www.transriau.com
21:18 WIB - UIR Kuasai Dua Nomor di Kompetisi EA V LLDIKTI X | 21:15 WIB - Mahasiswa FEB UIR Dwi Angga Sumbang Emas di Cabor Anggar PON XX Papua | 16:29 WIB - Setoran Hulu Migas Rp136,8 Triliun, Lebihi Target APBN | 16:27 WIB - | 15:49 WIB - Gubri Tunjuk Suhardiman Amby Plt. Bupati Kuansing | 15:33 WIB - Kepengurusan PORDI Riau Terbentuk, Zulmansyah ditunjuk Sebagai Ketua
  Kamis, 21 Oktober 2021 | Jam Digital
Follow:
 
Saiman Pakpahan Sebut Ada Motif Politik di Balik Aksi Demo Gubri Syamsuar

Kamis, 03/06/2021 - 21:55:48 WIB
Saiman Pakpahan
TERKAIT:
 
  • Saiman Pakpahan Sebut Ada Motif Politik di Balik Aksi Demo Gubri Syamsuar
  •  

    PEKANBARU – Pengamat politik Riau Saiman Pakpahan mengkritik keras aksi-aksi demo yang tidak dieskpresikan secara santun dan beradab yang sering terjadi belakangan ini. Termasuk aksi sekelompok massa, Rabu 2 Juni2021 kemarin di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Puteri Kaca Mayang Pekanbaru yang kasar, brutal dan jauh dari kesantunan Budaya Melayu.

    Memang secara politik, kata Saiman Pakpahan, siapapun tidak boleh membatasi masyarakat dalam mengekspresikan hak-hak politiknya. Dan, penyampaian aspirasi maupun pendapat di depan umum tersebut dilindungi oleh undang-undang.
     
    “Namun tentu saja ketika mengekspresikan (hak-hak politik) itu mesti dilakukan dengan cara-cara yang santun dan beradab. Apalagi, budaya politik kita di Riau itu budaya Melayu. Jadi, semestinya in-line dengan itu (budaya Melayu),” kata Saiman Pakpahan dalam wawancara dengan media, Kamis 3 Juni 2021 di Pekanbaru menanggapi fenomena aksi-aksi demo yang sering terjadi belakangan ini di Riau.

    Dari pengamatan Saiman, aksi-aksi demo yang terjadi belakangan ini di Riau, hampir keseluruhannya diarahkan kepada Gubernur Riau Syamsuar, dengan berbagai caci maki serta tuduhan-tuduhan yang bersifat memvonis.

    “Ya, siapapun juga, selagi ber-KTP Riau pasti tidak akan setuju dengan cara-cara aksi unjuk rasa yang kasar, brutal dan jauh dari kesantunan budaya Melayu. Karena memang tidak sesuai dengan norma-norma yang berlaku,” katanya lagi.

    Pengamat politik Universitas Riau ini juga mengkritik pemilihan diksi yang dipakai massa aksi seperti penyebutan “Syamsuar Gubernur Drakula” atau “Tangkap Syamsuar, Gubernur Koruptor”. “Itu sangat tendensius dan melukai hati banyak masyarakat di Riau. Pak Syamsuar itu Gubernur Riau, lho. Jadi tolong hormati marwah beliau sebagai Gubernur,” ujar Saiman Pakpahan lagi.

    Saiman  sekali lagi menegaskan bahwa aksi-aksi massa yang mengkritisi berbagai kebijakan dan permasalahan yang terjadi, tidak ada masalah.

    “Karena kita negara demokratis dan perlu partisipatif politik dan hak-hak pendapat masyarakat itu muncul ke permukaan. Tapi, tentu saja harus disampaikan dan diartikulasikan dengan cara-cara santun dan beradab. Itu yang kita kritik,” tegasnya.

    Kepada pihak-pihak yang ada di balik aktor gerakan tersebut, Saiman berharap mereka segera sadar. Karena apa yang mereka lakukan bukan cara yang benar dalam melakukan sosialisasi dan edukasi politik terhadap masyarakat Riau.

    “Kalau ingin membangun Riau secara komprehensif, mereka mestinya sadar. Berikan kesempatan kepada Pak Gubernur Syamsuar menyelesaikan pekerjaan rumahnya yang dijanjikan dalam Pilgubri kemarin selama lima tahun,” ujar Saiman.

    “Kenapa harus diganggu-ganggu dengan gerakan-gerakan kelompok kepentingan yang tidak jelas itu?” kata Saiman lagi balik bertanya.

    Saiman sendiri menduga aksi-aksi yang terjadi belakangan ini sangat kental motif politiknya dan bukan soal penegakan hukum lagi.

    “Kala mereka bilang ini soal penegakan hukum, kenapa bansos yang dia bidik? Kenapa misalnya bukan kota Pekanbaru atau kota-kota lainnya yang terus-menerus dirundung masalah sampai saat ini. Kenapa Syamsuar yang hari ini notabene adalah Gubernur Riau yang jadi sasaran. Jadi (aksi-aksi) ini sangat kental dengan motif politik, bukan penegakan hukum,” tegasnya.

    Sementara jika aksi-aksi itu murni soal penegakan hukum, menurut Saiman, mereka mesti menyasar banyak pengguna anggaran yang lain di Provinsi Riau. “Tapi kenapa ini saja dan yang mereka sasar itu terus-menerus adalah Gubernur Riau?” tanya Saiman lagi.

    Karena itu, menurut Saiman, secara politik pemerintahan, sosial, budaya, dan sebagainya, yang sangat dilanggar oleh kelompok-kelompok aksi itu adalah persoalan etik.

    “Ketika mereka menyampaikan aspirasinya, kita tidak bungkam mereka untuk bicara. Silakan, karena itu adalah hak kelompok kepentingan untuk menyampaikan fikiran-fikiran mereka. Tapi, tolong hormati dan jaga marwah Gubernur. Itu Gubernur kita di Riau,” ungkap Saiman.

    Kalaupun misalnya mereka mau sebutkan tentang kasusnya di Siak, kata Saiman, mestinya disebutkan waktu itu Syamsuar sebagai bupati. Jangan disebut Gubernur Syamsuar. Sebab, Syamsuar sebagai Gubernur Riau, tidak ada urusannya dengan kasus kemarin tersebut. Semestinya mereka itu, kata Saiman, memilah-milahnya.

    “Jadi harapan saya terhadap aktor intelektual yang berada di belakang gerakan ini, aki (baca: baterai) intelelektualnya tolong dinaikan dikit, kalau mau main,” tegas Saiman Pakpahan.

    Ketika ditanya soal diksi-diksi dalam demo, misalnya penyebutan “Gubernur Drakula”  atau “Tangkap Syamsuar Gubernur Koruptor” apakah sudah memenuhi unsur pencemaran nama baik yang dapat dilaporkan ke penegak hukum, Saiman, menyarankan untuk meminta pendapat para ahli pidana.

    “Saya kira nanti bisa dilihat pasal-pasal delik aduan yang mengatur tentang pencemaran nama baik. Dan teman-teman di Fakultas Hukum lebih tepat untuk menanggapinya.” jawab Saiman.

    Bagi Saiman selaku pengamat sosial politik dan pemerintahan, dia melihat lihat yang dilanggar itu murni persoalan etik.

    “Jadi etika politiknya itu tak ada untuk mengartikulasikan kepentingan. Etika pergerakan publiknya itu tidak terbangun. Sehingga mereka melakukan gerakan membabi buta, sangat provokatif, mereka ingin publik segera terpancing dengan gerakan-gerakan mereka,” pungkas Saiman Pakpahan. (nb)


    Sumber: riau.siberindo.co



     
    Berita Terkini:
  • UIR Kuasai Dua Nomor di Kompetisi EA V LLDIKTI X
  • Mahasiswa FEB UIR Dwi Angga Sumbang Emas di Cabor Anggar PON XX Papua
  • Setoran Hulu Migas Rp136,8 Triliun, Lebihi Target APBN
  • Gubri Tunjuk Suhardiman Amby Plt. Bupati Kuansing
  • Kepengurusan PORDI Riau Terbentuk, Zulmansyah ditunjuk Sebagai Ketua
  • Gubri dan Wagubri Resmikan Jembatan Sei Siasam Rohul
  • FKPMR Dukung Riau Istimewa
  • Terkait Normalisasi Sungai Pinang, DLH Sudah Panggil Semua Pihak
  • Holding Perkebunan Perkuat Green Energy Dukung Dekarbonisasi
  • Demokrat Riau Bakal Gelar Musda, DPC Pelalawan: Momentun Tepat untuk Regenerasi
  • Polres Kampar : Perkara Anthony Hamzah Tak Ada Kaitannya Dengan PTPN V
  • Dukung Peningkatan Pendidikan, PTPN V Salurkan Bantuan Sebesar Rp15 Juta Untuk MDTA Nurul Huda
  • HUT ke-37, Agung Nugroho Diberi Kejutan Wartawan yang Bertugas di DPRD Riau
  • Tiang Bubu di Perairan Rohil Kembali Memakan Korban
  •  
    Komentar Anda :

     

     
    TRANS TERPOPULER
    1 Prediksi Bakal Pasangan Calon Bupati Kampar 2017
    2 PT Sinarmas Turunkan 3 Helikopter Padamkan Karlahut di Riau
    3 Pengumuman Persyaratan dan Permohonan Beasiswa Pemprov Riau tahun 2016
    4 Koramil 11/Pwk Kandis Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Kepada Pramuka Pondok Pesantren
    5 Babinsa 02/Rambah Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Sejak Dini
    6 Syiar Baitullah, Penyiar Radio Ini Bisa Umroh Gratis dan Raih Income Puluhan Juta Rupiah
    7 Sempena HUT ke-97 Damkar, Burhan Gurning: Armada Kita Siap Siaga
    8 Advetorial Pemprov Riau
    Pemprov Riau Akan Bangun 2000 RLH di Tahun 2016
    9 Ibu Hamil Dilarang Lihat Gerhana Matahari Total, Fakta atau Mitos, Ini Penjelasannya
    10 Kodim 0314/Inhil Gelar Lomba Cerdas Cermat Bela Negara (LCCBN)
     
    TRANS PILIHAN
    Minggu, 01/08/2021 - 00:00 WIB
    Afrizal Sintong Terima Mandat Ketua DPD II Golkar Rohil
    Cegah Karhutla di Masa Pandemi
    PT RAPP Luncurkan Inovasi Holistik Program Desa Bebas Api di Siak
    Logo HUT Riau-64 Penuh Makna
    Memulai Karir di Pemerintah dari Penghulu
    Afrizal Sintong, Bupati Baru Rokan Hilir
    Gubernur Riau Siapkan Ruang Isolasi Mandiri Pasien COVID-19 di Asrama Haji
    Sukseskan Vaksinasi Gotong Royong, RAPP Dukung Pemulihan Ekonomi Sektor Hutan Tanaman Industri
    Puluhan Karangan Bunga Berdatangan ke Sekretariat DPC Demokrat Pekanbaru
    Santer Isu Bakal Bertarung di Pilwako, Dua Anggota DPRD Riau Terlihat Hadiri Festival Rebana
    Agung Nugroho Tegaskan Seluruh Anggota Fraksi Demokrat DPRD Riau Dukung AHY
    BASAMO MAMBOLO NAGOGHI
    HUT Ke-71 Kabupaten Kampar Momentum Sejahterakan Masyarakat
    Kiprah Wartawan di Tengah Pandemi
    Virus Hoax Vs Virus Covid
    Ade Hartati: Vaksin Aman dan Tidak Ada Masalah Untuk Tubuh
    Kabinet Jokowi - Ma'aruf Amin di Reshuffle
    Enam Wajah Baru Menjadi Anggota Kabinet Indonesia Maju
    Bupati Terpilih Kabupaten Pelalawan Zukri Bersama Wakilnya Kunjungi Kediaman HM Harris
    Yulisman dan Agung Nugroho Resmi dilantik sebagai Pimpinan DPRD Riau
     
    Follow:
    Pemprov Riau | Pemko Pekanbaru | Pemkab Siak | Pemkab Inhu | Pemkab Rohil | Pemkab Kampar | DPRD Rohil | DPRD Pekanbaru
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2016 PT. Trans Media Riau, All Rights Reserved