www.transriau.com
20:15 WIB - Pemda Segera Cari Solusi Bagi Para Pedagang yang Terkena Kebakaran Pasar Terapung Selodang Kelapa | 17:56 WIB - Turut Prihatin Atas Musibah Kebakaran Pasar di Tembilahan, Gubri Tinjau langsung ke Lokasi | 08:39 WIB - Sampah di Pekanbaru Bakal Disulap jadi Energi Listrik | 15:35 WIB - Dewan Pers dan Kementrian PPPA RI Sosialisasikan Pemberitaan Ramah Anak | 13:15 WIB - Gubri Sampaikan Nota Keuangan Perubahan 2019 Sebesar Rp.9,42 Triliun | 14:31 WIB - Radio Swara Kampar 103,8 FM Kantongi Izin Kemkominfo RI
  Minggu, 25 08 2019 | Jam Digital
Follow:
 
Permasalahan Karlahut Menjadi Topik Pembahasan Antara DRPD Riau Bersama Sespimti Polri

Kamis, 04/08/2016 - 08:49:15 WIB

TERKAIT:
 
  • Permasalahan Karlahut Menjadi Topik Pembahasan Antara DRPD Riau Bersama Sespimti Polri
  •  

    Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau Rabu (3/8/2016) menerima kunjungan peserta Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) dari Mabes Polri di gedung DPRD Riau. Dalam sambutannya, wakil rakyat membeberkan persoalan kebakaran hutan dan lahan yang selama ini terjadi di Provinsi Riau. Kunjungan Sespimti ini dalam rangka Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) angkatan 25

    DPRD Riau menerima kunjungan Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) dari Sespimti Polri di Wilayah Hukum Polda Riau. Tercatat sebanyak 9 orang para calon pemimpin Polri ini menggali informasi di Riau.
     
    Rombongan Sespimti Polri inipun langsung dipimpin oleh Brigjen Pol Martuani. Sementara itu pihaknya tuan rumah tampak dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Riau Noviwaldi Jusman didampingi Sunaryo serta Manahara Manurung juga  sejumlah anggota DPRD Riau. Beberapa isu yang sempat menjadi fokus pembahasan adalah terkait permasalahan kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau dan proses penanganan tindakan hukumnya yang terkesan tidak sepenuh hati.
     
    Setidaknya, keluh kesah tentang permasalahan kebakaran hutan dan lahan tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Riau, Noviwaldy Jusman dan Ketua Pansus Lahan DPRD Riau, Suhardiman Ambi yang pada kesempatan itu juga menyampaikan perihal banyaknya lahan yang dikuasai oleh pihak perusahaan untuk perluasan areal usaha yang  tidak sesuai dengan peruntukannya.
     
    "Saat ini penyebab utama terjadinya kebakaran lahan dan hutan adalah perusahaan-perusahaan perkebunan kelapa sawit yang membakar hutan untuk menambah lahan perkebunan mereka," kata Suhardiman Amby, Sekretaris Komisi A DPRD Riau

    Suhardimana Amby menjelaskan, ada 575 Pabrik Kepala Sawit atau PKS di Riau yang memiliki lahan melebihi dari jumlah izin yang diberikan pemerintah daerah. "Ini harus kita selidiki, karena mereka sudah pasti melakukan perambahan hutan dengan cara membakar hutan dan lahan di sekitar perkebunan mereka," ungkapnya

    Permasalahan yang sama juga disampaikan oleh Rospian, bahwa selama ini belum ada konsep yang konsturktif dari Pemerintah. Selama ini musibah Karlahut yang terjadi di Riau penanganannya dilakukan ketika api telah padam. "Padahal Api itu tidak langsung besar. Jika api sudah besar sudah susah dipadamkan," kata Rospian

    Menurut Rospian Pemerintah memiliki jajaran mulai dari bawah hingga keatas. Pemerintah Daerah memiliki RT dan RW untuk tingkat yang pailng bawah namun ini tidak berfungsi. begitu juga Kepala Desa. Ketidak berfungsinya aparat pemerintah dijajaran yang paling bawah ini akibat tidak adanya konsep yang konstruktif dari Pemerintah

    Kemudian dikatakan Rospian selama ini proses regulasi perizinan di Kementerian Kehutanan untuk konsep bagaimana penanggulangan musibah kebakaran hutan dan lahan di Riau susah kita dapatkan. Untuk itu dia berharap kepada calon Jendral yang akan bertugas sebagai aparat penegak hukum Polri nantinya permasalahan karlahut yang terjadi di Riau dapat disampaikan kepada pimpinannya

    Sebab menurut Rospian untuk perusahaan besar yang melakukan pembakaran Lahan Pemerintah daerah juga tidak bisa melakukannya sendiri. sebab dia menilai selama ini perusahaan besar baik dibidang perkebuanan sawit dan lainnya tidak terlepas dari ketergantungan pada pusat

    Sementara itu, Syamsurizal politis PAN mengungkapkan apabila terjadi musibah kebakaran hutan dan lahan yang bertanggung jawab itu adalah masyarakat, Pemerintah dan Dunia usaha. Dalam melakukan penanggualangan prepentif pemerintah menagalami kekurangan alokasi dana. Dunia Usaha seperti yang disampaikan Suhardiman Amby sebanyak 575 perusahaan jika mereka mempertahankan kompetensinya sebagai pengusaha dan bertanggunga jawab melakukan pencegahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan maka kabut asap tidak akan terjadi di Riau seperti tahun-tahun sebelumnya

    "Apabila 575 perusahaan mengirimkan 20 orang saja karyawannya untuk pasukan siaga bencana Karlahut berarti sudah sekitar seribu orang akan siap melakukan pencegahan karlahut di Riau ini. namun ini semua diabaikan," Kata Syamsurizal

    Kemudian terkait masalah kearaifan lokal, Menurut Syamsurizal selama ini yang melakukan penebangan hutan dan lahan adalah masyarakat desa itu juga dan nantinya yang membakarnya kemabli masyarakat itu juga maka sebaiknya yang melakukan penangkapan untuk orang ini adalah masyarakat itu juga. Kalaulah ini yang diberlakukan peristiwa terjadinya kebakaran hutan dan lahan di provinsi Riau tidak akan terjadi lagi

    Sementara itu, Noviwaldy Jusman, Wakil Ketua DPRD Riau meminta pihak Polri agar dalam melakukan penanganan kasus kebakaran lahan dan hutan sama seperti penanganan kasus terorisme. "Langkah ini supaya kasus pelanggaran kebakaran lahan dan hutan yang diduga banyak dilakukan perusahaan bisa dituntaskan sehingga tidak ada lagi yang namanya bencana kabut asap di Riau," jelasnya.

    Menanggapi hal ini, Brigjen Pol Martuani Sormin, pimpinan rombongan mengatakan, pihaknya akan menanggapi serius terkait pengaduan dan keluhan yang disampaikan anggota DPRD Riau. Ia pun menyebut, hasil kunjungan kali ini, akan disampaikan dalam sebuah seminar di Lembang. "Dalam seminar itu nantinya, akan ada masukan yang akan kami berikan kepada pak gubernur dan Forkompinda tentang bagaimana melakukan pemecahan persoalan kebakaran lahan dan hutan," ujarnya. (FD)



     
    Berita Terkini:
  • Pemda Segera Cari Solusi Bagi Para Pedagang yang Terkena Kebakaran Pasar Terapung Selodang Kelapa
  • Turut Prihatin Atas Musibah Kebakaran Pasar di Tembilahan, Gubri Tinjau langsung ke Lokasi
  • Sampah di Pekanbaru Bakal Disulap jadi Energi Listrik
  • Dewan Pers dan Kementrian PPPA RI Sosialisasikan Pemberitaan Ramah Anak
  • Gubri Sampaikan Nota Keuangan Perubahan 2019 Sebesar Rp.9,42 Triliun
  • Radio Swara Kampar 103,8 FM Kantongi Izin Kemkominfo RI
  • Wabup Inhil Lantik Kades Tunas Jaya Kecamatan Tempuling
  • Wabup Inhil Tinjau Lokasi Kebakaran Pasar Terapung Selodang Kelapa
  • RSUD Tengku Rafi'an Siak Gelar Promosi Program Kesehatan Terhadap Pasien dan Keluarga Pasien
  • Galeri Foto Bupati dan Wakil Bupati Inhil Hadiri Upacara Hari Pramuka ke 58
  • MoU KUA PPAS APBD Perubahan Riau 2019 diteken
  • Pelajar Pattani Thailand se Indonesia Gelar Berbagai Kegiatan di UIR
  • Bupati Inhil Harapkan Pelayanan Dasar Berbasis Digital diterapkan OPD Terkait
  • Wabup Inhil Bersama Unsur Forkopimda Sambut Kedatangan Jama'ah Haji di Halaman Kantor Bupati
  • Kemenkominfo Gelar FGD di Pekanbaru, Hadirkan Mahfud MD
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    3 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    4 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    5 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    6 Advetorial Pemprov Riau
    Pemprov Riau Akan Bangun 2000 RLH di Tahun 2016
    7 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
    8 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    9 Kodim 0314/Inhil Gelar Lomba Cerdas Cermat Bela Negara (LCCBN)
    10 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
     
    TRANS PILIHAN
    Kamis, 22/08/2019 - 18:05 WIB
    Wabup Inhil Lantik Kades Tunas Jaya Kecamatan Tempuling
    Wabup Inhil Tinjau Lokasi Kebakaran Pasar Terapung Selodang Kelapa
    Wabup Inhil Bersama Unsur Forkopimda Sambut Kedatangan Jama'ah Haji di Halaman Kantor Bupati
    Wabup Inhil H. Syamsuddin Uti Hadiri RUPSLB Bank Riau Kepri
    Bupati Inhil Hadiri Rakor Terbatas TORA Bersama Gubernur dan Kepala Daerah se Riau
    HM Wardan dan Isteri Hadiri Silaturahmi Kesbangpol Inhil dengan Anak Yatim dan Kaum Duafa
    Bupati Inhil Jenguk Pasien Penderita Gizi Buruk di RSUD Puri Husada Tembilahan
    Mslam Resepsi dan syukuran Puncak Peringatan HUT RI Ke-74 Kabupaten Inhil
    Wabup Inhil Irup Penurunan Bendera Merah Putih HUT ke-74 di Tembilahan
    Sekda Inhil jadi IRUP peringatan HUT RI ke 74
    Bupati Inhil HM Wardan Serahkan Remisi 738 Napi Lapas Tembilahan
    PC Muslimat NU Inhil Gelar Pelatihan Penyelenggaraan Jenazah diikuti 100 Orang Peserta
    Bupati Berikan Anugetah Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satu Bagi PNS Pemkab Inhil
    Bupati HM Wardan Kukuhkan Anggota Paskibra Inhil
    Bupati HM Wardan Motivasi Paskibra Yang Bertugas pada Upacara HUT RI ke 74
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved