www.transriau.com
10:05 WIB - Anggota DPRD Riau H. Sari Antoni Raih Gelar Magister Manajemen di Pascasarjana Unilak | 21:43 WIB - PTPN V Semarakkan Festival Rakyat Bagholek Godang | 21:36 WIB - Pemerintah Beri Penghargaan Terhadap 12 Tokoh Pejuang | 21:17 WIB - Pemerintah Wujudkan Riau Hijau | 21:06 WIB - Gubernur Syamsuar Wujud Pendidikan Berkualitas di Riau | 21:00 WIB - Doa dan Harapan Gubernur Terdahulu
  Kamis, 11 08 2022 | Jam Digital
Follow:
 
PTPN V Memupuk Asa KUD Makarti Jaya
Sawitnya Diremajakan dan Belum Panen, Petani Plasma PTPN V ini Tetap Bergaji

Rabu, 18/11/2020 - 13:41:44 WIB
Tanaman kelapa sawit di atas areal 697 Ha milik KUD Makarti Jaya di Desa Kumain, Rokan Hulu. Kebun plasma binaan PTPN V ini diperkirakan akan mulai berproduksi pada September 2021
TERKAIT:
   
 

Semburat arunika mulai muncul dari ufuk timur cakrawala. Cahayanya mulai menghangat untuk daerah seperti Kumain, sebuah desa yang berada 100 kilometer arah barat Pekanbaru, ibu kota Provinsi Riau. 

Secara administratif, Kumain merupakan sebuah desa yang berada di Negeri Seribu Suluk, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau. Letaknya yang sejajar garis khatulistiwa menjadi berkah tersendiri. Pencahayaan matahari dan curah hujan yang cukup telah menumbuh suburkan tanaman perkebunan, termasuk kelapa sawit. 

Pagi itu, mata Tujimin terlihat berbinar. Dia terlihat senang bukan kepalang. Hamparan dedaunan hijau sawit muda miliknya itu tumbuh subur. 

Jika tidak ada aral melintang, akhir tahun depan, sawit-sawit tersebut akan segera panen. Hamparan sawit yang digadang bakal menjadi pondasi ekonomi keluarga dan bekal pendidikan anak-anaknya. 

Tujimin adalah satu dari ratusan transmigran asal Pulau Jawa yang menetap di Desa Kumain sejak 1985 silam. Sedari awal di sana, mereka telah menggantungkan hidup dengan kelapa sawit dan bermitra dengan PT Perkebunan Nusantara V (PTPN V).

Belakangan, hamparan sawit mereka menurun jauh produktivitasnya akibat usia tanaman yang semakin renta. Beruntung, pada awal 2019, tanaman kelapa sawit di Desa Kumain seluas 697 hektare milik para petani yang tergabung dalam Koperasi Unit Desa (KUD) Makarti Jaya, dilakukan peremajaan dengan dukungan penuh PTPN V. Langkah yang merupakan bagian dari Program PTPN V Untuk Sawit Rakyat, yang bertujuan meningkatkan produktifitas dan kesejahteraan petani.

Ternyata mempercayakan PTPN V sebagai mitra teknis peremajaan, tidak hanya memberikan jaminan atas proses tanam ulang tanpa bakar, jaminan sumber bibit yang bersertifikat, jaminan pembiayaan dan pemeliharaan, serta jaminan atas produksi, namun juga diakui Tujimin sebagai pengayom para petani. 

"Dengan adanya kemitraan bersama PTPN V, kami sangat diuntungkan. Sebab, kami dibimbing dari awal sampai panen. Kami juga diuntungkan dengan harga yang kompetitif serta penerapan budidaya sawit lestari," katanya, Selasa (17/11/2020).

Petani Digaji PTPN V

Empat tahun menunggu masa tanam hingga panen tiba bukanlah waktu yang singkat. Selama masa tanam, persoalan yang jamak dihadapi para petani adalah hilangnya pendapatan. Bagi sebagian petani yang lahannya lebih luas dan masih memiliki areal produktif, barangkali bukan sebuah masalah. Namun tidak bagi Tujimin dan ratusan petani lainnya di Kumain. 

Mereka terancam kehilangan pendapatan selama masa tanam. Persoalan yang juga mendapat atensi PTPN V. Alhasil, perusahaan perkebunan negara di Riau yang terus mencatatkan kinerja positif sepanjang pandemi 2020 ini, tetap melibatkan para petani dalam proses penanaman ulang, pemeliharaan, pemupukan, hingga nanti masa panen tiba.

Selama proses itu berlangsung, para petani KUD Makarti Jaya diberdayakan sebagai pekerja kontrak waktu tertentu (PKWT).

"Dengan begini kami bisa menopang kebutuhan sehari-hari selama menunggu masa panen tiba. Kami para petani jadi lebih fokus merawat sawit-sawit kami hingga panen nanti," kata Tujimin yang juga ketua KUD Makarti Jaya tersebut. 

Sutiman, anggota KUD Makarti Jaya lainnya mengamini. Dia mengatakan selama peremajaan sawit berlangsung, bekerja pada bagian pembibitan. Dengan gaji tetap perbulan, dia mengatakan masih bisa memenuhi kebutuhan keluarganya, setidaknya hingga panen perdana yang diperkirakan September tahun depan. 

Kepala Desa Kumain, Darwadi menjelaskan perkembangan Desa Kumain dan PTPN V ibarat dua sisi mata uang yang tak bisa dipisahkan. Kumain berkembang pesat menjadi desa yang mandiri secara ekonomi karena keberadaan PTPN V. Sementara, perusahaan juga mendapat hal positif dengan menerima pasokan tandan buah segar (TBS) sawit dari masyarakat untuk memenuhi operasional pabrik kelapa sawit (PKS). 

"Petani kami telah bermitra dengan PTPN V selama 30 tahun lebih. Selama ini alhamdulillah semuanya berjalan dengan baik hingga akhirnya petani kami sepakat melanjutkan kemitraan," kata Darwadi. 

Sejatinya, konsep yang sama tidak hanya diterapkan PTPN V di Desa Kumain, namun di seluruh lahan petani plasma yang tengah diremajakan oleh Perusahaan. Pada 2020 ini, PTPN V memasang target 5.400 hektare sawit rakyat.

Hingga kini, tak kurang 33 KUD telah bergabung bersama PTPN V dengan total lahan perkebunan sawit yang diremajakan mencapai 11.531 hektare.

Kemitraan PTPN V Dongkrak Pendapatan Petani

Ditempat terpisah, Chief Executive Officer (CEO) PTPN V Jatmiko K Santosa menjelaskan dalam proses peremajaan sawit, mulai penebangan sawit tua, pembersihan lahan, penanaman bibit, pemeliharaan, hingga panen, PTPN V langsung melibatkan para petani. Langkah itu ia sebut dalam bagian sistem single management atau sistem manajemen tunggal yang diterapkan PTPN V untuk mengakselerasi program PTPN V Untuk Sawit Rakyat. 

"Dalam PTPN V Untuk Sawit Rakyat ada program padat karya. Langsung petani sebagai pekerja di kebunnya sendiri. Sehingga, tidak hanya mendapatkan penghasilan dimasa-masa sebelum panen, namun ada transparansi dan transfer pengetahuan juga disana", kata Jatmiko.

Selanjutnya, pendapatan petani juga terdongkrak dengan produktifitas Tandan Buah Segar (TBS) sawit yang tinggi. Pada 2020 ini, rata-rata produktivitas para petani sawit yang bermitra dengan PTPN V ditargetkan mencapai 24 ton TBS per hektare pertahun. Angka itu jauh di atas rerata nasional yang hanya berkisar 19 ton TBS per hektare pertahun. Jatmiko memproyeksikan akan meningkat lagi menjadi 26 ton per hektare pada tahun mendatang. 

"Kita berikan jaminan produktivitas. Jika produktifitas sawit mitra berada dibawah standar nasional, kita ganti!_ 2019 kemarin, produktivitas petani kita mencapai 22 ton TBS per hektare pertahun. Selanjutnya 2020 ini kita harapkan 24 ton dan 2021 mencapai 26 ton per hektar," beber Jatmiko. 

"Kami di PTPN V yang berfungsi sebagai agen pembangunan di republik yang kita cintai ini sangat berharap agar program kami bisa meningkatkan kesejahteraan para petani. Kami sangat menginginkan agar para petani berswadaya dan mandiri secara ekonomi," harapnya lagi. 

Hingga tahun 2025 nanti, PTPN V menargetkan dapat melakukan peremajaan sawit rakyat di lahan seluas 28.000 Ha yang terletak di lima kabupaten di Riau. rls



 
Berita Terkini:
  • Anggota DPRD Riau H. Sari Antoni Raih Gelar Magister Manajemen di Pascasarjana Unilak
  • PTPN V Semarakkan Festival Rakyat Bagholek Godang
  • Pemerintah Beri Penghargaan Terhadap 12 Tokoh Pejuang
  • Pemerintah Wujudkan Riau Hijau
  • Gubernur Syamsuar Wujud Pendidikan Berkualitas di Riau
  • Doa dan Harapan Gubernur Terdahulu
  • Peringatan Hari Jadi ke 65 Riau, DPRD Riau Gelar Rapat Paripurna
  • Telah Banyak Pembangunan Upaya Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
  • Gubernur Syamsuar Minta PHR Percepat Proses Pemberian PI 10 Persen Untuk Riau
  • Tepat HUT Riau ke 65 Tahun, BSP Resmi Kelola WK CPP 100 Persen
  • Sebanyak 8.000 Guru Honorer Riau Sedang Diperjuangkan Gubernur Jadi PPPK
  • Syamsuar Jemput Langsung Para Mantan Gubernur Hadiri Puncak Hari Jadi ke 65 Provinsi Riau
  • PTPN V Rangkul 5.000 Petani Sertifikasi ISPO
  • Rangkaian Agenda Acara Hari Jadi ke 65 Provinsi Riau Tahun 2022
  • Bank Riau Kepri Syariah Segera diresmikan Oleh Wapres Pekan Depan
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    3 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    4 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    5 Innalillahiwainnaillahi Rojiun..... Anggota DPRD Riau Rosfian Meninggal Dunia 
    6 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    7 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
    8 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    9 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
    10 Advetorial Pemprov Riau
    Pemprov Riau Akan Bangun 2000 RLH di Tahun 2016
     
    TRANS PILIHAN
    Minggu, 05/06/2022 - 19:55 WIB
    Koalisi Indonesia Bersatu Membawa Kesejukan Untuk Riau Lebih Baik
    PHR WK Rokan Luncurkan ProKlim di Riau
    Datuk Setia Amanah Kukuhkan Pimpinan LAMR
    Gubri Borong Anugerah Adinata Syari'ah 2022
    Riau Peringkat 1 di Sumatra, Investasi APRIL Terbesar
    Membangun Dari Desa, Apa Saja yang telah dilaksanakan Gubernur Syamsuar
    DPRD Pelalawan Sampaikan Aspirasi Masyarakat Dalam Paripurna
    Afrizal Sintong Terima Mandat Ketua DPD II Golkar Rohil
    Cegah Karhutla di Masa Pandemi
    PT RAPP Luncurkan Inovasi Holistik Program Desa Bebas Api di Siak
    Logo HUT Riau-64 Penuh Makna
    Memulai Karir di Pemerintah dari Penghulu
    Afrizal Sintong, Bupati Baru Rokan Hilir
    Gubernur Riau Siapkan Ruang Isolasi Mandiri Pasien COVID-19 di Asrama Haji
    Sukseskan Vaksinasi Gotong Royong, RAPP Dukung Pemulihan Ekonomi Sektor Hutan Tanaman Industri
    Puluhan Karangan Bunga Berdatangan ke Sekretariat DPC Demokrat Pekanbaru
    Santer Isu Bakal Bertarung di Pilwako, Dua Anggota DPRD Riau Terlihat Hadiri Festival Rebana
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved