www.transriau.com
17:21 WIB - Bupati Kampar Sampaikan Capaian Kinerja Tahun 2017-2018 | 21:25 WIB - Dinas Kesehatan dan BPKAD Meranti Naik Kelas Menjadi Tipelogi A | 21:25 WIB - Kronologis Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi Oleh HS Terkuak | 23:25 WIB - Paripurna Istimewa DPRD Pekanbaru Pelantikan PAW 4 Orang Anggota Dewan | 22:25 WIB - DPRD Kampar Gelar Paripurna Peyampaian Nota Keuangan RAPBD Tahun 2019 Sebesar Rp.2,588 Triliun Lebih | 22:25 WIB - APBD Murni 2019 Pemmo Pekanbaru disahkan
  Rabu, 21 November 2018 | Jam Digital
Follow:
 
Pasha Ungu Mengaku Siap Mundur dari Wakil Wali Kota Palu

Kamis, 18/10/2018 - 23:08:48 WIB

TERKAIT:
 
  • Pasha Ungu Mengaku Siap Mundur dari Wakil Wali Kota Palu
  •  

    Wakil Walikota Palu, Sigit Purnomo Syamsuddin Said menyatakan siap mengundurkan diri dari jabatannya bila tidak mampu menyelesaikan persoalan yang mendera Kota Palu pascagempa dan tsunami disertai likuifaksi pada Jumat (28/9/2018) lalu.


    "Saya secara pribadi sebagai wakil wali kota kalau memang dianggap tidak maksimal menjalankan pemerintahan, saya tidak ada masalah, saya siap diturunkan atau mengundurkan diri," ujar Sigit sembari meneteskan air mata seperti dilaporkan Antara, Rabu (17/10/2018).

    Pernyataan tersebut disampaikan Sigit di sela skors Rapat Dengar Pendapat di kantor DPRD Kota Palu karena tidak dihadiri Wali Kota Palu, Hidayat. Menurut pria yang akrab disapa Pasha Ungu itu, jika pascagempa masyarakat memintanya mundur, dirinya siap. Meski demikian dia belum menyampaikan secara formal kepada Wali Kota Palu atas sikapnya tersebut.

    Pasha juga mengaku tidak ambil pusing terhadap kelompok masyarakat tertentu yang sengaja memperkeruh suasana agar warga tidak mempercayai kinerjanya selama ini, sebab apa yang sudah dikerjakan dalam menangani bencana sudah dilakukan semaksimal mungkin.

    "Kami tidak peduli dihujat, kami tidak mau pusing dihina sampai dikatakan tidak mampu, saya secara pribadi tanpa membawa unsur-unsur pemerintah berusaha bekerja. Kalau setelah ini, saya (mundur), mungkin pak wali seperti apa nanti, bagaimana tanggap beliau, saya belum tahu," katanya.

    Sambil terbata-bata, vokalis band Ungu ini mengakui bantuan logistik yang datang di awal-awal pascagempa terjadi sangat terbatas. Pasha mengklaim aparatur pemerintah setempat sudah bekerja untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat agar bisa kembali bangkit.

    "Saya kira itu bukan persoalan. Tapi hari ini bagaimana kita memberikan pemenuhan jaminan hidup masyarakat kita terkait tuntutan kebutuhan makanan mereka, karena tanggap darurat ini diperpanjang sampai tanggal 26 Oktober," tambahnya.

    Pasha juga mengaku tidak ambil pusing terhadap kelompok masyarakat tertentu yang sengaja memperkeruh suasana agar warga tidak mempercayai kinerjanya selama ini, sebab apa yang sudah dikerjakan dalam menangani bencana sudah dilakukan semaksimal mungkin.

    "Kami tidak peduli dihujat, kami tidak mau pusing dihina sampai dikatakan tidak mampu, saya secara pribadi tanpa membawa unsur-unsur pemerintah berusaha bekerja. Kalau setelah ini, saya (mundur), mungkin pak wali seperti apa nanti, bagaimana tanggap beliau, saya belum tahu," katanya.

    Sambil terbata-bata, vokalis band Ungu ini mengakui bantuan logistik yang datang di awal-awal pascagempa terjadi sangat terbatas. Pasha mengklaim aparatur pemerintah setempat sudah bekerja untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat agar bisa kembali bangkit.

    "Saya kira itu bukan persoalan. Tapi hari ini bagaimana kita memberikan pemenuhan jaminan hidup masyarakat kita terkait tuntutan kebutuhan makanan mereka, karena tanggap darurat ini diperpanjang sampai tanggal 26 Oktober," tambahnya.

    Rapat dengar pendapat yang akan membahas pemulihan kota serta anggaran bantuan kepada korban pascagempa diskors tanpa batas waktu sampai Wali Kota Palu, Hidayat hadir untuk memberi penjelasan penanganan bencana.

    Awalnya rapat dipimpin Ketua DPRD Palu, Ishak Cae berlangsung alot sebab anggota dewan mengajukan interupsi meminta wali kota hadir dalam rapat sesuai dengan kesepakatan awal hingga akhirnya anggota lain ikutan interupsi dan walk out meninggalkan ruang rapat.

    Di saat bersamaan sejumlah warga masuk di ruang rapat sambil membawa spanduk mosi tidak percaya dengan pemerintahan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu terkait dengan penanganan pascagempa yang dinilai lamban. Mereka meminta beberapa angota DPRD setempat bertanda tangan. *


    Sumber : cnnindonesia
     




     
    Berita Terkini:
  • Bupati Kampar Sampaikan Capaian Kinerja Tahun 2017-2018
  • Dinas Kesehatan dan BPKAD Meranti Naik Kelas Menjadi Tipelogi A
  • Kronologis Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi Oleh HS Terkuak
  • Paripurna Istimewa DPRD Pekanbaru Pelantikan PAW 4 Orang Anggota Dewan
  • DPRD Kampar Gelar Paripurna Peyampaian Nota Keuangan RAPBD Tahun 2019 Sebesar Rp.2,588 Triliun Lebih
  • APBD Murni 2019 Pemmo Pekanbaru disahkan
  • Pemkab Meranti Ajukan Nota Keuangan RAPBD 2019 Rp1,4 Triliun
  • Ahmad Syah Harrofie : Jadwal Pelantikan Gubri Bersamaan Dengan Gubernur Bengkulu
  • Paripurna DPRD Kampar Peyampaian Nota Keuangan RAPBD Tahun 2019
  • PT Ivomas Tunggal Bantu 100 Sak Semen Untuk Koramil 11/PWK Kandis
  • Pengurus PUKK F-SPBPU SPSI se-Kota Pekanbaru dilantik
  • UIR Teken Deklarasi Asosiasi Perguruan Tinggi Islam Asean di Bandung
  • Pemkab Rohil Serahkan Bantuan Korban Banjir di Rantau Kopar
  • Rehabilitasi Tanaman di Areal Konservasi PT Ivomas Tunggal Berjalan Sukses
  • Pemkab Siak Terima CSR Dari Bank Riau Kepri Asrama Rumah Tahfidz Al-Alim dan 3 RKB
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    3 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    4 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    5 Advetorial Pemprov Riau
    Pemprov Riau Akan Bangun 2000 RLH di Tahun 2016
    6 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    7 Kodim 0314/Inhil Gelar Lomba Cerdas Cermat Bela Negara (LCCBN)
    8 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    9 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
    10 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
     
    TRANS PILIHAN
    Senin, 19/11/2018 - 22:25 WIB
    APBD Murni 2019 Pemmo Pekanbaru disahkan
    Dihadapan Kapolri Plt Gubri Bersama Dirut Bank Riau Kepri Teken MoU Samsat Nasional
    Riau Expo 2018, Sinar Mas Tampilkan Kuliner dan Hasil Pertanian Binaannya
    PT RAPP Memeriahkan Event Riau Expo 2018
    Bawaslu Riau Putuskan Deklarasi Kepala Daerah Dukung Jokowi Tidak Penuhi Unsur Pidana
    KPK Segara Launching MoU Pajak Online Antara 4 Walikota dan 1 Bupati di Riau/Kepri Dengan BRK
    Pemkab Bintan Terima Satu Unit Mobil Pelayanan Pajak Daerah CSR Bank Riau Kepri
    Pemprov Riau Beri Penghargaan 17 Pemuda Berprestasi
    Plt Gubri Lantik 79 Kepala SMA/SMK dan SLB se Provinsi Riau
    Penandatanganan MoU Kerjasama Bisnis Kadin dan Aljazair
    Plt Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim Terima Sertifikat WBTB Dari Mendikbud
    Sekda Pemprov Riau Buka Rakor Pengawasan Daerah 2018
    KPK RI Kumpulkan Lima Kepala Bapenda di Bank Riau Kepri
    Pemkab Inhil Terima Bantuan 500 Mushaf Al Quran dari Sinarmas Forestry
    Rektor UIR Bersama Kapolresta Kunjungi Susan Dewi di Jumat Barokah
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved