www.transriau.com
16:20 WIB - Satpolair Polres Rohil Panen Raya Perdana Tambak Ikan Hasil Binaan | 13:15 WIB - Indra Gunawan Eet Bersaksi Untuk Perkara Amril Mukminin di PN Tipikor Pekanbaru | 09:11 WIB - Kepala Kemenag Pekanbaru Ajak Jemaah Haji, Pengusaha Travel dan Bank Mendukung Gerakan Wakaf Uang | 22:16 WIB - Pemeriksaan Sekda Riau di Kejati Berimbas Pada Pencalonan Komut BRK | 15:58 WIB - Markarius Sarankan DPRD Riau Bentuk Pansus Tenaga Kerja | 15:10 WIB - Gubri: Ingin Institusi Pengawasan Harus Kuat
  Jum'at, 10 Juli 2020 | Jam Digital
Follow:
 
Paripurna LKPJ Tahun Anggaran 2015, Gubri: Predikat WTP Bukanlah Akhir Dari Segalanya

Sabtu, 02/07/2016 - 05:45:29 WIB

TERKAIT:
 
  • Paripurna LKPJ Tahun Anggaran 2015, Gubri: Predikat WTP Bukanlah Akhir Dari Segalanya
  •  

    Dengan berbagai upaya yang telah dilaksanakan selama ini, laporan keuangan pemerintah provinsi Riau tahun anggaran 2015 telah disusun dan disajikan sesuai standar akuntansi pemerintahan berbasis akrual untuk pertama kalinya, sebagaimana diamanatkan dalam ketentuan pasal 4 Peraturan Pemerintah nomor 71 tahun 2010 standar akuntansi pemerintahan.

    Hal tersebut dikatakan Gubernur (Gubri) Riau H Arsyadjuliandi Rachman, pada saat sidang paripurna penyampaian rancangan peraturan daerah provinsi Riau tentang pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2015, di Gedung DPRD Riau, Kamis (30/6/2016).

    Gubri menyampaikan, laporan keuangan tersebut telah direview Inspektorat provinsi Riau sebelum disampaikan ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk diaudit dan telah selesai diaudit oleh BPK-RI perwakilan provinsi Riau, juga telah disampaikan pada rapat Paripurna Istimewa DPRD provinsi Riau, dalam rangka penyerahan laporan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan pemerintah daerah provinsi Riau oleh BPK RI kepada ketua DPRD dan Gubernur Riau, pada hari Selasa tanggal 14 Juni 2016 lalu, dan mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

    "Predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian bukanlah segala-galanya, dan bukan pula akhir dari segalanya, karena kita masih dihadapkan pada berbagai persoalan dan permasalahan, dan untuk itu perlu adanya kerjasama yang baik antara eksekutif dan legislatif dalam upaya mengurangi tingkat kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Riau secara keseluruhan," tutur Gubri yang biasa akrab disapa Andi Rachman.

    Masih pada kesempatan yang sama Gubri mengatakan gambaran secara umum realisasi pendapatan daerah, belanja daerah dan pembiayaan daerah dalam laporan keuangan pemerintah provinsi Riau setelah diaudit BPK-RI.

    "Selama tahun anggaran 2015, pendapatan daerah dapat direalisasikan sebesar 6,91 triliun rupiah lebih atau sebesar 93,30 persen dari target sebesar 7,41 triliun rupiah," kata Gubri

    "Jumlah tersebut terdiri dari pendapatan asli daerah sebesar 3,48 triliun rupiah atau sebesar 102,04 persen dari target 3,41 triliun rupiah, dan pendapatan dana perimbangan terealisir sebesar 2,55 triliun rupiah atau 81,48 persen dari target 3,13 triliun rupiah dan lain-lain, pendapatan yang sah sebesar 885,46 milyar rupiah atau 101,57 persen dari target 871,74 milyar rupiah," katanya lagi

    Gubri menuturkan, belanja daerah yang telah dianggarkan sebagaimana tertuang dalam Peraturan Daerah Nomor 8 tahun 2015, tentang perubahan anggaran pendapatan daerah tahun anggaran 2015 sebesar 11,38 triliun rupiah yang dialokasikan untuk belanja tidak langsung sebesar 6,67 triliun rupiah atau 58.61 persen dari total belanja, dan belanja langsung dialokasikan sebesar 4,71 triliun rupiah atau 41.39 persen dari total belanja.

    "Dari jumlah yang telah dianggarkan tersebut, sampai berakhir tahun anggaran 2015 dapat direalisasikan sebesar 7,76 triliun rupiah atau 68,15 persen, yang terdiri dari belanja tidak langsung sebesar 4,13 triliun rupiah atau 61,94 persen dari anggaran 6,67 triliun rupiah, dan belanja langsung 3,62 triliun rupiah atau 76,94% dari anggaran 4,71 triliun rupiah," tutur Andi Rachman.

    Sejalan dengan itu, setelah memperhatikan laporan hasil pemeriksaan BPK-RI atas laporan keuangan pemerintah provinsi Riau tahun anggaran 2015 tersebut, Gubri mengajak Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran Dewan, supaya dalam menyusun perubahan APBD tahun 2016 untuk lebih cermat dan teliti, serta mempedomani ketentuan yang berlaku, dengan terlebih dahulu memprioritaskan belanja penyelenggaraan urusan wajib untuk melindungi dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.

    Hal ini dilakukan dalam upaya memenuhi kewajiban daerah yang diwujudkan dalam bentuk peningkatan pelayanan dasar, pendidikan, kesehatan, fasilitas sosial dan fasilitas umum yang layak, serta mengembangkan sistem jaminan sosial. (*)



     
    Berita Terkini:
  • Satpolair Polres Rohil Panen Raya Perdana Tambak Ikan Hasil Binaan
  • Indra Gunawan Eet Bersaksi Untuk Perkara Amril Mukminin di PN Tipikor Pekanbaru
  • Kepala Kemenag Pekanbaru Ajak Jemaah Haji, Pengusaha Travel dan Bank Mendukung Gerakan Wakaf Uang
  • Pemeriksaan Sekda Riau di Kejati Berimbas Pada Pencalonan Komut BRK
  • Markarius Sarankan DPRD Riau Bentuk Pansus Tenaga Kerja
  • Gubri: Ingin Institusi Pengawasan Harus Kuat
  • Rektor UIR dan Bupati Kampar Saksikan Pascasarjana Teken MoA dengan Sekda
  • Diduga Karena Persoalan Asmara, Seorang Mahasiswa ditemukan Gantung Diri
  • Pengadilan Agama Kelas IA Pekanbaru Teken MoU dengan Kemenag Akses SIPA
  • Yuyun Hidayat Serap Aspirasi Masyarakat Tapung Hulu
  • PPs UIR Silaturrahmi ke Pemko Dumai Tindaklanjuti MoU
  • RAPP Raih Sertifikasi Sistem Manajemen Energi
  • Walikota Lantik M. Jamil sebagai Pj. Sekda Pekanbaru
  • Gubri Paparkan Peran Pemprov Riau Pada Pelabuhan Roro Dumai- Melaka
  • Paslon Hafith Syukri-Erizal Siap Berlayar Untuk Pilkada Rohul Setelah Peroleh Dukungan PKB
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    3 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    4 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    5 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    6 Advetorial Pemprov Riau
    Pemprov Riau Akan Bangun 2000 RLH di Tahun 2016
    7 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
    8 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
    9 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    10 Kodim 0314/Inhil Gelar Lomba Cerdas Cermat Bela Negara (LCCBN)
     
    TRANS PILIHAN
    Minggu, 05/07/2020 - 22:04 WIB
    RAPP Raih Sertifikasi Sistem Manajemen Energi
    Walikota Pekanbaru Resmikan Koridor Baru Bus TMP
    Rekam Jejak 20 Pejabat Eselon II Pemprov Riau yang Baru dilantik Gubernur Syamsuar
    Pembatalan Pemberangkatan Jemaah Haji 1441 H/2020 M
    Pertamina EP Lirik Field Berdayakan Petani ditengah Pandemi
    Gubri Pimpin Penyemprotan Disenfektan dan Pelaksanaan Rapid Test Bukitraya
    Utamakan Keselamatan, Keberangkatan Jemaah Haji 1441H Dibatalkan
    Gubri Tinjau Persiapan Pelaksanaan New Normal Covid-19 di Rohil
    Masih Muda dan Mulai Usaha, Why Not?
    Gubri Syamsuar Sosialisasikan Program New NormalĀ 
    JNE Distribusikan Beras Bansos Pemerintah RI
    PT Selaras Abadi Utama dan Mitra Kerja Salurkan Bantuan Sosial di Pelalawan
    PT NWR dan PT NSR Kembali Salurkan Ratusan Paket Sembako Untuk Masyarakat Langgam
    PTPN V Salurkan 7.000 Paket Sembako Senilai 1 Miliar, Mendukungkung Terwujudnya New Normal
    Kontribusi Nyata Untuk Brand Lokal
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved