www.transriau.com
16:59 WIB - Energi Demi Desa Mandiri | 16:13 WIB - JNE Serahkan 3,2 Ton Bantuan ke Pemerintah Kabupaten Cianjur | 16:09 WIB - IOH Kembali Gelar Kelas Pendampingan Coding bagi Penyandang Disabilitas | 18:21 WIB - Sebanyak 450 Karyawan Rayakan Natal Oikumene | 14:22 WIB - Optimis Anies Bersanding dengan AHY, Demokrat Riau Siap Berikan Hasil Maksimal | 10:25 WIB - Arfina, Aplikasi Pembasmi Karhutla Inovasi Milenial PTPN V
  Kamis, 08 Desember 2022 | Jam Digital
Follow:
 
Oleh: Abdul Wahid, S.Ag., M.I.Kom (Ketua Umum DPW BKPRMI Riau)
Remaja Masjid dan Ramadhan
Jumat, 10/07/2015 - 17:50:29 WIB

Remaja masjid adalah perkumpulan pemuda masjid yang melakukan aktivitas sosial dan ibadah di lingkungan suatu masjid. Remaja sebagai  generasi harapan umat, merupakan amanah dari Allah subhanahu wataallah. Generasi ini masih sangat rentang terhadap berbagai pengaruh negatif lingkungan sekitarnya. 

Oleh sebab itu tidak salah apabila disebutkan bahwa masa remaja adalah masa yang sangat menyenangkan sekaligus penuh gejolak dan merupakan masa yang  sangat penting dalam perkembangan kepribadian seorang insan. Pada masa inilah tertanam dan terbentuknya dasar karakter seorang manusia yang merupakan fondasi perkembangan kepribadian selanjutnya.

Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh dengan berkah, ia diistimewakan oleh Allah Swt., dan di dalamnya terdapat malam yang lebih baik dari seribu bulan, serta penuh dengan rahmah, ampunan dan pembebasan dari api neraka. Ramadhan senantiasa dirindukan kedatangannya dan ditangisi kepergiannya oleh orang-orang yang beriman. 

Remaja Masjid dan Ramadhan adalah ibarat garam dan masakan, kehadiran bulan suci Ramadhan yang sangat dinantikan umat itu tidaklah akan semarak tanpa kegiatan dan peran  remaja masjid dalam mensyiarkannya. Hal itu dapat dirasakan oleh jemaah disetiap masjid, banyak sekali kegiatan yang dilakukan oleh remaja masjid  dalam  meramaikan bulan  yang mulia ini.   

Pertama, Masjid-masjid yang berada di Kota Pekanbaru manyoritas gariminnya adalah para remaja dan pemuda yang sedang menuntut ilmu di berbagai perguruan tinggi. Mereka berkhitmad ditengah-tengah umat, mencurahkan segenap tenaga dan ilmu yang mereka punya, mulai dari membersihkan masjid, menjadi bilal, imam,khatib, mengajar anak-anak mengaji dan menjadi motor penggerak kegiatan remaja masjid.

Kedua,  menjadi pelaku utama dalam kegiatan imarah malam Ramadhan. Mulai dari pembawa acara, bilal, imam, dan penceramah santapan rohani Ramadhan. Kehadiran  remaja masjid sebagai pelaksana  dalam kegiatan ini menjadikan Ramadhan semakin semarak dan membangkitkan semangat para remaja lain untuk ikut meramaikan masjid.

Ketiga, Tadarus al quran, remaja masjid juga menjadi penanggung jawab dalam pelaksanaan tadarus al quran setelah sholat sunat taraweh.  

Empat, mengelar berbagai perlombaan dalam rangka peringatan Nuzul Quran, kegiatan ini memang tidak dapat dilakukan oleh semua remaja masjid, karena sangat tergatung dari pendanaan dan dukungan dari pengurus masjid.

Lima, mengadakan Malam Takbiran dan pelaksanaan shalat Idul Fitri. Lima kegiatan ini menjadi titik focus kegiatan remaja masjid di bulan Ramadhan, selain itu tentu banyak lagi kegiatan yang mereka lakukan, seperti acara buka bersama, sahur bersama, menyantuni anak yatim dan lain sebagainya.

Kehadiran remaja masjid ditengah-tengah umat muslim membuat kehidupan dan pengamalan agama di masjid-masjid makin bergairah. Coba bandingkan seandainya para Muazin adalah orang-orang tua yang sudah berusia diatas 60 tahun mengumandangkan adzan dengan anak muda yang melantun suara adzan, tentu sangat berbeda efeknya dalam pendengaran jemaah.

Namun peran remaja masjid yang begitu luar biasa belum mendapat penghargaan dan perhatian yang seimbang dari pengurus masjid, umat dan pemerintah. Hal ini dapat dilihat dari belum adanya alokasi khusus untuk kegiatan remaja masjid, padahal begitu banyak dana pemerintah yang disalurkan untuk berbagai kergitan kepemudaan lainnya.

Semestinya pengurus masjid mengalokasikan dana khusus untuk kegiatan remaja masjid, ini bisa dilakukan dengan membuat kotak amal khusus untuk kegiatan remaja masjid. Selam ini kotak amal di masjid yang ada hanya untuk pembangunan masjid dan anak yatim. Pengurus masjid terlalu sibuk mencari dana untuk pembangunan fisik masjid, padahal apalah arti masjid yang megah, ber AC lengkap fasilitasnya , akan tetapi sangat minim jemaah, itupun hanya orang-orang tua saja. 

Pradigma berpikir pengurus masjid harus berubah, jangan lagi hanya terfokus pada pembangunan fisik masjid saja. Karena pembangunan non fisik dalam bentuk  mensport kegiatan remaja masjid dan kegiatan keilmuan lainnya untuk meningkatkan kualitas amal ibadah jemaah adalah lebih penting dari sekedar membangun masjid yang megah.

Kepada pemerintah sudah saatnya mengalokasikan dana operasional kegiatan remaja masjid kedalam APBD, agar tanah melayu ini dapat bertahan dengan slogan Melayu dan Islam itu tidak terpisahkan. Jangan hanya sekedar Visi dan Misi saja ingin menjadikan masyarakat Madani, namun dalam prakteknya tidak jelas langkah dan programnya. 

Karena masa  depan negeri lancang kuning  dan kota  bertuah ini sepuluh dua puluh tahun kedepan berada ditangan remaja masjid saat ini, apakah Adzan masih akan terus berkumandang atau masjid-masjid akan berubah suai menjadi museum akan sangat tergantung pada perhatian terhadap remaja masjid saat ini.

Semoga Ramadhan 1436 H ini dapat mencerahkan pemikiran para pengurus masjid, para pejabat pemangku negeri ini, para wakil rakyat dan para pengusaha untuk terbuka hatinya akan begitu penting peran remaja masjid dalam kegiatan umat saat ini dan menentukan kondisi umat dimasa yang akan datang. Selamat berjuang sahabat para remaja masjid diseantero pelosok negeri, semoga semua bhakti kita menjadi  amal ibadah yang diterima Allah SWT. Amiin




 
TRANS OPINI
17/03/2019 | 18:53 Wib
NETRALITAS ASN PADA PEMILU 2019
Caleg Baru VS Incumbent
Waspadai "Perampokan Suara" dalam Pilkada
Tahun Baru Islam, Refleksi Umat Untuk Memperbaiki Keislaman
Setia Amanah untuk Andi Rachman
Pilkada Kota Pekanbaru 2017
SIAPA YANG BAKAL MENANG…??
Membangun Kemajuan Peradaban Islam Dengan Pendidikan Berkualitas Menuju Era Mea Di Perguruan Tinggi
Waspadai "Perampokan Suara" dalam Pilkada
 
Follow:
Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
© 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved