www.transriau.com
20:38 WIB - Sahabat Pondok Ijo dan PWI Peduli Serahkan 100 Paket Makan Siang dan 10 Karung Beras | 20:25 WIB - Tim Gugus Covid-19 Inhil Cek Ketersediaan Beras di Bulog Tembilahan | 18:25 WIB - Tujuh Hotel di Pekanbaru Tutup Sementara Akibat Covid-19 | 18:18 WIB - Wagubri Sarankan Bupati Kampar Perketat Jalur Masuk Ke Riau | 19:48 WIB - Militansi Satgas TMMD Kodam XII/Tpr di Tengah Badai Corona | 19:41 WIB - Khusus Pengiriman Masker, JNE Beri Diskon Ongkir 50 Persen ke Seluruh Indonesia
  Minggu, 05 April 2020 | Jam Digital
Follow:
 
Proses Verifikasi Faktual SMSI di Dewan Pers Masih Berjalan

Kamis, 20/02/2020 - 21:02:54 WIB

TERKAIT:
 
  • Proses Verifikasi Faktual SMSI di Dewan Pers Masih Berjalan
  •  

    Migrasi besar-besaran media dari physical space (bentuk fisik) ke cyber space (bentuk siber) tak bisa dibendung. Bahkan civil society khususnya media, dituntut pintar dan cermat dalam mengekspoiltasi wilayah baru tersebut. 

    Tak pelak, intensitas informasi yang disajikan, tentu tak melulu bersifat peristiwa sebagai cermin wajah baru, kelengkapan data menjadi refrensi yang mendekatkan pada ilmu pengetahuan.

    Ini disampaikan Ketua Dewan Pers Muhammad Nuh, dalam dialog dengan Wakil Ketua Dewan Penasehat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) M. Hatta Rajasa, dan jajaran pengurus SMSI Pusat yang berlangsung di Gedung 6, Jalan Darmawangsa Raya Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (19/2/2020) malam. 

    ”Lantas, siapa pun yang tidak mengeksplore ini (data, red) tentu akan tertinggal. Lalu apa golnya, tentu saja knowledge (Ilmu Pengetahuan). Mencerdaskan kehidupan bangsa,” ucap mantan Menteri Komunikasi dan Informatika ini. 

    Pola data informasi dan sistem, sambung pria jebolan S1 Teknik Elektro ITS pada 1983 itu, tentu akan terus terbarukan. Sehingga nantinya akan ada basis data yang secara jelas dapat diolah menjadi informasi. ”Maka pendekatannya knowledge. Ini ada perkembangan society, lalu dijajarkan pada imaginer, di bawahnya ada basis, hasilnya fisik. Nah ini menjadi kombinasi yang memanfaatkan big data dan bermanfaat,” papar mantan Menteri Pendidikan Nasional itu.

    Jika awalnya, media hanya mengangkat beritas peristiwa, sekarang, akan lebih mendalam. ”Di depan itu misalnya ada peristiwa tabrakan. Dulu ya ditulisnya peristiwa. Tapi saat ini, semua dikombinasi. Mengapa sampai ada peristiwa tabrakan itu, bagaimana kondisi jalannya, dan masih banyak lagi lainnya yang secara jelas menuangkan data. Nah inilah pendekatan knowledge itu. Maka seperti saya sebutkan di awal, pentingnya mengekplorasi sebuah data,” terang pria kelahiran Surabaya 17 Juni 1959 itu.

    Eksploitasi data dan pentingnya kreativitas, tentu akan melahirkan jurnalis-jurnalis yang kritis. Apa yang dipaparkan dalam pemberitaan, dipahami secara konstruktif. ”Jangan asal kritik. Saya dulu sering sekali dikritik tapi saya pahami ini bagian dari alam yang ada. Tapi sekarang kok rasanya menghilang ya, orang-orang yang mengkritisi saya itu, kemana mereka,” sindir Nuh seraya disambut tawa jajaran pengurus SMSI yang duduk dalam satu meja itu. 

    Secara jelas Nuh pun menyambut baik, program prioritas SMSI yang saat ini sedang proses tahap akhir menjadi konstituen Dewan Pers. ”Dewan pers sangat menyambut baik apa yang menjadi harapan besar SMSI. Tahapan pun terus berjalan. Kalau pun ada yang tertinggal dalam proses faktual, pemenuhan syaratnya harus bolak-balik dan menunggu, ya maknai saja ini bagian dari proses itu,” ucap Nuh disambut aplaus.

    Senada disampaikan Nuh, Hatta Rajasa juga memberikan pemaparan tentang media siber dan tantangan SDGs (Sustainable Development Goals) atau tujuan pembangunan berkelanjutan yang memiliki agenda utama mengurangi kemiskinan dunia. ”Bapak SBY merupakan sosok pencetus ini (SDGs, Red),” ujar Hatta mengawali perbincangannya. 

    SDGs sebuah program yang telah dikukuhkan bulan Mei 2013. SBY saat itu bersama dengan Perdana Menteri Inggris Raya David Cameron dan Presiden Liberia Ellen Johson-Sirleaf dan Wakil Sekretaris Jenderal PBB Jan Eliasson yang pada saat itu bertindak sebagai moderator. 

    ”Tiga pemimpin bersama High Level Panel of Eminent Persons membahasnya. Dari Sustainable Development Agenda, tujuannya mengurangi secara signifikan kemiskinan sehingga bisa meningkatkan taraf hidup bangsa-bangsa di dunia dengan cara melaksanakan pembangunan yang disebut dengan sustainable development. Jadi yang namanya miskin ya, ya tuntas seperti misinya,” terang pria kelahiran Palembang, 18 Desember 1953 itu. 

    Di dalam telekonferensi, sambung Hatta, para pemimpin bersama saling menyampaikan masukan dan pandangan masing-masing yang kemudian mereka diskusikan bersama. Dalam perjalanan diskusi pandangan Indonesia dengan Inggris dan Liberia memiliki banyak kesamaan. 

    ”Poinnya diperlukan sumber daya yang tepat. Dorongan dan perhatian khusus. Tak terkecuali pada media yang bergerak pada sektor digitalisasi, siber. Kalau kita boleh usul perlunya dana insentif untuk mendorong percepatan ini. Dan menurut data Bank Dunia, Indonesia masih diurutan 100 ke bawah dalam pemanfaatan tekhnologi yang berbasi big data. Cukup jauh tertinggal dibandingkan negara-negara tetangga,” papar Hatta. 

    Namun dari deretan panjang yang dipaparkannya, mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia yang menjabat dari 22 Oktober 2009 hingga 13 Mei 2014 itu, ada harapan khususnya bagi kalangan milenial. Tapi jangan dibiarkan habitat manusia yang hidup di era digitalisasi modern, larut dalam sajian informasi yang tidak bermanfaat.
    Perlu kepedulian menyeluruh, sikap tegas dan upaya simultan agar kondisi yang terbangun selaras dengan apa yang diharapkan bangsa. ”Big data penting. Sajiannya pun penting. Dan di sini ada peran media untuk menyampaikannya. Jangan dibiarkan, tapi arahkan. Pemerintah juga harus sungguh-sungguh menciptakan keselarasan ini. Informasi yang baik, adalah informasi yang bermanfaat bagi anak-anak bangsa,” terangnya.

    Di penghujung dialog yang dibarengi tanya jawab, Hatta juga mencermati dunia startup. Setiap tahun bahkan setiap bulan banyak startup baru bermunculan. Sekarang ini terdapat setidaknya lebih dari 1500 startup lokal. Ini menurut Daily Social. Artinya potensi pengguna internet di Indonesia yang semakin meningkat dari tahun ke tahun juga menjadi katalis mendirikan sebuah startup. ”Anda tentu tahu, masyarakat dari kalangan bawah, menengah sampai atas memegang ponsel dengan berbagai merk. Dan mayoritas ini dimilki. Begitu besar pengaruh yang ada didalam ponsel itu. Dan di sinilah potensi startup tumbuh,” terangnya. 

    Tapi, sambung Hatta, banyak definisi yang agak berbeda dalam menjelaskan arti startup. Terutama dari cara mengategorikan mana yang masih dianggap sebuah startup dan mana yang bukan. Banyak juga yang menghubungan startup dengan sisi teknologi. ”Tumbuh startup di sana-sini. Tapi frame-nya sama. Buka cafe. Bikin warung kopi, buka usaha untuk tempat nongkrong di mana-mana. Artinya ada yang salah dalam memahami,” beber mantan Menteri Negara Riset dan Teknologi itu. 

    Hatta secara tegas mendukung, keberadaan media siber khsusunya media yang tergabung dalam SMSI untuk mengedepankan konsep yang memanfaatkan teknologi dalam jaringan informasi dan bisnis. Demikian sebuah rintisan usaha. ”Ini perlu dukungan pemerintah dan semua komponen. Pergeseran terus terjadi. Sebagai pilar demokrasi, media harus cermat dalam pengelolaan data. Maka saya pun mendukung, agar dialog, diskusi-diskusi ini berkelanjutan,” pungkas Hatta.

    Menanggapi apa yang disampaikan kedua tokoh tersebut, Ketua Umum SMSI Firdaus mengaku lega dengan pemaparan dan harapan yang disampaikan. ”Ini seperti gayung bersambut. Kesempatan yang diberikan selaras dengan semangat yang diharapkan. SMSI sejak awal memiliki program prioritas, yakni menjadi konstituen Dewan Pers. Terima kasih atas pemaparan dan harapan yang disampaikan Bapak Mohammad Nuh, Bapak Hatta Rajasa dan bapak Abdul Aziz. Ini suplemen, vitamin yang menumbuhkan semangat kami,” pungkas pendiri SMSI itu. (Fin/ful)



     
    Berita Terkini:
  • Sahabat Pondok Ijo dan PWI Peduli Serahkan 100 Paket Makan Siang dan 10 Karung Beras
  • Tim Gugus Covid-19 Inhil Cek Ketersediaan Beras di Bulog Tembilahan
  • Tujuh Hotel di Pekanbaru Tutup Sementara Akibat Covid-19
  • Wagubri Sarankan Bupati Kampar Perketat Jalur Masuk Ke Riau
  • Militansi Satgas TMMD Kodam XII/Tpr di Tengah Badai Corona
  • Khusus Pengiriman Masker, JNE Beri Diskon Ongkir 50 Persen ke Seluruh Indonesia
  • Bupati Kampar Dampingi Pertemuan Wakil Gubernur Riau dan Gubernur Sumbar di Perbatasan
  • Diskominfo Kampar Sosialisasi Pencegahan Virus Corona Covid-19 Melalui Mobil Keliling
  • Dewan Minta Gubernur Serius Tangani TKI dari Malaysia Pulang Melalui Provinsi Riau
  • Ersan Saputra: ODP Yang Diperiksa Dengan Rafid Test, Hanya Yang Punya Gejala Covid-19
  • RSUD Bengkalis Terima Bantuan APD dari IDI
  • Gerakan Memutus Rantai Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Siak
  • Bupati Alfedri Apresiasi Peran Polri dan Forkompimda Cegah Covid-19
  • Dekranasda Salurkan 800 Masker BC-19 Untuk ODP Covid-19 di Kabupaten Siak
  • Jumlah ODP Covid-19 di Meranti Mencapai 4.257 Orang, M. Adil Minta Pemerintah lakukan Kerja Nyata
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    3 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    4 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    5 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    6 Advetorial Pemprov Riau
    Pemprov Riau Akan Bangun 2000 RLH di Tahun 2016
    7 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
    8 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
    9 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    10 Kodim 0314/Inhil Gelar Lomba Cerdas Cermat Bela Negara (LCCBN)
     
    TRANS PILIHAN
    Sabtu, 04/04/2020 - 20:25 WIB
    Tim Gugus Covid-19 Inhil Cek Ketersediaan Beras di Bulog Tembilahan
    Peduli Cegah Covid-19
    Khusus Pengiriman Masker, JNE Beri Diskon Ongkir 50 Persen ke Seluruh Indonesia
    Kisah Sukses Mantan Tukang Sapu yang Berhasil Menjadi Miliarder
    Pemkab Bengkalis Segera Akan Laksanakan Rafid Test Covid-19
    Sebanyak 195 ODP Baru Covid-19 Tiba di Bengkalis
    Gubri Pastikan Tidak Ada Penutupan Penerbangan Domestik
    6.800 Rapid Test Siap Dibagikan Untuk Kabupaten dan Kota di Riau
    Gubri Tinjau Persiapan RSD Madani Pekanbaru dan RSJ Tampan
    ODP Covid-19 di Riau Bertambah Jadi 5.436 Orang
    Maklumat Muhammadiyah Terkait Ibadah Bulan Ramadhan Bila Virus Corona Tak Mereda
    Seluruh ODP di Kabupaten Bengkalis diperbolehkan Pulang untuk Karantina Mandiri
    Pencegahan Virus Corona
    Gubri Terima Kunjungan Tim PCR
    Polda Riau Gandeng Unilak Produksi Hand Sanitizer Untuk Masyarakat
    Pencegahan Virus Corona
    Pemprov Riau Perpanjang Libur Sekolah SMA/SMK Sederajat
    Dampak Virus Corona
    Bapenda Riau Bebaskan Denda Pajak Kendaraan Bermotor
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved