www.transriau.com
20:15 WIB - Pemda Segera Cari Solusi Bagi Para Pedagang yang Terkena Kebakaran Pasar Terapung Selodang Kelapa | 17:56 WIB - Turut Prihatin Atas Musibah Kebakaran Pasar di Tembilahan, Gubri Tinjau langsung ke Lokasi | 08:39 WIB - Sampah di Pekanbaru Bakal Disulap jadi Energi Listrik | 15:35 WIB - Dewan Pers dan Kementrian PPPA RI Sosialisasikan Pemberitaan Ramah Anak | 13:15 WIB - Gubri Sampaikan Nota Keuangan Perubahan 2019 Sebesar Rp.9,42 Triliun | 14:31 WIB - Radio Swara Kampar 103,8 FM Kantongi Izin Kemkominfo RI
  Sabtu, 24 08 2019 | Jam Digital
Follow:
 
Rapat Paripurna DPRD Riau Penyampaian Visi dan Misi Gubernur Masa Bakti 2019-2024

Senin, 11/03/2019 - 21:20:50 WIB
Pidato Gubernur Riau Masa Jabatan 2019-2024 penyampaian visi dan misipada Rapat Paripurna DPRD Riau
TERKAIT:
 
  • Rapat Paripurna DPRD Riau Penyampaian Visi dan Misi Gubernur Masa Bakti 2019-2024
  •  

    Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau pada Senin (11/3/2019) menggelar rapat Paripurna penyampaian visi dan misi Gubernur Riau Drs.H.Syamsuar, M.Si, Wakil Gubernur Provinsi Riau Brigjen TNI Purn H.Edy Natar Nasution. S.Ip Masa Bakti 2019-2024.

    Rapat Paripurna dipimpin  Ketua DPRD Riau Dra Hj. Septina Primawati, MM didampingi unsur pimpinan dewan Kordias Pasaribu dan Sunaryo. Rapat dihadiri unsur Forkopimda Riau, tokoh masyarakat Riau, Bupati se-provinsi Riau dan para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau dan Pekanbaru

    Ketua DPRD Riau mengatakan, bahwa rapat paripurna ini merupakan fundamental dan berharap agar sinergitas yang dibangun antara lembaga eksekutif dan legislatif dapat mendorong pembangunan Riau kedepan menjadi lebih baik lagi.

    “Agenda rapat ini sudah dijadwalkan Banmus dan kita berharap agar visi-misi yang disampaikan bapak Gubernur Riau Drs.H.Syamsuar,M.si dan Wakil Gubernur Riau Brigjen TNI Purnawirawan Edy Natar Nasution,S.IP dapat dilaksanakan,” Ujar Septina

    Gubernur Riau Drs.H.Syamsuar,M.Si mengawali pidato sambutannya dengan menyampaikan ucapan terimakasih yang dalam kepada seluruh lapisan masyarakat Provinsi Riau, telah menitipkan kepercayaan kepada dirinya,  sebagai Gubernur dan Edy Natar Nasution sebagai Wakil Gubernur Riau untuk masa bakti tahun 2019 sampai 2024 mendatang.

    “Ucapan terimakasih kami kepada masyarakat Riau yang telah memberikan kepercayaan untuk mengemban amanah meneruskan estafet kepemimpinan di negeri melayu ini, untuk menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan Riau lima tahun kedepan 2019 sampai dengan 2024,” sebut Gubri Syamsuar.

    Gubri Syamsuar menyampaikan bahwa periode kepemimpinannya 2019 sampai dengan 2024 ini merupakan periode keempat atau periode terakhir dari pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Provinsi Riau 2005-2025.

    Berkaitan dengan hal tersebut, untuk keberlangsungan dan keberlanjutan pembangunan di Provinsi Riau ini, pihaknya akan tetap melanjutkan dan meningkatkan program pembangunan yang berpihak kepada masyarakat yang telah dirintis oleh pemimpin Riau terdahulu.

    “Sudah barang tentu tugas yang diamanahkan ini, tidaklah mudah bagi kami karena besarnya harapan masyarakat yang dititipkan kepada kami semasa kampanye untuk menyelesaikan permasalahan sosial ekonomi masyarakat. Namun Kami yakin dan percaya permasalahan ini bisa kita selesaikan dengan dukungan dan kerjasama dari seluruh masyarakat Riau dan para pemangku kepentingan pembangunan terutama dari Para Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Riau yang terhormat,” sebut Syamsuar.

    Disampaikannya bahwa dewasa ini Provinsi Riau memiliki beberapa permasalahan pembangunan yang dihadapi, diantaranya masih terdapat kesenjangan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM)antar Kabupaten/Kota di Provinsi Riau yang diukur dari capaian IPM Kabupaten/Kota.

    Tujuh (7) Kabupaten/Kota IPMnya berada dibawah rata-rata Provinsi (71,79) yakni,Kabupaten Pelalawan, Kuantan Singingi, Indragiri Hulu, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Indragiri Hilir dan Kabupaten Kepulauan Meranti.

    “Kondisi IPM ini, indikatornya capaian komponen pembentuk IPM, seperti Angka Harapan Hidup, dimana 11 Kabupaten/Kota berada dibawah rata-rata provinsi (70,79 tahun) dan Rata-rata Lama Sekolah terdapat 7 Kabupaten/Kota berada dibawah rata-rata provinsi (8,76 tahun),”ujar Gubri Syamsuar.

    Sedangkan lama Sekolah sambung Gubri syamsuar, terdapat 8 Kabupaten/Kota dibawah rata-rata Provinsi (13,03 tahun) dan Pengeluaran Perkapita terdapat 6 Kabupaten/Kota di bawah capaian rata-rata Provinsi (Rp. 10.677.000).

    Pidato Gubernur Riau Masa Jabatan 2019-2024 penyampaian visi dan misipada Rapat Paripurna DPRD Riau


    Pada sisi lain Profinsi Riau juga mengalami masih Rendahnya Kualitas Infrastruktur Dasar Bagi Masyarakat yakni Jalan dan Jembatan. Pada tahun 2017, Panjang jalan provinsi 2.799 Km, dengan kondisi rusak sedang sampai rusak berat mencapai 55,18%, jenis konstruksi perkerasan jalan sub standar (kerikil, tanah atau belum tembus) sebesar 34,58%. Indeks aksesibiltas rata-rata tingkat provinsi 0,49, dengan kategori rendah.

    Indeks aksesibiltas rata-rata per Kabupaten/Kota sangat rendah, kecuali di Kota Pekanbaru yang tinggi dan Dumai kategori sedang. Hal ini belum sesuai dengan parameter kinerja Standar Pelayanan Minimum (SPM) untuk indeks aksesibiltas Provinsi Riau.

    Oleh karena itu perlu penambahan panjang jalan sesuai dengan kebutuhan terutama mendukung program prioritas dan pengembangan potensi wilayah, seperti ruas jalan yang konektivitas ke destinasi wisata, kawasan strategis nasional dan Provinsi, kawasan pesisir dan perbatasan, kawasan sumber bahan baku industri, membuka keterisoliran serta tematik lainnya.

    Terbatasnya akses air bersih dan air minum yang berasal dari air leding/perpipaan. Kebutuhan Air bersih Rumah tangga dengan memanfaatkan air sumur (37,20%) dan jasa air isi ulang dan air kemasan (36,16%). Dan terdapat 23,45% rumah tangga yang bergantung pada ketersediaan air hujan.Demikian juga dengan keperluan memasak, mandi, cuci dan sebagainya, rumah tangga pada umumnya memanfaatkan air sumur (78,44%) serta air hujan (13,63%).

    “Air limbah dan sampah belum terkelola dengan baik,”katanya.

    Disisi lain sambung Gubri Syamsuar, dimana tingkat pertumbuhan penduduk dan industri relatif cukup tinggi, aktivitas tersebut dipastikan menghasilkan air limbah dan sampah, baik skala rumah tangga maupun industri. Air limbah dan sampah tersebut jika tidak terkelola dengan baik akan mengancam upaya penyehatan lingkungan khususnya terhadap kualitas air permukaan dan air sungai yang notabene sebagai sumber air baku untuk berbagai keperluan rumah tangga.

    Beberapa hal yang menjadi perhatian antara lain kebutuhan energi listrik di Riau semakin tinggi seiring dengan pertumbuhan penduduk dan industri. Indek Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) di Riau masih rendah dan terrendah di Pulau Sumatra.Tingkat abrasi masih tinggi diwilayah pesisir terutama di Kabupaten Bengkalis, Pulau Ransang dan Pulau Rupat dan masih terdapatnya persoalan tapal batas antar wilayah Kabupaten yang belum terselesaikan.

    Rendahnya Pertumbuhan Ekonomi. Pertumbuhan ekonomi Provinsi Riau periode 2011-2017 mengalami penurunan. Tahun 2011 sebesar 5,57% turun menjadi 2,71% pada tahun 2017. Terjadinya pergeseran struktur pereko-nomian provinsi Riau dari tahun 2012 ke tahun 2017 dari pertambangan dan penggalian ke sektor industri pengolahan. Pergeseran ini disebabkan oleh penurunan harga komoditas migas sehingga minat investasi pada sektor migas mengalami penurunan.

    Tingkat kemiskinan Provinsi Riau masih di atas 5% yaitu 7,41% atau 514.620 jiwa penduduk Riau berada di bawah garis kemiskinan, dan jumlah persentase miskin tinggi terdapat pada sub sektor perkebunan. Kabupaten/Kota yang berada di atas tingkat kemiskinan provinsi terdapat pada Kabupaten Kepulauan Meranti (28,99%), Rokan Hulu (10,91%), Pelalawan (10,25%), Kuantan Singingi (9,97%), Kampar (8,02%) dan Kabupaten Rokan Hilir (7,88%).

    Selain dari poin diatas Gubri Syamsuar juga menyoroti persoalan persoalan seperti masih rendahnya ketahanan pangan di Riau, dan belum optimalnya pengelolaan potensi pangan lokal, masih rendahnya pengelolaan budaya Melayu dan pariwisata serta masih terdapat kinerja yang rendah dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di Provinsi Riau.

    Dari permasalahan yang telah dirumuskan itu maka visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Riau periode tahun 2019-2024 adalah “Terwujudnya Riau yang berdaya saing, sejahtera, bermartabat dan unggul di Indonesia”.

    Ketua DPRD Riau Dra. Hj. Septina Primawati bersama Gubernur Riau Drs.H.Syamsuar,M.si dan Wakil Gubernur Riau Brigjen TNI Purnawirawan Edy Natar Nasution,S.IP dan Unsur Forkopimda

    Untuk itu, maka dirumuskan beberapa misi antara lain mewujudkan sdm yang beriman berkualitas dan berdaya saing melalui pembangunan manusia seutuhnya. Mewujudkan pembangunan infrastruktur daerah yang merata dan berwawasan lingkungan.

    Mewujudkan pembangunan ekonomi yang eklusif, mandiri dan berdaya saing. Mewujudkan budaya melakyu sebagaibpayung negeri. Dan meweujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan Pelayanan publik yang prima berbasis teknologi informasi.

    "Visi, misi, strategi dan arah kebijakan pembangunan jangka menengah Provinsi Riau 2019 sampai dengan 2024 yang telah kami sampaikan selanjutnya nanti akan kami tuangkan dalam rancangan Rencana Pembangunan Jangka  Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Riau 2019-2024 sebagai acuan pelaksanaan pembangunan 5 tahun kedepan dan akan disampaikan kepada DPRD untuk ditetapkan dengan Peraturan Daerah paling lambat 6 bulan setelah kami dilantik sebagaimana ketentuan Pasal 264 ayat (4) Undang- undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah," terang gubernur.

    Untuk mewujudkan ini semua, dibutuhkan kerja keras (ikhtiar) yang diiringi dengan Do’a dan optimisme yang tinggi serta dukungan Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Riau, seluruh elemen masyarakat Riau dan media, sehingga apa yang kita rencanakan dan pembangunan daerah Riau nantinya dapat terwujud untuk kesejahteraan masyarakat dan mendapat ridho Allah SWT. (Adv)




     
    Berita Terkini:
  • Pemda Segera Cari Solusi Bagi Para Pedagang yang Terkena Kebakaran Pasar Terapung Selodang Kelapa
  • Turut Prihatin Atas Musibah Kebakaran Pasar di Tembilahan, Gubri Tinjau langsung ke Lokasi
  • Sampah di Pekanbaru Bakal Disulap jadi Energi Listrik
  • Dewan Pers dan Kementrian PPPA RI Sosialisasikan Pemberitaan Ramah Anak
  • Gubri Sampaikan Nota Keuangan Perubahan 2019 Sebesar Rp.9,42 Triliun
  • Radio Swara Kampar 103,8 FM Kantongi Izin Kemkominfo RI
  • Wabup Inhil Lantik Kades Tunas Jaya Kecamatan Tempuling
  • Wabup Inhil Tinjau Lokasi Kebakaran Pasar Terapung Selodang Kelapa
  • RSUD Tengku Rafi'an Siak Gelar Promosi Program Kesehatan Terhadap Pasien dan Keluarga Pasien
  • Galeri Foto Bupati dan Wakil Bupati Inhil Hadiri Upacara Hari Pramuka ke 58
  • MoU KUA PPAS APBD Perubahan Riau 2019 diteken
  • Pelajar Pattani Thailand se Indonesia Gelar Berbagai Kegiatan di UIR
  • Bupati Inhil Harapkan Pelayanan Dasar Berbasis Digital diterapkan OPD Terkait
  • Wabup Inhil Bersama Unsur Forkopimda Sambut Kedatangan Jama'ah Haji di Halaman Kantor Bupati
  • Kemenkominfo Gelar FGD di Pekanbaru, Hadirkan Mahfud MD
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    3 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    4 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    5 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    6 Advetorial Pemprov Riau
    Pemprov Riau Akan Bangun 2000 RLH di Tahun 2016
    7 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
    8 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    9 Kodim 0314/Inhil Gelar Lomba Cerdas Cermat Bela Negara (LCCBN)
    10 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
     
    TRANS PILIHAN
    Kamis, 22/08/2019 - 18:05 WIB
    Wabup Inhil Lantik Kades Tunas Jaya Kecamatan Tempuling
    Wabup Inhil Tinjau Lokasi Kebakaran Pasar Terapung Selodang Kelapa
    Wabup Inhil Bersama Unsur Forkopimda Sambut Kedatangan Jama'ah Haji di Halaman Kantor Bupati
    Wabup Inhil H. Syamsuddin Uti Hadiri RUPSLB Bank Riau Kepri
    Bupati Inhil Hadiri Rakor Terbatas TORA Bersama Gubernur dan Kepala Daerah se Riau
    HM Wardan dan Isteri Hadiri Silaturahmi Kesbangpol Inhil dengan Anak Yatim dan Kaum Duafa
    Bupati Inhil Jenguk Pasien Penderita Gizi Buruk di RSUD Puri Husada Tembilahan
    Mslam Resepsi dan syukuran Puncak Peringatan HUT RI Ke-74 Kabupaten Inhil
    Wabup Inhil Irup Penurunan Bendera Merah Putih HUT ke-74 di Tembilahan
    Sekda Inhil jadi IRUP peringatan HUT RI ke 74
    Bupati Inhil HM Wardan Serahkan Remisi 738 Napi Lapas Tembilahan
    PC Muslimat NU Inhil Gelar Pelatihan Penyelenggaraan Jenazah diikuti 100 Orang Peserta
    Bupati Berikan Anugetah Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satu Bagi PNS Pemkab Inhil
    Bupati HM Wardan Kukuhkan Anggota Paskibra Inhil
    Bupati HM Wardan Motivasi Paskibra Yang Bertugas pada Upacara HUT RI ke 74
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved