www.transriau.com
15:24 WIB - Disaksikan MenPAN-RB Tjahjo Kumolo, Gubernur Riau Hibahkan Tanah kepada ANRI | 14:02 WIB - Kolaborasi Media dan Dunia Usaha Langkah Jitu Pulihkan Ekonomi | 07:59 WIB - Polres Kampar Kembali Bekuk Pelaku Penjarahan Ratusan Perumahan Karyawan Perusahaan Sawit | 12:19 WIB - Gubri Harap Alih Kelola Blok Rokan Berjalan Lancar | 16:35 WIB - GAPKI Riau Sayangkan Polemik Ujian SD Disusupi Kampanye Negatif Sawit | 12:00 WIB - Ujian SD Riau Disusupi Kampanye Anti Sawit
  Sabtu, 12 Juni 2021 | Jam Digital
Follow:
 
Polres Kampar Kembali Bekuk Pelaku Penjarahan Ratusan Perumahan Karyawan Perusahaan Sawit

Kamis, 10/06/2021 - 07:59:33 WIB
Foto: Ilustrasi
TERKAIT:
 
  • Polres Kampar Kembali Bekuk Pelaku Penjarahan Ratusan Perumahan Karyawan Perusahaan Sawit
  •  

    PEKANBARU - Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kampar, Provinsi Riau, berhasil membekuk otak pelaku dalam perkara intimidasi, pengancaman, pengusiran disertai penjarahan ratusan karyawan perkebunan PT Langgam Harmuni di wilayah tersebut.

    Kepala Satreskrim Polres Kampar, AKP Berry Juana kepada wartawan, Rabu (9/6/2021) mengatakan tersangka yang berhasil dibekuk itu berinisial HST. Dia disebut berperan sebagai koordinator lapangan untuk menggerakkan massa dalam aksi penyerangan yang terjadi pada Kamis malam, 10 Oktober 2020 silam.

    "Benar, HST berhasil kita bekuk Sabtu lalu. Dia diduga berperan sebagai Korlap (dalam aksi penyerangan tersebut)," kata Berry.

    Dengan penangkapan tersebut, ia memastikan penyidik terus mendalami perkara tersebut guna mengungkap aktor intelektual aksi premanisme yang telah menggoreskan luka mendalam bagi ratusan karyawan PT Langgam Harmuni itu

    HST sendiri diketahui mengaku sebagai kuasa dari pengurus Koperasi Petani Sawit Makmur (Kopsa-M).

    "Kita lagi kumpulkan keterangan tambahan untuk menangkap aktor intelektualnya," jelasnya.

    Dengan penangkapan HST ini, maka tercatat sudah ada dua tersangka yang berhasil dicokok polisi dalam kasus tersebut. Sebelumnya, petugas telah mengamankan MV yang juga merupakan korlap dalam aksi tersebut.

    Beberapa waktu lalu Berry mengatakan pihaknya telah memeriksa puluhan orang saksi dalam kasus ini. Mereka adalah warga sekitar, karyawan PT Langgam Harmuni, dan orang yang ada saat kejadian tersebut terjadi.

    Kuasa Hukum PT Langgam Harmuni, Patar Pangasian menyampaikan apresiasinya kepada aparat kepolisian yang terus melakukan penyelidikan terhadap kasus ini. Ia berharap aktor intelektual dalam kasus ini cepat terungkap. Patar menduga aktor intelektual tersebut berinisial AHz.

    "Kita sampaikan apresiasi kita. Kita yakin pihak kepolisian dapat mengungkap dan menangkap pelaku utama sehingga kasus ini tak berlarut-larut," kata Patar.

    Hingga kini, Patar mengatakan karyawan yang menjadi korban keganasan para pelaku saat ini masih trauma. Aksi penjarahan, pengusiran, dan penyerangan itu selalu menghantui para korban.

    Patar menegaskan bahwa pengusiran ini murni pidana. Dia membantah adanya tudingan sejumlah pihak yang mengaitkan aksi premanisme itu merupakan konflik antara Koperasi KOPSA-M dengan perusahaan perkebunan milik negara, PTPN V.

    Patar kembali menegaskan bahwa kasus ini tidak ada hubungannya dengan laporan pihak KOPSA-M atas dugaan PTPN V yang diduga melakukan penyerobotan lahan di wilayah Desa Pangkalan Baru, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar itu. Dimana PTPN V dilaporkan ke KPK dan Bareskrim Polri atas dugaan tersebut. "Ini gak ada hubungannya," tegasnya.

    Ia turut membantah adanya tudingan sejumlah pihak yang mengaitkan aksi premanisme itu merupakan konflik antara Koperasi KOPSA-M dengan perusahaan perkebunan milik negara, PTPN V. Menurut Patar, hal ini bisa dibuktikan karena Dinas Perkebunan Pemerintah Kabupaten Kampar sudah turun ke lokasi. Hasilnya, areal PT Langgam Harmoni di luar koperasi itu ataupun PTPN V.

    "Sekali lagi, kalau ada yang menyebut ini konflik antara Koperasi KOPSA-M dengan PTPN V, itu tidak benar. Ini murni tindak pidana dan laporan oknum pengurus KOPSA-M tersebut kami duga merupakan upaya untuk menutup-nutupi dugaan keterlibatannya dalam perkara ini," paparnya.

    Apresiasi terhadap pihak kepolisian juga disampaikan oleh Kepala Desa Pangkalan Baru Yusri Erwin. Ia juga berharap kasus ini dapat selesai dengan cepat. Karyawan PT Langgam Harmuni yang menjadi korban kejadian beberapa waktu lalu itu adalah warga Desa Pangkalan Baru. Mereka telah memiliki KTP serta KK dari desa kita.

    Ia sendiri juga menjadi saksi dari peristiwa itu. Sebelum kejadian Yusri mengaku melihat sekitar belasan orang diduga preman dan bukan merupakan warga desanya sedang duduk-duduk di persimpangan jalan desa.

    "Saya melihat mereka seperti menunggu sesuatu. Kemudian saya hampiri dan bertanya mau ke mana, mereka menjawab enggak ada pak, hanya menunggu kawan katanya," ucap Yusri.

    Karena melihat kerumunan dan takut akan terjadi sesuatu, dia mengimbau agar sekelompok orang itu untuk membubarkan diri dan tidak berbuat ulah di desanya.

    "Ternyata yang saya temui itu bagian dari kelompok yang melakukan penjarahan di rumah karyawan PT Langgam Harmuni," jelasnya.

    Namun Yusri mengaku justru mendapat laporan adanya kejadian keributan di perumahan karyawan PT Langgam itu. Tidak menunggu lama dia kemudian menuju lokasi dan melihat pimpinan kebun bernama Basken Manalu sudah diapit beberapa preman.

    Sementara karyawan lain sudah di bawah ancaman diusir dalam tempo 15 menit untuk meninggalkan lokasi perumahan.

    "Saya sudah mencoba melerai namun tak diindahkan malah saya mendapat kata kasar dari mereka. Bahkan dua menit saja saja berkomunikasi dengan pak Basken tidak bisa," katanya.

    "Saya pastikan mereka (pelaku penjarahan dan pengusiran) bukan penduduk desa saya. Saya duga mereka preman bayaran yang dipimpin oleh HST, karena mereka membawa senjata tajam, senapan dan sebagainya," tambahnya.



     
    Berita Terkini:
  • Disaksikan MenPAN-RB Tjahjo Kumolo, Gubernur Riau Hibahkan Tanah kepada ANRI
  • Kolaborasi Media dan Dunia Usaha Langkah Jitu Pulihkan Ekonomi
  • Polres Kampar Kembali Bekuk Pelaku Penjarahan Ratusan Perumahan Karyawan Perusahaan Sawit
  • Gubri Harap Alih Kelola Blok Rokan Berjalan Lancar
  • GAPKI Riau Sayangkan Polemik Ujian SD Disusupi Kampanye Negatif Sawit
  • Ujian SD Riau Disusupi Kampanye Anti Sawit
  • Pemprov Riau Salurkan Paket Sembako Untuk Masyarakat Tenayan Raya
  • Tingkat Kelulusan Siswa SMK di Riau Tahun Ini Capai 99,7 Persen
  • Gubernur Riau Siapkan Ruang Isolasi Mandiri Pasien COVID-19 di Asrama Haji
  • Terpilih Aklamasi, Muhammad Andri Nahkodai Karang Taruna Provinsi Riau
  • DPRD Undang Dinkes se Riau serta Polda Riau Bahas Kesiapan Faskes Penanganan COVID-19
  • Wagubri Sampaikan Raperda Tentang Pertanggungjawaban APBD Riau TA 2021
  • Tidak Mencerminkan Budaya Melayu, Ketua DPP KNPI Minta Pendemo Gubri Syamsuar Minta Maaf
  • Saiman Pakpahan Sebut Ada Motif Politik di Balik Aksi Demo Gubri Syamsuar
  • Wan Abubakar Meradang Terhadap Aksi Demo yang ditujukan Kepada Gubernur Riau Syamsuar
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    3 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    4 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    5 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    6 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
    7 Advetorial Pemprov Riau
    Pemprov Riau Akan Bangun 2000 RLH di Tahun 2016
    8 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
    9 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    10 Kodim 0314/Inhil Gelar Lomba Cerdas Cermat Bela Negara (LCCBN)
     
    TRANS PILIHAN
    Minggu, 06/06/2021 - 20:56 WIB
    Gubernur Riau Siapkan Ruang Isolasi Mandiri Pasien COVID-19 di Asrama Haji
    Sukseskan Vaksinasi Gotong Royong, RAPP Dukung Pemulihan Ekonomi Sektor Hutan Tanaman Industri
    Puluhan Karangan Bunga Berdatangan ke Sekretariat DPC Demokrat Pekanbaru
    Santer Isu Bakal Bertarung di Pilwako, Dua Anggota DPRD Riau Terlihat Hadiri Festival Rebana
    Agung Nugroho Tegaskan Seluruh Anggota Fraksi Demokrat DPRD Riau Dukung AHY
    BASAMO MAMBOLO NAGOGHI
    HUT Ke-71 Kabupaten Kampar Momentum Sejahterakan Masyarakat
    Kiprah Wartawan di Tengah Pandemi
    Virus Hoax Vs Virus Covid
    Ade Hartati: Vaksin Aman dan Tidak Ada Masalah Untuk Tubuh
    Kabinet Jokowi - Ma'aruf Amin di Reshuffle
    Enam Wajah Baru Menjadi Anggota Kabinet Indonesia Maju
    Bupati Terpilih Kabupaten Pelalawan Zukri Bersama Wakilnya Kunjungi Kediaman HM Harris
    Yulisman dan Agung Nugroho Resmi dilantik sebagai Pimpinan DPRD Riau
    RAPP dan APR Ekspor Kertas ke Berbagai Negara Senilai Rp23,75 T
    Gubernur Riau didampingi Pjs. Bupati Rohil Rudyanto Panen Melon di Taman Edukasi Pemerintah
    Pemkab Rohil Terima Hibah dari Kementerian ESDM RI
    Pjs. Bupati Rohil Rudyanto Ajak Masyarakat Menjadikan Kecamatan Sinaboi Daerah Penghasil Ikan
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved