Tembilhan
    Bupati HM Wardan Hadiri Pengucapan Sumpah dan Janji Anggota DPRD Inhil Periode 2019-2024
    Wardan Lantik Pengurus DKR Inhil Masa Khidmat 2019-2024
    Bupati HM.Wardan Sambangi Posko Kesehatan Dampak Kabut Asap di Kecamatan Reteh
    HM Wardan Resmikan Mushola RSUD Tengku Sulung Pulau Kijang
    Bupati Wardan Hadiri Istighosah Kubro dan Tablik Akbar
    Wabup Inhil Ikuti Festival Subak Karang Asam dan Internasional Coconut Festival 2019
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved