www.transriau.com
16:16 WIB - IOH Hadirkan Promo Spesial Paket Data 100 GB Cuma Rp100 Ribu | 14:50 WIB - KKKS PT Sumatra Global Energi Berhasil Produksikan Kembali WK Selat Panjang | 16:01 WIB - Polresta Pekanbaru Raih Predikat Pertama Kompolnas Award | 14:55 WIB - PTPN V Serap 671.453 Ton Sawit Petani | 16:59 WIB - Energi Demi Desa Mandiri | 16:13 WIB - JNE Serahkan 3,2 Ton Bantuan ke Pemerintah Kabupaten Cianjur
  Jum'at, 09 Desember 2022 | Jam Digital
Follow:
 
PTPN V Kucurkan Rp500 Juta Untuk Peternak Ayam di Riau

Kamis, 14/01/2021 - 14:15:58 WIB

TERKAIT:
   
 

PEKANBARU – PT Perkebunan Nusantara V mengucurkan modal sebesar Rp500 juta ke Desa Parit Baru, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, yang dikenal sebagai salah satu lumbung peternakan ayam pedaging di Bumi Lancang Kuning, Provinsi Riau.

Chief Executive Officer PT Perkebunan Nusantara V Jatmiko K Santosa dalam keterangan tertulisnya di Pekanbaru, Rabu 13 Januari 2021 mengatakan bantuan pengembangan modal usaha tersebut sebagai langkah perusahaan dalam mendukung pengusaha lokal untuk tetap tumbuh di masa pandemi.

“Pandemi menyerang seluruh sendi. Tidak hanya kesehatan, tapi juga sosial sampai ekonomi. Para pengusaha seperti budidaya ayam pedaging di Tambang, Kabupaten Kampar merupakan salah satu penyokong ekonomi yang harus terus kita perkuat. Dan disini PTPN V hadir. Komitmen kita untuk senantiasa ambil bagian dalam program pemulihan ekonomi nasional yang dicanangkan Pemerintah,” kata dia. 

PTPN V menyalurkan dana kerja tersebut dalam bentuk bergilir dan bergulir. Harapannya modal usaha yang diberikan dapat menjadi stimulus untuk memperkuat ekonomi masyarakat melalui penambahan omzet dan tenaga kerja.

“Kita lihat potensinya besar. Kelompok usaha ayam pedaging ini berpeluang sekali untuk semakin tumbuh dan mendorong ekonomi setempat melalui pembukaan lapangan kerja baru,” tambah Jatmiko.

Hal tersebut dibenarkan oleh Akbar Markib (54), satu dari 10 penerima bantuan modal usaha PTPN V yang tergabung dalam kelompok Ternak Payung Sekaki. Ia mengatakan sangat bersyukur dengan adanya bantuan tersebut. Akbar, yang tak lain merupakan ketua kelompok pengusaha peternakan ayam itu mengatakan dirinya akan memanfaatkan bantuan dana tersebut untuk pengembangan usaha dan mengangkat ekonomi masyarakat.

“Salah satunya saya ingin mengorbitkan pengusaha-pengusaha ayam baru di kampung ini. Saya ingin para pekerja yang sebelumnya hanya bekerja untuk orang, bisa jadi pengusaha sendiri,” kata dia.

Akbar menjelaskan saat ini terdapat 12 kandang yang dimiliki para pengusaha peternakan ayam di Kecamatan Tambang dan tergabung ke dalam Kelompok Payung Sekaki. Satu kandang bisa menampung antara 5-10 ribuan ekor ayam. Secara keseluruhan, kelompok yang dia pimpin tersebut membudidayakan sekitar 120 ribu ekor ayam pedaging.

Dengan adanya bantuan tersebut, dia mengatakan akan membangun kandang baru bagi anak-anak kandang, istilah yang disematkan kepada para pekerja.

“Mereka ini sudah punya pengalaman. Hanya butuh keberanian dan modal agar dapat berkembang. Inilah saatnya. Dengan bantuan modal PTPN V, kita harus mampu berkembang,” ujarnya.

Harga Tinggi Saat Pandemi

Lebih jauh, Akbar bercerita bahwa selama pandemi ini, justru harga ayam jauh lebih baik dibandingkan hari normal. Di awal 2021, kata dia, harga ayam di pasaran bertahan dalam rentang harga Rp27.000 hingga Rp30.000 per kilogramnya. Harga itu jauh lebih baik dibandingkan dengan sebelum pandemi yang tak jauh dari kisaran Rp19.000 hingga Rp21.000 an.

Akan tetapi, dalam menjalankan bisnisnya, Akbar mengatakan kelompoknya telah menjalin kerjasama dengan perusahaan berbasis Agribisnis skala nasional. Kerjasama yang telah terjalin dalam beberapa tahun terakhir itu untuk menjamin harga jual ayam setelah panen.

Menurut dia, harga yang disepakati antara dirinya dengan perusahaan Rp18.000 per kilogram ayam. Meski jauh di bawah harga pasaran, dia mengatakan petani merasa lebih aman dan selisih harga tinggi akan menjadi bonus bagi para petani.

“Dengan harga pasaran tinggi, kami juga ikut kecipratan untung karena mendapatkan bonus,” paparnya.

Dengan harga di atas, Akbar mengaku pendapatannya bisa mencapai Rp20 hingga Rp50 juta dalam sekali panen. Sementara, dalam setahun dia mengatakan mampu melakukan enam kali panen.

Saat ini, dia mengklaim bahwa Desa Parit Baru, Kecamatan Tambang bisa disebut sebagai salah satu sentra penghasil ayam terbesar di Provinsi Riau. Akbar yang telah menjalankan usaha ternak ayam sejak tahun 2000 silam tersebut memiliki keinginan agar warga desanya bisa sejahtera melalui ternak ayam.

“Dulu di sini beli motor (mobil) saja susah. Sekarang sudah bisa punya motor sudah bisa punya rumah. Terimakasih untuk PTPN V. Dukungan ini akan kami jaga melalui pengembalian yang lancar, agar UKM-UKM lain terus punya kesempatan sama seperti kami,” tutupnya. (trc) 



 
Berita Terkini:
  • IOH Hadirkan Promo Spesial Paket Data 100 GB Cuma Rp100 Ribu
  • KKKS PT Sumatra Global Energi Berhasil Produksikan Kembali WK Selat Panjang
  • Polresta Pekanbaru Raih Predikat Pertama Kompolnas Award
  • PTPN V Serap 671.453 Ton Sawit Petani
  • Energi Demi Desa Mandiri
  • JNE Serahkan 3,2 Ton Bantuan ke Pemerintah Kabupaten Cianjur
  • IOH Kembali Gelar Kelas Pendampingan Coding bagi Penyandang Disabilitas
  • Sebanyak 450 Karyawan Rayakan Natal Oikumene
  • Optimis Anies Bersanding dengan AHY, Demokrat Riau Siap Berikan Hasil Maksimal
  • Arfina, Aplikasi Pembasmi Karhutla Inovasi Milenial PTPN V
  • Nusapro, Inovasi Milenial PTPN V "Pengawal" Produktivitas Berkelanjutan
  • Sukses Transformasi PTPN V, Jatmiko Santosa Dinobatkan 100 Top CEO 2022
  • PT BSP Raih Penghargaan Bergengsi Zero Claim Insurance
  • JNE 32 Tahun Kobarkan Semangat Bangkit Bersama
  • Asro Kamal: Menulis Feature Itu Perlu Rasa
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 Innalillahiwainnaillahi Rojiun..... Anggota DPRD Riau Rosfian Meninggal Dunia 
    3 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    4 Ustadz Mas’ud Tahidin Kupas Soal Motivasi Kerja di Al Munawwarah UIR
    5 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    6 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    7 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    8 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
    9 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    10 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
     
    TRANS PILIHAN
    Rabu, 07/12/2022 - 16:59 WIB
    Pak Syam Membangun Riau
    Energi Demi Desa Mandiri
    Ribuan Masyarakat Rohul Ikuti Jalan Sehat Bersama Partai Golkar
    Koalisi Indonesia Bersatu Membawa Kesejukan Untuk Riau Lebih Baik
    PHR WK Rokan Luncurkan ProKlim di Riau
    Datuk Setia Amanah Kukuhkan Pimpinan LAMR
    Gubri Borong Anugerah Adinata Syari'ah 2022
    Riau Peringkat 1 di Sumatra, Investasi APRIL Terbesar
    Membangun Dari Desa, Apa Saja yang telah dilaksanakan Gubernur Syamsuar
    DPRD Pelalawan Sampaikan Aspirasi Masyarakat Dalam Paripurna
    Afrizal Sintong Terima Mandat Ketua DPD II Golkar Rohil
    Cegah Karhutla di Masa Pandemi
    PT RAPP Luncurkan Inovasi Holistik Program Desa Bebas Api di Siak
    Logo HUT Riau-64 Penuh Makna
    Memulai Karir di Pemerintah dari Penghulu
    Afrizal Sintong, Bupati Baru Rokan Hilir
    Gubernur Riau Siapkan Ruang Isolasi Mandiri Pasien COVID-19 di Asrama Haji
    Sukseskan Vaksinasi Gotong Royong, RAPP Dukung Pemulihan Ekonomi Sektor Hutan Tanaman Industri
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved