www.transriau.com
11:53 WIB - UIR Berikan Bantuan Dua Unit Komputer dan Printer Untuk Takmir Masjid At Taqwa | 20:15 WIB - Mesjid Raya Annur Provinsi Riau Terima 2.500 M2 Karpet Sajadah CSR Bank Riau Kepri | 20:25 WIB - Pemkab Inhil Fokus Carikan Solusi Fluktuasi Harga Kelapa | 21:25 WIB - Mappilu PWI Riau Gelar Pertemuan dengan Bawaslu | 21:25 WIB - Wan Thamrin Hasyim Apresiasi Mantan Gubri Andi Rachman | 19:21 WIB - Hadapi Pileg dan Pilpres, Bupati Inhil Ikuti Apel 3 Pilar Gabungan di Rengat
  Sabtu, 16 Februari 2019 | Jam Digital
Follow:
 
Chevron Berkomitmen Restorasi Gambut di Indonesia

Rabu, 19/12/2018 - 19:45:01 WIB

TERKAIT:
 
  • Chevron Berkomitmen Restorasi Gambut di Indonesia
  •  

    Sejak peluncurannya di hari Mangrove sedunia 26 Juli 2018 lalu, dukungan berbagai pihak terhadap Mangrove Ecosystem Restoration Alliance (MERA) terus mengalir. Giliran Chevron Indonesia yang menyatakan dukungannya terhadap MERA, Rabu (19/12/2018). 

    Chevron Indonesia berkomitmen untuk memberikan dukungan lebih dari Rp4 miliar yang akan disalurkan dalam kurun tiga tahun. Dukungan ini diberikan untuk membantu upaya pemerintah khususnya Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dalam melakukan restorasi dan perlindungan hutan mangrove di Indonesia. Hutan mangrove di Teluk Jakarta, meliputi Muara Angke, Muara Gembong dan Muara Cisadane, dipilih menjadi lokasi percontohan. 

    Program MERA bertujuan untuk mengurangi kerentanan masyarakat pesisir, sumber daya alam dan aset vital dengan mempromosikan pengelolaan yang efektif dan implementasi dari mitigasi dan strategi adaptasi untuk mengatasi perubahan iklim yang tengah gencar dilakukan oleh Pemerintah Indonesia.

    Pada acara penandatanganan komitmen MERA di Kantor KLHK, Wahyu Budiarto, Senior Vice President Policy, Government and Public Affairs Chevron Indonesia mengatakan, pihaknya sangat senang dan bangga dapat bermitra dengan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) dan KLHK dalam program restorasi dan konservasi hutan mangrove. Upaya perlindungan lingkungan hidup merupakan salah satu nilai perusahaan yang telah kami laksanakan dimana pun kami beroperasi di seluruh dunia. 

    Sebelumnya, sejak tahun 2003, kami berpartisipasi dalam restorasi dan pelestarian hutan mangrove di Penajam, Kalimantan Timur. Kali ini, melalui MERA, kami bermaksud mereplikasi keberhasilan proyek percontohan di Teluk Jakarta untuk diimplementasikan di daerah operasi kami di Riau. Pihaknya berharap kemitraan dalam aliansi MERA dapat berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB, atau UN SDG.
     
    Hutan mangrove merupakan salah satu ekosistem yang paling produktif di dunia. Hutan mangrove merupakan daerah perlindungan dan perkembangan bagi biota laut yang sangat beragam, seperti ikan, kepiting, udang dan moluska, serta fauna hutan seperti monyet, burung dan reptil. Ekosistem mangrove di banyak tempat juga menyediakan layanan penting bagi manusia. Hal ini meliputi layanan terhadap perikanan komersial maupun terhadap masyarakat sekitar yang mengandalkan penghasilan dan sumber makanannya dari perikanan daerah pesisir serta sebagai daerah pariwisata, konservasi, pendidikan dan penelitian. 

    “Dari total 15,2 juta mangrove yang tersebar di 124 negara tropis dan sub tropis di berbagai penjuru dunia, lebih dari 20 persen ada di Indonesia. Melihat kondisi mangrove Indonesia yang sangat membutuhkan perhatian, YKAN bersama mitra telah menginisiasi sebuah wadah yang akan melibatkan beragam pemangku kepentingan terkait konservasi dan restorasi mangrove yaitu Mangrove Ecosystem Restoration Alliance (MERA),” ungkap Rizal Algamar, Ketua YKAN. 

    Sumber daya yang tergolong ke dalam common pool resources (CPR) seperti ekosistem mangrove sudah semestinya dikelola secara kolaboratif, dengan berbagai model kemitraannya. Keterbatasan pendanaan, sumber daya manusia, sarana dan prasarana pengelolaan, teknologi, tingkat kesulitan, aksesibilitas, skala luas, dan berbagai bentuk hubungan kesejarahan antara masyarakat dengan sumberdaya CPR tersebut menjadi alasan utama dan paling penting, mengapa kita harus melakukan kolaborasi. 

    “KLHK melalui Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam Ekosistem siap mendukung pengelolaan terpadu seperti MERA untuk mempertahankan dan meningkatkan kondisi mangrove di Indonesia.

    Restorasi ekosistem mangrove bukan hanya tanggung jawab Pemerintah, melainkan tanggung jawab semua pihak, termasuk pihak swasta. Oleh karena itu kami sangat mengapresiasi semua pihak yang membantu implementasi program MERA ini,” jelas Direktur Jenderal KSDAE Wiratno yang juga hadir dalam acara penandatanganan komitmen ini. (rls)



     
    Berita Terkini:
  • UIR Berikan Bantuan Dua Unit Komputer dan Printer Untuk Takmir Masjid At Taqwa
  • Mesjid Raya Annur Provinsi Riau Terima 2.500 M2 Karpet Sajadah CSR Bank Riau Kepri
  • Pemkab Inhil Fokus Carikan Solusi Fluktuasi Harga Kelapa
  • Mappilu PWI Riau Gelar Pertemuan dengan Bawaslu
  • Wan Thamrin Hasyim Apresiasi Mantan Gubri Andi Rachman
  • Hadapi Pileg dan Pilpres, Bupati Inhil Ikuti Apel 3 Pilar Gabungan di Rengat
  • DPRD Riau Akui Keberatan Gaji Pegawai P3K Dibiayai APBD
  • Bupati Inhil Ungkapkan Duka Cita Mendalam Atas Wafatnya Busu Atan
  • Tingkatkan Mutu Mahasiswa, UIR Sambangi UMY
  • Rapat Paripurna Istimewa HUT Ke 69 Kabupaten Kampar
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    3 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    4 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    5 Advetorial Pemprov Riau
    Pemprov Riau Akan Bangun 2000 RLH di Tahun 2016
    6 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    7 Kodim 0314/Inhil Gelar Lomba Cerdas Cermat Bela Negara (LCCBN)
    8 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    9 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
    10 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
     
    TRANS PILIHAN
    Selasa, 12/02/2019 - 20:52 WIB
    Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto Resmi Dilantik
    Bupati Inhil Sosialisasikan Pengelolaan Keuangan Desa
    Pusat Akan Jadikan Inhil Kluster Kelapa Nasional
    Ketua DPC HNSI Inhil Tinjau Potensi Siput Laut Sebagai Komoditas Ekspor
    Dandim 0314 Silahturahmi ke Kantor Bupati Inhil
    HM Wardan Harapkan Pembangunan Desa Berjalan Maksimal
    Jajaran Direksi PTPN V Berganti, Jatmiko Krisna Santosa Jabat Direktur Utama
    Disdukcapil Buka Pelayanan Pembuatan e-KTP di MPP
    Digi Learning Bank Riau Kepri Resmi Diluncurkan
    MPP Pekanbaru Mulai Buka Layanan
    Bank Riau Kembali Raih Trusted Company Based on CGPI Ajang Indonesia Most Trusted Company Award
    Pemda Pelalawan Kembangkan Destinasi Wisata Lokal Danau Tajwid
    Bank Riau Kepri Terima 3 Penghargaan Pada Ajang SPEx2 Award 2018
    APBD Murni 2019 Pemmo Pekanbaru disahkan
    Dihadapan Kapolri Plt Gubri Bersama Dirut Bank Riau Kepri Teken MoU Samsat Nasional
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved