www.transriau.com
19:36 WIB - JNE Manfaatkan Kekuatan Cloud untuk Mencapai Visinya dalam Ekonomi Baru | 22:42 WIB - Gubri Terima DIPA Tahun 2020 Sebesar Rp25,2 Triliun | 09:32 WIB - DPMPTSP Kampar Berdayakan UMKM Melalui Kemitraan Perusahaan guna mendorong Investasi Daerah | 19:18 WIB - Sengketa Pilkades Desa Nipah Sendanu Resmi Didaftarkan ke Pengadilan TUN Pekanbaru | 15:52 WIB - Tiga Negara Meriahkan Festival Bumi Sri Gemilang 2019 | 11:45 WIB - Bupati HM.Wardan Ikuti Rakoornas Forkopimda Se-Indonesia
  Senin, 18 November 2019 | Jam Digital
Follow:
 
Membangun Kemajuan Peradaban Islam Dengan Pendidikan Berkualitas Menuju Era Mea Di Perguruan Tinggi
Senin, 26/12/2016 - 02:43:23 WIB

Tantangan masyarakat Indonesia memasuki era MEA sangatlah besar. Untuk dapat bersaing dengan negara-negara ASEAN lain, peran lembaga pendidikan tinggi, termasuk Perguruan Tinggi Islam, sangat dibutuhkan dalam menyediakan layanan pendidikan tinggi yang berkualitas dan berdaya saing.

Pendidikan Islam dibangun atas prinsip-prinsip pokok yang membentuk karakteristiknya, yaitu : 1) Penciptaan yang bertujuan, dengan maksud bahwa pendidikan merupakan bentuk ibadah dengan interaksi pada alam, manusia sebagai fokus dan keimanan sebagai tujuan. 2) Kesatuan yang menyeluruh, yaitu kesatuan perkembangan individu, masyarakat dan dunia serta kesatuan umat manusia sebagai karakteristik universalitas. Ditambah kesatuan pengetahuan yang mencakup berbagai disiplin ilmu dan seni. 3) Keseimbangan yang kokoh, yaitu keseimbangan antara teori dan penerapan, bagi individu dan masyarakat, serta antara fardhu ain dan fardhu kifayah baik keagamaan maupun keduniaan (Aly dan Munzier, 2000 dalam https://vandha.wordpress.com).
 
Dalam ajang perdagangan bebas ini yang diutamakan bukan hanya keterampilan yang memadai melainkan sikap dan perilaku masyarakat juga menentukan berhasil tidaknya persaingan ini. Terutama dalam Perguruan Tinggi Islam diharapkan mampu untuk mengedepankan akhlak yang baik dalam berinteraksi sehingga jalannya MEA dapat sesuai harapan. Dalam Islam akhlak yang baik mampu dibentuk melalui penyempurnaan akidah terhadap Allah SWT.

Sebagai contoh, para pembesar Islam dimasa khulafaur Rasyidin sampai tiga kerajaan besar mampu untuk menaklukan dunia dengan kesempurnaan akidah yang sungguh-sungguh. Hal ini sesuai dengan sifat Allah yang Maha Kuasa atas segala sesuatu. Siapa pun yang dikehendakiNya mampu untuk menaklukkan dunia maka akan diberi kemudahan jika manusia itu mampu untuk meyakinkan hati dalam memercayai keberadaan Allah sebagai Sang Khaliq.

Ajang MEA dapat menjadi peluang bagi masyarakat Indonesia jika kita mampu untuk mempersiapkan diri dalam menghadapinya. Keseriusan ini harus diimbangi dengan daya upaya yang dilakukan agar harapan keberhasilan ajang MEA ini dapat terwujud sesuai harapan semua pihak. Pengembangan keterampilan di Perguruan Tinggi Islam sangat menentukan keberhasilan MEA karena pendidikan merupakan modal dimasa depan untuk membangun kemajuan peradaban Islam.

Harapan terbesar rakyat Indonesia adalah mutu pendidikan Indonesia saat ini yang sedang dibenahi mampu untuk meningkatkan daya saing kita dengan negara-negeara ASEAN lainnya. Sehingga dalam ajang MEA ini kita mampu mengambil peluang besar dalam memajukan pertumbuhan ekonomi Indonesia.



Ditulis oleh : Yanti
        
Mahasiswi Semester 1 di Sekolah Tinggi Agama Islam
Sultan Syarif Hasyim, Siak Sri Indrapura





 
TRANS OPINI
17/03/2019 | 18:53 Wib
NETRALITAS ASN PADA PEMILU 2019
Caleg Baru VS Incumbent
Waspadai "Perampokan Suara" dalam Pilkada
Tahun Baru Islam, Refleksi Umat Untuk Memperbaiki Keislaman
Setia Amanah untuk Andi Rachman
Pilkada Kota Pekanbaru 2017
SIAPA YANG BAKAL MENANG…??
Membangun Kemajuan Peradaban Islam Dengan Pendidikan Berkualitas Menuju Era Mea Di Perguruan Tinggi
Waspadai "Perampokan Suara" dalam Pilkada
 
Follow:
Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
© 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved