www.transriau.com
19:23 WIB - Gubri Bersama PKK Riau Berikan Bantuan PMT Untuk Balita dan Ibu Hamil | 08:57 WIB - Pergub 19 Tahun 2021 Dibuat Sesuai Undang-undang Pers | 21:33 WIB - Gubri Tebar 6000 Ekor Benih Ikan Patin di Sungai Cipang Rohul | 21:28 WIB - Gugatan KSP Moeldoko Tidak Punya Legal Standing, Demokrat: Hukum Itu Akal Sehat | 13:52 WIB - Pansel Serahkan Nama-Nama Calon Komisioner KIP dan KPID ke DPRD Riau | 21:18 WIB - UIR Kuasai Dua Nomor di Kompetisi EA V LLDIKTI X
  Senin, 25 Oktober 2021 | Jam Digital
Follow:
 
Laporan Akhir Kerja Pansus
Raperda RZWP3K Distujui DPRD Riau Menjadi Perda

Kamis, 11/02/2021 - 15:07:22 WIB
Wakil ketua DPRD Riau Agung Nugroho bersama Wakil Gubernur Riau Edi Natar Nasution menandatangani berita acara persetujuan Perda
TERKAIT:
 
  • Raperda RZWP3K Distujui DPRD Riau Menjadi Perda
  •  

    PEKANBARU - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Riau menggelar rapat paripurna tentang laporan akhir kerja pansus Rencana Zonasi
    Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) Sekaligus meminta persetujuan anggota Dewan. 

    Rapat paripurna dipimpin wakil ketua DPRD Riau H. Agung Nugroho, SE dengan dihadiri wakil Gubernur Riau Edi Natar Nasution. Dikatakan Agung, sebagaimana ketentuan dalam Peraturan Tata Tertib DPRD Provinsi Riau Nomor 1 Tahun 2020, bahwa wewenang untuk menetapkan persetujuan atas keputusan Dewan itu berada pada Rapat Paripurna ini. 

    Agung Nugroho menyebutkan, beberapa waktu yang lalu DPRD Riau telah membentuk Panitia Khusus (Pansus) terhadap Rancangan Perda Tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Provinsi Riau tahun 2020-2040.

    Dengan dengan berjalannya waktu, tentunya Pansus telah banyak menyelesaikan tugas-tugasnya demi terwujudnya hasil yang maksimal.

    "Dari agenda yang telah tersusun maka dapat kita maknai bahwa paripurna kita hari ini adalah Penyampaian Laporan Hasil Kerja Panitia Khusus, yang merupakan bagian akhir dari sebuah proses terbentuknya sebuah Peraturan Daerah," Kata Agung Nugroho.

    "Kami ucapkan terimakasih kepada anggota Pansus melalui juru bicara bapak Suyadi, SP yang telah membacakan Laporan Hasil Kerja Pansus," ungkap Agung.

    Setelah disetujuinya Raperda Tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir Dan Pulau-Pulau Kecil provinsi Riau Tahun 2020-2040, dilanjutkan dengan mendengarkan Pendapat Akhir Kepala Daerah.

    Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP-3-K) ini adalah proses perencanaan ruang laut, pemanfaatan ruang laut, dan pengendalian pemanfaatan ruang laut yang bertujuan terselenggaranya pemanfaatan ruang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan, menetapkan kawasan strategis nasional tertentu dan alur laut. 

    Keterkaitan antara ekosistem darat dan ekosistem laut dalam suatu bioekoregion; penetapan pemanfaatan ruang laut dan penetapan prioritas kawasan laut untuk tujuan konservasi, Pengembangan ekonomi maritim, pengembangan transportasi laut, industri strategis, dalam rangka mewujudkan pemanfaatan ruang laut dan pulau-pulau kecil yang berkualitas.

    Kebijakan Penataan Ruang Laut  diharapkan mampu mengakomodir penyelenggaraan Pemerintahan Daerah sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, yaitu dengan adanya kejelasan atas batas-batas kewenangan penyelenggaraan Penataan Ruang Laut antar Wilayah (Nasional) dan Wilayah Provinsi. 

    Dengan demikian Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dapat merumuskan secara sinergis dan berkesinambungan tentang Rencana Tata Ruang Laut, rencana pemanfaatan ruang Laut dan pengendalian pemanfaatan ruang Laut pada batas-batas kewenangan yang dimiliki secara proporsional dan profesional. 

    "Penyususunan Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP-3-K) adalah sebuah perjalanan panjang yang telah kita lewati, sehingga sampai pada tahapan penyelesaian Tanggapan dan/atau saran dari Menteri Kelautan dan Perikanan sesuai Pasal 33 Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan  Nomor 23 Tahun 2016 tentang Perencanaan Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil.  Pada tahapan ini kita telah melalui proses pembahasan di tingkat daerah maupun di tingkat pemerintah pusat yang melibatkan semua pemangku kepentingan atau take holder, "ungkap Edi Natar. 

    Adapun arahan Pemanfaatan Ruang Laut di Provinsi Riau:

    Pertama, Pengembangan sentra-sentra produksi Perikanan Tangkap dan Perikanan Budidaya yang berbasis Kemaritiman untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi dan memperkuat basis perekonomian wilayah.

    Kedua, Pengembangan Kebijakan Lingkungan dalam rangka menjaga keberlangsungan lingkungan maritim di Provinsi Riau melalui program Konservasi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil dalam upaya perlindungan, pelestarian, dan pemanfaatan wilayah pesisir dan pulau-pulau. 

    Tiga, Pengembangan Kawasan Wisata Bahari untuk Kemandirian Ekonomi Maritim dan Pemanfaatan Jasa Lingkungan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil serta Aktivitas pariwisata yang dapat dikembangkan di kawasan pesisir melalui wisata rekreasi pantai. 

    Empat, Pemanfatan Kawasan Strategis Nasional Tertentu (KSNT) melalui pengembangan Pulau-pulau Kecil Terluar (PPKT) sesuai dengan Kepres Nomor 6 Tahun 2017 tentang Penetapan Pulau-pulau Kecil Terluar  di Pulau Batumandi (Kabupaten Rokan Hilir), Pulau Rupat dan Pulau Bengkalis (Kabupaten Bengkalis), dan Pulau Rangsang (Kabupaten Kepulauan Meranti). 

    Kelima, Meningkatkan kapasitas operasi dan jangkauan pelayanan Pelabuhan Umum dan Perikanan di seluruh pesisir Riau melalui pengembangan Dermaga, pergudangan, dan jalur pelayaran yang menghubungkan antar wilayah. Mengembangkan Wilayah kerja dan wilayah operasional pelabuhan perikanan.

    Keenam, Pemanfatan Zona pertambangan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, diantaranya Pertambangan timah di perairan bagian Timur Pulau Rangsang Kecamatan Rangsang Kabupaten Kepulauan Meranti; dan di perairan bagian Timur Laut Pulau Mendol Kecamatan Kuala Kampar Kabupaten Pelalawan. Disamping itu juga pemanfatan potensi minyak bumi dan Gas di sekitar perairan Kepulauan Meranti, Bengkalis, dan Siak.

    Ketujuh, Membangun sistem jaringan prasarana dan sarana transportasi Laut secara terpadu antar matra dan antar moda untuk meningkatkan aksesibilitas antar daerah di wilayah pesisir Provinsi Riau, antara perkotaan dengan perdesaan, serta menghubungkan sentra-sentra produksi dengan lokasi industri dan simpul-simpul perniagaan. (Fd) 



     
    Berita Terkini:
  • Gubri Bersama PKK Riau Berikan Bantuan PMT Untuk Balita dan Ibu Hamil
  • Pergub 19 Tahun 2021 Dibuat Sesuai Undang-undang Pers
  • Gubri Tebar 6000 Ekor Benih Ikan Patin di Sungai Cipang Rohul
  • Gugatan KSP Moeldoko Tidak Punya Legal Standing, Demokrat: Hukum Itu Akal Sehat
  • Pansel Serahkan Nama-Nama Calon Komisioner KIP dan KPID ke DPRD Riau
  • UIR Kuasai Dua Nomor di Kompetisi EA V LLDIKTI X
  • Mahasiswa FEB UIR Dwi Angga Sumbang Emas di Cabor Anggar PON XX Papua
  • Setoran Hulu Migas Rp136,8 Triliun, Lebihi Target APBN
  • Gubri Tunjuk Suhardiman Amby Plt. Bupati Kuansing
  • Kepengurusan PORDI Riau Terbentuk, Zulmansyah ditunjuk Sebagai Ketua
  • Gubri dan Wagubri Resmikan Jembatan Sei Siasam Rohul
  • FKPMR Dukung Riau Istimewa
  • Terkait Normalisasi Sungai Pinang, DLH Sudah Panggil Semua Pihak
  • Holding Perkebunan Perkuat Green Energy Dukung Dekarbonisasi
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    3 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    4 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    5 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    6 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
    7 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
    8 Advetorial Pemprov Riau
    Pemprov Riau Akan Bangun 2000 RLH di Tahun 2016
    9 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    10 Kodim 0314/Inhil Gelar Lomba Cerdas Cermat Bela Negara (LCCBN)
     
    TRANS PILIHAN
    Minggu, 01/08/2021 - 00:00 WIB
    Afrizal Sintong Terima Mandat Ketua DPD II Golkar Rohil
    Cegah Karhutla di Masa Pandemi
    PT RAPP Luncurkan Inovasi Holistik Program Desa Bebas Api di Siak
    Logo HUT Riau-64 Penuh Makna
    Memulai Karir di Pemerintah dari Penghulu
    Afrizal Sintong, Bupati Baru Rokan Hilir
    Gubernur Riau Siapkan Ruang Isolasi Mandiri Pasien COVID-19 di Asrama Haji
    Sukseskan Vaksinasi Gotong Royong, RAPP Dukung Pemulihan Ekonomi Sektor Hutan Tanaman Industri
    Puluhan Karangan Bunga Berdatangan ke Sekretariat DPC Demokrat Pekanbaru
    Santer Isu Bakal Bertarung di Pilwako, Dua Anggota DPRD Riau Terlihat Hadiri Festival Rebana
    Agung Nugroho Tegaskan Seluruh Anggota Fraksi Demokrat DPRD Riau Dukung AHY
    BASAMO MAMBOLO NAGOGHI
    HUT Ke-71 Kabupaten Kampar Momentum Sejahterakan Masyarakat
    Kiprah Wartawan di Tengah Pandemi
    Virus Hoax Vs Virus Covid
    Ade Hartati: Vaksin Aman dan Tidak Ada Masalah Untuk Tubuh
    Kabinet Jokowi - Ma'aruf Amin di Reshuffle
    Enam Wajah Baru Menjadi Anggota Kabinet Indonesia Maju
    Bupati Terpilih Kabupaten Pelalawan Zukri Bersama Wakilnya Kunjungi Kediaman HM Harris
    Yulisman dan Agung Nugroho Resmi dilantik sebagai Pimpinan DPRD Riau
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved