www.transriau.com
21:55 WIB - Sejarah Pacu Jalur Kuansing: Warisan Budaya yang Mendunia | 16:30 WIB - Kejar Target Produksi, SKK Migas APGWI Sinergi Bersama PTPN IV Regional III | 15:43 WIB - Eksplorasi Masif Pascaalih Kelola, PHR Temukan Sumber Migas Baru di Blok Rokan! | 19:10 WIB - PHR Raih Penghargaan dari Kemendikbudristek Karena Utamakan Pendidikan STEM di Indonesia | 10:54 WIB - Dharma Karya Kencana Perkuat Komitmen Nusalima Medika Cegah Stunting Wujudkan Keluarga Berencana | 08:28 WIB - Jelang Pilkada 2024, Marak Akun Bodong Facebook Mengatasnamakan Syamsuar
  Kamis, 18 Juli 2024 | Jam Digital
Follow:
 
Anemia Ternyata Bukanlah Penyakit Akibat Kurang Darah

Senin, 07/11/2016 - 16:17:52 WIB
ilustrasi
TERKAIT:
   
 

Selama ini, diabetes melitus dan jantung koroner dikenal sebagai dua penyakit yang menelan banyak korban di Indonesia. Temuan tersebut membuat orang abai akan penyakit lainnya. Padahal, sebenarnya ada satu lagi penyakit yang cukup mengkhawatirkan, yaitu anemia.

Yuk, Minum Susu

Kebanyakan orang Indonesia biasa menyebut anemia sebagai penyakit 'kurang darah'. Namun, sebenarnya anemia adalah sebuah kondisi tidak sehat di mana kadar hemoglobin (Hb) dalam darah lebih rendah dari batas normal berdasarkan pemeriksaan laboratorium.

Perlu diketahui, ternyata 1 dari 5 penduduk Indonesia berisiko tinggi menderita anemia. Padahal, anemia yang menjangkiti usia produktif akan berdampak langsung pada penurunan produktivitas sebanyak 20 persen atau sekitar 6,5 jam kerja per pekan.

Wakil Ketua Persatuan Dokter Gizi Medik Indonesia (PDGMI), Yustina Anie Indriastuti menjelaskan anemia dapat menyebabkan penderitanya lebih cepat lelah dan menurun konsentrasinya. "Karena dia kekurangan oksigen pada jaringan tubuhnya, sehingga mengurangi kemampuan beraktivitas, dan produktivitas pun menurun," kata Yustina di sela-sela seminar Sheat Tanpa Anemia untuk Indonesia yang Lebih Produktif di Pejaten Village Jakarta.

Dia mengungkapkan sebagian besar kasus anemia di Indonesia dipicu oleh defisiensi zat besi. Sebab, makanan berzat besi yang dikonsumsi sebagian besar penduduk Indonesia berasal dari bahan nabati atau dedaunan hijau tua seperti bayam, daun singkong, atau kangkung.

Padahal, zat besi yang didapatkan dari bahan nabati alias tumbuh-tumbuhan lebih sulit diserap oleh tubuh. Akibatnya, rata-rata penduduk Indonesia menyantap kudapan dengan kandungan zat besi yang lebih rendah daripada kebutuhan tubuh. "Kesadaran masyarakat Indonesia akan kecukupan gizi dari bahan makanan yang dikonsumsi sehari-hari kurang, terutama makanan yang mengandung zat besi dari bahan hewani seperti hati, daging sapi atau kambing, unggas, dan ikan yang lebih mudah diserap tubuh."

Untuk mengatasi anemia, tutur Yustina, pertama-tama kenali terlebih dahulu gejala-gejalanya, di antaranya letih, lesu, lemah, lelah, lalai (5L), sakit kepala, pusing, mata berkunang-kunang, mudah capek, sulit konsentrasi, serta pucat. Selain itu, ketahuilah faktor-faktor yang membantu peningkatan daya serap zat besi ke dalam darah.

Beberapa makanan yang membantu penyerapan zat besi, antara lain daging, ikan, unggas, dan vitamin C. Sebaliknya, yang menghambat, antara lain teh, susu, kopi, kalsium, fosfor, serat, dan fitat.*





















sumber : tempo.co




 
Berita Terkini:
  • Sejarah Pacu Jalur Kuansing: Warisan Budaya yang Mendunia
  • Kejar Target Produksi, SKK Migas APGWI Sinergi Bersama PTPN IV Regional III
  • Eksplorasi Masif Pascaalih Kelola, PHR Temukan Sumber Migas Baru di Blok Rokan!
  • PHR Raih Penghargaan dari Kemendikbudristek Karena Utamakan Pendidikan STEM di Indonesia
  • Dharma Karya Kencana Perkuat Komitmen Nusalima Medika Cegah Stunting Wujudkan Keluarga Berencana
  • Jelang Pilkada 2024, Marak Akun Bodong Facebook Mengatasnamakan Syamsuar
  • Popular di Ranah Pengiriman, JNE Sabet Indonesia Digital Popular Brand Award 2024
  • Usia 30 Bulan, Produktivitas Sawit Muda PTPN IV Regional III Di Atas Standar Nasional
  • PalmCo Perkuat Sinergi Tiga Perguruan Tinggi Vokasi Wujudkan Ketahanan Pangan dan Energi
  • Izin Investasi CEOR Minas Disetujui, PHR Siap Tancap Gas Tingkatkan Produksi Blok Rokan
  • BUMN Sawit Indonesia-Malaysia Jajaki Kerjasama Pemanfaatan EBT Wujudkan Net Zero Carbon
  • Region Head Rurianto: Tahun Baru Islam Momentum Perkuat Perbaikan
  • SKK Migas Perkuat Kolaborasi dengan Pemprov Riau Untuk Tingkatkan Produksi
  • Selesai Dibangun, PHR Serahkan Gerai Sentra UMKM Bangkinang Riverside ke Pemda Kampar
  • Batik Mandau Binaan PHR, Menangguk Cuan Lewat Motif Pompa Angguk
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Innalillahiwainnaillahi Rojiun..... Anggota DPRD Riau Rosfian Meninggal Dunia 
    2 Ustadz Mas’ud Tahidin Kupas Soal Motivasi Kerja di Al Munawwarah UIR
    3 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    4 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    5 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    6 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    7 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
    8 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    9 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    10 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
     
    TRANS PILIHAN
    Senin, 15/07/2024 - 21:55 WIB
    Sejarah Pacu Jalur Kuansing: Warisan Budaya yang Mendunia
    Syamsuar Terus Lakukan Komunikasi dengan Partai Koalisi Maju Gubernur Riau
    Sah! H Syamsuar Terima Mandat Resmi dari DPP Golkar Maju Pilkada Gubernur Riau
    Laudia Cinta Bella, Jahit Indahnya Masa Depan Lewat Vokasi PHR
    Golkar dan PKS Bertemu Perkuat Rencana Koalisi di Pilkada 2024
    Fitnah Calon Anggota DPD, Karel Dilaporkan ke Polda Riau
    RUPS Tahunan Tahun Buku 2023 dan RUPSLB Tahun 2024 BRK Syariah Berjalan Lancar
    Ketua IPPSS Lukman Adi Ucapkan Selamat Atas Pelantikan Risnandar Mahiwa Penjabat Walikota Pekanbaru
    Tiga Perusahaan Jalin MoU dengan Dewan Pendidikan Riau
    Komitmen PHR Jaga Lingkungan dengan Inovasi Lahan Basah untuk Kelola Air Terproduksi
    Kinerja Solid dan Unggul Sepanjang 2023
    PT Indosat Tbk Siap Perkuat Transformasi Menuju AI Native TechCo
    Perkuat Program TJSL, PHR Jalin Kerja Sama dengan Mitra Pelaksana Riau
    PWI Riau Terima Surat Dukungan Resmi untuk HPN 2025 Oleh Pemprov Riau
    Program Pencegahan Stunting PHR di Riau Sasar 11.340 Penerima Manfaat
    Strategi Awal PalmCo Pasca Efektif KSO dan Kelola Perkebunan Sawit Terluas di Dunia
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved