www.transriau.com
22:39 WIB - DPRD dan Pemerintah Kota Pekanbaru Temui Menteri PPPA | 20:11 WIB - HM Wardan Hadiri Pembukaan Operasi Katarak Gratis Di RSUD Puri Husada | 20:01 WIB - Bupati Inhil Serahkan LKPD Tahun Anggaran 2018 Kepada BPK | 12:01 WIB - Posisi Wakil Ketua DPRD Riau Partai Demokrat Berganti, Ketua dan Sekretaris Kompak Bungkam | 20:15 WIB - UIR dan IIUM Sepakat Gelar Konferensi Universitas Islam se Asia Tenggara | 20:57 WIB - PWI Riau Bekerjasama Dengan SKK Migas Gelar Pelatihan Jurnalistik Wartawan Migas dan UKW
  Minggu, 24 Maret 2019 | Jam Digital
Follow:
 
KPK Tetapkan Muchtar Effendi Tersangka Pencucian Uang Melibatkan Mantan Ketua MK M Akil Mochtar

Sabtu, 10/03/2018 - 10:34:22 WIB

Terpidana kasus suap Pilkada Muchtar Effendi (kanan)
TERKAIT:
 
  • KPK Tetapkan Muchtar Effendi Tersangka Pencucian Uang Melibatkan Mantan Ketua MK M Akil Mochtar
  •  

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Muchtar Effendi sebagai tersangka dalam kasus pencucian uang. Muchtar diduga menyamarkan harta yang diperoleh dalam kasus korupsi yang melibatkan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi M Akil Mochtar.

    "KPK menduga ME menempatkan, mentransfer, mengalihkan, membelanjakan, atau mengubah bentuk atas harta kekayaan yang patut diketahui sebagai hasil tindak pidana korupsi," ujar Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan dalam jumpa pers di Gedung KPK Jakarta, Jumat (9/3/2018).

    Menurut Basaria, Muchtar diduga menerima titipan uang Rp 10 miliar dan 500.000 dollar AS dari Bupati Empat Lawang Antoni Aljufri melalui istrinya Suzana. Kemudian, menerima uang dari Wali Kota Palembang Romi Herton melalui istrinya Masitoh sebesar Rp 20 miliar secara bertahap.

    Menurut KPK, dari total Rp 30 miliar yang diterima Muchtar, diduga baru Rp 17,5 miliar yang diserahkan kepada Akil. Kemudian, pemberian melalui transfer kepada rekening CV Ratu Samagat milik istri Akil sebesar Rp 3,8 miliar. Sementara itu, sisa sebesar Rp 13,5 miliar dikelola oleh Muchtar untuk membeli sejumlah aset. Pembelian itu atas persetujuan Akil.

    "ME membelanjakan uang Rp 13,5 miliar berupa tanah dan bangunan. Kemudian, puluhan kendaraan roda empat dan belasan kendaraan roda dua atas nama orang lain," kata Basaria.

    Muchtar disangka melanggar Pasal 3 dan Pasal 4 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang jo Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP. Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) menetapkan Muchtar Effendi sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pengurusan sengketa Pilkada di Mahkamah Konstitusi (MK).

    Muchtar pernah disebut sebagai orang dekat mantan hakim MK, Akil Mochtar. Kasus yang menjerat Muchtar terkait pengurusan sengketa Pilkada di Kabupaten Empat Lawang dan Kota Palembang di MK. *



    Sumber : Kompas.com



     
    Berita Terkini:
  • DPRD dan Pemerintah Kota Pekanbaru Temui Menteri PPPA
  • HM Wardan Hadiri Pembukaan Operasi Katarak Gratis Di RSUD Puri Husada
  • Bupati Inhil Serahkan LKPD Tahun Anggaran 2018 Kepada BPK
  • Posisi Wakil Ketua DPRD Riau Partai Demokrat Berganti, Ketua dan Sekretaris Kompak Bungkam
  • UIR dan IIUM Sepakat Gelar Konferensi Universitas Islam se Asia Tenggara
  • PWI Riau Bekerjasama Dengan SKK Migas Gelar Pelatihan Jurnalistik Wartawan Migas dan UKW
  • Tiga Fakultas di UIR Rencanakan Joint Reseach Bersama IIUM
  • UIR-USIM Sepakat Kerjasama di Bidang Pendidikan
  • Bupati Kampar Tandatangani Zona Integritas di Badan Pertanahan Kampar
  • Kades Koto Aman Mobilisasi Warganya Pulang Kampung
  • Pemkab Inhil Serahkan Bantuan Bagi Warga Sulteng Korban Bencana Gempa dan Tsunami
  • Pemkab Siak Serahkan laporan Hasil Keuangan ke-BPK Perwakilan Riau
  • Kampar Tuan Rumah MTQ Tingkat Provinsi Riau Ke XXXVIII Tahun 2019
  • Komisi III DPRD Riau Tindak Lanjuti Laporan LAM Inhu Terhadap Keberadaan Perusahaan
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    3 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    4 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    5 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    6 Advetorial Pemprov Riau
    Pemprov Riau Akan Bangun 2000 RLH di Tahun 2016
    7 Kodim 0314/Inhil Gelar Lomba Cerdas Cermat Bela Negara (LCCBN)
    8 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    9 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
    10 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
     
    TRANS PILIHAN
    Kamis, 21/03/2019 - 20:01 WIB
    Bupati Inhil Serahkan LKPD Tahun Anggaran 2018 Kepada BPK
    Walikota Pekanbaru Serahkan 53 Sertifikat Tanah Masyarakat Rumbai
    BRK Sabet 3 Penghargaan Ajang Infobank 2nd Satisfaction Loyalty Engagement Award 2019
    Capres Nomor Urut 02 Prabowo Subianto Sapa Masyarakat Riau
    Bawaslu Dumai Temukan Ribuan Surat Suara Rusak
    PWI Riau Silaturahmi Dengan Menteri LHK
    Jajaran Pemkab Inhil Ikuti Bimtek SAKIP
    Pidato Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Periode 2019-2024 Pada Rapat Paripurna DPRD Riau
    Bupati Kampar Hadiri Syukuran Peresmian Jembatan Gantung Desa Pulau Rambai
    Dalam Sehari MPP Proses 700 Perizinan
    Kota Pekanbaru Terima Bantuan Pendidikan dan Kemendikbud Sebesar Rp401, 5 Miliyar
    Bupati Inhil Ziarah Makam Syech Mohammad Arsyad Albanjari dan Datuk Landak
    Menteri Pendidikan Terpukau Saksikan Penampilan Siswa di Riau
    Ustadz Mas’ud Tahidin Kupas Soal Motivasi Kerja di Al Munawwarah UIR
    Tindak Pidana Pemilu
    Kades Tegal Rejo Jaya Inhil ditetapkan Sebaai DPO Setelah Divonis 4 Bulan Penjara
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved