Orang tua harus waspada terhadap pemakaian tato henna pada anak-anak. Personel grup musik Attomic Kitten, Natasha Hamilton me" />
www.transriau.com
21:55 WIB - Sejarah Pacu Jalur Kuansing: Warisan Budaya yang Mendunia | 16:30 WIB - Kejar Target Produksi, SKK Migas APGWI Sinergi Bersama PTPN IV Regional III | 15:43 WIB - Eksplorasi Masif Pascaalih Kelola, PHR Temukan Sumber Migas Baru di Blok Rokan! | 19:10 WIB - PHR Raih Penghargaan dari Kemendikbudristek Karena Utamakan Pendidikan STEM di Indonesia | 10:54 WIB - Dharma Karya Kencana Perkuat Komitmen Nusalima Medika Cegah Stunting Wujudkan Keluarga Berencana | 08:28 WIB - Jelang Pilkada 2024, Marak Akun Bodong Facebook Mengatasnamakan Syamsuar
  Kamis, 18 Juli 2024 | Jam Digital
Follow:
 
Waspada! Penggunaan Tato Mainan pada Anak Picu Ruam
SN
Selasa, 11/04/2017 - 19:43:00 WIB

TERKAIT:
   
 

Orang tua harus waspada terhadap pemakaian tato henna pada anak-anak. Personel grup musik Attomic Kitten, Natasha Hamilton menceritakan pengalaman buruknya yang menimpa sang putra, Alfie saat menggunakan tato henna.

Dilansir Huffington Post, Natasha mengaku saat anaknya berusia enam tahun membuat tato henna di kakinya. Namun seminggu kemudian, tato tersebut berubah menjadi radang di kakinya berupa ruam merah di sepanjang motif tato yang dibuat.

"Ini reaksi yang mengerikan setelah anak saya membuat tato henna di kakinya saat liburan beberapa waktu lalu. Reaksinya terjadi seminggu setelah tato dibuat," tulis Natasha melalui akun Twitter @NatashaOffical. 

Natasha juga  mengunggah foto kondisi kaki sang anak yang tak mulus lagi. Kendati demikian, dia menilai Alfie tidak merasakan sakit sama sekali di kakinya. Dia pun berharap alergi tato henna tersebut tidak meninggalkan luka parut di kaki sang buah hati. 

Terkait kejadian ini, dr Helen Webberley dari Oxford Online Pharmacy menjelaskan ada berbagai jenis henna. Dia menyarankan untuk menghindari pemakaian henna hitam karena mengandung kadar pewarna kimia paraphenylenediamine (PPD) yang tinggi.

"Henna hitam bisa meninggalkan luka parut dalam jangka panjang dan menimbulkan risiko reaksi alergi yang mengancam nyawa. Terlebih, banyak pula kios pembuatan tato atau penjaja tato tidak memiliki regulasi yang jelas," kata dr Helen.

Selain itu, ada berbagai jenis henna lainnya yang bisa menyebabkan alergi. Namun, untuk kasus seperti Alfie, bahan kimia yang terkandung dalam henna bisa membakar kulit. 

"Saran saya untuk anak-anak, hindari pemakaian tato dengan henna. Ingat, henna yang asli berwarna orange kecokelatan. Jika pasta berwarna hitam atau sering disebut netral, itu tidak asli dan berbahaya," terangnya.

Sementara, reaksi yang ditimbulkan akibat pemakaian tato henna pun beragam, mulai rasa tidak nyaman, rasa terbakar di kulit, bengkak, kulit kemerahan hingga bersisik hingga luka parut permanen untuk kasus ekstrem.



























sumber: sindonews



 
Berita Terkini:
  • Sejarah Pacu Jalur Kuansing: Warisan Budaya yang Mendunia
  • Kejar Target Produksi, SKK Migas APGWI Sinergi Bersama PTPN IV Regional III
  • Eksplorasi Masif Pascaalih Kelola, PHR Temukan Sumber Migas Baru di Blok Rokan!
  • PHR Raih Penghargaan dari Kemendikbudristek Karena Utamakan Pendidikan STEM di Indonesia
  • Dharma Karya Kencana Perkuat Komitmen Nusalima Medika Cegah Stunting Wujudkan Keluarga Berencana
  • Jelang Pilkada 2024, Marak Akun Bodong Facebook Mengatasnamakan Syamsuar
  • Popular di Ranah Pengiriman, JNE Sabet Indonesia Digital Popular Brand Award 2024
  • Usia 30 Bulan, Produktivitas Sawit Muda PTPN IV Regional III Di Atas Standar Nasional
  • PalmCo Perkuat Sinergi Tiga Perguruan Tinggi Vokasi Wujudkan Ketahanan Pangan dan Energi
  • Izin Investasi CEOR Minas Disetujui, PHR Siap Tancap Gas Tingkatkan Produksi Blok Rokan
  • BUMN Sawit Indonesia-Malaysia Jajaki Kerjasama Pemanfaatan EBT Wujudkan Net Zero Carbon
  • Region Head Rurianto: Tahun Baru Islam Momentum Perkuat Perbaikan
  • SKK Migas Perkuat Kolaborasi dengan Pemprov Riau Untuk Tingkatkan Produksi
  • Selesai Dibangun, PHR Serahkan Gerai Sentra UMKM Bangkinang Riverside ke Pemda Kampar
  • Batik Mandau Binaan PHR, Menangguk Cuan Lewat Motif Pompa Angguk
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Innalillahiwainnaillahi Rojiun..... Anggota DPRD Riau Rosfian Meninggal Dunia 
    2 Ustadz Mas’ud Tahidin Kupas Soal Motivasi Kerja di Al Munawwarah UIR
    3 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    4 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    5 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    6 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    7 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
    8 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    9 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    10 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
     
    TRANS PILIHAN
    Senin, 15/07/2024 - 21:55 WIB
    Sejarah Pacu Jalur Kuansing: Warisan Budaya yang Mendunia
    Syamsuar Terus Lakukan Komunikasi dengan Partai Koalisi Maju Gubernur Riau
    Sah! H Syamsuar Terima Mandat Resmi dari DPP Golkar Maju Pilkada Gubernur Riau
    Laudia Cinta Bella, Jahit Indahnya Masa Depan Lewat Vokasi PHR
    Golkar dan PKS Bertemu Perkuat Rencana Koalisi di Pilkada 2024
    Fitnah Calon Anggota DPD, Karel Dilaporkan ke Polda Riau
    RUPS Tahunan Tahun Buku 2023 dan RUPSLB Tahun 2024 BRK Syariah Berjalan Lancar
    Ketua IPPSS Lukman Adi Ucapkan Selamat Atas Pelantikan Risnandar Mahiwa Penjabat Walikota Pekanbaru
    Tiga Perusahaan Jalin MoU dengan Dewan Pendidikan Riau
    Komitmen PHR Jaga Lingkungan dengan Inovasi Lahan Basah untuk Kelola Air Terproduksi
    Kinerja Solid dan Unggul Sepanjang 2023
    PT Indosat Tbk Siap Perkuat Transformasi Menuju AI Native TechCo
    Perkuat Program TJSL, PHR Jalin Kerja Sama dengan Mitra Pelaksana Riau
    PWI Riau Terima Surat Dukungan Resmi untuk HPN 2025 Oleh Pemprov Riau
    Program Pencegahan Stunting PHR di Riau Sasar 11.340 Penerima Manfaat
    Strategi Awal PalmCo Pasca Efektif KSO dan Kelola Perkebunan Sawit Terluas di Dunia
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved