www.transriau.com
09:11 WIB - Kepala Kemenag Pekanbaru Ajak Jemaah Haji, Pengusaha Travel dan Bank Mendukung Gerakan Wakaf Uang | 22:16 WIB - Pemeriksaan Sekda Riau di Kejati Berimbas Pada Pencalonan Komut BRK | 15:58 WIB - Markarius Sarankan DPRD Riau Bentuk Pansus Tenaga Kerja | 15:10 WIB - Gubri: Ingin Institusi Pengawasan Harus Kuat | 10:23 WIB - Rektor UIR dan Bupati Kampar Saksikan Pascasarjana Teken MoA dengan Sekda | 22:21 WIB - Diduga Karena Persoalan Asmara, Seorang Mahasiswa ditemukan Gantung Diri
  Kamis, 09 Juli 2020 | Jam Digital
Follow:
 
Tahun 2020 Riau Dapat Jatah PSR Seluas 24 Ribu Hektar

Kamis, 18/06/2020 - 21:17:27 WIB
Manahara Napitupulu
TERKAIT:
 
  • Tahun 2020 Riau Dapat Jatah PSR Seluas 24 Ribu Hektar
  •  

    Komisi II menggelar hearing dengan Disbun  se Riau terkait realisasi program peremajaan sawit rakyat (PSR) atau replanting kebun sawit rakyat di provinsi Riau. Hearing digelar pada Kamis (18/6/2020) bertempat ruang medium kantor DPRD Riau yang dipimpin langsung Robin Hutagalung selaku ketua komisi II DPRD Riau. 

    Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau tahun 2020 ini, memperoleh jatah untuk program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) seluas 24 ribu hektar. Program yang didanai pemerintah pusat tersebut ditujukan untuk kesejahteraan petani.

    Hal itu disampaikan anggota Komisi II DPRD Riau, Manahara Napitupulu usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Disbun Provinsi Riau dan Disbun kabupaten/kota 

    "Tahun ini Disbun Riau memperoleh jatah PSR atau yang biasa disebut replanting seluas 24 ribu hektar. Lahannya tersebar di 10 kabupaten/ kota se-Riau", ujarnya.

    Manahara merincikan, sepuluh daerah yang memperoleh program PSR itu diantaranya, Kuansing 2 ribu, Kampar 4,5 ribu, Bengkalis 1 ribu, Siak 5 ribu, Inhu 2 ribu, Rohil 1 ribu, Pelalawan 5 ribu, Rohul 2 ribu, Dumai 5 ratus, dan Inhil 1 ribu hektar.

    Sementara Pekanbaru dan kabupaten Kepulauan Meranti, tidak mendapat program PSR. Sebab, kedua daerah itu tidak termasuk daerah penghasil utama komoditas sawit, ujarnya.

    Politisi partai Demokrat itu menjelaskan, program PSR ini sepenuhnya dihandle oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) pusat.

    Adapun yang mesti disiapkan oleh para petani yaitu, kelembagaan  dan legalitas. Yakni, kelompok tani yang memiliki anggota 20 orang. Kelompok tani tersebut minimal memiliki lahan seluas 50 hektar.

    Sejauh ini kata Manahara Napitupulu, yang terealisasi didominasi petani plasma. Sedangkan petani swadaya realisasi hanya beberapa ratus hektar saja.

    "Tadi itu kita mengiventarisir realisasi dan permasalahan yang ada. Atas dasar itu kemudian Komisi II DPRD Riau memberikan rekomendasi", katanya.

    Manahara menyebutkan dari RDP yang disampaikan Disbun kabupaten/kota, petani plasma hampir tidak ada persoalan. 

    Akan tetapi permasalahan ada pada  petani swadaya terkait legalitas. Pasalnya umumnya di Riau ini kebun swadaya itu berada di HPK.

    Sementara yang dipersyaratkan pada program PSR tersebut, legalitas dari lahan itu sendiri.

    Adapun besaran dana yang dikucurkan oleh BPDPKS pusat tersebut terang Manahara, sebesar Rp 30 juta per hektar. 

    Sementara PSR atau replanting ditujukan bagi sawit yang sudah berumur 25 tahu  keatas atau sawit umur 2 tahun yang bukan bibit unggul. (trc) 



     
    Berita Terkini:
  • Kepala Kemenag Pekanbaru Ajak Jemaah Haji, Pengusaha Travel dan Bank Mendukung Gerakan Wakaf Uang
  • Pemeriksaan Sekda Riau di Kejati Berimbas Pada Pencalonan Komut BRK
  • Markarius Sarankan DPRD Riau Bentuk Pansus Tenaga Kerja
  • Gubri: Ingin Institusi Pengawasan Harus Kuat
  • Rektor UIR dan Bupati Kampar Saksikan Pascasarjana Teken MoA dengan Sekda
  • Diduga Karena Persoalan Asmara, Seorang Mahasiswa ditemukan Gantung Diri
  • Pengadilan Agama Kelas IA Pekanbaru Teken MoU dengan Kemenag Akses SIPA
  • Yuyun Hidayat Serap Aspirasi Masyarakat Tapung Hulu
  • PPs UIR Silaturrahmi ke Pemko Dumai Tindaklanjuti MoU
  • RAPP Raih Sertifikasi Sistem Manajemen Energi
  • Walikota Lantik M. Jamil sebagai Pj. Sekda Pekanbaru
  • Gubri Paparkan Peran Pemprov Riau Pada Pelabuhan Roro Dumai- Melaka
  • Paslon Hafith Syukri-Erizal Siap Berlayar Untuk Pilkada Rohul Setelah Peroleh Dukungan PKB
  • Kepala Kemanag Pekanbaru Keluarkan Himbauan Gerakan Wakaf Uang 1000 Perhari
  • Dinas Perikanan dan Kelautan di Masa Pandemi Covid-19
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    3 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    4 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    5 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    6 Advetorial Pemprov Riau
    Pemprov Riau Akan Bangun 2000 RLH di Tahun 2016
    7 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
    8 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
    9 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    10 Kodim 0314/Inhil Gelar Lomba Cerdas Cermat Bela Negara (LCCBN)
     
    TRANS PILIHAN
    Minggu, 05/07/2020 - 22:04 WIB
    RAPP Raih Sertifikasi Sistem Manajemen Energi
    Walikota Pekanbaru Resmikan Koridor Baru Bus TMP
    Rekam Jejak 20 Pejabat Eselon II Pemprov Riau yang Baru dilantik Gubernur Syamsuar
    Pembatalan Pemberangkatan Jemaah Haji 1441 H/2020 M
    Pertamina EP Lirik Field Berdayakan Petani ditengah Pandemi
    Gubri Pimpin Penyemprotan Disenfektan dan Pelaksanaan Rapid Test Bukitraya
    Utamakan Keselamatan, Keberangkatan Jemaah Haji 1441H Dibatalkan
    Gubri Tinjau Persiapan Pelaksanaan New Normal Covid-19 di Rohil
    Masih Muda dan Mulai Usaha, Why Not?
    Gubri Syamsuar Sosialisasikan Program New NormalĀ 
    JNE Distribusikan Beras Bansos Pemerintah RI
    PT Selaras Abadi Utama dan Mitra Kerja Salurkan Bantuan Sosial di Pelalawan
    PT NWR dan PT NSR Kembali Salurkan Ratusan Paket Sembako Untuk Masyarakat Langgam
    PTPN V Salurkan 7.000 Paket Sembako Senilai 1 Miliar, Mendukungkung Terwujudnya New Normal
    Kontribusi Nyata Untuk Brand Lokal
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved