www.transriau.com
10:05 WIB - Anggota DPRD Riau H. Sari Antoni Raih Gelar Magister Manajemen di Pascasarjana Unilak | 21:43 WIB - PTPN V Semarakkan Festival Rakyat Bagholek Godang | 21:36 WIB - Pemerintah Beri Penghargaan Terhadap 12 Tokoh Pejuang | 21:17 WIB - Pemerintah Wujudkan Riau Hijau | 21:06 WIB - Gubernur Syamsuar Wujud Pendidikan Berkualitas di Riau | 21:00 WIB - Doa dan Harapan Gubernur Terdahulu
  Kamis, 11 08 2022 | Jam Digital
Follow:
 
Idris Laena Dorong IKM di Riau Ciptakan Wirausaha Baru

Minggu, 24/03/2019 - 13:43:53 WIB

TERKAIT:
   
 

Direktorat Jenderal lndustri Kecil Menengah dan Aneka Kementerian Perindustrian Republik Indonesia bersama Komisi VI DPR RI, kembali melaksanakan pelatihan kegiatan penumbuhan wirausaha baru melalui bimbingan teknis untuk peserta Industri Kecil Menengah (IKM), Minggu (24/3/2019) disalah satu hotel berbintang Jalan Jendral Sudirman.

Kali ini IKM yang bergerak di sektor Olahan Pangan Hasil Perkebunan, Furniture dan Service Peralatan Elektronika Rumah Tangga dengan total peserta pelatihan mencapai 60 orang. Ini kegiatan gelombang ke 2 dari 3 rangkaian gelombang kegiatan, dimana kegiatan gelombang 1 telah sukses dilaksanakan pada tanggal 16 sampai dengan 20 Maret 2019 di Pekanbaru, yang melatih sebanyak 60 orang peserta dengan komoditi batik, bengkel las dan perbengkelan roda dua.

Anggota Komisi VI DPR RI, H Idris Laena mengatakan, akan terus mendorong para pelaku IKM untuk terus berkembang melakukan wira usaha baru. Karena untuk saat ini berwirausaha tak sesulit dahulu.

''Sekarang di zaman era digital ini, tak sulit lagi untuk memasarkan produk yang akan dijual. Cukup buka android, masuk aplikasi pemasaran, lalu dipromosikan. Apalagi barang yang kita promosikan itu tidak ada diambang batas. Kita promosikan di Riau, bisa nanti pembelinya dari Jakarta bahkan dari luar negeri,'' katanya.

Anak jati Riau ini, dulu tantangan pengusaha itu mengenai pemasaran, sekarang tidak lagi. Maka diharapkan pengusaha bisa memanfaatkan hal ini.

''Mengenai permodalan, saat ini tak seperti dulu lagi. Tapi yang penting punya kemauan yang keras untuk terus maju. Dulu sudah nomor yang kesekiannya, makanya saya dorong para IKM di Riau teruslah berkarya untuk maju,'' tambahnya.

Saat ini Negara Indonesia masih dikatakan sebagai negara berkembang. Hal ini disebabkan oleh berbagai masalah yang terdapat di Indonesia. Misalnya pendapatan penduduk yang rendah, banyaknya pengangguran dan kondisi ekonomi dan sosial yang tertinggal dibandingkan dengan Negara maju. Sebelum krisis ekonomi di Indonesia. kewirausahaan terbatas dipelajari dan teori pada beberapa sekolah atau perguruan tinggi, sampai kemudian perkembangan dan tantangan krisis ekonomi, pemahaman kewirausahaan baik melalui pendidikan formal maupun pelatihan-pelatihan di segala lapisan masyarakat kewirausahaan menjadi berkembang.

Jumlah wirausaha belakangan ini mutlak menjadi tolak ukur bagi negara di dunia ini yang ingin naik ke level yang lebih tinggi, berdasar Global Entrepreneurship Index (GEI), Indonesia ada di urutan ke 97 dari 136 negara-negara lain. Wirausaha di Indonesia tahun 2018 sudah melampaui standard batas minimal 2 persen untuk dikatakan negara maju. yaitu tercatat sebesar 3,1 persen dari total populasi penduduk, namun jumlah tersebut masih lebih rendah dibandingkan dengan negara lain sehingga Indonesia perlu menggenjot lagi untuk mengejar capaian, minimal mengejar ketinggalan dari negara tetangga misalnya jumlah wirausaha di Malaysia 5 persen, China 10 persen, Singapura 7 persen, Jepang 11 pemen sedangkan AS 12 persen dari total jumlah penduduknya.

Untuk meningkatkan jumlah wirausaha Indonesia harus ada program dukungan yang khusus dan fokus mendorong upaya ini. Menanggapi hal tersebut Kementerian Perindustrian menargetkan terciptanya 20.000 wirausaha baru IKM pada akhir tahun 2019. Pembinaan yang berkesinambungan dan tepat sasaran, dalam artian sesuai dengan potensi sumberdaya industn' dan sumberdaya manusia disetiap daerah terus kami upayakan. Hal ini bertujuan untuk terus meningkatkan angka keberhasilan penumbuhan wira usaha diberbagai wilayah di Indonesia.

Bimbingan teknis ini diharapkan dapat membuka dan menambah wawasan dari sisi kewirausahaan, serta dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan teknis untuk dapat menghasilkan produk yang berkualitas. beragam, digemari masyarakat, dan mampu bersaing di pasaran. Direktorat Jenderal IKM akan terus mendukung kemajuan IKM melalui fasiltasi penguatan SDM, pengembangan produk. peningkatan teknologi mesin dan peralatan, serta pemasaran dan fasilitasi pembiayaan.

Pada akhimya, hakikat pembangunan adalah untuk kesejahteraan bangsa Indonesia. ''Untuk itu kami berharap agar para peserta bimbingan teknis dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya agar nantinya mereka dapat memajukan usaha yang telah dijalankan,'' ungkapnya. (trc)



 
Berita Terkini:
  • Anggota DPRD Riau H. Sari Antoni Raih Gelar Magister Manajemen di Pascasarjana Unilak
  • PTPN V Semarakkan Festival Rakyat Bagholek Godang
  • Pemerintah Beri Penghargaan Terhadap 12 Tokoh Pejuang
  • Pemerintah Wujudkan Riau Hijau
  • Gubernur Syamsuar Wujud Pendidikan Berkualitas di Riau
  • Doa dan Harapan Gubernur Terdahulu
  • Peringatan Hari Jadi ke 65 Riau, DPRD Riau Gelar Rapat Paripurna
  • Telah Banyak Pembangunan Upaya Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
  • Gubernur Syamsuar Minta PHR Percepat Proses Pemberian PI 10 Persen Untuk Riau
  • Tepat HUT Riau ke 65 Tahun, BSP Resmi Kelola WK CPP 100 Persen
  • Sebanyak 8.000 Guru Honorer Riau Sedang Diperjuangkan Gubernur Jadi PPPK
  • Syamsuar Jemput Langsung Para Mantan Gubernur Hadiri Puncak Hari Jadi ke 65 Provinsi Riau
  • PTPN V Rangkul 5.000 Petani Sertifikasi ISPO
  • Rangkaian Agenda Acara Hari Jadi ke 65 Provinsi Riau Tahun 2022
  • Bank Riau Kepri Syariah Segera diresmikan Oleh Wapres Pekan Depan
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    3 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    4 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    5 Innalillahiwainnaillahi Rojiun..... Anggota DPRD Riau Rosfian Meninggal Dunia 
    6 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    7 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
    8 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    9 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
    10 Advetorial Pemprov Riau
    Pemprov Riau Akan Bangun 2000 RLH di Tahun 2016
     
    TRANS PILIHAN
    Minggu, 05/06/2022 - 19:55 WIB
    Koalisi Indonesia Bersatu Membawa Kesejukan Untuk Riau Lebih Baik
    PHR WK Rokan Luncurkan ProKlim di Riau
    Datuk Setia Amanah Kukuhkan Pimpinan LAMR
    Gubri Borong Anugerah Adinata Syari'ah 2022
    Riau Peringkat 1 di Sumatra, Investasi APRIL Terbesar
    Membangun Dari Desa, Apa Saja yang telah dilaksanakan Gubernur Syamsuar
    DPRD Pelalawan Sampaikan Aspirasi Masyarakat Dalam Paripurna
    Afrizal Sintong Terima Mandat Ketua DPD II Golkar Rohil
    Cegah Karhutla di Masa Pandemi
    PT RAPP Luncurkan Inovasi Holistik Program Desa Bebas Api di Siak
    Logo HUT Riau-64 Penuh Makna
    Memulai Karir di Pemerintah dari Penghulu
    Afrizal Sintong, Bupati Baru Rokan Hilir
    Gubernur Riau Siapkan Ruang Isolasi Mandiri Pasien COVID-19 di Asrama Haji
    Sukseskan Vaksinasi Gotong Royong, RAPP Dukung Pemulihan Ekonomi Sektor Hutan Tanaman Industri
    Puluhan Karangan Bunga Berdatangan ke Sekretariat DPC Demokrat Pekanbaru
    Santer Isu Bakal Bertarung di Pilwako, Dua Anggota DPRD Riau Terlihat Hadiri Festival Rebana
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved