www.transriau.com
23:11 WIB - Ziarah Kubur Penuh Makna dan Berkah di Desa Binuong Kampar | 23:02 WIB - Pemkab Inhil Gelar Malam Resepsi Syukuran Milad ke - 53 | 22:59 WIB - Andi Rachman Terima Penghargaan dari DHN Angkatan 45 | 22:50 WIB - Kadispenad : Netralitas TNI AD Jangan diragukan, Melanggar ditindak Tegas | 22:47 WIB - Sambut HUT ke 68, Kodam I/BB Laksanakan Ziarah ke Taman Makan Pahlawan | 19:14 WIB - Satresnarkoba Polres Kampar Tangkap Seorang Pengedar Shabu di Desa Sawah Baru Kampa
  Senin, 25 Juni 2018 | Jam Digital
Follow:
 
Pakai Kode "Cheese"
Begini Kronologi OTT KPK di Lampung Tengah Sebanyak 19 Orang, Bupati Hingga Pimpinan DPRD

Jumat, 16/02/2018 - 18:37:11 WIB

TERKAIT:
 
  • Begini Kronologi OTT KPK di Lampung Tengah Sebanyak 19 Orang, Bupati Hingga Pimpinan DPRD
  •  

    19 orang diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam rangkaian operasi tangkap tangan(OTT) yang menjerat Bupati Lampung Tengah Mustafa. "Dalam komunikasi, muncul kode 'cheese' sebagai sandi untuk sejumlah uang yang dipersyaratkan agar pihak DPRD menandatangani surat pernyataan tersebut," kata Wakil Ketua KPK Laode Syarif dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (15/2/2018).

    Dalam kasus ini, Laode menyebutkan, Bupati Lampung Tengah Mustafa memberi arahan kepada jajarannya untuk memberi suap kepada pihak DPRD Lampung Tengah.

    Berikut kronologi OTT itu sebagaimana yang disampaikan Wakil Ketua KPK Laode M Syarif di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (15/2/2018).

    Rabu, 14 Februari 2018 di Lampung

    - Pukul 14.00 WIB: Tim KPK mengamankan A (Swasta) di sebuah restoran di Lampung Tengah
    - Pukul 15.00 WIB: Tim KPK mengamankan SNW (PNS) di kediamannya. Tim juga mengamankan uang Rp 160 juta.

    -Pukul 17.00 WIB: Tim KPK mengamankan S (Sekwan DPRD) di Bandara Lampung
    - Pukul 18.00 WIB : Tim KPK mengamankan ADK (Swasta) di rumahnya.

    Tim juga mengamankan Rp 1 miliar dalam kardus di mobil CRV warna hitam milik ADK.

    Tim juga mengamankan R bersama rekannya S di jalan dalam perjalanannya ke Bandar Lampung dari Lampung Tengah

    - Pukul 19.00 WIB: Tim KPK mengamankan N (Swasta/Kontraktor) di rumahnya di Lampung Tengah

    - Pukul 22.00 WIB: Tim KPK mengamankan JNS (Wakil Ketua DPRD Lampung Tengah J Natalia Sinaga) di kediamannya.

    Bersama 8 orang tersebut, tim juga mengamankan 2 sopir. Mereka kemudian dibawa ke Mapolda Lampung untuk pemeriksaan awal.
    Rabu, 14 Februari 2018 di Jakarta

    - Pukul 19.00 WIB: Tim KPK mengamankan 5 orang yaitu TR (Kadis Bina Marga Lampung Tengah Taufik Rahman), AAN (PNS), ADR (Kabid PUPR Kabupaten Lamteng), I (Staf PU), dan K (PNS) di sebuah hotel di Jakarta Pusat.

    Di saat yang sama tetapi hotel berbeda, KPK mengamankan 3 orang lainnya yaitu Za, RR, dan IK (ketiganya Anggota DPRD Lamteng).

    Kamis, 15 Februari 2018 di Lampung

    - Pukul 17.00 WIB: KPK mengamankan ajudan Bupati Lampung Tengah di Bandar Jaya

    - Pukul 18.20 WIB: KPK mengamankan Bupati Lampung Tengah Mustafa

    Menurut Laode, uang Rp 1 miliar dan Rp 160 juta yang diamankan dalam OTT tersebut merupakan uang suap yang dikumpulkan pejabat Pemkab Lampung Tengah untuk kemudian diberikan ke DPRD.

    Tujuannya adalah untuk menggolkan langkah Pemkab meminjam dana sebesar Rp 300 Miliar kepada salah satu Badan Usaha Milik Negara, PT Sarana Multi Infrastruktur.

    Pinjaman itu rencananya akan digunakan untuk pembangunan proyek infrastruktur yang akan dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Lampung Tengah.

    Namun, Pemkab Lampung Tengah memerlukan surat pernyataan yang disetujui atau ditandatangani bersama dengan DPRD Kabupaten Lampung Tengah untuk menggolkan pinjaman itu.

    "Untuk mendapat persetujuan atau tanda tangan surat pernyataan itu, diduga terdapat permintaan dana sebesar Rp 1 miliar," kata Laode.
    Menurut Laode, Mustafa menyetujui untuk menyuap DPRD Rp 1 miliar.

    Ia memberikan arahan kepada jajarannya untuk menyiapkan uang yang diminta.

    "Diduga atas arahan bupati dana tersebut diperoleh dari kontraktor sebesar Rp 900 juta. Sedangkan Rp 100 juta lainnya untuk menggenapkan jumlahnya berasal dari dana taktis," ucap Laode.

    Dari 19 orang yang ditangkap, KPK sudah menetapkan tiga diantaranya sebagai tersangka dalam kasus ini.

    Mereka adalah Wakil Ketua DPRD Lampung Tengah J Natalis Sinaga, anggota DPRD Lampung Tengah Rusliyanto, dan Kepala Dinas Bina Marga Lampung Tengah Taufik Rahman.

    Natalis dan Rusliyanto diduga menerima uang dari Taufik.

    Sementara, Bupati Mustafa yang baru ditangkap belakangan pada Kamis sore masih berstatus sebagai saksi.

    Status hukum Mustafa masih menunggu pemeriksaan awal dalam waktu 1x24 jam.  *


    Sumber : TribunPekanbaru



     
    Berita Terkini:
  • Ziarah Kubur Penuh Makna dan Berkah di Desa Binuong Kampar
  • Pemkab Inhil Gelar Malam Resepsi Syukuran Milad ke - 53
  • Andi Rachman Terima Penghargaan dari DHN Angkatan 45
  • Kadispenad : Netralitas TNI AD Jangan diragukan, Melanggar ditindak Tegas
  • Sambut HUT ke 68, Kodam I/BB Laksanakan Ziarah ke Taman Makan Pahlawan
  • Satresnarkoba Polres Kampar Tangkap Seorang Pengedar Shabu di Desa Sawah Baru Kampa
  • Dua Orang Remaja Tanggung Kepergok Nyongkel Kotak Infak Masjid
  • Panwaslu Pekanbaru Minta Pemko Cabut Surat Wajibkan ASN dan THL Memilih
  • NU dan Perjuangan Kemerdekaan Atas Palestina
  • Pasca Libur Lebaran, Pemkab Rohil Gelar Apel dan Halal Bihalal
  • Hasil Survei PolMark, Masyarakat Riau Menginginkan Perubahan
  • Pjs Bupati Inhil Pimpin Apel Hari Pertama Pasca Cuti Lebaran
  • HM Harris : Hasil Sidak Akan di Laporkan Ke BKN dan Kemendagri
  • BPBD Inhil Imbau Warga Jalan Gerilya, Parit 6 Mengungsi
  • Memasuki Masa Tenang, Bawaslu Minta APK Paslon Dibersihkan
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    3 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    4 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    5 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    6 Kodim 0314/Inhil Gelar Lomba Cerdas Cermat Bela Negara (LCCBN)
    7 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
    8 Advetorial Pemprov Riau
    Pemprov Riau Akan Bangun 2000 RLH di Tahun 2016
    9 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    10 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
     
    TRANS PILIHAN
    Selasa, 12/06/2018 - 19:37 WIB
    Jelang Idul Fitri, Kasubbag Humas Polres Kampar Sampaikan Pesan Kamtibmas Melalui Radio
    PWNU Riau Deklarasikan 3 Nama Cawapres Jokowi
    Sinarmas Forestry Berbagi Bersama Anak Yatim dan Fakir Miskin
    Pjs Bupati Inhil Lantik Penjabat Kepala Desa 2 Kecamatan Sekaligus
    Buka Puasa Bersama Wartawan, Chevron Kenalkan 6 Terapan Keselamatan Bekerja di Bulan Ramadhan
    Pjs Bupati Inhil Terima Penghargaan APIP Level 2
    Optimis Raih 60 Persen Suara di Inhu, Para Guru Doakan Firdaus-Rusli Menang
    20 Orang Calon Anggota Bawaslu Riau ikuti Pemeriksaan Kesehatan
    Pemkab Inhil Gelar Buka Puasa Bersama KKIH di Pekanbaru
    Polres Pelalawan Gelar Sertijab Wakapolres
    Wabup Kampar : Seimbangkan Pembangunan Fisik dan Mental
    Menaker RI Serahkan Award IHCA IV 2018 Untuk Duo Irvandi
    Safari Ramadhan Plt. Bupati Siak di Kecamatan kandis
    Tokoh Jawa Meranti Ajak Masyarakat Pesisir Kompak Dukung Syamsuar
    Bupati Amril Mukminin Ajak Masyarakat Rupat Utara Peduli Bahaya Narkoba
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved