www.transriau.com
20:23 WIB - Fraksi PAN DPRD Riau Surati Gubernur | 20:06 WIB - Gubri Imbau Masyarakat Riau Tunda Mudik | 14:53 WIB - JNE Bantu Relawan PMI Cegah Penyebaran Virus Corona | 11:25 WIB - KPU RI Kaji Opsi Penundaan Pilkada 2020 hingga Tahun 2021 | 11:00 WIB - Fraksi PKS Pekanbaru Sumbang Gaji untuk Penanganan Virus Corona | 10:55 WIB - DPRD Pekanbaru Bagikan Masker dan Vitamin kepada Wartawan
  Senin, 30 Maret 2020 | Jam Digital
Follow:
 
Akhirnya Ranperda Yayasan Sultan Dikembalikan ke Pemko Pekanbaru

Selasa, 08/11/2016 - 21:05:08 WIB
Pimpinan DPRD Pekanbaru dan Plt Walikota Pekanbaru Edwar Sanger, tandatangani pengembalian Ranperda Pendirian Yayasan Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah, usai paripurna, Senin (7/11/2016)
TERKAIT:
 
  • Akhirnya Ranperda Yayasan Sultan Dikembalikan ke Pemko Pekanbaru
  •  

    DPRD Kota Pekanbaru akhirnya mengembalikan Ranperda Pendirian Yayasan Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muhazzamsya ke Pemerintah Kota Pekanbaru. Keputusan tersebut tertuang dalam keputusan DPRD Kota Pekanbaru nomor : 24/DPRD/IX/2016, berkas pengembalian disampaikan secara langsung didalam rapat paripurna DPRD Kota Pekanbaru dan turut disaksikan Plt Walikota Pekanbaru Edward Sanger,Sekko Pekanbaru serta unsur Muspida.

    Pansus DPRD Pekanbaru akan mengembalikan Ranperda Pendirian Yayasan Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah ke Pemko Pekanbaru dalam waktu dekat ini. Pengembalian ini disebabkan, karena terbentur aturan baru, mengenai wewenang penanganan sekolah menengah tingkat atas

    "Jadi, Ranperda ini tidak bisa kita lanjutkan pembahasannya. Tapi, pengembaliannya tetap melalui paripurna," kata Ketua Pansus Pendirian
    Yayasan Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah DPRD Pekanbaru, Masni Erna Wati

    Meski demikian, lanjut Masni Erna, sebelum paripurna pengembalian dilaksanakan, pihaknya akan mengundang SKPD terkait, untuk memaparkan alasan rinci, kenapa Ranperda ini tidak bisa dilanjutkan. Karena biar bagaimana pun, jika tetap dipaksakan pembahasan dan pengesahannya nanti, tidak selaras dengan aturan yang paling tinggi, yakni undang-undang. "Kalau secara lisan sudah kita sampaikan ke Pemko," tambahnya

    Rapat paripurna tersebut dipimpin Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Sondia Warman SH MH, didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Sigit Yuwono ST. Sementara itu, dari Pemko Pekanbaru dihadiri oleh Plt Walikota Pekanbaru Edwar Sanger.

    Wakil ketua Sondia Warman selaku pimpinan sidang mengatakan, Mengakui memang pihaknya di DPRD Kota Pekanbaru telah melakukan kajian dan analisis tentang Raperda Yayasan ini, bahkan sudah sampai kepengurusan Tinggi Pusat atau ke Dikti RI untuk melakukan konsultasi terkait Raperda Yayasan tersebut.

    "Karena Ranperda Pendirian Yayasan ini bertentangan dengan Undang-undang dan Peraturan Pemerintah maka usulan Pemko Pekanbaru terkait pendirian Yayasan  Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muhazzamsyah ke DPRD Kota Pekanbaru kita Kembalikan lagi ke Pemko" ungkap Sondia Warman Senin (7/11/2016)


    Pimpinan DPRD Pekanbaru dan Plt Walikota Pekanbaru Edwar Sanger, tandatangani pengembalian Ranperda Pendirian Yayasan Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah, usai paripurna, Senin (7/11/2016)

    Dijelasakan Sondia Warman, terkait penarikan kembali Ranperda Pendirian Yayasan Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah oleh Pemko ini setelah DPRD telah melakukan kajian dan meminta pendapat dengan Dirjendikti RI bahwasanya adanya aturan-aturan yang tidak memperbolehkan pemerintah daerah mendirikan perguruan tinggi.

    "Setelah kami di DPRD melakukan kajian dan meminta saran Dirjendikti RI, yang mengatakan adanya aturan-aturan tersebut sehingga mau tidak mau Pemko Pekanbaru harus menarik Ranperda tersebut. Kita bisa lihat salah satu kasus yang ada di Provinsi Riau, yaitu mulai dari Politeknik Bengkalis, Politeknik Kampar, dan Politeknik Rokan Hulu, semua ini sudah diambil alih oleh perguruan tinggi di pusat," katanya.

    Sementara itu, Plt Walikota Pekanbaru Edwar Sanger dalam paripurna tersebut mengucapkan terima kasih Pemko terhadap DPRD Kota Pekanbaru yang telah membahas dan menganalisis ranperda yang telah diajukan tersebut. Penarikan ranperda itu sendiri dilakukan, kata dia, karena tidak boleh bertentangan dengan aturan yang lebih tinggi.

    "Ranperda Pendirian Yayasan Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah ini Pemko tarik karena kami melihat adanya aturan-aturan yang lebih tinggi sehingga tidak boleh dilanggar dan Pemko taat akan hukum," katanya.

    Plt Walikota Pekanbaru, Edwar Sanger pada rapat paripurna menjelaskan, Karena Perda ini bertentangan dengan Undang-undang Peraturan Pemerintah  nomor 17 Tahun 2010 Tentang pengelolaan Daerah. "Maka Saya atas nama Pemerintah kota Pekanbaru mengucapkan terima kasih kepada DPRD yang telah membahas, menganalisis dan menelaah terkait Ranperda Pendirian Yayasan Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzamsyah," ujar Edwar Sanger.

    "Terima kasih kami ucapkan kepada anggota DPRD Kota Pekanbaru yang telah membahas dan menganalisis Ranperda yang kami diajukan," kata Pelaksana tuga (Plt) Wali Kota Pekanbaru Edwar Sanger, di Pekanbaru usai rapat paripurna penarikan kembali atas ranperda Kota Pekanbaru tentang Pendirian Yayasan Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah oleh Pemko Pekanbaru di Pekanbaru

    Edwar menjelaskan penarikan ranperda itu sendiri dilakukan, setelah hasil analisanya tidak boleh bertentangan dengan aturan yang lebih tinggi. "Ranperda Pendirian Yayasan Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah kami tarik, karena terlihat adanya aturan-aturan yang lebih tinggi sehingga tidak boleh dilanggar dan Pemko taat akan hukum," katanya.

    [] Bertentangan dengan UU, Ranperda Yayasan Sultan Muhammad Ditarik

    DPRD Pekanbaru Senin (7/11/2016) melakukan rapat paripurna bersama dengan Pemko Pekanbaru, yang mana akhirnya memutuskan mengembalikan Ranperda Pendirian Yayasan Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah.

    Rapat paripurna ini dipimpin Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Sondia Warman SH MH, didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Sigit Yuwono ST. Sementara dari Pemko Pekanbaru langsung dihadiri oleh Plt Walikota Pekanbaru, Edwar Sanger dan Sekda Pekanbaru M Noer.

    Plt Walikota Pekanbaru, Edwar Sanger, mengucapkan rasa terimakasih Pemko terhadap DPRD Kota Pekanbaru yang telah membahas, menganalisis terhadap Ranperda yang telah diajukan tersebut. Penarikan Ranperda ini dilakukan karena tidak boleh bertentangan dengan aturan yang lebih tinggi, yakni UU No 16 Tahun 2001, tentang Yayasan dan UU Pengelolaan Pendidikan.

    "Ranperda Pendirian Yayasan Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah ini Pemko tarik karena kita melihat adanya aturan-aturan yang lebih tinggi sehingga tidak boleh dilanggar, dan Pemko taat akan hukum," katanya.

    Hasil gambar untuk ranperda Yayasan Sultan
    Suasana Rapat Paripurna Ranperda Pendirian Yayasan Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah DPRD Pekanbaru Senin (7/11/2016)

    Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Sondia Warman SH MH, saat ditemui seusai rapat paripurna mengatakan, terkait penarikan kembali Ranperda Pendirian Yayasan Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah oleh Pemko ini setelah DPRD telah melakukan kajian dan meminta pendapat dengan Dirjendikti RI bahwasanya adanya aturan-aturan yang tidak memperbolehkan pemerintah daerah mendirikan Perguruan Tinggi.

    "Setelah kita di DPRD melakukan kajian dan meminta saran Dirjendikti RI, yang mengatakan adanya aturan-aturan tersebut, sehingga mau tidak mau Pemko Pekanbaru harus menarik Ranperda tersebut. Kita bisa lihat salah satu kasus yang ada di Provinsi Riau yaitu mulai dari Politeknik Bengkalis, Politeknik Kampar, dan Politeknik Rokan Hulu, semua ini sudah diambil alih oleh perguruan tinggi di pusat," pungkasnya. (Adv/trc)




     
    Berita Terkini:
  • Fraksi PAN DPRD Riau Surati Gubernur
  • Gubri Imbau Masyarakat Riau Tunda Mudik
  • JNE Bantu Relawan PMI Cegah Penyebaran Virus Corona
  • KPU RI Kaji Opsi Penundaan Pilkada 2020 hingga Tahun 2021
  • Fraksi PKS Pekanbaru Sumbang Gaji untuk Penanganan Virus Corona
  • DPRD Pekanbaru Bagikan Masker dan Vitamin kepada Wartawan
  • Fakhrizal : Masyarakat Jangan Terpancing Isu Kenaikan Harga Barang dan Kelangkaan Bahan Pokok
  • UPZ UIR Transfer Dana Bantuan Pendidikan ke Rekening Mahasiswa
  • Kisah Sukses Mantan Tukang Sapu yang Berhasil Menjadi Miliarder
  • Update Corona di Indonesia 1.285 Positif, 114 Meninggal dan 64 Orang Sembuh
  • Pemkab Bengkalis Segera Akan Laksanakan Rafid Test Covid-19
  • Sebanyak 195 ODP Baru Covid-19 Tiba di Bengkalis
  • Gubri Pastikan Tidak Ada Penutupan Penerbangan Domestik
  • 6.800 Rapid Test Siap Dibagikan Untuk Kabupaten dan Kota di Riau
  • Gubri Tinjau Persiapan RSD Madani Pekanbaru dan RSJ Tampan
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    3 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    4 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    5 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    6 Advetorial Pemprov Riau
    Pemprov Riau Akan Bangun 2000 RLH di Tahun 2016
    7 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
    8 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
    9 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    10 Kodim 0314/Inhil Gelar Lomba Cerdas Cermat Bela Negara (LCCBN)
     
    TRANS PILIHAN
    Minggu, 29/03/2020 - 20:17 WIB
    Kisah Sukses Mantan Tukang Sapu yang Berhasil Menjadi Miliarder
    Pemkab Bengkalis Segera Akan Laksanakan Rafid Test Covid-19
    Sebanyak 195 ODP Baru Covid-19 Tiba di Bengkalis
    Gubri Pastikan Tidak Ada Penutupan Penerbangan Domestik
    6.800 Rapid Test Siap Dibagikan Untuk Kabupaten dan Kota di Riau
    Gubri Tinjau Persiapan RSD Madani Pekanbaru dan RSJ Tampan
    ODP Covid-19 di Riau Bertambah Jadi 5.436 Orang
    Maklumat Muhammadiyah Terkait Ibadah Bulan Ramadhan Bila Virus Corona Tak Mereda
    Seluruh ODP di Kabupaten Bengkalis diperbolehkan Pulang untuk Karantina Mandiri
    Pencegahan Virus Corona
    Gubri Terima Kunjungan Tim PCR
    Polda Riau Gandeng Unilak Produksi Hand Sanitizer Untuk Masyarakat
    Pencegahan Virus Corona
    Pemprov Riau Perpanjang Libur Sekolah SMA/SMK Sederajat
    Dampak Virus Corona
    Bapenda Riau Bebaskan Denda Pajak Kendaraan Bermotor
    ODP Covid-19 di Kampar Meningkat Capai 978 Orang, 2 orang PDP
    Walikota Pekanbaru Dr. Firdaus, S.T., M.T. Berikan Orasi Ilmiah dihadaparn Ribuan Mahasiswa UNP
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved